Jatuh cinta menjadi musibah ketika setelahnya hidup berubah menjadi demikian sendu dan tak lebih produktif dari sebelumnya.
â Taufik Aulia
Lint Roller? I Barely Know Her
taylor price

No title available
Stranger Things
Not today Justin
d e v o n
đ

blake kathryn

ellievsbear
Today's Document
macklin celebrini has autism
Peter Solarz
Sweet Seals For You, Always
hello vonnie
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

#extradirty
sheepfilms
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Aqua Utopiaď˝ćľˇăŽĺşă§č¨ćśăç´Ąă
untitled
seen from United States
seen from United States
seen from South Korea
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from TĂźrkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@ahadhie
Jatuh cinta menjadi musibah ketika setelahnya hidup berubah menjadi demikian sendu dan tak lebih produktif dari sebelumnya.
â Taufik Aulia
Jangan terlalu bangga kalau sekarang kamu berhasil hijrah, karena yang sulit adalah istiqamah dan menjaga hidayah.
â Taufik Aulia
memilih itu mudah. yang susah itu bertahan pada pilihan
#RepostSave @kammi_uns with @repostsaveapp ăťăťăť "Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, namun semuanya engga memikul amanat itu dan mereka khawatir mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. .... " QS. Al-Ahzab : 72 . BismiLlaahirrahmaanirrahiim . JazakumuLlaahu khairan katsiran atas kebersamaan dan doa dari ikhwah semua selama keberjalanan MUSYAWARAH KOMISARIAT KAMMI UNS 2016/2017 . BarakaLlah wa InnaliLlaahi atas terpilihnya Ahmad Ahadi Yusuf sebagai Ketua Umum KAMMI Komisariat Sholahuddin Al Ayyubi UNS Masa Jihad 2017/2018. . Sungguh amanah akan berpulang pada Yang Memberi, lalu masihkah kita berbahagia dengan beratnya amanah dan enggan menangisinya? . Selamat menikmati perjalanan dakwah yang terjal, aktivis-aktivis terbaik negeri. Semoga semakin amanah, berkah dan bisa membawa KAMMI UNS menjadi lebih baik lagi. Dan tak lupa untuk selalu mengevaluasi diri. Aamiin. . Jadilah seperti lautan dalam. Hening mengagumkan. Dan ia sama sekali tak perlu menunjukkan betapa hebat dirinya . Tak lupa, kami mengucapkan Terimakasih atas kontribusi kader KAMMI dalam mensukseskan agenda-agenda kami dan memohon maaf atas segala khilaf dan kekurangan yang kami lakukan selama kepengurusan satu periode ini. Mohon dikhlaskan dan doanya semoga menjadi amalan baik bagi kita semua. Aamiin... . Salam terindah, Dari setiap tarikan nafas. Keluarga Besar KAMMI SHOLAHUDDIN AL-AYYUBI UNS 2016/2017 . đŽđŠ Hidup Mahasiswa! . KAMMI UNS More Information : 081949546423
#RepostSave @kammi_uns with @repostsaveapp ăťăťăť âžâ˝ PEMILIHAN KETUA UMUM KOMISARIAT KAMMI SHOLAHUDDIN AL-AYYUBI UNS 2018â˝âž âŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹâŹ Kepemimpinan akan selalu berputar pada porosnya. Kini, mari sambut regenerasi poros KAMMI Shollahuddin Al Ayyubi UNS. Berdasarkan Anggaran Rumah Tangga Muktamar IX KAMMI berikut kriteria kader yang dapat menjadi ketua umum komisariat: 1.Bertaqwa kepada AllahSWT. 2.Dapat membaca Al Qurâan. 3.Tidak sedang dijatuhi sanksi organisasi. 4.Berstatus AB 2. 5.Pernah menjadi Pengurus Komisariat. 