Terserah jodohku kapan datang, Tuhan yang kumohon hanyalah satu. Semoga aku dicintai oleh orang yang aku cintai juga.
(via mbeeer)
Amin Tuhan amin

Discoholic 🪩
Peter Solarz
One Nice Bug Per Day
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
NASA

pixel skylines
Noah Kahan
hello vonnie
h
wallacepolsom

blake kathryn
Lint Roller? I Barely Know Her
tumblr dot com

★
d e v o n
untitled
art blog(derogatory)

#extradirty

oozey mess

No title available
seen from Italy

seen from Malaysia
seen from Chile

seen from United States
seen from T1
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Chile

seen from Germany
seen from Kosovo
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States

seen from T1
seen from Benin
@fahstywn
Terserah jodohku kapan datang, Tuhan yang kumohon hanyalah satu. Semoga aku dicintai oleh orang yang aku cintai juga.
(via mbeeer)
Amin Tuhan amin
I ever said that rada heran sama sebagian anak rangkas yang mau kuliah dimanapun pasti jatuhnya sama orang rangkas lagi. mau di bandung kek jakarta kek bali jogja bogor dan kota lainnya, baliknya selalu ke manusia yg satu daerah. Emang, yang beda gaada yg bikin tertarik? atau, gaada yg bisa ditarik? And yeah my friend told me like "ngaca ilaaah, lu juga pacaran ama sapa woiiii" (when I still have bf) and I selalu membela diri dengan "kan pacarannya dr lulus sma, sebelum masuk kuliah. kalo gadari sma jg kaya gabakal deh" And and and sekarang dikasih waktu sendiri kenal dengan manusia manusia yg beda daerah ternyata emang lebih nyaman sama yang satu daerah sih, ya. dari cara bercanda, ngobrol dan segala macem nya ya lebih masuk aja gitu. mungkin ini juga alasan sebagian orang gabisa "click" dengan orang yg beda daerah. kalo udah ngerasain, malu deh dulu pernah ledek ledekin org yg pacaran sesama daerah. misalnya; ledekin org yang udah kuliah 2th di bdg, single dr awal kuliah eh giliran punya pasangan sm org rks lg yg satu kuliah atau beda tp msh sesama di bdg atau jkt atau malah di rks wkwk how small the world we have Lol sowreh*playing jb song* cuman yah sebenernya emang lebih seru kalo beda daerah bisa tambah tambah pengalaman psikologi tentang prilaku orang lain Beda daerah Beda budaya Beda juga kebiasaannya apalagi cara bercandanya kalo masih sesama sunda sih masih masuk pasti tapi kalo udah diluar pulau jawa yang suka rada gamasuk ntah sayanya ntah dianya ntah siapanya yang jelas, saya rada menyesal sudah mengeluarkan statement seperti kalimat awal tulisan gapenting ini. tapi bukan berarti saya sedang nyaman atau ada hubungan sama org satu daerah, ya. cuman mau ngingetin aja sama diri saya sendiri kalo nanti nyaman sama yang se daerah gausah gengsi gausah ngelak kenyamanan itu susah di dapet, masa pas udah dapet malah dibuang karna alasan satu daerah? :p
Aku salah telah mengira bahwa kamu bahagia karna sama seperti aku kamu pun hanya pura-pura biarlah kepura-puraan ini terus berlangsung sampai kita lupa kita sedang berpura-pura.
@chibird
"Baby I guess you look happier, you do. My friends told me one day i'll feel it too I could smile to hide the truth But I know I was happier, with you.." Kadang, kalo nemeuin lagu yang liriknya sama banget banget banget dari awal sampe akhir sama apa yang lagi dirasain suka teriak teriak like "gilaaaa gue bgt sih gue bgt gue bgt parah parah ini lagu tercipta buat gue emang ya ampun" #anaknyalebayemangmaap But I guess, everyone yang nemuin lagu pas sama apa yang lagi dirasain pasti bakal ngerasain hal yang sama juga sih, yakan? wkwk
Saya tidak pernah respek dengan orang yang meledek kemampuan bahasa asing orang lain.
(via herricahyadi)
dan nggak pernah respek sama orang yang meremehkan orang lain dalam hal apapun.
(via deamahfudz)
Kalian itu adalah permata, berlian. Jangan pernah iri sama emas sepuhan
Apalagi batu kali.
Kalianlah sebaik-baik perhiasan. Bukan untuk manusia, tapi dunia.
(via creativemuslim)
