“Hatiku tenang karena mengetahui bahwa apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku” – Umar bin Khattab
Game of Thrones Daily
Monterey Bay Aquarium
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Misplaced Lens Cap
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
h
noise dept.
Noah Kahan
Sade Olutola

❣ Chile in a Photography ❣
🪼
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

No title available
🩵 avery cochrane 🩵
Color Me Curious
Not today Justin
Cosmic Funnies

blake kathryn
Doug Jones

#extradirty

seen from United States

seen from Argentina
seen from South Africa

seen from United States
seen from United States
seen from Canada

seen from United Kingdom

seen from China
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Canada

seen from United States

seen from Japan

seen from United States
seen from Bangladesh

seen from Venezuela
seen from Ukraine
seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States
@diniphr
“Hatiku tenang karena mengetahui bahwa apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku” – Umar bin Khattab
Keep your head up
Proses kita berbeda-beda, Terkadang butuh begitu lama untuk dapat mencerna sesuatu. Tidak ada yang salah,,,
Memang butuh pemakluman yang banyak dalam perjalanan ini. Terkadang mungkin sempat bertanya-tanya kenapa? yaa memang seperti ini ceritanya, memang seperti ini jalannya...
Yang harus diingat, Tidak ada yang kebetulan, Semua Qadar Allah... Semua yang terjadi ada izin Allah.
"Kamu sepesial dengan cerita hidupmu, Kamu berharga dengan perjalananmu, Kamu berarti, dengan pengalaman yang kamu miliki"
Keep your head up... :)
Jalani, nikmatin prosesnya, Pantai masih berpasir, Laut masih biru, Langit masih berawan, masih ada waktu...
Tentang Perjalanan
Adalah tentang bagaimana kita melewati pembelajaran yang Allah beri. Tentang bagaimana kita mencerna pesan-pesan yang Allah sampaikan. Tentang bagaimana kita bertumbuh menjadi manusia yang lebih baik. Tentang cerita bagaimana kita bertemu dengan orang-orang, saling belajar dan memberi pelajaran.
Tentang perjalanan adalah tentang seberapa yakin kita denganNya. Seberapa sabar dengan persoalan-persoalan yang Ia titipkan. Seberapa tabah dengan ujian-ujian yang Ia hadiahkan.
Tentang perjalanan adalah tentang seberapa jauh kita memandang bahwa takdirNya adalah yang terbaik, setelah usuha-usaha yang telah kita lakukan.
Tentang perjalanan adalah tentang usaha kita menjemput cinta dan kasih sayangNya. Dimulai dari pendidikan di rumah, TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Bukankan setiap langkah kita adalah penyebab kita dapat memahami setiap permasalahan yang akan kita ambil pelajaran di dalamnya?.
Tentang perjalanan adalah tentang kita bertahan, bertahan diberbagai ujian sebelum sampai di tempat peristirahatan yang kekal. Bertahan agar dapat hidup dan menghidupi. Bertahan agar terus beramal dan memberi kebermanfaatan. Bertahan yang pada intinya adalah untuk mendapatkan RidhoNya.
Jadi,,, tak usah risau. Pasrahakan Jiwa, raga, dan hati kita padaNya. Ia Maha Pemberi Rahmat. Iya Maha Pengasih dan Penyayang. Tak mungkin Ia membiarkan hambaNya yang terus berusaha karenaNya dan hanya mengharap ridhoNya.
Tentang perjalanan adalah tentang bagaimana kita selalu bersyukur dan berprasangka baik hanya pada Allah.