6.Tidak sedang diperpanjang masa keanggotaannya karena sedang menjadi pengurus. 7.Sehat secara jasmani maupun rohani. 8.Berwawasan keilmuan yang luas dan memiliki bukti nyata sebagai insan akademis yakni karya tulis ilmiah. Oleh karena itu berikut beberapa bakal calon Ketua Umum KAMMI Shoyyub Periode 2018: 1.Ahmad Ahadi Yusuf (FKIP 2014) 2.Muhammad Qory Hadisfran (FSRD 2014) 3.Roki Hanifi (FK 2014) 4.Fitin Agustin (FMIPA 2014) Untuk jiwa negarawan yang tak gentar merajut perubahan, teruntuk hati para muslim yang bersatu atas Rabithah dalam doanya Mari hadir dalam agenda . MUSKOM KAMMI SHOYYUB Kamis, 16 Nopember 2017 Pukul 05.00 (Pagi) Masjid Nurul Amal . Menyerah bukan kosa kata dalam kaum muslim negarawan! Allahu Akbar! . "Tiada Islam tanpa jamaah, tiada jamaah tanpa kepemimpinan, dan tiada kepemimpinan tanpa ketaatan." (Umar Bin Khattab) . KAMMI UNS More Information : 081949546423
Dad, did I ever tell you youâre my hero?
Sejak kepergianmu dahulu yang meninggalkan ibu membuatnya menjadi sendirian, jelas itu membuatnya harus membanting tulang untuk membiayai kehidupan dan sekolah kami. Kekurangan biaya itu selalu membuat ibu harus bekerja ekstra sambil mengurus dan membesarkan anak-anaknya. Apakah dari sana ayah melihat kerja keras ibu pada waktu itu? Tidakkah itu membuat ayah ingin kembali saat melihat ibu membanting tulang sendirian? Ah, aku memang bodoh. Mana mungkin ayah kembali. Allah tidak akan mengijinkan ayah untuk kembali kepada kami. Jelas saja ayah lebih bahagia bersamaNya diatas sana.
Ibu merupakan seseorang yang sangat luar biasa. Ayah sungguh pintar memilih wanita super seperti ibu yang kini terus perjuangan untuk terus mengurus dan membesarkan anak-anaknya dan selalu berjuang membela kami ketika ada masalah, walaupun ibu itu tak sekuat ayah dulu tetapi beliau selalu mampu mengatasinya.
Masih ingatkah ayah berjanji akan selalu membahagiakan ibu dan kami anak-anaknya. Insya Allah beberapa kebahagiaan itu sudah kami dapatkan. Namun apabila ada janjimu kepada ibu yang belum terwujud. Nanti kami yan akan membahagiakannya sebagai ganti Ayah yang telah membahagiakan kami. Sebenarnya sampai kapanpun aku akan tetap merasa ada saja hal yang kurang ketika ayah tidak ada.
Aku kerap kali mengingat bahwa masa kecilku, masa kecil kami adalah hal â hal yang tak akan pernah lepas dari kepala ini. Itu akan menjadi bagian dari diri kami. Karena hal-hal indah masa kecil kamilah kami mengerti arti kebahagiaan. Kini kami mengerti bahwa engkau memang tak tergantikan. Ayah akan selalu menjadi bagian dari diri kami. Ayah akan selalu berada di setiap sel darah kami yang membantu kami untuk tetap hidup.
Terimakasih untuk segalanya ayah. Terimakasih untuk masa kecil yang indah yang tak terbanding dengan anak manapun yang walaupun kemana-mana diantar tak menggunakan mobil-mobil mewah.
Aku bahkan lebih mencintai motor ayah yang selalu membawaku berjalan-jalan, walau kini ia telah tiada tak terdengar keberadaannya. Namun sosoknya akan selalu berada di dalam memori ini.
Kepadamu, yang selalu ku rindukan⌠(di Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia)
Ayahku, Pahlawanku.
Lelaki terbaik dalam hidupku.
