Teman yang baik adalah mereka yang membenarkanmu atas apa-apa yang memang benar. Bukan mereka yang selalu membenarkan apa yang ada padamu.
Kultum Tarawih H+16 (via laninalathifa)

Discoholic 🪩
taylor price

Kiana Khansmith

No title available
ojovivo
No title available
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Claire Keane
NASA
Jules of Nature
Misplaced Lens Cap
todays bird

titsay
h
we're not kids anymore.
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Lint Roller? I Barely Know Her

❣ Chile in a Photography ❣
One Nice Bug Per Day
seen from Italy

seen from Germany

seen from Türkiye
seen from Brazil

seen from Italy
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Canada
seen from Australia
seen from South Africa
seen from South Africa

seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
@knrahmah
Teman yang baik adalah mereka yang membenarkanmu atas apa-apa yang memang benar. Bukan mereka yang selalu membenarkan apa yang ada padamu.
Kultum Tarawih H+16 (via laninalathifa)
Apakah definisi bersama itu harus memiliki? Apakah yang kau punya sekarang selalu milikmu? Manusia sebenernya tak pernah benar-benar memiliki. Jadi apa yang harus ditakutkan jika kita tak harus saling memiliki lagi. Memiliki bahkan bisa dalam bentuk melepaskan. Melepaskan dan membiarkannya terbang dan melepaskan mungkin adalah salah satu cara untuk membuatnya bahagia. Dari sini aku belajar bahwa melepaskan juga cinta, lebih besar dari sekedar memilikinya. Karena semua hal kepunyaan Allah dan Allah lah yang benar-benar memiliki Pagi ini tiba-tiba ada seseorang yang bertanya, mungkin ini jawaban-jawaban setiap orang yang bertanya 😊
Untuk Sementara Waktu
KIta masing-masing sendiri untuk sementara waktu. Kesabaran adalah hal terbaik yang bisa kita pertahankan saat ini. Untuk sementara waktu saja. KIta biarkan hidup kita berjalan sendiri-sendiri. Meski kita merasakan hal yang sama saat ini. Biarkan saja itu mengalir seperti hujan yang jatuh. Tidak perlu memaksakan waktu untuk bersama. Padahal waktu kita belum sampai. Tuhan menyampaikan pesan-Nya agar kita menjaga diri untuk sementara waktu. Kan semua hanya sementara? Jika kamu kehilangan sabar. Aku mungkin akan kehilanganmu. Untuk sementara waktu jagalah hati kita masing-masing tetap berada pada tempatnya. Tetap berada pada perlindungannya. Sampai waktu dimana dia harus diberikan dan diterima oleh orang lain. Sampai waktu dimana kita akan menerima hal yang sama pula dari orang lain. Untuk sementara waktu. Bersabarlah. Karena kesabaran adalah hal terbaik yang bisa kita perjuangkan saat ini. Bukankan untuk sementara waktu saja. Tidak lama, tidak akan menghabiskan seluruh hidup kita bukan?
©KurniawanGunadi
noted
Telapak tangan kita luasnya segitu-gitu saja. Akan sulit, jika ia diharuskan menggenggam dua tangan sekaligus. Lepaskan salah satu, semua, atau keduanya akan ditikam cemburu.
(via aksarannyta)
Terkadang wanita bisa menjadi begitu kuat. Dia bisa tersenyum di pagi hari seperti dia tidak menangis di malam sebelumnya.
(via mbeeer)
"kesendirian" mungkin terdengar menyedihkan dan sengsara haha people think being alone makes you lonely, but i don't think that. karena terkadang kesendirian itu dibutuhkan untuk mengistirahatkan semua prasangka, semua perasa. fisik juga butuh jeda untuk istirahat. bahkan batinpun butuh istirahat. karena kita butuh waktu untuk melihat kondisi jiwa kita agar tetap stabil dan tahan dalam menghadapi segalanya. dan dalam kesendirian itulah waktunya. waktu untuk mengintropeksi semuanya. puisipun membutuhkan jeda dan tempo agar terdengar indah. begitupun kehidupan. butuh jeda jeda setiap ceritanya. and that's what i need at the moment. cause i'm not alone. Allah is always with me :)
Kata seorang teman, “Karena wanita tahu, dicintai itu rasanya… Bahagia”.
Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang membaca selepas habis solat, Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali, lalu untuk mencukupkan bilangan seratus dengan membaca “Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku walahul-hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qadir” maka akan diampunkan dosa-dosanya walaupun sebanyak buih air laut.” (HR Muslim)
Jangan berlebihan cukup sekedarnya. with Naufal and Ikhlasul – View on Path.
true!
Maaf, aku memang suka berpura-pura… Aku diam padahal sangat merindu, aku tertawa padahal gelisah, aku fokus mendengar padahal sedang memikirkanmu, dan aku menghilang padahal memperhatikanmu. Bahkan saat aku bilang ‘ya sudahlah’, yang padahal mengharapkanmu sepenuh hatiku.