:)))
Jakarta, 16 Juni 2020
“Sejarah manusia sepeti sepatu. Tentang tempat dimana ia pernah berpijak dan menjejak.”
Recharging in the transition period
It’s not about how intense you post in social media. But how intense you to Allah and your reality life.
New normal kota yang tak pernah tidur, stay safe, stay healthy.
I love the sky like i love myself.
There's nothing will take you down if Allah doesn't allow it. There's nothing will take you up either if Allah doesn't allow it. So, don't sweat it.
Just do your best, pray, relax, and let Allah takes the rest.
11 Syawal 1441H, Pukul 11.00
Ketika itu setelah penyampaian keputusanmu, 24 jam berlalu, baru dapat aku memproses apa yang sedang terjadi. Perasaanku naik turun. Aku memperbanyak monolog pada Nya.
Harapan dan pengharapan adalah satu kesatuan yang hadir ketika kamu datang. Aku dan kamu adalah tentang menemukan dan ditemukan pada waktu yang tepat.
Tentang pertemuan yang memberikan pelajaran dan mendapatkan pengajaran. Mungkin tidak secara langsung kamu mengajari, namun aku menyadari pesan yang ingin Allah sampaikan.
Karena pertemuan, sekarang masing-masing kita berproses. Kamu berjalan di jalanmu. Aku berjalan di jalanku sendiri. Kita tidak saling menunggu. Kita tidak saling mendahului atau tertinggal.
Jangan terbebani, jangan terbebani dengan apa yang pernah terucapkan.
Aku berusaha keras menaruh harapan sebagian besar pada Allah. Dan bersyukur Allah menata hati ku untuk tidak menyesali pertemuan ini.
Bukankah kita hanya pelaku dalam skenario yang Ia tuliskan?
..
Pada akhirnya kita hanya perlu memohon, meminta yang terbaik bagi Allah untuk masing-masing kita.
10 Syawal 1441H, Pukul 05.00
Bulan Juni, Anginnya menerpa wajahku dengan makna, Lembar-lembar daun kuning berdzikir berjatuhan, membiarkan dirinya gugur berpasrah pada Yang Menciptakan.
Fajar hari ini, Burung berdzikir dalam kicaunya menemani penantianku menunggu matahari pertama bagi bayi-bayi yang baru lahir tadi malam dan matahari pertama setelah kepergian orang-orang yang kembali pada Rabbnya kemarin petang.
Kelahiran dan kematian, Pertemuan dan perpisahan, Kehadiran dan kepergian, Adalah 2 takdir yang Allah seimbangkan.
Ku yakinkan diriku, Kita hanya perlu saling pasrahkan padaNya.
Detak jarum jam di suatu rumah terdengar dengan tegas, Mengiringi detak jantung seorang manusia yang masih Allah genggam, Mengiringi untaian doa lirih seorang wanita kepada RabbNya, dalam jarak memohon berlipat lipat kebaikan untuk seseorang.
Mendoakan ia agar selalu dalam lindunganNya, Dalam rahmatNya, dan dalam kasih sayangNya.
Wanita itu adalah aku. Doaku untuk mu. Dengan doa-doa yang terbaik.
Perisai
Seolah kau memasang perisai terhadap rasa.
Seolah kau berkata "Hentikan".
Seolah kau berpesan "Jangan Lanjutkan".
Kau bangun lalu tiba-tiba kau runtuhkan.
Mungkin kau sedang "bermain" bongkar pasang,
Seenaknya kau bangun, seenaknya kau runtuhkan?.
Terima kasih atas warning-mu, jika kau telah hentikan, maka aku tak akan pernah lagi melangkah kearah mu, karena ku yakin aku akan terjabak dan tersesat.
Jika kau telah hentikan, maka tak akan ada lagi harap,
Karena bagiku persiai yang kau tunjukkan adalah tanda Allah sayang. Cukup sampai disini.
Qd 09.01.2020
Ketika memilih pergi
