Ampuni hamba yg tidak ada apa-apanya ini ya tuhan..
Sweet Seals For You, Always

No title available

Jar Jar Binks Fan Club
$LAYYYTER
tumblr dot com
todays bird
TVSTRANGERTHINGS

#extradirty
No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

titsay
cherry valley forever
Lint Roller? I Barely Know Her
đ

izzy's playlists!
Keni
he wasn't even looking at me and he found me

tannertan36
almost home
sheepfilms
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Uzbekistan

seen from United States
seen from Australia
seen from Czechia

seen from TĂźrkiye
seen from United States
seen from Bangladesh

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Bangladesh

seen from Australia
seen from United States
seen from United States
seen from Brazil
@marcoberlari
Ampuni hamba yg tidak ada apa-apanya ini ya tuhan..
Ngaji
Anjim, miskin literasi, sepertinya kalau kita berdua mendengarkannya di sore yg agak mendung dan dingin ini, kita akan tertawa terbahak bersama.
Jijik
Hampir seharian ini aku makan kacang, sampai tadi sore aku makan kacang sambil baca Orang Asingnya Camus, kentut ku bau, sampai sampai perut ku mulas rasanya, akhirnya aku berak, sambil berak, ku tulislah ini, menjijikan mungkin bagi sebagian, tapi tidak bagi ku, seperti kalian yg kadang-kadang sembunyi-sembunyi mencium bau kentut kalian sendiri dan menikmatinya, atau mencicipi rasa upil yang asin sambil tengok sana sini.
Dapur, salah satu tempat terdingin di bumi, selain kamar dengan ventilasi yg besar dan suasana yg agak gelap.
konklusi
Gak tau emang kepala urang yg terbatas, atau memang mungkin ada benarnya juga, dari sekian buku yg urang baca, urang mendapatkan satu kesimpulan, yaitu hidup tu harus bisa âmerelakanâ, itu yg urang tangkap dari bacaan bacaan urang, tapi dukanya, terakhir urang dapet kesimpulan itu dari The old man and the sea nya Pak Ernest.
Gak kerasa euy bentar lagi udah 32 aja.
One piece dan Ahmad Tohari
âJadi itu teh gimana anjir one piece te? Masih blm tamat episodenya sampai sekarang?â, tanya Idho dengan bahasa sunda campur indonseia yg cool, âacan mang emang luar biasa we eta pengarangna si anu(saya ga tau namanya siapa jd di sini saya tulis si âanuâ), bisa bercabang kitu, pengetahuanna luas siganaâ, jawab Zul dengan antusias, kami ber enam berkumpul mengelilingi meja ala kadarnya, dua orang terdiam, mungkin mereka tidak tahu menahu soal one piece, yg satu seorang perempuan, yg mungkin teman dekatnya Zul, dan satu orang lagi saya sendiri.
Yg saya bisa hanya mengikuti alur obrolan saja, walaupun sekali-kali Idho melempar tatap pertanyaan dan peng-iyaan pada saya, saya hanya bisa mengangguk.
âAi maneh di suka nonton one piece juga? Masa tukang gambar kaya maneh ga suka anime?â, tanya idho dengan bahasa hibridanya yg cool, âheunteu dho, urang teu ngarti nonton one piece teh, tapi ayeuna urang mah keur maca Bukuna Ahmad Tohari heuheu â, jawab saya.
âAnjing naon eta?â, obrolan pun berlanjut seputar one piece
sebenernya saya teh bingung hari ini mau ngapain, brosing bosen, ngaroko bosen, nonton anime lumayan bosen, padahal kerjaan numpuk, padahal itu cuan semua, na ai aing lakah bersantai ria irawan? Kacau.
ayo kita kerja..
Khutbah
Sembari mengantuk dan sesekali hampir tertidur, saya ganjal kepala saya menggunakan lengan kiri sambil menutup muka, bukan malu, tapi sangat mengantuk! Kantuk yg datang dikarenakan tak nafsu makan, hanya saya isi dengan jambu.
