Kau dan isi kepalamu yang tak selalu benar. Kau dan mulutmu yang busuk. Kau yang tak pernah meraba bentuk dan isi hatimu. Patah katamu memuakkan.

tannertan36
AnasAbdin
🪼
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

shark vs the universe

祝日 / Permanent Vacation
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

PR's Tumblrdome

Kaledo Art
I'd rather be in outer space 🛸

oozey mess
h
occasionally subtle
Monterey Bay Aquarium
Peter Solarz
we're not kids anymore.

izzy's playlists!

Discoholic 🪩
todays bird
$LAYYYTER

seen from Germany

seen from Italy
seen from United States

seen from Russia

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Singapore
seen from Ecuador

seen from Albania

seen from Ecuador

seen from United States
seen from Japan

seen from United States
seen from Ecuador

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
@debrito-blog1
Kau dan isi kepalamu yang tak selalu benar. Kau dan mulutmu yang busuk. Kau yang tak pernah meraba bentuk dan isi hatimu. Patah katamu memuakkan.
Today's breakfast: baked potatoes and tomatoes, sliced banana, and a glass of milk. Kinda glad to have this kind of food 🐹🍴 (at Matsudoshi Japan)
桜花がまだありますよ。きれいですね。。。 #japan #sakura #spring #pink #tree #flower #photographer #photooftheday #tweegram #amazing #trip (at Matsudoshi Japan)
Aku merindukanmu. Setiap tetes air mata membuat hatiku semakin perih, tahukah dirimu? Aku bukanlah laki-laki yang kuat. Setiap kali kenangan kita memburu dalam bongkahan kepalaku, tak jarang semuanya begitu memabukkan. Apakah kau merindu juga? Mungkin tidak. Tak apa. Semuanya memang tak berakhir indah. Memang sepertinya tak perlu. Biarlah aku yang merapikan perasaanku. Perasaan yang memang tak mungkin aku kemas dan kusimpan dengan rapat. -debrito-
Tetes debu merajam Mentari menghianati cercahnya Detik berlalu secepat gelombang pasang di malam gulita Sepasang tahun yang mendingin Mengkristal dan luruh dalam batin yang kelaparan Musim ini menghangat, namun sayatan angin yang menusuk kejam tak juga surut Lamat, Kulihat diriku dihadapan cermin yang berkilau Memantulkan sesosok makhluk dengan separuh nyawa yang terkikis Masih terkikis, mengunyahnya sedikit demi sedikit Orang bodoh manapun tahu, bila jiwanya tandas terganyang akan menjadi kematian paling manis sekaligus malang Masih ku tatap lekat Bayangan itu, Pipi yang memerah Mata yang sembab, sayu dan menghitam Rambut dan raut yang mengusam Tak tahukah dirimu begitu tenggelam kini? Wahai kau yang tengah berhadapan denganku… -debrito-
Hatiku bukanlah benteng berlapis permata Yang kerasnya tak bisa bergeming dan retak Hatiku tak seluas gurun hijau yang menghampar Sangat sempit, nyaris terik dan membakar Pertahanan ini membuatku remuk menjadi debu Ketika aku tau begitu tegarnya diriku melumpuh Ketika aku tau begitu lemahnya pulupuk mata yang tersibak air Mencintaimu sungguh memaknai Merindukanmu begitu menghenyakkan Lihatlah aku yang terbaring merapuh Teronggok dalam asa yang tak terbisik -debrito-
Mengingatmu adalah caraku terjaga. Mencintaimu adalah caraku terlelap. -debrito-
愛のマーク。。。
Selintas semuanya mengabur Identitas dan jiwa itu meguap bersama legamnya malam Fisik tak lagi fisik Jasad hanya acuan yang menali Saatnya simpul itu mengerat dan mati Ketika ujungnya masih mengurai menuruni mulut jurang Dia Tiba di persimpangan yang paling menentukan Pahit dan getirnya membunuh Sakit dan dan perihnya menoreh lebih dari ribuan kali Air matanya mengusap wajah, lembut dan teratur Setiap celah terkecup tak tersisa, basah dan memerah Dia Memilih untuk tetap terbelah Dalam dunia yang tak tau makna dirinya Yang sarat akan belas kasih Dia bersedia untuk kembali mati dan mengulang Mati yang tak mati Hidup bagai kematian. -debrito-