Ada perempuan yang tidak pernah benar-benar sembuh.
Ia hanya belajar terlihat baik-baik saja agar dunia tidak semakin gaduh di atas kepalanya.
Ia menelan kecewa seperti menelan obat pahit: perlahan, diam, lalu pura-pura tidak terjadi apa-apa.
Padahal setiap malam, ia masih merapikan hatinya yang berantakan sendirian.
Dan anehnya, perempuan seperti itu justru terlihat paling indah.
Karena setelah dihancurkan berkali-kali, ia masih bisa tertawa kecil dan tetap lembut kepada dunia yang pernah membuatnya patah.
Written by Aftansa














