Guru Berkisah
Dari kemarin hingga hari ini, berita SPPG diangkat menjadi ASN terus berlalu lalang. Media banyak yang memberitakan, membuat kami semakin jengah. Karenaa kami guru yang konon katanya jasanya mulia; namun hak kami dilupakan oleh negara. Seringkali penguasa berteriak "pengabdian" kepada guru honorer, tanpa memperhatikan bagaimana kami menjalani profesi ini dengan tabah. "Jika tak mau jadi guru, silahkan jangan jadi guru" Suara-suara sumbang juga tak kalah menggema meneriaki kami guru honorer yang hampir putus asa.
Benarkah karena guru adalah panggilan jiwa lantas mereka berhak semena-mena? Kami dituntut ikhlas beramal, karena dijanjikan syurga. Konon kata penguasa. Lantas karena Tuhan kelak membayar kami, pantaskah begitu? Seolah beban membayar guru dibebankan kepada pemilik Sang Semesta. Meskipun Sang Pencipta Maha Kaya, namun seakan-akan mereka memerintah Tuhan untuk membayar kami; gaji guru honorer di akhirat.
Jika seperti itu bolehkah kami kelak menuntut diakhirat? Menuntut agar hak kami dibayar dalam bentuk apapun di pengadilanNya kelak. Entah dibayar dalam bentuk amal mereka? Atau puing-puing pahala yang mereka susah payah dikumpulkan.
SPPG seolah dirayakan, namun nun jauh disana; di ruang yang terasa sunyi. Guru seakan dilupakan. Kami dipaksa hilang karena tidak tercatat oleh sistem. Rasanya lebih pahit dari masalah gaji. Harga diri kami dilucuti. Jasa kami apalagi. Seolah guru adalah buruh. Buruh yang mendidik generasi bangsa. Atau bahkan kami dianggap babu?
Andai Tuhanku nakal, mungkin saat ini dengan CaraNya mereka penguasa yang dzalim sudah dijungkirbalikan, dilenyakpakn dan dibumi hanguskan.
Namun Tuhanku; Allah. Dialah Maha baik, Dia Maha lembut. Dia memeluk hatiku yang patah sebelum tumbuh. Meskipun seisi dunia maupun pemerintah tak berpihak padaku, pada kalian. Percayalah rencanaNya sungguh indah. Ia akan merangkai cerita dan hikmah yang pada akhirnya kita akan merasa mekar lagi. Entah kapan tapi aku yakin suatu hari nanti.
Jika tidak disini, kelak diakhirat nanti.
Tidak ada ruginya kita percayakan pada Sang Pemilik Jagat Raya ketimbang dengan penguasa konoha. 🙏🙂
Salam sehat✨









