...Wakur Rabbi zidnii 'ilma
Q.S. Thaaha: 114
Alisa U Zemlji Chuda
RMH
Stranger Things
No title available

Product Placement
Cosmic Funnies

izzy's playlists!
Claire Keane
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

No title available

Andulka
Peter Solarz
he wasn't even looking at me and he found me
Not today Justin
h

Kaledo Art

JBB: An Artblog!
trying on a metaphor
No title available

seen from United States
seen from United States

seen from Singapore

seen from Canada

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States
seen from Brazil
seen from Brazil

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@fathulali
...Wakur Rabbi zidnii 'ilma
Q.S. Thaaha: 114
Melihat orang cerdas itu menyenangkan. Melihat orang sholeh itu sangat menyenangkan. Melihat orang sholeh sekaligus cerdas itu sungguh sangat menyenangkan.
selidik
Agama yang diterima di sisi Allah hanyalah Islam
Q.S. Ali Imran: 19
Jiwa Manusia & Sains Sekuler
Dalam pandangan Islam, unsur terpenting dari manusia adalah jiwanya. Karena itu, jika mendefinisikan manusia, maka definisi yang terpenting adalah definisi tentang jiwanya. Teori perkembangan fosil manusia hanyalah menyentuh aspek jasadiah, yang tidak substansial sebagai manusia. Suatu makhluk baru disebut manusia jika ia punya jiwa atau punya akal; tidak masalah apakah jalannya ngesot atau tegak; apakah mulutnya monyong atau tidak; apakah ia berekor atau tidak. Jiwa atau akal manusia itu tidak mengalami evolusi. Dan sumber informasi tentang jiwa dan ruh manusia hanyalah dari wahyu, karena ruh manusia merupakan entitas yang insensible. Karena sains sekuler menolak wahyu, maka sains itu pun akhirnya tidak mampu memahami manusia secara sempurna. (Husaini, 2015)
Dan tidaklah Kami mengutus kamu (Muhammad) kecuali kepada seluruh manusia, sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, tetapi sebagian besar manusia tidak mengetahuinya.
QS Saba’ : 28
Jika ditelaah, sebenarnya, cara pandang 'gender equality' tidak terlepas dari latar belakang sejarah peradaban Barat yang di masa lalu berlaku sangat kejam terhadap wanita. Belakangan, mereka kemudian bergerak dari satu kutub ekstrim ke kutub ekstrim lain dalam memperlakukan wanita, yaitu menyamakan laki-laki dan wanita dalam segala hal.
Adian Husaini
Kesetaraan gender adalah lelucon. Ajaran lelucon yang berangkat dari ideologi Marxis yang tidak menerima perbedaan fitrah dan jasadiyah antara laki-laki dan wanita ini tidak diterapkan secara konsisten oleh para penganut dan pemujanya. Kaum feminis hanya memilih dan mempermasalahkan kesetaraan hal-hal yang bisa menyenangkan diri mereka, jika hal-hal itu nantinya menjadi setara.
selidik
~ kombinasi ~
Sejenis ngengat...
Mencari Kebahagiaan
Menjadi muslim yang bahagia di dunia dan akhirat bisa dilakukan dengan...
1. Mengingat akan dosa-dosa yang telah dilakukan -> rajin perbaiki diri 2. Melupakan kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan -> terhindar ria & takabur 3. Dalam hal ibadah, melihat orang yang lebih tinggi ibadahnya -> rajin ibadah 4. Dalam urusan dunia, melihat orang yang lebih susah -> pandai bersyukur
Sifat agama Islam adalah menerima budaya tetapi tidak tunduk oleh budaya, sebab teologi dan ritual agama ini berdasar pada wahyu, bukan pada budaya atau nilai-nilai konsensus yang senantiasa berubah.
Adian Husaini
hati lapang, pikiran jernih
“Masih ada anggapan yang salah telah tersebar luas, bahwa Piagam Jakarta adalah kemenangan perjuangan umat Islam Indonesia. Padahal, Piagam Jakarta adalah sebuah konsep kompromi dimana syariat Islam hanya diberlakukan buat orang Islam; bukan buat orang Kristen, Hindu, Budha, dan sebagainya. Jika diterima dengan hati yang lapang dan pikiran yang jernih, sebenarnya masalah ini sudah selesai sejak dulu. Apa beratnya bagi non-Muslim untuk mengizinkan orang Islam menjalankan syariatnya?”
- Adian Husaini, Mewujudkan Indonesia Adil dan Beradab
overfobia
“Selama ini, sebagian kalangan di Indonesia mengkhawatirkan pelaksanaan syariah Islam, bagi umat Islam sendiri, karena hal itu dianggap sebagai pelaksanaan dari Piagam Jakarta. Sikap fobia-syariah Islam sepatutnya tidak perlu terjadi, jika syariah dipahami secara komprehensif dan dilaksanakan dengan adab yang tinggi. Syariat Islam adalah hukum yang bersifat universal dan dalam sejarah pernah diterapkan selama ratusan tahun. Pola pikir yang menganggap hukum kolonial bersifat universal dan hukum Islam bersifat partikular juga tidak tepat. Sebab, hukum kolonial Belanda, Inggris, dan sejenisnya, juga bersifat partikular, karena dirumuskan berdasarkan pengalaman dan pandangan bangsa Barat yang traumatik terhadap dominasi agama (Kristen) dalam kehidupan mereka.“
Adian Husaini, Mewujudkan Indonesia Adil dan Beradab
Pengislahan juga bisa bermakna 'meruntuhkan', seperti meruntuhkan kezhaliman, atau bahkan 'menghapuskan', seperti menghapuskan kejahilan, yang merupakan intisari pembangunan hakiki, yang tidak tercakup dalam jaringan makna istilah 'pembangunan'
Ibn Manzur, Lisan al-Arab
Pengislahan bisa berarti maju, mundur, bisa menambah atau mengurangi, bisa bergerak atau berdiam, yang intinya adalah melakukan kebaikan dan perbaikan."
Ibn Manzur, Lisan al-Arab