Mengorbankan kehidupannya hanya untuk kehidupanku.
Semoga Allah selalu menyayangimu.
Selamat Hari ayah..
Dalam pasal 1 ayat 3 UUD 1945 telah menyebutkan bahwa negara Indonesia adalah negara hukum. Selain itu masih dalam UUD 1945 Bab I Pasal 1 (2) menyatakan, bahwa Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar. . . Dengan ketentuan itu dapat diartikan, bahwa pemilik kedaulatan dalam negara Indonesia ialah rakyat. Pelaksanaan kedaulatan ditentukan menurut Undang-Undang Dasar. . . Pelaksanaan kedaulatan negara Indonesia menurut UUD 1945 adalah rakyat dan lembaga-lembaga negara yang berfungsi menjalankan tugas-tugas kenegaraan sebagai representasi kedaulatan rakyat. . . Menjadi kontrol pemerintahan adalah peran kita semua sebagai warga negara. Hal tersebut agar keberjalanan pemerintah itu bisa tetap menjadi representasi rakyat, sesuai dengan kebutuhan dan keinginan rakyat. . . Namun pelaksanaan kedaulatan ini telah runtuh, tercoreng oleh tindakan represif oleh aparat penegak hukum. Penyampaian pendapat kritis terhadap pemerintah dianggap ancaman dan subversif oleh rezim negara ini. . . Masih banyak orang peduli dan lantang menyuarakan evaluasi pemerintahan. Menuntut keadilan dan hak-hak warganegara. Walau harus mereka harus terseret-seret, terpukul dan masuk penjara. . . . . Tetap semangat dan kuat saudaraku, kami disini selalu siap mendukungmu dan akan terus berdoa agar Allah SWT selalu menjaga keselamatanmu. #savewildan #sidangrakyat #daruratdemokrasi #sidangrakyat #unsbersamawildan (di SMA Favorit Negeri 1 Kartasura)
Ketahanan
Menilik kembali tentang sebuah kewajiban yang menjadi fitrah seorang muslim. Perjuangan dalam menebar kebaikan menjadi satu syarat yang tak bisa ditinggalkan. Bahkan meninggalkan atau lalai adalah sebuah kekufuran.
Perjuangan itu adalah panjang dan berliku, tidak semudah seperti tol zaman sekarang. Oleh karena itu, tak lain tak bukan ini diperjuangkan bersama dalam sebuah barisan.
Bergerak dalam perkumpulan berbeda dengan bergerak dalam barisan. Pergerakan dalam sebuah barisan diperlukan adanya kepatuhan dan kepercayaan. Bukan hanya berkumpul, dalam barisan terdapat kredo bersama.
Lalu ketika bergerak bersama masih terasa berat, bagaimana dengan bergerak sendiri?
Ketika tak ada esensi melekat dalam bergerak, bisakah bertahan sampai tujuan?
Ketika tak bisa bertahan, akankah pergerakan masih menjadi pilihan yang berkah?
Uji ketahanan, mengukur ketahanan tidak hanya secara horisontal. Lebih dari itu, justru akan terasa jika mengukur secara vertikal.
Tanda Orang Jatuh Cinta
Biasanya ia selalu menghujamkan pandangan matanya pada orang yang dicintainya.
Malu-malu jika orang yang dicintainya memandangnya.
Dia akan banyak mengingat, membicarakan dan menyebut nama orang yang dicintainya.
Kemudian ia tunduk pada perintah orang yang dicintai dan mendahulukan kepentingannya daripada kepentingannya sendiri.
Lalu orang yang mencinta bersabar menghadapi gangguan orang yang dicintai, memperhatikan perkataan orang yang dicintai dan mendengarkannya, mencintai tempat dan rumah sang kekasih, segera menghampiri yang dicintai bila dipanggil.
Selanjutnya ia akan ikut mencintai apapun yang dicintai sang kekasih.