Aku memilih menghilang, dari pada ku berdiri namun dengan kepalsuan. Bukan diriku jika ku pura-pura tertawa yang terlebur dengan kesedihan, remuk dengan pengarapan sendiri, terlalu terpaku dengan rasa nyaman yang semu.
Aku memilih pergi membenahi diri. Menyusun ulang niat-niat yang tercerai berai, mengumpulkan kembali serpihan-serpihan pengharapan yang terlindas waktu.
Jika pada nyatanya waktu terus berteriak "cepat, cepat, jangan terlalu lama.", Aku hanya mampu menikmati deras air hujan yang berderai di wajahku, menghapus air yang menetes tiba tiba dari rumahnya. Tak perlu lagi ku bersusah payah menyekanya.
Aku selalu merindukannya datang, ia hadir disertai dengan bau hujan yang membawa kenangan-kenangan berkesan yang membahagiakan.
Hingga pada saatnya senja datang, ia menelan pertanyaan pertanyaan tanpa sempat terjawab oleh waktu. Katanya ia akan memberikan kejutan indah ketika bulan dan bintang datang setelah kehadirannya.
Semoga...
Qd. Jakarta 09.09.2019
Tidak mengapa ketika dalam perjalanan yg kau ikhtiarkan mungkin terdapat hal-hal yang membuatmu kecewa, toh karena itu adalah pilihanmu. Bukan salahnya, bukan salahmu, bukan salah siapa-siapa, karena memang begitu jalan ceritanya.
Setiap pertemuan yang kau persilahkan akan selalu membawa perpisahan. Yang seharusnya, kau persiapkan hatimu seluas-luasnya untuk merima jika pada akhirnya Allah takdirkan tidak sesuai dengan inginmu.
Sebab disini hanya persinggahan. Terimalah dengan perimaan yang sebenar-benarnya tanpa keluh dan kesah, tanpa sesal dan kesal. Meski kita dalam kenyataannya masih dalam taraf belajar ikhlas, cobalah belajar untuk dapat mengikhlaskan jalan cerita yang Allah tulis skenarioNya. Hanya ia yang mengetahui cerita terbaik untuk kita lewati, setiap bahagia akan selalu datang kesedihan setelahnya. Setelah kesedihan pun Allah pasti akan datangkan kebahagiaan.
Cobalah bersyukur, jika saat ini kau bersedih, sebab nantinya Allah akan datangkan pelangi indah dalam hidupmu.
Positive thinking pada Allah selalu. :)
-QD
Qd. Jakarta 09.09.2019
Apa lagi?
Ketika langkah semakin jauh dari titik asalnya, ada banyak keadaan yang terlewati. Mencatat bahkan menghitung apa saja ilmu yang telah dikuasai. Ternyata, masih sedikit, sangat sedikit sekali.
Bertanya-tanya apa yang harus di gapai lagi? Tahapan apa yang harus di dalami? Atau keadaan mana yang harus di perbaiki? Terlalu banyak jika hanya bertanya-tanya. Terus saja melangkah!, Allah akan tunjukkan dengan caraNya.
Jika nyatanya Allah masih berikan sepaket ujian, tetaplah bersabar, mohon kekuatan pada-Nya, tak ada penguat selain kekuatan dari-Nya, tak ada sesuatu yang berat menjadi ringan jika bukan Allah yang meringankan.
Qd. Jakarta 24 Ramadhan 1440H
Pinta
Seringkali ku sadari, Allah telah menjawab doa-doaku.
Ia selalu memberikan apa yang ku butuhkan.
Bahkan mungkin seringkali tak ku sadari ia telah melindungiku dari musibah dengan doa-doaku sebelumnya.
Ia Maha lembut.
Kasihnya terasa hangat ketika ku merasa sendiri di dalam dingin.
Aku terus berpinta padaNya.
Memohon agar aku dipertemukan dengan seseorang yang memang Ia siapkan untukku.
Entah bagaimana rupanya, Siapa namanya, Atau bahkan aku tak tahu sama sekali tentang dirinya.
Toh pada akhirnya yang tertuliskana akan bertemu pada waktunya.
"Pertemukanlah jika memang telah waktunya"