Semakin aku percaya
Tuhan sedang menyimpanmu di tempat yang berbeda
Kita sama-sama memiliki keganjilan
Tapi apa kau ingat dalam matematika
Jika keganjilan menemui keganjilan menjadi apa?
- E.G. Persada
NASA
The Bowery Presents

shark vs the universe
Noah Kahan
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
Sweet Seals For You, Always
RMH

roma★
No title available

Jar Jar Binks Fan Club

Kiana Khansmith
todays bird
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

Jimmy Eat World
Phantogram Three
Not today Justin
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Color Me Curious
cherry valley forever

Origami Around

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Brazil
seen from Ecuador
seen from Indonesia

seen from Belarus
seen from Netherlands
seen from Mexico

seen from Türkiye

seen from Bangladesh

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Colombia
seen from Croatia
seen from France
seen from Brazil
seen from United States

seen from Colombia
seen from United States
@ahadsenja-blog
Semakin aku percaya
Tuhan sedang menyimpanmu di tempat yang berbeda
Kita sama-sama memiliki keganjilan
Tapi apa kau ingat dalam matematika
Jika keganjilan menemui keganjilan menjadi apa?
- E.G. Persada
Puisiku mati
Ditelan kerinduan-kerinduan
Yang tak sebanding
Dengan kata-kata.
Hujan datang setiap hari
Menyiksaku berkali-kali
Angin berteriak keras sekali; Rindu akan datang lagi! Rindu akan datang lagi! Rindu akan datang lagi!
Ada apa dengan lamunan sunyimu itu?
Burung pun ikut membicarakanmu
Pohon-pohon memberi isarat
Lalu air hujan segera menemanimu
Sesunyi inikah lamunanmu?
Daun gugur pun ikut resah
Walau angin menemaninya
Warna apa yang sedang kau inginkan?
Bukankah kertas putih tak selalu besih?
Ambilah satu pena yang baru
Biarkan jarimu memegang erat
Hingga tertulis cerita hasrat
Hujan turun ditengah mentari yang sibuk menyendiri
Daun terpaksa basah dibawah pohon yang merenung tentang pelukan dingin
Anak kecil memegang sendok dan mangkuk
Berisi mie yang dibasuh kecap
Sedap jika ditatap
Tak berdosa dan membaca doa sebelum menyantap
Aku menatap dengan tanya yang merayap pada bibirku
Apa yang kamu pikirkan tentang kebahagiaan?
Jawabannmu hanya senyuman
Dingin mulai menyerangku hingga tulangku
Oh angin
Aku rindu kampungku
Aku terkadang tidak bisa menjelaskan perasaanku saat hujan turun bersama desir angin yang membuat jendela basah dan berembun
Wajahmu semakin tegambar dalam tiap tiap rintik yang turun.
Eka Garaha
Rindu akan Tuntas
Sangat lama kusimpan bait kata ini, telah kusimpan semua dalam hati, kan ku bisikan teruntuk kau suatu hari nanti.
08/11/2017
Biarkan aku mencintai tanda tanya, jika tak keberatan kau boleh jadi jawabannya.
(Kepada Siapa, 2017)
Biarkan dia berlalu lalang di atas kepalamu Langit tau kapan kau akan menyapanya Tetaplah bersama rindu Bawalah kapan saja kau mau Sekali bawa masuk dalam tubuh pesawat itu Rindu tetap rindu Rawatlah Tenangkanlah Jangan biarkan dia mengamuk Hancur sudah! . ..(Bersama Rindu, 2017)
Jika mencintamu adalah ketidak sengajaan, maka aku akan menghilangkan kata "ketidak" dan "an" dalam kamus pribadiku.
Kepada Siapa, 2017
Biarkan perempuan mana yang akan datang Aku hanya berharap jika ia datang Surga terbayang dalam setiap cintanya Rindu ini biarlah secukupnya Selebihnya biar doa yang mengisinya
Langit sangat terlihat luas Aku hanya partikel terkecil dibawahnya Memandang langit yang mulai berwarna jingga Mencicipi sore dengan rindu Langit begitu sangat luas Menyatukan keberadaanku dan kau Hanya saja beda waktu Satu jam terlalu cepat disini Satu jam terlalu lambat disana Kita dipisahkan Namun berada pada langit yang sama, planet yang sama, dan udara yang sama Aku mungkin menghirup hasil udara yang kau hirup juga Biarkan ragu kita hilang bersama angin malam Berubah menjadi kedipan cahaya dalam luasnya cakrawala Langit mulai senyap Hanya aku yang masih bernafas dan menatap Semoga kita dapat berjumpa dalam luasnya jarak
Saat hari itu datang, Aku terombang ambing di lautan, Apa ini kenyataan? Aku berbalik muka, Melihat waktu yang terlewati, Menjadi bayang-bayang, Semakin terasa rayuan ombak, Memanjakanku pada masa lalu, Sebelum hari ini datang, Aku sia-siakan akal dan peranku, Luka mulai tertawa, Waktu mulai bercanda, Dan aku mulai usai, Bertanya dan bertanya, Luka, Luka, Air mata dan ketakutan, Tegang, Air mata dan ketakutan, Datang pertanyaan, Tegang, Air mata dan penyesalan, Luka, Antara surga dan neraka. Waktu Johor Bahru, 2017
Biarkan dia menghilang, kan kutunggu di waktu yang panjang, dalam ufuk timur yang telanjang.
Tak lepas dari pikiran, Melayang terbang, Tanpa batas, Sedang batas menjadi laluan, Lihat lampu-lampu jalan itu, Sebagai batas, Dimana tanda tanya dan jawabannya. Aku dan beberapa pertanyaan Johor Bahru, 2017
Kau dan Waktu memang benar-benar bercanda Bersembunyi dibalik takdir yang ada Namun tak terlihat dalam nyata Hanya usaha dan do'a Yang menjadikan Kau dan Waktu itu Keluarga