~MR~ (via cik-errasyahyra)
:)
Bagaimana jika tidak ada lagi orang yang mau menunggumu? Ia yang kamu percaya akan menunggumu, ternyata pergi meninggalkanmu. Selama ini hanya perasaanmu saja, merasa bahwa orang lain akan mau menunggu ketidakpastian datangmu.
Bagaimana jika tidak ada lagi orang yang mau menunggumu? Yakinkah...
wkwkwkw :p – View on Path.
Permen Itu Masih Terasa di Mulutku
Seorang lelaki tua masuk rumah sakit disebabkan umurnya yang telah senja dan badannya melemah.
Setiap hari seorang pemuda datang mengunjunginya dan duduk setia di samping beliau. Dia membantu lelaki tua itu baik memberinya makan atau mencuci pakaiannya.
Dia juga menemani lelaki tua tersebut sambil berbincang ringan di taman rumah sakit lalu membantunya kembali ke ruangan tempat lelaki tua beristirahat. Dia pula membantu beliau berbaring.
Sang pemuda pun pergi setelah beliau tenang beristirahat.
Masuklah seorang perawat untuk memberikan obat kepada lelaki tua itu sambil berkata:
“Masya Allah wahai paman, begitu mengagumkan apa yang dilakukan oleh anak anda kepada anda. Amat langka di zaman ini seorang anak berbakti kepada orang tuanya.”
Lelaki tua itu memandang perawat tersebut sambil berkata di dalam hatinya:
“Dia mengira bahwa pemuda tadi adalah anakku”
Beliau pun berkata kepada perawat tersebut:
“Pemuda tadi bukanlah anakku seperti yang engkau duga. Dulu, dia seorang anak yatim di lingkungan tempat kami tinggal. Kala itu, aku melihatnya menangis di samping pintu masjid setelah ayahnya meninggal.
Lalu aku membelikannya permen. Tangisannya pun terhenti sejak permen kuberikan.
Kini dia telah dewasa. Semenjak dia mengetahui keadaanku dan istriku yang sudah menua, dia mengajak istriku tinggal di rumahnya lalu membawaku ke rumah sakit ini untuk berobat.
Saat aku bertanya kepadanya:
“Wahai ananda, kenapa engkau membantuku seperti ini?”
Dia pun menjawab dengan penuh senyuman:
“Wahai paman, permen itu masih terasa di mulutku hingga detik ini.”
_____ Diterjemahkan secara bebas dari sebuah page berbahasa arab. Judul di atas dari penterjemah.
By : Fachrian Almer Akiera
Ya Allah,Ya Rahman,Ya Rahim.. Jika Engkau takdirkan panjang usiaku Tetapkanlah aku di jalanMu Agar aku istiqamah menjejaki keredhaanMu Teguh menjalankan perintahMu,tunduk pada ketentuanMu. Jadikanlah diri ini orang yang selalu menjauhi laranganMu. Agar tidak sia-sia sisa umurku berlalu… Amin.
lemah dan hina, tapi wajib mulia
Allah Maha Kuasa
Ciptakan manusia
Lemah dan hina
Tapi wajib mulia
Orang hina temannya setan
Orang lemah dijajah kafir
Orang mulia harap ridho-Mu
Rela mati demi al islam
Teringat sebuah lagu lama,
Yang dilantunkan pada sebuah tempat pembinaan yang luar biasa.
Saya hanya manusia biasa yang lemah Ya Allah..
Tapi Engkau berfirman,
“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.”
QS 17:70
Dibalik kelemahan kami, Engkau muliakan kami, Engkau berikan potensi, Engkau sempurnakan kami dengan kelebihan yang tak dimiliki makhluk-Mu yang lain. Engkau pula yang memberikan amanah ini untuk dipikul oleh manusia, bukan makhluk-Mu yang lain.
“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat dzalim dan amat bodoh.”
QS. 33:72
Mengutip kata-kata teman saya.. “Allah Menciptakan kamu, berarti kamu dipercaya untuk mampu jadi orang yang sangat berguna.”
Ketika kita telah dipercaya oleh Allah, maka tak pantas bagi kita untuk mengkhianati-Nya. Yang mempercayai kita bukan lagi manusia, tapi Allah. Pernahkah merasakan ketika kita mengkhianati seseorang kemuadian orang itu tak mempercayai kita lagi, bahkan tak lagi peduli pada kita? Bayangkan jika Allah yang merasa dikhianati oleh kita.. dan Ia tak mempercayai kita lagi. Naudzubillah..
Memang, yang rugi bukan Allah. Allah sama sekali tidak merasa rugi, Ia masih bisa memilih manusia lain yang lebih berkualitas, yang lebih Ia percaya daripada kita. Tapi kitalah yang rugi! Apa jadinya diri ini tanpa kasih sayang Allah?? Kita yang butuh Allah, bukan Allah yang butuh kita. Maka cari tau apa yang Allah mau.. Bukankah setiap penciptaan itu memiliki tujuan?
Mengingatkan diri, dan mengingatkan orang lain juga.. Tak perlu mulia di hadapan orang lain, mulia di hadapan makhluk Allah tidak akan berarti apa-apa.. Jadilah yang mulia di hadapan Allah, asalkan Allah ridho, kebahagiaan dan keselamatan akan menghampiri kita. Walau tidak sekarang, tapi nanti. Di negeri akhirat yang kekal.. Jadilah yang terbaik, di hadapan Allah.
diambil dari : http://lutfiahhanifah.blogspot.com/