“Barangkali, dewasa memang soal menerima: bahwa tidak semua ketulusan akan diperlakukan setara.”
Misplaced Lens Cap
we're not kids anymore.
Monterey Bay Aquarium
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

titsay
i don't do bad sauce passes

@theartofmadeline
No title available

shark vs the universe
Alisa U Zemlji Chuda
hello vonnie
Cosmic Funnies
wallacepolsom
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Keni
noise dept.

JBB: An Artblog!

No title available
trying on a metaphor

Kaledo Art
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Indonesia
seen from South Africa

seen from Malaysia
seen from France

seen from Philippines

seen from United States

seen from United States
@bang-hen
“Barangkali, dewasa memang soal menerima: bahwa tidak semua ketulusan akan diperlakukan setara.”
“Kita terlalu sering memaklumi luka, hanya karena takut kehilangan seseorang yang sebenarnya tidak pernah takut kehilangan kita.”
Yang paling menyedihkan bukan merasa tidak dibutuhkan… melainkan sadar bahwa keberadaanmu hanya dicari saat seseorang sedang merasa sepi.
catatan kecil - 18/05/2026 • 20:04 WIB
“Yang paling melelahkan bukan tentang terus memberi… melainkan sadar bahwa dirimu hanya diingat ketika seseorang sedang membutuhkan.”
Yang paling sepi bukan tentang kehilangan seseorang… melainkan saat sadar, selama ini keberadaanmu hanya dicari untuk mengisi kekosongan sementara.
#TentangManusia #TentangRasa #TulisanHening #YollaOlla
“Ada titik di mana kamu berhenti kecewa, bukan karena semuanya membaik… tapi karena akhirnya sadar bahwa dirimu memang tidak pernah menjadi pilihan.”
“Tidak semua jarak tercipta karena pergi; kadang seseorang berubah tepat saat kita mulai berharap.”
Yang paling menyedihkan bukan merasa tidak dibutuhkan… melainkan sadar bahwa keberadaanmu hanya dicari saat seseorang sedang merasa sepi.
catatan kecil - 18/05/2026 • 20:04 WIB
“Yang paling melelahkan bukan tentang terus memberi… melainkan sadar bahwa dirimu hanya diingat ketika seseorang sedang membutuhkan.”
Thank you to everyone who got me to 1000 likes!
Kita ini sebenarnya apa, tak berani saling memiliki tapi takut kehilangan.
Kita ini sebenarnya apa, lebih dari teman tapi bukan siapa siapa.
Tidak semua kepergian menciptakan ruang baru, beberapa dibiarkan menjadi ruang kosong, dan tak akan pernah terisi kembali
Jika hatimu hanya dijadikan candaan, maka pergilah dan tinggalkan. Aku tahu mana kasihan, mana perasaan.
_tulisan di bagian belakang Truck_
“Cinta kita berubah jadi ilusi optik,
terlihat dekat… tapi tak pernah bisa disentuh.”
“Aku mencintaimu dalam dimensi yang berbeda,
di mana kamu masih tinggal… dan aku belum belajar melepaskan.”
“Aku tidak benar-benar kehilanganmu,
aku hanya terjebak dalam ilusi bahwa kamu masih ada.”
“Aku kalah bukan karena kurang mencintai,
tapi karena kamu tak pernah berniat tinggal.”
Gara-gara kurang duit. Hidupnya sulit, hingga terlilit, dan akhirnya memilih koit.
Gara-gara banyak duit. Hidupnya elit, menjadi pelit, dan ngomongnya selangit.
Terkadang aku suka heran, pengen nanya sama mereka yang ekonominya selalu aman-aman aja.
Hal baik apa yang sudah mereka lakuin, amalan apa yang sudah mereka jalanin, dan rafalan doa apa yang pernah mereka ucapin.
Sejujurnya kalau cuma doa dan usaha harusnya, aku juga.
“Kehilangan bukan berarti ia pergi —
kadang ia tinggal,
hanya saja tak lagi memanggil namamu.”
Dibalik diam dan egoisku sekarang pernah banyak luka yang berusaha aku obati sendiri.
Kesabaran ku dibodohi, ketulusan ku dianggap becanda, pengorbanan ku tak pernah ternilai dan keberadaan ku tak pernah dihargai.
"Di balik tenang dan cuekku hari ini, ada banyak luka yang dulu kupeluk sendirian. Kesabaranku pernah diremehkan, ketulusanku dianggap main-main, pengorbananku tak pernah dihitung, dan kehadiranku seolah tak pernah berarti."