Jika akan mengunjungi orang yang dicintai jalan yang dilalui terasa pendek meskipun jaraknya jauh sekali.
Dan biasanya ia akan salah tingkah jika sedang mengunjungi atau sedang dikunjungi orang yang dicintai.
Lalu ia akan gemetar tatkala berhadapan dengan orang yang dicintai atau tatkala mendengar namanya disebut.
Jika ada orang lain yang membahasnya ia akan merasa cemburu.
Menyenangi apapun yang menyenangkan orang yang dicintai meskipun sebenarnya kita tidak menyukainya. Ini merupakan salah satu keharusan karena sedikit berkorban untuk mendapatkan keridhaan orang yang dicintai, rasanya merupakan kewajiban.
â Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah
Sumber: review buku Taman Orang Yang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu karya Ibnul Qayyim Jauziyyah, oleh akun Aisyah Humaira - Kompasiana
Ketika membaca setiap tanda-tandanya, siapakah yang terpikir pertama kali, dia atau Dia?
â Taufik Aulia
MAHASISWA Mahasiswa masa kini Menjadikan forum diskusi Sebagai ajang pamer intelegensi Menjatuhkan yang lain demi meninggikan gengsi Hobinya mengkritisi Tapi tak sanggup berkontribusi Berlagak politisi Tapi masih ciut dihadapan birokrasi Banyak menjadi mahasiswa wifi Yang diam dan bungkam dijejal koneksi Belajar jujur dikata individualis Tak memberi contekkan katanya tak etis Open brain tanpa open internet dibilang tak realistis Miris.. Mahasiswa terlalu terambung IPK Huruf dan Angka yang masih dianggap simbol bahwa ia bisa Tak peduli hasil dari mana Asal bisa mendapat A Tak peduli rakyatnya lapar Harga kebutuhan dikendalikan pasar Teriakan mahasiswa tiada terdengar Mereka diruangan berAC 'katanya' sedang belajar Mahasiswa kekinian Titip absen dianggap simbol setia kawan Tak ada motivasi belajar membenahi tatanan Kuliah asal cukup kehadiran Masa bodo rakyat menderita asal mereka duduk nyaman Mahasiswa! Agen perubahan katanya Akbarkan sumpah mahasiswa beserta makna Jangan hanya mengejar IPK Rakyat tak butuh angka Mereka perlu aksi nyata -Najwa Sihab-
Pemilu mahasiswa dilakukan dalam rangka memilih Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan anggota Dewan Mahasiswa (DEMA). Kegiatan ini biasanya diselenggarakan satu kali dalam satu periode. Dalam pemerintahan mahasiswa (Student Government), pemilu merupakan ajang yang sangat penting sekaligus sebagai wahana pembelajaran politik dan demokrasi mahasiswa. Karena mahasiswa merupakan agen perubahan, sehingga harus memahami terkait politik dan demokrasi. Sebelum terjun dalam dunia perpolitikan yang sebenarnya. Peserta pemilu akan bertarung ide, gagasan, dan solusi demi membawa perubahan yang lebih baik dari pemerintahan sebelumnya. Dinamika dalam pemilu akan melatih mahasiwa menjadi lebih dewasa dan minimal peduli dengan kondisi kampus mereka. Ketika mahasiswa telah terbuka kepekaan sosial mereka, maka secara perlahan mereka peka terhadap permasalahan negara ini. Sehingga marilah dengan pemilu mahasiswa ini, kita berikan berkontribusi kecil untuk memperbaiki negeri Indonesia. Karena perubahan yang besar itu dimulai dari perubahan yang kecil yang kadang kita abaikan. Saya Mahasiswa UNS Saya mendukung Pemilu UNS 2017 ------------------------------- #suaramahasiswa #unsmencoblos #maupilihsiapahayo #golputitucupu
Teruntuk adik-adikku, mahasiswa baru UNS yang masih unyu dan menggemaskan.
