Semoga Allaah mampukan negeri ini untuk menjaga orang-orang baiknya dari segala keburukan, serta menindak yang benar-benar salah dengan adil 🥀
Sweet Seals For You, Always
Keni

祝日 / Permanent Vacation
Xuebing Du

blake kathryn

if i look back, i am lost

pixel skylines
Mike Driver
ojovivo
KIROKAZE
No title available

❣ Chile in a Photography ❣
🪼

⁂
No title available
occasionally subtle

No title available
hello vonnie
art blog(derogatory)
AnasAbdin

seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands
seen from Türkiye
seen from United States
seen from South Korea
seen from Spain
seen from United States
seen from United States

seen from T1

seen from France

seen from Iraq
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@lilishd
Semoga Allaah mampukan negeri ini untuk menjaga orang-orang baiknya dari segala keburukan, serta menindak yang benar-benar salah dengan adil 🥀
barangkali ada
barangkali ada di antara teman-teman yang sama seperti saya: telah babak belur, terseok-seok berjuang menjaga keimanan, pikiran, perasaan, ucapan, tulisan, perbuatan.
barangkali ada di antara teman-teman yang sama seperti saya: merasa hidup kadang tidak adil, nyaris memutuskan tidak sanggup melalui badai dunia, bingung takdir mana yang ujian mana yang hukuman.
barangkali ada di antara teman-teman yang sama seperti saya: kecewa berkali-kali, patah hati sampai tidak ada yang bisa dipatahkan lagi. tercerai-berai, tetapi entah mengapa Allah kuatkan lagi.
barangkali ada di antara teman-teman yang ingin Kembali dan Sembuh sama seperti saya: Kembali kepada jalan Allah yang Dia ridhoi, bertaubat setaubat-taubatnya, memohon keberkahan hidup, dan mendambakan kepulangan yang paling lembut. lalu Sembuh, punya keyakinan untuk melangkah lagi, setiap hari, setapak demi setapak. hidup dengan kebahagiaan dan ketenangan yang sunyi.
menyambut sepuluh hari terbaik, izinkan saya menemani kamu. atau mungkin, tolong temani saya. yuk kita sama-sama Kembali dan Sembuh. dan semoga Allah menjadikan kita sebersih hari kita dilahirkan ke dunia.
buku Doa Arafah ini panjangnya 80 halaman B6 atau A5. memuat semua Asmaul Husna dan banyak doa Qurani dan Sunnah. sengaja disusun agar pada tanggal 9 Dzulhijjah--pada hari Arafah--saya (dan mas Yunus) punya bekal yang cukup perihal apa yang ingin diminta kepada Allah Swt. saya memperkirakan, buku ini akan habis dibaca sambil berdoa dalam sekitar 4-6 jam.
buku ini saya persembahkan juga untuk teman-teman Tumblr-ku, yang selalu jadi semangat saya menulis. gratis, tidak ada hak cipta, boleh disebarluaskan, boleh diedit sesuai kondisi diri. buku Kembali dan Sembuh dapat diunduh di sini.
kalau buku ini bermanfaat untukmu, kasih tau saya ya. boleh kirim DM, reply, atau reblog postingan ini.
selamat Kembali dan Sembuh. semoga Allah memelukmu selalu.
Teruntuk diri yang sedia bertahan
Teruntuk hati yang setia menguatkan
Terimalah kasihku
Kasihku, terimalah
Semoga semesta berbaik hati padamu
Selalu.
26.4.26
My Virtual Diary: Catatan di Hari Kartini
"...May everything we touch, bloom."🌱🌼🌹🌸🌷⚘🏵🌾 - Qintari Ditha
Merawat adalah fitrah kita. Semoga senantiasa diberi mampu untuk merawat setiap cita, cinta, rasa dan karsa yang kita punya. Semoga setiap apa yang kita rengkuh dalam doa, sentuh dengan upaya -- bermekaran; harum aroma kebaikan, sarat akan kebermanfaatan -- melalui jalan dan peran apapun yang Tuhan titipkan. 🦋🤍🌻
