Masih Kuupayakan
Di antara malam-malam yang sunyi, aku masih menyebut nama-Mu dalam jeda, bukan karena aku tak tahu arah, tapi karena aku ingin Engkau yang menunjukkannya.
Langkahku belum tegap, doaku masih gugup, tapi niatku nyata: aku ingin sampai, meski harus tertatih melewati dunia yang gemar menunda.
Setiap ujian yang Kau beri, aku terima dengan dada yang terus belajar lapang. Terkadang aku bertanya, bukan untuk menggugat, hanya agar Engkau tahu, bahwa aku masih ingin memahami.
Iman ini belum sempurna, kadang naik, kadang luruh. Namun cinta kepada-Mu tetap kuupayakan, meski lewat sujud yang masih basah oleh air mata, meski lewat sabar yang terus kupintal dari hari ke hari.
Aku tak meminta segalanya menjadi mudah, cukup kuatkan aku agar tak menyerah. Sebab aku tahu, jalan menuju-Mu bukan jalan yang lurus tanpa luka, tapi jalan yang penuh cahaya bagi hati yang terus berusaha.
Dan bila suatu hari aku sampai pada-Mu, biarlah Engkau tahu: aku tidak datang karena aku sempurna, aku datang karena aku terus mengupayakan.