Assalamuâalaykum Warohmatullahi Wabarokatuh,
Selamat datang teman-temanku mahasiswa baru UNS 2017, Selamat datang di kampus perjuangan kampus yang dulu pernah menjadi pemicu Aksi Reformasi â98. Luar biasa sejarah kampus kalian, kampus yang pernah menjadi inisiasi perubahan wajah Indonesia. Namun bukan itu yang ingin saya bahas, saya hanya ingin bertanya, âBagaimana perasaan kalian sekarang? Senang atau biasa saja kah?â Tapi saya yakin euphoria PKKMB One Indonesia yang viral itu masih sedikit tersisa dalam sanubari kalian semua.
Berbicara tentang dunia kampus tidak bisa terlepas dari Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa). Karena Ormawa inilah tempat yang sengaja disediakan kampus untuk mengasah softskill mahasiswa yang tentunya softskill ini juga akan menjadi bekal Mereka menghadapi dunia pasca kampus. Karena kampus sangat sadar bahwa softskill inilah yang berpengaruh besar dalam keberhasilan seseorang di masa yang akan datang. Bahkan  berdasarkan penelitian di Harvard University Amerika Serikat ternyata kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill). Penelitian ini mengungkapkan, kesuksesan hanya ditentukan sekitar 20% oleh hard skill dan sisanya 80% oleh soft skill.
Di Ormawa ini kita akan diajari tentang kepemimpinan, bagaimana sikap yang harus kita lakukan ketika menjadi pemimpin dan ketika dipimpin, selain  itu kita juga belajar public speaking dan ilmu komunikasi terapan, ilmu komunikasi ini yang digadang-gadang sebagai ilmu yang paling penting pada abad 21. Ketika ikut ormawa otomatis kalian akan berpendapat ketika rapat, entah di forum rapat kecil atau besar dan bahkan kalian bisa mendapat kesempatan memberi sambutan jika kalian terpilih menjadi ketua acara. Selain public speaking kalian akan diajarkan membangun kemampuan lobbying and networking, kalian dipaksa belajar tentang manajemen waktu, tentang mengatur waktu sebaik mungkin, mengambil keputusan secara cepat, dsb.
Intinya banyak manfaat yang bisa kita dapatkan jika kita masuk organisasi, eman1 kalo proses pembentukan manusia lewat organisasi ini kita lewatkan begitu saja. Toh nanti pasca kuliah pasti kita tidak bisa lepas dari organisasi apapun profesimu, entah kalian menjadi Guru, Petani, dokter, usahawan, karyawan,wartawan atau bahkan menjadi seorang loper Koran pun pasti kalian akan masuk dalam suatu struktur organisasi. Sebab itu, perlunya kita belajar organisasi di kampus agar kita terbiasa dengan kehidupan keorganisasian.
Sejarah telah membuktikan bahwa orang â orang besar di negeri ini masa mudanya mereka lewati dengan berorganisasi. Sebut saja Soekarno di masa mudanya dia berproses di Tri Koro Darmo (Jong Java), Mohammad Hatta sewaktu menjadi mahasiswa dia aktif di Indische Vereeniging , BJ Habiebie, Jusuf Kalla, Chairul Tanjung, bahkan Jokowi mereka melewati masa kuliahnya dengan berproses di Organisasi kampus mereka masing - masing. So, jika kamu menjadi organisatoris di masa muda kamu akan berpeluang besar untuk menjadi Orang Besar dan berpengaruh di Negeri ini. Wow !! betapa besarnya efek belajar organisasi dimasa muda.
Pertanyaannya, sudahkah terbesit di pikiran kalian mau daftar organisasi, atau daftar UKM apa? jika belum segera pikirkan mulai dari sekarang. Kenali dirimu, pilih yang sesuai dengan potensi diri kalian, kalau perlu tanya referensi ke kakak tingkat kalian dan juga jangan lupa minta restu orang tua sebelum kalian daftar, karena Ridho Orang Tua adalah Ridho Tuhan. Â Sekali lagi selamat berproses di Ormawa kampus, eman1 kalo kalian melewatkannya.