Tidak semua orang akan menerima niat baik kita. Tapi bagi Allah, sejak niat pun bahkan terhitung kebaikan untuk kita
Jadi tetaplah berprilaku baik. Bukan tentang siapa dia atau mereka. Tapi tentang siapa dirimu.
Karena penilaian Allah sungguh lebih berarti buatmu dari apapun juga.
(via creativemuslim)
Aku mencintai orang-orang shaleh walaupun mungkin aku belum menjadi bagian dari mereka. Namun aku berharap suatu hari nanti Allah Ta'ala akan membukakan hatiku untuk menjadi bagian dari mereka dan berharap syafaat mereka. Aku membenci orang maksiat walaupun mungkin aku masih tergolong bagian dari mereka. Dan aku akan selalu berdoa semoga perlahan aku akan keluar dari kemaksiatan seluruhnya
Al-Imam Asy-Syafi'i Rahimahullah Ta'ala (via creativemuslim)
Segala sesuatu yang ingin kau bawa ke akhirat, siapkan dari sekarang. Dan sesuatu yang tidak ingin kau bawa, tinggalkan dari sekarang.
Abu Hazim Salamah bin Dinar (via yasirmukhtar)
Rasanya, surga dan neraka itu tempatnya ada di dunia, karena setelah wafat nanti tak ada lagi waktu dan kesempatan untuk berjuang meraihnya.
Maka jika ingin surga, siapkanlah sedari sekarang. Dan naudzubillah min dzalik, jangan sampai malah sekarang kita sedang mempersiapkan untuk neraka.
(via creativemuslim)
Untuk setiap yang datang dan pergi di hidupmu. Tak perlu ada yang terlalu kau sesali
Karena mungkin saja tugas mereka hanyalah datang memberi hikmah, lalu pergi.
Atau mungkin malah kamu yang ditugaskan untuk memberikan hikmah pada setiap yang datang di hidupmu.
Sesekali mengertilah, jika semua itu terkadang bukan tentang kita, tapi mungkin tentang orang lain juga.
Jadi jangan jadi lemah dan ke-geer-an gitu atuh ya.
Berbahagialah~
(via creativemuslim)
Ah, menampar sekali:"
Hijab.
Mungkin, ini kebimbangan yang dirasakan oleh wanita muslim yang belum berhijab. kebimbangan yang sangat dalam ketika prilaku mungkin tak sesuai dengan penampilan. rasa takut yang terlalu besar karna takut tidak bisa lebih baik dari sebelum menggunakan hijab.
Saya merasakannya sekarang
Dimana saya yang sudah berhijab dari kecil, sudah memahami betul apa saja bagian tubuh yang harus ditutupi. Belum bisa berpenampilan sebagaimana seharusnya..
Ketika masih nyaman dengan menggunakan celana dan kerudung yang tidak menutupi dada dengan alasan “gamau ribet” dengan penampilan yang mungkin saja masih menperlihatkan lekuk tubuh dengan saya yang sudah berhijab sekian tahun lamanya tapi kalah dengan seseorang yang baru berhijab.
saya malu sangat malu karna sebenarnya tidak ada yang mempengaruhi saya selain diri sendiri untuk tidak berpenampilan yang seharusnya saya lahir dari keluarga paham agama tetapi, orangtua saya tidak pernah memaksakan saya untuk ini dan itu mereka selalu mengingatkan tapi saya yang punya kendali besar ingin menjalaninya atau tidak
Bagi seseorang yang sudah berpenampilan syar'i sejak awal. Mungkin akan bingung kenapa seseorang bisa bimbang hanya untuk menutup semua auratnya ketika sudah memahami agama dengan sebenarbenarnya. Sama seperti seseorang yang sudah berhijab mungkin juga akan bingung ketika seseorang yang rajin shalat dan mengaji selalu saja menunda untuk menutup auratnya.
Terkadang, seseorang yang berhijab tidak lebih baik dari seseorang yang tidak berhijab.
itu alasan sebagian wanita yang rajin beribadah selalu menunda menggunakan hijab. “Takut mengotori hijab, takut kalo udah berhijab kelakuannya masih jelek.”
sedangkan, seseorang yang sudah berhijab merasa tidak ada yang salah.
Sama seperti shalat, menutup aurat adalah kewajiban. Dan biasanya manusia merasa tenang ketika sudah melaksanakan kewajiban, bukan? ketika sedang bermain dan waktunya ashar, manusia biasanya shalat dengan terburuburu agar waktu bermainnya lebih panjang. Dengan bacaan super kilat yang kalo ditotal itu shalat 5 menit aja ganyampe. Tapi, kita tetep ngerasa plong kan? tetep ngerasa kewajiban kita sudah selesai kan? begitupula dengan wanita berhijab tetapi prilaku “mungkin” masih terlihat kurang pantas.