Bersinar tanpa meredupkan yang lain;
Benderang tanpa menyilaukan pandangan;
Teduh dan bersahaja;
Sederhana dengan kebijaksanaanya;
Semoga senantiasa ada pada setiap kita.🦋🤍🌻
Let's bloom together!🧚♀️🧝♀️🌹🌱❤
"Ini cuma dunia." Entah mengapa, aku kurang setuju. Setidaknya dengan cara kalimat itu sering dipakai.
“Ini cuma dunia,” terdengar rendah hati, tapi sering jadi jalan pintas untuk lari.
Untuk membenarkan ketidakadilan—sabar saja, ini cuma dunia—padahal yang dibutuhkan adalah sikap, perlawanan, atau perubahan. Untuk meninabobokan luka—nggak usah terlalu dipikirkan, ini cuma dunia—padahal luka perlu diakui, dirawat, bahkan ditangisi. Untuk mematikan tanggung jawab—yang penting akhirat—padahal keputusan hari ini tetap punya dampak nyata bagi orang lain.
Masalahnya, kita tidak hidup di ‘cuma’ apa pun. Kita hidup di sini.
Dengan tubuh yang bisa sakit, perut yang bisa lapar, relasi yang bisa hancur, dan pilihan yang punya konsekuensi nyata. Pengalaman kita nyata. Sakit itu benar-benar sakit, kehilangan itu benar-benar melubangi, ketidakadilan itu benar-benar melukai, pilihan kita benar-benar meninggalkan jejak.
Kalau "ini cuma dunia" dimaksudkan sebagai pengingat agar tidak menyembah dunia, aku setuju. Dunia memang bukan tujuan akhir. Tapi kalau kalimat itu dipakai untuk mengecilkan penderitaan, kerja keras, atau kesetiaan pada yang benar sekalipun melelahkan dan tidak populer, itu sama sekali bukan kebijaksanaan.
Justru karena dunia bukan segalanya, cara kita hidup di dalamnya harus serius. Kalau tidak, yang “cuma” itu bukan dunianya, tapi tanggung jawab kita sebagai manusia.
Nilai pengalaman kita tidak berkurang hanya karena kita tahu hidup ini sementara.
السَكينة لا تَعني زوَال الهَم ،بل أن لا يُفسِد الهمّ يقينَك.
Ketenangan (السكينة) tidak (لا) berarti (تعني) tiada (زوال) kekhawatiran (الهم), sebaliknya (بل أن) tidak (لا) merusak (يفسد) kekhawatiran itu (الهم) akan keyakinanmu (يقينك).
(Sakinah/ketenangan tidak berarti hilangnya kekhawatiran. Sebaliknya, kekhawatiran itu tetap ada, tapi ia tidak akan merusak keyakinanmu.)
Riset bahwa perempuan berbicara 13000 kata lebih banyak daripada laki-laki itu supaya kita lebih panjang doanya.
Salah satu cara memutus kebiasaan buruk adalah dengan mencari amal baik yang mirip karakternya. Misalnya ingin mengurangi bergosip, maka cari amal baik yang butuh banyak bicara juga; berdoa.
Ingin mengurangi kebiasaan mengeluh, berdoa juga. Ingin mengurangi sumpah serapah yang nggak perlu, berdoa juga.
Kalau jatah kata dalam satu hari sudah habis untuk berdoa, mungkin kita nggak butuh lagi debat kusir di sosmed, mengeluh kesana kemari, dan julid disana-sini.
Mungkin ya. Tulisan yang agak cocoklogi, tapi semoga menjadi ikhtiar supaya lisan kita nggak menyeret anggota tubuh yang lain ke neraka. Aamiin.
Baik-baiklah Pada Tubuhmu
Baik-baiklah pada tubuh yang kaupinjam untuk mengendarai kehidupan ini.
Tubuh ini bukan sekadar wadah daging dan darah. Ia adalah teman setia yang membantumu melukis kisahmu di kanvas kehidupan yang luas ini. Melukislah bersamanya dengan hormat. Sentuhlah dunia ini tanpa menyakiti, bergeraklah dengan kehati-hatian yang menyejukkan.
Setiap emosi negatif yang kita “coba simpan” di dalamnya sebenarnya merusaknya perlahan. Mengapa cemari dia dengan dendam, kemarahan, atau iri hati, padahal setiap selnya siap untuk merasakan, menyentuh, dan memberi kehidupan?
