173/365 . Senyum Dee. Bertahan! Berjuang memang selalu menjadi bagian terberat untuk tetap bisa berdiri di kaki sendiri. "Perempuan harus serba bisa, Dee", bukankah Ibu selalu menyisipkan kalimat tersebut jika kau mulai limbung dan ragu dengan jalanmu. Selain diri sendiri, siapa lagi yang bisa mengulurkan tangan dengan hati agar hidup baik-baik saja? Tidak ada, Dee. Di fana ini, kau harus mengandalkan dirimu sendiri dengan berpegang teguh pada Tuhan. Manusia lain hanya bisa memperhatikan dan memberikan ceremony semisal ucapan selamat ataupun ungkap terima kasih. Selebihnya, dirimu sendiri! Bapak pernah menepuk pundakmu sembari berkata, "Kamu bisa, Dee. Hanya lelaki brengsek yang menyia-nyiakan keberadaan putri Bapak. Kamu bertalenta, dari dalam dirimu sudah kami bekali banyak hal baik." Ingat, Dee? Perlahan saja mengingat hal-hal yang pernah Ibu dan Bapak sampaikan padamu. Biarlah hal-hal baik tersebut meranggas hinggap nebula dalam dirimu. Iya. Kamu perempuan, Dee. Tapi kamu mampu. Menjadi cangkir kosong selalu, jika dituang dengan isi dari teko baru, tak apa biarkan penuh sampai kau bisa membaginya dengan cangkir lain. Bertahan lagi. . . #deehati #perempuan https://www.instagram.com/p/CQbLIPPhk7QYPm7uX0coJDm7IrEtNKWn4JEyCA0/?utm_medium=tumblr










