Dilema tingkat akhir!
kurang lebih beberapa minggu lalu di pindah tugas ke kantor pusat karena proyek di bandara hampir selesai. ternyata di pusat pun belum ada kerjaan yang hetic, jadilah disempetin untuk sharing pengalaman tingkat akhir #VersiRani
yap. dilema tingkat akhir itu banyaak banget. apalagi kuliah di politeknik yang mau ngga mau, harus ya pasti harus, lulus tiga tahun.
“kalo ngga mau lulus tiga tahun, bisa?”
“tiga setengah tahun? dua setengah deh, bisa gak?”
lulus tiga setengah tahun, yang rani tau, itu gabisa. kalo kalian yang emang udah selesai semua matkul tapi belum siap bikin tugas akhir, berarti tunggu setahun sampe adik kelas (angkatan bawah) lagi hetic-heticnya bikin tugas akhir. plus kalo ada kerjadian kayagini teteup dibebankan pembayaran akademik.
lulus dua tahun setengah juga gabisa. karena politeknik sistemnya kuliah dengan jangka waktu yang ditentukan pihak kampus, bukan mahasiswa yang menentukan.
Oke back to topic.
Dilema tingkat akhir yang bikin agak pusing kepala di sipil peenje gajauh jauh dari Laporan PKL, Project Work 1 (PW1), project Work 2 (PW 2) & Tugas Akhir (TA).
Dimulai dari Praktik Kerja Lapangan. mahasiswa/i bebas tentuin rekan kerja sendiri. Di sipil, rekan kerja dibagi dua. rekan kerja di proyek dan rekan kerja untuk buat laporan pkl. pihak kampus membataskan rekan kerja untuk satu tim/satu proyek maksimal 8 orang dan untuk satu laporan biasanya dua orang, ada juga yang sendiri bahkan bertiga.
bebas tentuin rekan kerja(proyek ataupun laporan) bukan berarti bebas tentuin dosen pembimbing. it means, pihak jurusan yang atur siapa dosen pembimbing pkl kamu nantinya. Ada juga beberapa mahasiswa yang request dosbing dengan alasan mau lanjut bimbingan TA.
Tapi yang jelas alurnya begini : tentuin teamwork + partner buat laporan, cari proyek, kalo proyeknya udah fix berarti langsung tulis nama teamwork + tempat pkl di administrasi jurusan. gak lama setelah itu, dari pihak jurusan tulis dosen pembimbing di samping nama kita. begituh.
(Proyek SCBD Langham Hotel & Office Tower. partner kerja: Elisa Anis, Tina & Alvin, Partner laporan PKL : Elisa, dosbing Pak Eka Sasmita. 20 Juli - 20 Austus 2017)
lanjut di awal perkuliahan semester 5, kalian pasti dapet Project Work 1. tugas project work 1 itu lumayan ribet karena untuk prodi konstruksi gedung ditugaskan membuat perencanaan bangunan gedung minimal 3 lantai yang di desain sendiri dengan menitik beratkan gambar & perhitungan. SNI dan laporan pw1 kating harus jadi pedoman. karena sangat membantu untuk hitung faktor gempa, fakor hujan, faktor angin, faktor kepepet dan faktor faktor lainnya dari gambar yang dibuat.
di project work satu ini kalian juga bebas pilih rekan kerja (dua orang dalam satu tim). pw1 harus mulai selektif pilih partner dengan pertimbangan salah satu mahir autocad atau salah satu mahir ngitung. faktor lainnya yang jadi poin utama yaa pasti usaha dan kerja keras. karena bisa jadi, dosbing yang di dapat kurang sesuai dengan yang kalian harapkan. (Perencanaan pasar modern 3 lantai, Rani & Fira, dosbing Pak Mul 2017)
lanjut lagi di semester akhir, semester 6. dibebankan oleh tugas tugas besar di hampir setiap matkul. Gak kalah besarnya sama PW 2 & Proyek Akhir (D3 disebut proyek akhir, D4 disebut Tugas Akhir). tugas tugas di politeknik yang banyak sebenernya ngga terlalu jadi momok menakutkan. Karena hampir semua tugasnya adalah tugas kelompok.
PW 2 (RKS, proposal teknis, lampiran administrasi & dokumen penawaran) jauh lebih ringan dari PW 1 (dari segi pikiran dan tenaga) karena satu kelompok dikerjakan oleh 3-4 orang. (Rani, Elisa, Ulum & Billy. Dosbing Pak Immanuel)
Akhirnya sampe juga di pembahasan yang terakhir, Proyek Akhir(at). walaupun keliatannya serem, menurut rani proyek akhir itu tugas yang paling berkesan dari semua tugas yang dijalanin.
karena ambil materi yang meng-harus-kan ke lab (hampir tiap hari), sementara jadwal kuliah semester 6 prodi gedung itu full.
masa-masa capek bolak balik lab-kelas, sabar nunggu antri alat, sabar ngalah sama adik kelas yg ada kelas lab, sabar sama maskus, sabar sama dosen-dosen lab dan banyak sabar-sabar lainnya bener-bener terbayarkan.
alur proyek akhir versi rani : pertama cari rekan kerja (kulaifikasinya cuma bisa diajak kerjasama, kerja keras & deket dari rumah. kalo pinter + baik dan ada plus plus lainnya, ya bersyukur) selajutnya nego-nego materi proyek akhir (awalnya dastek. karena ikut pkm bahan jadi prefer nerusin ke proyek akhir). lanjut ke dosbing yang ngetag bu Amal sejak hetic-heticnya pkm.
Alhamdulillah dilancarkan semuanya. tadinya udah lemes takut mundur dari target sidang satu yang di rencanain. karena dengan pedenya, ngga buat trial mix dan akhirnya memutuskan untuk intensif bimbingan sama dosen diluar dosen pembimbing resmi (dosen yg ahli di bidang geopolimer), akhirnya campuran agregat + bahan tambahnya diulang & bisa sidang satu dengan waktu yang mepet bgt.
jeng jeng! beberapa hari sebelum sidang, ditempel pengumuman dosen penguji. dan di beberapa hari sebelum sidang juga, dikasih wejangan, tips n’trick sama bu Amal untuk siap menghadapi sidang. bahkan dia juga nggak lupa kasih saran untuk baca doa Nabi Musa. ohiya, bu amal itu dosen yg cerdas, pembawaannya tenang dan bertindak cepat. biasanya anak bimbinagannya itu ambil topik struktur &bahan.)
Sidang, alhamdulillah lancar. revisi proyek akhir pun tuntas di tiga hari setelah sidang (ada sesuatu hal yang memutuskan kita untuk cepet menyelesaikan revisi) ini plusnya ambil materi bahan. bersusah susah di awal, bersenang senang di akhir.
(Rani & Tina, Penggunaan Limbah Tailing Emas Sebagai Substitusi Sebagian Agregat Halus Pada Mortar Geopolimer. Dosen Pembimbing Bu Amalia. Dosen Penguji : Pak Muhtarom, Pak Djejen, Pak Agus Moerdiyoto)
haih. finally, done!
kalo ada yang mau ditanyain ttg tingkat akhir di sipil peenje, feel free to chat ya. dan kalo ada kata-kata yang tidak berkenan, mohon diinfokan














