“Dan begitulah perempuan, Ia diam-diam berbicara lantang lewat air mata. Yang satu tetesnya, mengartikan begitu banyak kecewa.”
— (via mbeeer)

titsay
Not today Justin
occasionally subtle
KIROKAZE
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
cherry valley forever

Product Placement

JBB: An Artblog!
macklin celebrini has autism
dirt enthusiast
noise dept.

Andulka
Monterey Bay Aquarium
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Game of Thrones Daily
h
Peter Solarz
DEAR READER
art blog(derogatory)
RMH
seen from United States
seen from Angola

seen from United States
seen from Tunisia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Liechtenstein
@firdailyscripty-blog
“Dan begitulah perempuan, Ia diam-diam berbicara lantang lewat air mata. Yang satu tetesnya, mengartikan begitu banyak kecewa.”
— (via mbeeer)
“Bertemu kamu bukan lagi hal yang aku tunggu. Karena menyapamu lewat doa jauh lebih syahdu”
—
Mulai seperti orang bodoh untuk yang kesekian kalinya
“Cinta yang tepat itu tak perlu dicari. Ia akan datang sendiri. Di waktu yang tepat, di saat yang tepat. Setidak-siap apapun kau, hatimu akan terbuka dan menerimanya begitu saja. Begitu mudah. Begitu cepat.”
— (via mbeeer)
Tunggu aja ya, sapa tau nanti pas teraweh ketemu wkwk
Seperti dipertemukan dengan orang baru. Sungguh kalian adalah pilihan yang sulit wkwk
Ketika menemukan jati dirimu pada orang lain. Aku harus apa😅
Benar adanya siklus wanita menentukan kriteria calon pasangannya. Awalnya tampan kemudian mapan dan terakhir beriman. Semoga saja dipertemukan dengan lelaki yang berkriteria ketiganya 😁
Karena emang dari sananya logat madura jadi tiap ngomong suara grden dikit selalu dianggep ngegas dan marah-marah. Perasaan sih biasa aja. Gatau lagi harus ngapain. Sedih sih kadang padahal gak bermaksud buat marah malag dibilang marah. Padahal memang darisananya kan :( Makanya kaya lebih mending diem ajadeh. Karna tiap ngomong pasti salah 😢 Giliran diem juga di protes disuruh lebih banyak omong, setelah ngomong jadi gini. Ah taudah
Kebodohan berulang :(
Kenapa sih kamu gak sapa aku gitu :v
I need more sleep :(
Entah kenapa akhir-akhir ini sering bertemu
Yah walau tidak pernah menyapa
Setidaknya saling tahu satu sama lain
Apasih.
Rindu tak terucap
Berada didekatmu membuatku keringat dingin
Entah keberapa kalinya aku seperti ini
Sepertinya tubuhku merespon keberadaanmu terlalu berlebihan
Menanti kepastian yang sebenarnya tidak tahu akan pasti atau tidak
Tak bertemu rindu
Bertemupun semakin rindu
Ya karna tak tahu bagaimana cara mengungkapkan
Sehingga hanya bisa diam menanti takdir tuhan :)
Maafkan ketidakmampuanku mengungkapkan segala isi hati ini bahkan bertegur sapapun tak mampu :(