Merekatkan Keretakan.
Aku masih merawat ingatan tentang pagi Yang senantiasa mengungkit bagaimana rambutmu rontok di atas bantal, dan erangmu ketika lelah tangan tertindih kepalaku
Kita tak pernah berlomba-lomba siapa yang akan bangun lebih dulu Namun tak ada yang saling tahu bahwa kita (mungkin) saling memperhatikan satu sama lain ketika tidur, bergantian.
Derau yang kini sayup-sayup di telinga adalah keasingan yang meronta ingin pergi Membakar jejak-jejak buruk dan kesepian Dengan berbisik sambil memeluk “Ingat, kita masih bisa bergandeng tangan”. Jakarta, 2018
















