✷ blue jay ✷
Stranger Things
todays bird

pixel skylines
Cosimo Galluzzi
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

izzy's playlists!

祝日 / Permanent Vacation
sheepfilms
almost home
Monterey Bay Aquarium
YOU ARE THE REASON

No title available
Alisa U Zemlji Chuda
trying on a metaphor

@theartofmadeline
KIROKAZE
Misplaced Lens Cap
AnasAbdin

titsay
NASA

seen from United States
seen from Türkiye
seen from South Africa
seen from Brazil

seen from Brazil
seen from Georgia

seen from Brazil
seen from Philippines
seen from France

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Syria

seen from Australia

seen from United States
seen from United States
@datilah
✷ blue jay ✷
l lulumoonowlbooks (x)
Oleh Emha Ainun Nadjib
Hidup akan sangat melelahkan, sia-sia dan menjemukan bila Anda hanya menguras pikiran untuk mengurus bungkusnya saja dan mengabaikan isinya. Maka, bedakanlah apa itu “BUNGKUS”nya dan apa itu “ISI”nya.
“Rumah yg indah” hanya bungkusnya “Keluarga bahagia” itu isinya.
“Pesta pernikahan” hanya bungkusnya “Cinta kasih, Pengertian, & Tanggung jawab” itu isinya.
“Kekayaan” itu hanya bungkusnya, “Hati yang gembira” itu isinya.
“Makan enak” hanya bungkusnya, “Gizi, energi, dan sehat” itu isinya.
“Kecantikan dan Ketampanan” hanya bungkusnya; “Kepribadian dan Hati” itu isinya.
“Bicara” itu hanya bungkusnya, “Kenyataan” itu isinya.
“Buku” hanya bungkusnya; “Pengetahuan” itu isinya.
“Jabatan” hanya bungkusnya, “Pengabdian dan pelayanan” itu isinya.
“Pergi ke tempat ibadah” itu bungkusnya, “Melakukan Ajaran Agama” itu isinya.
“Kharisma” hanya bungkusnya, “Karakter” itu isinya.
“Rizqi” itu hanya bungkusnya. “Barokah” itu isinya.
Utamakanlah isinya, serta tetaplah merawat bungkusnya dengan baik.
P.s. Judul tulisan ditiadakan karena terlalu vulgar :p
Terkait Kemantapan Hati
Menurut saya, kemantapan hati itu perjalanan spiritual tersendiri bagi masing-masing individu. Susah ditakar. Susah pula dideskripsikan. Kalau mantap ya insyaAllah mau bagaimana sikonnya mantap melangkah. Begitupun kalau ragu…adaa saja yang buat enggan.
Masalah kemantapan hati sebelum menikah akhir-akhir ini, masyaAllah, lumayan banyak yang mengirim ask dan DM ke saya dengan berbagai macam kasus yang berbeda.
Tapi…
Jawaban saya sama, general, masing-masing hati nampaknya lebih tahu. Saya nggak bisa kasih saran macam-macam selain istikharahlah.
Perbanyak dialog dengan Yang Maha Memiliki Kuasa Atas Hati. InsyaAllah masing-masing orang akan menemukan jawabannya masing-masing. Toh kadang sebenarnya kita sudah punya jawabannya…dan hanya butuh dikuatkan.
Maka jika kebutuhan itu adalah dikuatkan, butuh masukan, dengarkanlah saran dari yang begitu menyayangimu. Yang ridhanya masih kamu cari : orangtuamu.
Karena jawaban istikharah tidak melulu dari mimpi. Bisa juga restu kedua orangtua.
PS : oiya istikharah itu baiknya nggak cuma sekali duakali. Hehe sampai mantappp, menemukan jawaban :)
Apa kabar kalian? (at Ruang Tengah)
Mengapa anak-anak harus diperintahkan untuk menyayangi dan berbuat baik kepada kedua orangtuanya? Karena itu melawan hukum air. Bukankah lebih sulit mengalirkan air ke permukaan yang lebih tinggai?
Sementara orangtua tak perlu diperintahkan untuk menyayangi dan berbuat baik kepada anak-anaknya. Karena seperti kerahiman air, kasih sayangnya mengalir mudah ke tempat yang lebih rendah.
FAHD PAHDEPIE
Perhatikan sikapmu padanya, perhatikan juga ucapanmu padanya. Karena dia mungkin memaafkan, tapi lukanya masih membekas.
Yang ia sendiri tidak tahu, kapan lukanya akan kering.
Menjadi seseorang yang ucapan dan tangannya tidak mengganggu orang lain, sesulit itukah?
“Seorang muslim adalah orang yang muslim lainnya merasa selamat dari gangguan lisan dan tangannya” (HR. Muslim)
I am a strong person. But every once in a while I would like someone to hold my hand and tell me things are going to be OK.
Unknown (via rlyrlyugly)
Ya Allah, pertemukanlah aku dengan orang-orang baik kemudian pasangkanlah aku dengan salah satu saja di antara mereka :)
kalau boleh :)
-KG-
(via kurniawangunadi)
Menahan diri untuk tidak jatuh cinta mungkin tidak lebih berat daripada menahan rindu saat cinta terlanjur ada. Fokuskan diri dulu dalam perbaikan, dalam niat yang senantiasa diluruskan, dalam persiapan dan perbekalan, dalam visi dan cita-cita yang kelak akan diperjuangkan, serta dalam doa-doa yang dilantunkan. Semoga yang Allah tetapkan adalah yang terbaik nan membawa kebaikan. Semoga yang terjaga bertemu juga dengan yang terjaga lagi menjaga.
©Quraners (via quraners)
Stars and the skies are nude intense! These two never fails me. Keep falling in love, again and again.
My favorite one
ada sama perempuan
kamu tau nggak, kenapa perempuan harus menikah dengan seseorang yang dicintainya–dan terutama, dengan yang mencintainya?
karena semua akibatnya ada sama perempuan. kalau perempuan nggak cinta, lalu nggak ikhlas atas apa-apa yang diminta atau diperintahkan laki-lakinya, adalah neraka balasannya bagi si perempuan. adalah dosa yang bertubi-tubi, setiap hari.
karena semua akibatnya ada sama perempuan. kalau laki-lakinya tidak mencintainya, kemungkinan besar si laki-laki akan jatuh cinta pada sesuatu–bahkan seseorang–yang lain. jangankan jadi nomor dua, jadi nomor satu pun (hampir) nggak ada perempuan yang sanggup.
perempuan memang nggak selalu benar. tapi dalam masalah perasaan, perempuan harus dibela. kenapa? karena semua akibatnya ada sama perempuan, ditanggung perempuan.
kamu tau nggak, kenapa perempuan lebih memilih yang memiliki perasaan itu? karena perempuan lebih bisa belajar mencintai daripada laki-laki. karena berusaha menjadi yang terbaik dari diri sendiri selalu lebih bisa dilakukan perempuan–daripada harus berusaha menjadi yang terbaik di antara banyak perempuan.
kamu tau nggak, kenapa jangan main-main sama perasaan perempuan bukan bercandaan? karena semua akibatnya ada sama perempuan.