Baik-baiklah pada tubuh. Jadikan ia wadah kesadaran, sarana moral, dan rumah bagi kebaikan yang bisa kau sebarkan.
sadar privilege - sadar struktur - sadar blindspot - sadar beban - sadar arah. Semoga bisa merawat kebun kita dengan subur lalu pulang dengan baik. Jadilah musafir yang ramah. Jangan merusak tempat-tempat yang kita hampiri :)
Learning to be okay with the process ✨.
I have 4 books out now and a new one coming on September16! ❤️ You can get them wherever books are sold - https://debbietung.com/books
Segala kecampuradukan ini memang sebaiknya diurai dan diterima pelan-pelan, satu persatu. Tapi yang paling utama memanglah;
diakui.
The best career for a woman is to be the best educator for her children—shaping hearts, building minds, guiding souls. So, dear sisters, be passionate about studying your religion. Let your knowledge be light in your home, and your character a role model your children admire.
Garis yang Sempat Bersinggungan
Orang-orang yang kemarin bersinggungan hidupnya denganku kini perlahan menjauh, bukan karena kita bertengkar atau sedang ada masalah. Tapi memang karena fokus hidupnya sudah berbeda. Fasenya telah berganti.
Orang-orang yang sebelumnya bersinggungan dengan garis hidupku kini tengah meniti rel-nya sendiri. Entah kapan kita akan bersinggungan lagi.
Tapi kudoakan semoga banyak kemudahan dan kebaikan untuk hidupmu. Diberikan kekuatan dan keceriaan sebagaimana dulu kita pernah duduk sembari berbicara tentang mimpi, rasa, dan segala duka yang tengah kita hadapi.
Kudoakan semoga masalah-masalah yang sempat kemarin kita bicarakan, telah berlalu. Semoga cita-cita yang sempat kemarin kamu utarakan, perlahan terlihat terang jalannya.
Orang-orang yang kemarin bersinggungan takdirnya denganku kini telah fokus ke kehidupannya sendiri. Aku merasa bahagia pernah bersilang takdir. Aku tidak bersedih karena akhirnya kita berlainan jalan.
Hanya saja, aku kembali ke kesepian. Begini ternyata rasanya semakin dewasa. (c)kurniawangunadi
Sebuah nasihat yang cukup menarik.
Setelah kamu melakukan yang perlu, let it be. Tidak semua situasi harus kamu benahi sampai orang lain happy.
Sayyidah Hajar tidak tahu apakah di Bukit Shafa dan Marwa itu benar-benar ada air atau tidak?. Yang ia tahu, ia harus terus berikhtiar, berjuang, bergerak!. Demi menghilangkan dahaga bayinya yang menangis berteriak. Sehingga ia kerahkan ikhtiar terbaiknya, berlari menyusuri Bukit Shafa dan Marwa hingga Allah ridha untuk menurunkan pertolongan-Nya.
Dan Allah yang Maha Rahiim itu tahu, batas kemampuan Sayyidah Hajar adalah di putaran yang ketujuh. Ketika Sayyidah Hajar telah sampai di ambang batasnya, Allah turunkan pertolongan baginya dari arah yang tak di sangka-sangka. Bukan dari mata air yang muncul di Bukit Shafa dan Marwa, melainkan mata air yang Allah takdirkan hadir di dekat Sayyidah Hajar meletakkan bayinya.
Begitulah. Kadang, pertolongan itu sengaja Allah letakkan di detik-detik terakhir, untuk menguji siapa yang tetap menjaga prasangka baiknya pada Sang Maha Penggenggam Takdir dan tak putus asa untuk terus berjuang sampai akhir.
Rizqan Kareema
doa untukmu
jika ada, semoga Allah mengangkat semua rasa sedih, marah, kecewa, takut, curiga, dendam, dan khawatir dari dadamu. semoga Allah menggantinya dengan kelapangan dan kesabaran. semoga Allah menghapus dosa-dosamu dari datangnya perasaan-perasaan itu.
