Menuju Catatan Akhir Kuliah 2 - Ala Selebritis
Tahun 2018 sudah tiba, jika ditanya apa yang ingin diraih di tahun ini, jelas dan mantap salah satu jawabannya adalah lulus kuliah dan resmi menjadi sarjana psikologi. Tahun baru, semester baru, dan bismillah ini adalah semester terakhir saya di jenjang s1. Aamiin.
Sejauh ini hitungannya sudah melalui 3,5 tahun yang begitu luar biasa. Banyak pelajaran baru? Jelas. Pengetahuan dan ilmu baru? Jelas. Pengalaman baru? Jelas. Hal-hal baru yang benar-benar saya temui di sini, di kala menjadi seorang mahasiswa. Salah satunya adalah tentang organisasi yang bisa dikatakan sekaligus penyaluran hobi. Berawal dari kegalauan sebenarnya, “masak iya cuma mau kuliah aja?. Nggak ada kegiatan lain?.” yaa pemikiran-pemikiran seperti itu. Akhirnya menentukan buat milih ikut UKM yang fokus ke bidang fotografi (awalnya). Ternyata eh ternyata, open recruitment untuk anggota baru tidak pada awal semester ganjil, yang intinya jika nggak cari UKM/ kegiatan lain pasti akan nganggur. Baiklah, akhirnya membulatkan tekad untuk ikut yang lain saja. Pertama berpikiran masuk broadcasting, yang nantinya bisa jadi MC atau penyiar radio kampus, tapi menyadari bukan orang yang pandai dan PD bercuap-cuap akhirnya, coret dari daftar. Kedua, coba-coba untuk aktif di kegiatan ma'had. Jadi ma'had ini adalah asrama mahasiswa yang wajib untuk mahasiswa tahun pertama. Jadi, saya mencoba mendaftar pada salah satu unit kegiatan mahasantri (sebutan untuk kami yang tinggal di ma'had) yang saya lupa namanya, tapi yang jelas disitu bergerak dalam bidang seni, dan karena ikut-ikut teman sekamar, saya mendaftar di bagian sholawat klasik. Ahhh pada saat itu adalah kesalahan saya, yaa karena masih jadi orang yang sama sekali gak PD, yaa ikut aja. Saat tes, taraaaa saya mencoba bersholawat dengan satu syair yang saya tau (dan memang cuma itu yang saya tau karena dengar di masjid-masjid). Belum apa-apa sudah pesimis diterima karena memang bukan bidangnya disitu. Dan benar, saya tidak diterima disitu. Okee baiklah ,putar otak lagi, dan akhirnya menemukan yang klik. Yaitu salah satu UKM yang bergerak di bidang seni, khususnya musik. Disini, lebih optimis diterima daripada yang sebelumnya, dan benar. Tes skill, tes wawancara terlampaui dengan baik, dan akhirnya masuklah saya menjadi bagian dari mereka. Senang? Jelas.
Nah, ini dia UKM KOMMUST. Apa itu KOMMUST?. KOMMUST kepanjangan dari Komunitas Musik Studio Tiga. Kenapa studio tiga? Karena ukm kommust ini adalah salah satu ukm di UIN Maliki Malang yang studionya dibangun ketiga, yang dibangun diluar kompleks basecamp UKM-UKM. Jadi, seperti yang sudah disebutkan di atas, kommust ini salah satu ukm yang berkecimpung dalam dunia musik, all genre.
Di Kommust ini jelaslah ya, namanya juga komunitas musik, jadi kegiatannya seputar bermusik. Namun, agar lebih bisa bermanfaat dan menambah potensi para anggotanya, di kommust ini juga mengajarkan tentang EO alias event organizer. Banyak hal yang dipelajari, ya seperti biasanya EO, tapi lebih menariknya disini diajarkan bagaimana membuat konsepan acara musik yang baik.
Nah, disitu tertulis “I am MMG”, yaa kami mempunyai julukan masing-masing disini, dan penamaan lapangan ini diberikan saat kami mengikuti diklat. MMG, hanya saya, pemberi nama, pengusul nama, dan Allah yang tau artinya, bahkan sampai sekarangpun tak ada yang tau kepanjangan dari nama itu, sepertinya. Karena ketidaktahuan mereka, tak sedikit yang memanggil saya Momogi dan Ememge. Tidak terlalu buruk, saya suka hahaha.
Lanjutt, jadi saya disini masuk keanggotaan di Dismusik 15, artinya angkatan komunitas ke-15. Kegiatan sehari-hari jelas, bermusik. Karena kami sebagai anggota diwajibkan untuk membentuk sebuah band. Cerita seterusnya pasti bisa ketebak. Yaa, jadi kami mempunyai jadwal latihan sendiri-sendiri, ada juga yang namanya Forum, dimana forum ini adalah semacam latihan/les per spek. Ada forum vokal, gitar, keyboard, dll, yang jelas di forum ini adalah untuk menambah materi dan melatih skill agar lebih baik lagi.
Saya khusunya disini hanya aktif sekitar 2 tahun saja.
Orang-orang di foto itu bukanlah Dismusik angkatan saya, mereka yang difoto adalah para pengurus tahun 2015/2016. Namanya juga organisasi, jadi walaupun kesehariannya bermusik ya tetap lah ya, ada kepengurusan yang menjalankan organisasinya.
