Kepada Rabb ia taat.
Kepada makhluk ia bermanfaat.
Dirimu kah?
cherry valley forever
todays bird
macklin celebrini has autism
No title available

JVL
Three Goblin Art
Mike Driver

Origami Around
YOU ARE THE REASON

tannertan36
$LAYYYTER
One Nice Bug Per Day

oozey mess
Jules of Nature
h
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Lint Roller? I Barely Know Her

⁂

No title available

blake kathryn

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Germany
seen from Bangladesh

seen from Thailand
seen from United States

seen from Australia

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye

seen from United Kingdom
seen from Colombia
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from Italy
@arya-poetra
Kepada Rabb ia taat.
Kepada makhluk ia bermanfaat.
Dirimu kah?
Pagi yang ramah dimulai ketika senyummu terkembang mudah
Jika diri, jiwa, sudah “terjual habis” kepada Allah, masihkah ada ruang tersisa untuk ditawar oleh keburukan-keburukan?
Berilmulah untuk Ummat
Ada cinta di pagi hari. Dari sosok embun kepada daun. Sang daun penuh debu. Embun datang dan menyeka satu-persatu debu yang menempel
Sudahkah engkau memikirkan kaum mu hari ini? Solusi apa yang dapat engkau berikan tuk kebaikan lebih banyak orang?
Duhai jiwaku yang terus membutuhkan rahmatNya. Jika datang suatu hari, dimana engkau masih merasa belum istiqomah terhadap suatu amalan yang sedang engkau usahakan, janganlah pernah berpikir tuk meninggalkannya. Teruskanlah. Bukankah dengan ikhtiarmu, yang sebenarnya engkau tuju adalah ampunanNya? Meski, saat ini prosesmu belumlah sempurna..
Kebaikan ada pada masing-masing kita. Namun terkadang, kita memandang buruk kepada manusia serta menutup kebaikan untuk mereka. Firman Allah SWT: "Berdakwalah ke jalan Rabb mu dengan bijak dan nasihat yang baik serta bantahlah mereka dengan cara yang terbaik" (QS An-Nahl : 125)
Saling Merangkai
Menjadi muslim itu, haruslah saling terangkai.
Ibarat kata-kata yang tersusun menjadi sebuah kalimat, ataukah yang menjadi satu/beberapa paragraf. Ibarat helai-helai benang yang terajut rapi menjadi selembar kain, yang kan melindungi dari panas ataupun dingin.
Ia saling terangkai, maka ia mampu menghadirkan begitu banyak hikmah. Ia kan mampu menghadirkan manfaat-manfaat yang lebih besar. Dan pada akhirnya ia kan merekatkan yang jauh, serta semakin mengokohkan pondasi.
Bersama, merangkai puisi-puisi yang berlarian menembus langit.
Bersama, saling menggenggam saat kelopak-kelopak doa bertebaran di pelataran senja.
Bersujudlah. Jika lelahmu tak kunjung usai. Mungkin IA merindukanmu.
Senandung Pagi
MencintaiMu, adalah cara terbaik bagi kami. Tuk menjaga hati. Agar tak lalai pada yang sementara.. Agar terus merangkul banyak kebaikan.. Demi pertemuan yang syahdu dengan ampunanMu.
Bersandar padaMu, adalah cara terbaik bagi kami. Agar tak jatuh di jurang kesedihan dan keputusasaan. Karena engkau senantiasa memberi kabar-kabar gembira tuk membuat kami tersenyum. Kabar-kabar yang dengannya kami menumbuhkan pohon-pohon harapan.. Kabar-kabar yang dengannya, rinai-rinai kesejukan membasuh hati kami yang kering..
Menggantungkan harapan hanya kepadaMu, adalah cara terbaik bagi kami. Tuk berlindung dari kekecewaan. Karena doa-doa adalah penawar kepenatan terbaik yang Engkau hadiahkan tuk kami. Yang kan memberi energi, tuk membangun semangat yang berlapis.
Ya Allah. Cintai kami. Tambahkanlah ilmu kami. Terimalah amalan-amalan kami.
Menguatkan Niat
Semoga Allah menguatkan semua niatan baik. Memupuk dengan keberkahan-keberkahan milikNya. Menjadikan kebaikan-kebaikan kemudian bercabang dan melahirkan buah-buah yang manis.
Semoga doa-doa yang tulus dan ikhlas senantiasa menemani setiap ikhtiar. Menjadikan setiap langkah adalah jalan ibadah. Menjadikan semua harap melaju dengan tenang, di tengah hingar bingar yang mencoba melalaikan.
Dan semoga keyakinan terus bertumbuh. Tatkala meniti jalan-jalan yang penuh dengan warna keridhoanNya. Lantas menjadi sebab, lengan-lenganNya menggenggam erat dan menuntun kala sedang tertatih.
Kokohkan niat.
Tetaplah tabah, demi mendulang berkah.
Malam, hujan, dan melodi ini. Rasanya, racikan yang pas.
Tuk menarik banyak kata.
“Sudahkah menjadi sholeh/sholehah adalah cita-citamu?”
— bertanyalah ke diri sendiri
Kemudian dilanjutkan: sudahkah kamu benar-benar berusaha untuk menjadi sholeh/sholehah?
Dan ketika sedang dalam titik yg rendah, masihkah percaya akan janji/hadiah atas ke-sholehan itu?
Bukankah dengan "hanya" merasa cukup, maka apa yang ada akan Allah tambahkan untukmu?
Ilmu itu dijaga dengan keikhlasan. Ilmu itu dirawat dengan kesabaran.
Sudahkah menjadi sholeh/sholehah adalah cita-citamu?
bertanyalah ke diri sendiri