Dia merasa tenang, merasa plong karna sudah menunaikan kewajiban. Masalah yang lainnya? itu belakangan..Sama seperti shalat yang terburuburu itu, masalah diterima? itu urusan Allah. yang penting udah niat udah shalat. Kewajiban selesai
Padahal
Bukan itu seharusnya apa yang ada dalam otak manusia
bukan pemakluman pemakluman itu yang harusnya ada di dalam diri manusia
Memang
manusia itu selalu menemukan pemakluman agar terus menerus melakukan kesalahan
Astagfirullahaladzim
Tapi
sebenarnya
Hal itu yang sedang saya rasakan
ketika saya memikirkan ingin sekali berpenampilan sebagaimana seharusnya wanita muslim. Tetapi saya takut mengotorinya..
“pakeannya syar'i tapi ko masih gini yah, ko masih gitu yah, ko masih blablabla yah”
karna jujur, kata-kata itu yang kadang terbersit dalam kepala ketika menemui seseorang yang sudah berpenampilan syar'i tetapi masih berprilaku yang tidak baik. Bahkan, sempat terfikirkan juga “kalo sekiranya masih mau gituma jangan dulu pake kerudung panjang lah. pake biasa aja dulu biar gak terlalu malu-maluin”
Astagfirullah Astagfirullah Astagfirullah
saya tau itu fikiran yang salah, saya menyadarinya sekarang. Dimana sebenarnya mereka jauuh beberapa tingkat di atas saya karna mereka sudah berani melangkah disaat saya masih diam berniat tapi tidak melakukan apa-apa.
Sebenarnya saya tau betul, ketika saya sudah berani melangkah ke arah yang lebih baik. Seribu kebaikan dari Allah pun akan mengikuti. Ketika saya menggunakan pakaian seperti seharusnya, perilaku saya pun akan mengikuti.
Inshaallah…
Huft Ternyata sesusah ini ya untuk memutuskan sesuatu. Padahal itu hal baik
Fikiran random yang cuma “berarti harus beli rok sama gamis yg banyak, yaila lebih mahal dr kaos dan jeans..” “ntar kalo pengen pake celana lagi gimana yah, masa udah bener tapi masih belang betong kan ih gamau” “ntar diledekin gak yah…” “ntar masih bisa ngomong aing atau sunda gt gak yah, kan gacocok gt gak anggun kalo cara ngomong sm bahasanya masih gt” Daaan fikiran fikiran aneh lainnya yang kecil tapi sebenernya ngeganggu pergerakan.
Udah 21tahun. Udah saatnya jadi manusia yang lebih menjalankan syariat islam. Bukan cuma niat, tapi dilakukan.
Allah sangat memulaikan wanita neraka banyak dihuni oleh wanita karna mereka yang tidak bisa memuliakan dirinya sendiri
Bismillahirohmanirohim… yaAllah dengan segala niat dan tekad yang saya punya semoga saya istiqomah dengan semuanya.
Aamin
11 july 2017, @2:15 PM
Bertahan pada sebuah prinsip emang gak gampang. Tapi pada akhirnya, kamu gaakan pernah menyesal.
Ketika sebuah hubungan yang dijalin cukup lama, sudah kenal dengan keluarga masing-masing, sudah terbiasa kesanasini bersama (meskipun dlm kisah saya sebenarnya hanya sekitaran rangkasbitung-tanggerang-jakarta-bandung), sudah punya mimpi bersama; harus berakhir karna masa depan dan prinsip yang di genggam.
prinsip yang selalu saya yakini dan tidak pernah terpikir untuk saya langgar, masa depan yang sudah saya fikirkan dan dia belum siap untuk itu
Lulus kuliah tepat waktu dengan hasil memuaskan, bekerja ditempat yang saya idamkan, membahagiakan keluarga, menikah, mempunyai keluarga kecil bahagia dan hal indah lainnya yang sudah saya tata sedemikian cantik.
- kamu minta dia buat cepet cepet nikahin kamu? karna itu kamu bilang kamu putus karna masa depan?
hahaha big no bby. saya juga belum siap untuk itu, saya tidak membicarakan pernikahan, pembicaraan saya dengan dia belum sedalam itu.
saya bilang berakhir karna masa depan karna dia yang belum siap untuk masa depannya sendiri, saya sama sekali tidak meragukan kesuksesan dia nantinya. Tidak. hanya saja, jika dia terus berjalan santai seperti saat saya masih bersama dia. Harus sampai kapan saya menunggu?
usianya terpaut 3 tahun di atas saya, untuk menyelesaikan satu point dan itu point pertama dr list masa depan saya saja dia belum bisa😊
