Aku Bisa Apa?
Jika ditanya rasanya sedalam apa?
Aku tidak bisa menakarnya.
Jika ditanya seingin apa?
Seperti ingin menggenggam seluruh dunia.
Perasaan yang sekiranya tak pernah engkau kira atau pula engkau terima, setiap harinya ia tumbuh tanpa sedikitpun rasa iba.
Kesempatan yang tak kunjung datang itu kadang-kadang membuatku putus asa.
Tetapi, melangitkan namamu dalam setiap doa, tak akan hentinya aku coba.
Barangkali, mencintaimu adalah sebuah usaha tanpa timbal balik.
Oleh karena itu, aku dituntut untuk siap menghadapi berbagai hal pelik.
Seperti melihat tuju mu yang semakin mengarah kepadanya.
Ah! Apakah tak ada 1 saja doaku yang sampai pada yang kuasa?!
Padahal aku sungguh ingin memberikan duniaku yang utuh untuknya, namun jika ia lebih memilih semesta lain,
Aku bisa apa?
~ Dec, 13th ‘22 | © Dea Savitri















