Rujukan Bukan Akhir dari Tanggung Jawab: Apa yang Sering Hilang Saat Pasien Dirujuk
Di sebuah puskesmas di kabupaten, seorang dokter menuliskan surat rujukan untuk pasiennya — seorang perempuan 54 tahun dengan keluhan sesak napas progresif yang sudah berlangsung dua minggu. Surat itu berisi tiga baris: nama pasien, diagnosisnya sebagai “sesak napas, perlu evaluasi spesialis,” dan tanda tangan dokter. Pasien diantar oleh keluarganya ke rumah sakit rujukan, menunggu beberapa jam…