Banyak yang mengatakan kepada saya, jika dia sayang. dia akan berusaha, bukan malah menyerah.
yah, jika memang seperti itu bisa diambil kesimpulan bukan apa yang dia rasakan?☺️
seseorang yang selalu mengatakan “aku sayang kamu” dan hal manis lainnya adalah seseorang yang sebenarnya tidak merasakan rasa sedalam yang ia katakan. saya percaya akan itu.
- terus kenapa dong masih galau dan inget-inget dia terus? kan udah bisa ambil kesimpulan sendiri kalo dia selama ini gak serius dan “main-main”?
hehehe gimana ya ngejelasinnya. kalo saya bilang karna sayang kan klasik banget kedengerannya. Tapi seriously, berpisah karna ini memang hal yang tidak mudah bagi saya. Ketika saya harus memilih dia atau masa depan diri saya sendiri. Ketika harus memilih mempertahankan prinsip atau sedikit melanggar itu sesuatu yang amat sangat sulit dan yah, saya tidak punya pilihan bertahan pada prinsip dan masa depan dengan dia di dalamnya. saya memilih jalan yang seharusnya saya pilih of course, saya hancur. Tapi itu konsekuensi yang harus saya terima.
Dengan keadaan dia yang masih nyaman dengan dirinya sekarang ditambah dengan dia sudah menemukan sosok yg mungkin membuat dia jatuh cinta. Saya dan dia tidak akan lagi menjadi kita. Itu alasan yang cukup valid sebenarnya untuk tidak lagi mengingat dia.
Tapi, yah. butuh proses yang panjang bagi saya untuk membiasakan diri hidup tanpa seseorang yang awalnya (selalu) ada. terbilang cukup lambat memang tapi, selambat-lambatnya proses itu masih tetap proses, bukan?
Dia masih menjadi topik hangat untuk semua tulisan tulisan yang saya buat. Dia masih menjadi seseorang yang menarik untuk saya bahas. Dia masih menjadi pisau tajam yang bisa menyakiti segumpal daging bernama hati milik saya.
Untuk kamu yang sudah tidak terdengar lagi kabarnya.
Saya harap kamu selalu baik dan bisa menggapai semua mimpi-mimpimu meskipun tidak ada saya di dalamnya.
created with love Fathimah Azzahro Hanifah, 07 juli 2017 @5:33 PM
saya berfikir apakah saya sering salah dalam bersikap. dengan sikap saya yang kadang terlalu dingin dan terlalu hangat.
saya menyadari orang lain mungkin akan salah mengartikan apa yang saya lakukan dan katakan
saya berfikir apakah itu tak apa membiarkan orang lain salah dalam menilai? karna yah, tidak dipungkiri apa yang mereka nilai pasti berdasarkan dengan perilaku saya hanya saja maksud saya B, mereka menangkapnya A. tapi itu hanya masalah presepsi, bukan? saya fikir itu tak apa karna presepsi manusia tidak akan pernah sama.
menjadi saya yang sangat dingin dan menjadi sangat hangat adalah benar-benar diri saya itu apa adanya saya, saya benar benar memiliki dua sisi itu.
Tapi, satu orang hanya bisa merasakan satu sisi yang saya punya ketika saya hangat sejak awal, seterusnya saya akan menjadi hangat. dan berlaku sebaliknya saya bukan tipe yang awal dingin lalu hangat atau awal hangat lalu dingin atau selalu berubah-rubah antara dingin dan hangat. tidak
saya konsisten dalam bersikap.
sejujurnya, saya tidak pernah memilih pada siapa saya harus dingin dan pada siapa saya harus hangat. tidak
hati saya yang memilih atau mungkin bukan hati, tapi bagian dari diri saya yang saya tidak tau apa namanya.
saya sering merasa kesal pada diri saya sendiri karna ketika saya ingin hangat kepada seseorang yang awalnya saya dingin, saya tidak bisa. seperti merasa bingung harus apa dan bagaimana caranya menjadi hangat dan selalu berlaku sebaliknya.
untuk saya yang sekarang sedang berfikir keras tentang diri sendiri saya berharap kamu bisa menjadi kamu yang lebih balance dalam hal apapun.
- Malam yang dingin dengan hati yang (masih) diselimuti awan, 05 juli 2017 @9:40 PM
Berfikir kedepan,fikirkan apa yang terjadi kedepan saat awal kita mengambil langkah.
Ust.oby (via fahstywn)
Gak ada dari sananya, berharap takdir mempersatukan tapi gak ada yang sama sekali berjuang
dari pihak manapun.