Lanjut saja, namanya juga organisasi musik, acara yang kami suguhkanpun juga berkutat dengan musik. Jadi acara rutin yang kami gelar adalah ada Musik Promo, yang dilaksanakan sekitar musim maba, ada juga musik parkir 1 dan 2 (ini adalah acara musik kampus biasa yang diadakan untuk menghibur para mahasiswa), lalu ada launching homeband (nah, untuk launching homeband ini jelas yaa seperti namanya, jadi kami menggelar acara musik, dan yang mengisi acara adalah para band-band barunya UKM). Ada juga The Day Of Kommust, kalau ini adalah acara intern anggota UKM, karena TDOK ini adalah acara yang dibuat untuk memperingati hari ulangtahunnya UKM Kommust. Dan ada beberapa gigs sederhana untuk para anggota. Itu adalah beberapa acara yang disuguhkan untuk membahagiakan oranglain, untuk acara intern komunitas selayaknya organisasi pada umumnya yaa jelas ada.
Baik, disinilah saya benar-benar belajar sesuatu yang baru, pengalaman baru, dan ilmu baru tentunya. Dulu hanya sebatas penyanyi kamar mandi, tapi saat bergabung dalam komunitas ini, benar-benar berasa beda. Bayangkan saja, bernyanyi di depan umum, di atas panggung, dengan formasi band lengkap. Selain itu juga benar-benar belajar menjalankan sebuah konsep acara yang tujuannya bisa membahagiakan khalayak umum. Dan satu pengalaman yang tak pernah terlupakan, dalam dunia permusikan saya adalah, saat pengurus mengusulkan untuk membuat Album Kompilasi. Dan walaaa, saya bisa menjadi bagian dari mereka. Pengalaman yang sangat luar biasa, dan itu tak bisa saya lakukan jika tidak ada orang-orang yang mau mendukung saya. Mereka adalah personil band saya. Pembuat lagu adalah pentolan band saya sendiri, yang juga merupakan gitarist. “Jadi siapa saja personilnya? Akan saya kenalkan dibawah.”
Nah, itulah hasil dari Album Kompilasi yang telah jadi. Album kompilasi ini jadi di tahun 2015. Dengan mengambil judul Reinkarnasi, yang release tanggal 25 Desember 2015. Meet and great , seperti pada foto diatas yang dihadiri oleh semua band, anggota UKM, dan tamu undangan dari UKM serta organisasi intra kampus lainnya, dilaksanakan tepat pada tanggal 13 Mei 2016, dan launching dari album kompilasi ini tepat diadakan pada tanggal 14 Mei 2016. Dimana 10 band yang berkontribusi dalam album kompilasi ini perform langsung.
Membahas mengenai prosesnya, saya benar-benar senang. Kenapa senang? Karena saya benar-benar bisa masuk dapur rekaman, dan itu tidak semudah yang saya bayangkan. Hal menarik yang pernah saya alami di masa kuliah saya. Take vocal ternyata lama. Seingat saya sekitar 1 sampai 2 jam, yaa itu akibat saya sendiri yang masih sering fals, maklum lah yaa grogi. Dan saya ingat sekali, kala itu kami berada di tempat rekaman sampai sekitar jam 1 malam, karena bukan hanya saya saja yang take vocal ,tapi ada beberapa teman lainnnya. Yaa, bisa masuk dapur rekaman, itu adalah pengalaman yang berharga.
Okee, begitulah sedikit cerita tentang recordnya. “Record berangkat sendiri?”. Enggak. Teman-teman se-band dan beberapa teman se-UKM siap menemani (sekalian record juga padahal). “Jadi siapa saja orang-orangnya?”
Taraaaaa, itulah para personil TenOfNoph, band beraliran pop-rock yang mengizinkan saya menjadi bagian dari mereka. Foto diatas adalah foto buat album kompilasi. Sebenarnya bukan hanya 5 orang, tapi TenOfNoph ada 6 personil. Ow ya, lagu yang kami kontribusikan ke Album Kompilasi 2015 ini berjudul Terlepas, yang bercerita tentang seseorang yang dikhianati oleh kekasihnya, sehingga memberikan rasa sakit tersendiri. Nah, siapa saja personilnya, ada yang paling kanan, Rahmat Bahtiar sebagai drummer, lanjut sebelahnya saya sendiri sebagai vocalist, lalu ada Ade Dwi sebagai lead gitarist, Baiq Nanda sebagai keyboardist, paling kiri adalah Mohamad Ridhoddin sebagai rhythm gitarist, dan ada satu personil lagi yang kebetulan tak bisa ikut foto yaitu Rizqy Wahyu sebagai bassist. Beginilah kami, selalu bisa lengkap saat perform, tapi selalu tidak lengkap saat foto. Saya sendiri juga heran entah kenapa ini bisa terjadi.
Yaaa, begitulah sedikit cerita saat saya bersama mereka. Namun hanya bertahan sekitar 2 tahun saja. Selebihnya sampai sekarang atau sekitar 1,5 tahun sudah tidak aktif. Karena ada alasan pribadi. Walaupun begitu mereka semua sudah menempati satu tempat tersendiri di sudut hati. Karena disinilah banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan.
But thank you for everything. Once again I say, that here I can get new experience, new knowledge. Not fully able to complete the mandate. But the opportunity that has been given is the best opportunity and memorable for me. I hope I can still be good friends with you, forever. Because I know you is a wonderful thing for me.
|| 3 Januari 2018 / claudia