semoga Allah memberimu petunjuk hidup yang terang benderang. semoga hidayah selalu turun kepadamu. semoga kamu mendapatkan undangan dari Allah untuk senantiasa bertaubat.
semoga kamu bisa menerima kenyataan, memperoleh kemenangan. semoga kamu bisa memeluk dirimu sendiri dengan kejujuran---dan menjadi lebih kuat setiap harinya. semoga Allah menyembuhkan semua luka.
semoga kamu bisa memaafkan orang-orang yang menurutmu jahat, yang menurutmu telah merebut kebahagiaanmu. orang-orang yang melukaimu. orang-orang yang kamu tertawakan, kasihani, benci. tolong maafkan (kami) ya.
semoga kamu segera dipertemukan Allah dengan seseorang yang baik, yang menyayangi segalamu dengan segenap jiwa dan raganya, dengan ketaatan dan keimanan yang semestinya. yang menghargaimu dan selalu cenderung kepadamu, hanya kepadamu. yang janjinya selalu ditepati. yang membawamu ke tempat-tempat jauh itu.
semoga semua mimpimu terwujud satu per satu. semoga kamu mencapai semua garis finish. semoga kamu menaklukkan semua puncak. semoga yang kamu cintai tumbuh dan mekar dengan hebat.
semoga kamu menemukan ketenangan dan kebahagiaan. di dunia. di akhirat. selamanya.
Cerpen : Jatuh Cinta di Umur Matang
Lebih rasional.
Langsung menganalisa, apa tujuan dari jatuh cinta ini. Kalau hanya sekedar bermain rasa, lebih baik bekerja aja mencari uang buat membeli kesenangan. Karena jika jatuh cinta hanya untuk menerka-nerka mau ke mana ujungnya, lebih baik beli tiket kereta dan pergi berkelana sendirian, lebih minim risiko daripada jatuh cinta. Langsung mengkonfirmasi, apa aja yang kamu miliki dan aku miliki serta apa yang tidak. Untuk hal-hal yang tidak kamu miliki, bagaimana kamu mengupayakannya? Apakah kamu termasuk orang yang tidak peduli dengan harta halal dan haram selama bisa mendapatkannya atau orang yang hati-hati? Sebab aku sangat hati-hati. Untuk hal yang sudah kamu miliki, apakah kamu bersedia untuk berbagi? Langsung menyaksikan, bagaimana tabiatmu yang terbentuk selama puluhan tahun. Karena aku tidak bersedia jika aku menjadi alasanmu untuk berubah menjadi lebih baik, apalagi jika kamu berharap aku bisa menjadikanmu lebih baik. Bagiku sejak awal sangat realistis, aku ingin jatuh cinta pada orang yang baik. Karena tidak ada jaminan aku bisa mengubahmu yang telah hidup dengan caramu selama puluhan tahun dalam sehari semalam apalagi beberapa hari saja. Aku memang tidak cukup sabar untuk menemanimu berubah, silakan berubah dulu menjadi baik kalau kamu memang berniat. Langsung pada intinya, tidak perlu terlalu banyak seremoni yang uangnya bisa kita pakai untuk pergi umroh atau membeli rumah. Daripada harus lelah menyiapkan banyak ritual, bagaimana kalau kita beramal saja, misal berbagi kebahagiaan dengan mengundang keluarga dan juga berbagi ke orang-orang fakir dan miskin. Biar doa-doanya buat kita, tidak ada penghalang untuk sampai kepadaNya.
Tidak perlu banyak basa basi, kalau kamu memang berniat untuk jatuh cinta. Jelaskanlah tujuanmu hingga sejauh mana, kalau kamu tidak ada tujuan, lebih baik hilang.
Karena aku tidak punya banyak waktu untuk mengulang-ulang kesedihan yang serupa. Karena aku pun sekarang lebih rasional, bukan lagi rupa menawan yang membuatku terpesona dan berkata "iya". (c)kurniawangunadi