Mohamad Iqbal,
Mahasiswa Lawas
 Bagus bangetâŚ. Taujih dari Almarhum Ust. Rahmat Abdullah
Memang seperti itulah dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu.
Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yg kau cintai.
Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah. Menyedot saripati energimu. Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yg menempel di tubuh rentamu. Tubuh yg luluh lantak diseret-seret. .. Tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari.
Seperti itu pula kejadiannya pada rambut Rasulullah. Beliau memang akan tua juga. Tapi kepalanya beruban karena beban berat dari ayat yg diturunkan Allah.
Sebagaimana tubuh mulia Umar bin Abdul Aziz. Dia memimpin hanya sebentar. Tapi kaum muslimin sudah dibuat bingung. Tidak ada lagi orang miskin yg bisa diberi sedekah. Tubuh mulia itu terkoyak-koyak. Sulit membayangkan sekeras apa sang Khalifah bekerja. Tubuh yang segar bugar itu sampai rontok. Hanya dalam 2 tahun ia sakit parah kemudian meninggal. Toh memang itu yang diharapkannya; mati sebagai jiwa yang tenang.
Dan di etalase akhirat kelak, mungkin tubuh Umar bin Khathab juga terlihat tercabik-cabik. Kepalanya sampai botak. Umar yang perkasa pun akhirnya membawa tongkat ke mana-mana. Kurang heroik? Akhirnya diperjelas dengan salah satu luka paling legendaris sepanjang sejarah, luka ditikamnya seorang Khalifah yang sholih, yang sedang bermesra-mesraan dengan Tuhannya saat sholat.
Dakwah bukannya tidak melelahkan. Bukannya tidak membosankan. Dakwah bukannya tidak menyakitkan. Bahkan juga para pejuang risalah bukannya sepi dari godaan kefuturan.
Tidak Justru kelelahan. Justru rasa sakit itu selalu bersama mereka sepanjang hidupnya. Setiap hari. Satu kisah heroik, akan segera mereka sambung lagi dengan amalan yang jauh lebih tragis.
Justru karena rasa sakit itu selalu mereka rasakan, selalu menemani justru karena rasa sakit itu selalu mengintai ke mana pun mereka pergi akhirnya menjadi adaptasi. Kalau iman dan godaan rasa lelah selalu bertempur, pada akhirnya salah satunya harus mengalah. Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk mencekik iman. Lalu terus berkobar dalam dada.
Begitu pula rasa sakit. Hingga luka tak kau rasa lagi sebagai luka. Hingga hasrat untuk mengeluh tidak lagi terlalu menggoda dibandingkan jihad yang begitu cantik.
Begitupun Umar. Saat Rasulullah wafat, ia histeris. Saat Abu Bakar wafat, ia tidak lagi mengamuk. Bukannya tidak cinta pada abu Bakar. Tapi saking seringnya âditinggalkanâ , hal itu sudah menjadi kewajaran. Dan menjadi semacam tonik bagi iman..
Karena itu kamu tahu. Pejuang yg heboh ria memamer-mamerkan amalnya adalah anak kemarin sore. Yg takjub pada rasa sakit dan pengorbanannya juga begitu. Karena mereka jarang disakiti di jalan Allah. Karena tidak setiap saat mereka memproduksi karya-karya besar. Maka sekalinya hal itu mereka kerjakan, sekalinya hal itu mereka rasakan, mereka merasa menjadi orang besar. Dan mereka justru jadi lelucon dan target doa para mujahid sejati, âya Allah, berilah dia petunjuk, sungguh Engkau Maha Pengasih lagi maha Penyayangâ
Maka satu lagi seorang pejuang tubuhnya luluh lantak. Jasadnya dikoyak beban dakwah. Tapi iman di hatinya memancarkan cinta, mengajak kita untuk terus berlari.
âTeruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu. Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu. Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu. Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu. Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu
Jika Hari Ini
Jika hari ini kita bertanya-tanya dimanakah Allah saat ujian-ujian datang tanpa diduga, maka ketahuilah bahwa Allah itu dekat. Ya! Allah dekat dan akan selalu dekat. Tidak berkurang kedekatan-Nya hanya karena tawa yang berganti luka atau bahagia yang berganti duka. Tidak berkurang pula kedekatan itu hanya karena kita yang tidak pernah memperpendek jarak dengan-Nya lewat sikap-sikap baik kita sebagai hamba. Selama ini, bukan Dia yang tak pernah dekat, hanya saja kita terlalu terlena untuk tetap jauh dari-Nya. Sebagaimana dekatnya pertolongan yang diberikan-Nya kepada Siti Hajar agar ia berlapang dada terhadap kondisi dirinya ketika ditinggal pergi oleh Nabi Ibrahim, sedekat itu pulalah pertolongan-Nya kepada kita.
Jika hari ini kita mencari-cari dimanakah Allah saat langkah-langkah kita terasa berat, maka ketahuilah bahwa Allah itu dekat. Ya! Allah dekat dan akan selalu dekat. Saat langkah-langkah perjuangan menjadi berat, saat kesabaran seperti sudah sampai batas akhirnya, saat tubuh seolah menjadi lelah untuk terus berharap, itu bukan berarti bahwa Allah meninggalkan dan membiarkan kita. Tidak, sekalipun Allah tidak pernah membiarkan kita menanggung beban-beban yang tak sanggup kita pikul. Syahdu tertulis dalam Al-Qurâan,Â
âAllah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya,âÂ
begitulah Dia berfirman dalam Q.S Al-Baqarah ayat 286.
Jika hari ini kita bertanya-tanya mengapa Allah seolah tidak ada dalam hati dan keseharian kita, maka bertanyalah kepada hati, âUpaya apa yang sudah aku lakukan untuk mendekat kepada-Nya?â Selama ini, Dia tidak pernah jauh, hanya saja kita tidak pernah mendekat kepada-Nya. Kita banyak alasan: sibuk, lelah, mengantuk, kehabisan energi, atau apapun agar seolah memperbolehkan kita berleha-leha dalam membuat waktu-waktu romantis bersama-Nya. Tapi, semoga Dia tetap berkenan menolong kita memperbaiki semuanya.
âYa Allah Ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku sebagai benteng urusanku; perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku; perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah ya Allah kehidupan ini mempunyai nilai tambah bagiku dalam segala kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala kejahatan!â (HR. Muslim No. 2720)
Selamat shaum Arafah, teman-teman! Semoga kita selalu bertukar doa-doa kebaikan. Baarakallahu fiik ;)
Sekilas tentang Saracen!
