Kemarin aku duduk bersamanya, melihatnya dari dekat, melihat matanya yang berkaca-kaca hingga menitikkan air mata.
Aku tidak tahu bagaimana menenangkannya, selain mendengarkan apa saja yang ia ceritakan, akupun tidak tahu apakah aku bisa menguraikan sedikit saja beban hidupnya.
Aku tahu ia yang bertahan sampai saat ini adalah ia yang telah melewati banyak sekali ujian demikian beratnya.
hampir 10 tahun mengenalnya, semenjak ia masih sendiri, ia menikah, menjadi ibu, sempat terbentang jarak hingga hari ini kami bisa bersama lagi.
diizinkan mengenalnya, barangkali Allaah ingin agar aku menuai banyak pembelajaran baik darinya.
tentang kita yang lemah, yang tak bisa berbuat apapun tanpa seizin Allaah.
tentang kita yang tak bisa menyandarkan apapun (bahkan sedikit saja) kecuali pada Allaah.
tentang kita yang ternyata selalu sendiri, bahwa kesendirian akan selalu menemani hari hari kita, sampai kelak kita pulang pun kita akan sendiri.
tentang kita yang bisa saja berprasangka buruk, marah, kecewa dan berpaling dari Allaah. sebab rasanya "kenapa aku harus di uji sampai seperti ini, tidakkah aku berhak bahagia?".
namun kita memilih untuk berprasangka baik, mendekat, dan kembali pada Allaah. Mengaku lemah dan berserah pada Allaah.
tentang kita yang rasanya sudah lelah sekali, hampir menyerah, tidak tahu lagi harus bagaimana, namun kita memilih untuk percaya untuk memohon pertolongan-Nya.
tentang kita yang mengerti bahwa hati kita ada dalam genggaman Allaah.
tentang kita yang tidak mengerti kapan kita akan pulang, kapan kita akan meninggalkan orang yang paling kita sayangi bahkan tak sempat mengucapkan kata pamit.
sayang, memilihlah bersama Allaah dalam keadaan apapun. mempersiapkan yang terbaik disisa usia. berbahagia sebab kita selalu bersama Allaah Yang Maha Baik, yang hati kita akan tenang bersama-Nya.
Dan jagalah ia yang engkau sayangi! buatlah ia merasa berharga dengan ketulusanmu, perhatian kecilmu, kepedulianmu, dengan khawatirmu untuknya, sekalipun dengan cara sederhana.
Tetaplah mendoakan ia yang engkau sayangi.
dan kelak semoga Allaah izinkan kita berkumpul kembali di Surga. Sebaik baik tempat yang kita harapkan untuk pulang.