harapan seluas semesta seketika luntur
setelah ia meminta mundur dengan langkah teratur
bercerita mimpi tanpa peran yang ku dapati
dengan rasa bahagia yang kau nikmati sendiri
sedang aku bermain dengan nestapa
menikmati ayunan ketidak pastian yang terasa seperti neraka
kita berdiri saling berhadapan
namun aku seolah tembus dari pandangan
kau bercerita tentang pakaian yang mereka tawarkan
dengan tanpa beban dan sengaja menutup pendengaran
lalu aku menjadi pengisi kekosongan
dan berakhir tidak dipelaminan