Sebelumnya kalian pernah mendengar istilah tentang "Saracen" ? Bukan tentang Saracen yang saat ini sedang dipermasalahkan di negeri ini. Tetapi tentang Saracen para penjuang muslim yang dahulu memperjuangkan agama Allah SWT. Ketika kalian menonton film perang salib "Kindom of Heaven", karya orang-orang barat itu. Pasti kalian akan banyak menemui istilah-istilah tentang Saracen. Yaa Saracen! Mereka adalah prajurit-prajurit muslim yang senantiasa berjihad dijalan Allah SWT untuk memperjuangan agama Islam. Pada masa itu tengah terjadi perang salib, perang antara kaum Kristiani dan Muslim. Saracen sendiri pada masa itu merupakan istilah yang disematkan oleh kalangan Kristen Eropa untuk menyebut orang-orang Arab Timur Tengah, dan kemudian berkembang lebih spesifik untuk menyebut semua kalangan muslim Timur Tengah. Bersama pemimpin mereka, Sholahuddin Al-Ayyubi sangat terkenal dan ditakuti oleh musuh di Eropa karena mereka merupakan pasukan yang tangguh, selain itu mereka juga dihormati karena berperang sesuai dengan hukum perang yang berlaku saat itu (kesatria), Namun sekarang ini ada kelompok orang di Indonesia menggunakan istilah Saracen untuk membuat sindikat (diduga) penyebar hoax, memperburuk nama Saracen itu sendiri. Bila kita menyimak dialog antara Sholahuddin Al-Ayyubi dan Balian dari Ibelin ketika penyerahan kota Jerusalem ke pasukan muslim. Balian berkata, âKetika kami, pasukan Salib, dahulu memasuki Jerusalem, semua muslim kami bunuh.â Ia bertanya kenapa Saladin tidak membunuhi umat Kristen sebagai balas dendam, dan justru memberikan jaminan keamanan bagi mereka yang hendak pergi keluar. Sholahuddin Al-Ayyubi menjawab, âKarena saya bukan orang-orang seperti itu, karena Saya adalah Saladin, Salahuddinâ. Ini petikan yang direka ulang dalam film besutan Ridley Scott ini. Dalam ajaran Islam yang dipahami Sholahuddin Al-Ayyubi, bahwa agama Islam tidak menghalalkan segala cara. Terhadap lawan pun, juga tidak mengurangi rasa kasih sayangnya. Pada saat Raja Baldwin IV dari Jerusalem sakit akibat lepra yang dideritanya, Sholahuddin Al-Ayyubi mengirimkan dokter terbaik mengobatinya. Bahkan ketika berperang melawan Richard the Lionhearted dari Inggris, ada kisah ketika Richard sakit, Sholahuddin Al-Ayyubi juga mengirimkan dokternya. Dan ketika kudanya habis dalam perang, Sholahuddin Al-Ayyubi juga mengirimkan kuda pengganti untuk Richard. Budaya menang dan kompetisi dengan tetap menjunjung martabat dan nilai-nilai Islam adalah budaya yang diwariskan oleh Sholahuddin Al-Ayyubi, tokoh Saracen yang sangat berpengaruh dalam sejarah Timur Tengah. Bukan budaya menghalalkan segala cara, seperti menyebarkan hoax, fitnah, hasut untuk memecah belah saudara dan bangsa.
Semoga bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua. Allahu Akbar!
X: Kamu kenapa galau? Lagi keberatan sama ketetapan Allah? Lagi marah sama keadaan yang dipilihin Allah? Lagi pengen protes sama Allah?
Y: .....
Tak ada ikhwah yang tak retak, Ikhwah jalan ini akan terus berdetak, Bersama menjemput keberkahan berkah, Tugas ikhwah khusnuzon kepada sesama ikhwah.
Menjadi pemandu adalah sebuah kesadaran kita bersama. Kecintaan terhadap organisasi ini harus dibuktikan dengan kontribusi terbaik. Menjaga nafas pergerakan sudah menjadi kewajiban semua anggota organisasi. Telah menjadi tugas kita bersama untuk mewujudkan tujuan organisasi ini. Salah satu kewajiban kita adalah menjadi pemandu/membina. Membina untuk membangun pola berfikir dan mempersiapkan generasi penggerak, pengganti kita dimasa depan. Sudah bukan saatnya kita pasif dalam dinamisasi organisasi ini. Apalagi untuk kalian yang telah naik jenjang sebagai "muharrik dakwah", karena organisasi akan mengalami kejumudan dan tugas kita menguraikan realitas yang ada. Bersama kita menebarkan kebaikan... Bersama kita menjaga nafas gerakan... Bersama kita mengejar amal jariah... Bukan menciptakan dosa jariah... So, Ayo ikut DPMK! DPMK SEMARANG 2017 (di Semarang, Indonesia)