Sepanjang khutbah jumat saya tidak ingat betul apa yg disampaikan khotib, selebihnya kiri-kanan saya pada tidur, dengan mengganjal kepala mereka dengan tangan, seolah memberi isyarat, âayo ikutan!â. Yg saya ingat hanya kata âMudah-mudahanâ, Alhamdulillah khutbah hampir berakhir!
Tapi ternyata khutbah belum selesai, âMudah-mudahanâ, Alhamdulillah beres! Gumam saya dalam hati, tapi ternyata masih belum selesai hingga âmudah-madahanâ lainnya. Entah kenapa saya teringat cerpen âSenyum Karyaminâ karangan Ahmad Tohari, rasanya pening ini sama seperti peningnya Karyamin, tapi tak separah Karyamin sampai berkunang-kunang, tapi badan saya gemetar.
âBarakallahâŚ.â, alhamdulillah gumam saya dalam hati! Hampir selesai! Memasuki khutbah kedua ternyata masih banyak lagi mudah-mudahan lainnya. Beberapa jamaah mendadak batuk ketika pertengahan khutbah kedua.
Sarekeun moal baleg
Padahal hari ini hari senin dan padahal tadi sore jam 3 di Italia mungkin sekitar pukul 9 pagi, saya sudah excited dari hari jumat untuk mempresentasikan ide-ide saya kepada Sara dan Lucia, ada beberapa ide yg saya dapat dari berkali-kali membaca moodboard, dan saya sangat bersemangat untuk membuat skettsa kasarnya.Â
Tapi setalah di tunggu dari tadi siang pukul 1, masih saja belum ada balasan sampai sekarang pukul 8 malam, katanya brainstorming bareng-bareng, katanya mau video call, tapi malah ga ada kabar, malah udah ngantuk yang ada.
Sare wae kitu ajig?
PEMANJAT KANYAAH MAMAH
ada hikmah yang baik dari peristiwa yg saya alami kemarin, karena hal tersebut saya jadi lebih menyayangi teteh saya, Aa-aa saya, ibu saya dan bapak saya.
karena hal tersebut saya lebih merasakan yg namanya keluarga, saya lebih sering memeluk ibu saya.
ternyata hal yg pahit tersebut memang harus saya alami supaya saya bisa merasakan hal baik yg lebih manis.
31
sore yang menyenangkan sebelum magrib penuh drama nan kusut, ada yg menarik sore ini bagi saya, teman saya Opik kali ini kembali ke kampung halaman dan memutuskan membuka bisnis warungnya disini.
Opik itu orang dengan wawasan luas, selalu membicarakan hal-hal yang visioner, universal, sampai semesta yg tidak saya mengerti, pada dasarnya saya pun tidak berbeda jauh seperti dia, hanya saja topik obrolan saya lebih dangkal, tak seluas cakrawala isi kepala Opik. Mulai dari bahasan sosial, politik, iluminati, hingga cerita esek-esek di twitter, tapi disini Opik selalu membicarakan hal yg besar-besar, seolah-olah dia ingin merubah dunia, begitu yg saya tangkap, orang ini memang serius dengan hal tersebut.Â
âSarua urang ge, baheula mah kitu, kamari urang niat hayang ngajait nasib jalema, sanggeus dilakonan, geuning tanggung jawab eta teh lebih besar dari yang aing duga, ku urang akui ternyata urang teu sanggup, terus urang inget omongan na Rumi, âkemarin saya berusaha merubah dunia, dan hari ini saya berusaha mengubah diri saya sendiriâ, tah urang inget eta, jadi ayeuna mah urang nyoba ngarubah diri we, sanajan jauh kenehâ, begitu jawaban saya.
magrib pun tiba, dan Opik mengantarkan saya dengan scoopy warna pink nya, sialnya hari ini tak bisa bawa motor karena tadi siang jalanan kampung sedang di semen, dengan senang hati dan dengan rasa persaudaraan(ANJING), Opik pun mengantar saya menuju kekacauan yg bukan saya buat, apalagi Opik.
terimakasih pik, terimakasih sudah menjadi kawan.
Rumah
Ku kira rumah, ternyata tempat bimbel.
hampir setahun lebih tidak mendengarkan musik, eh nyasar kadieu..
seandainya dulu saya punya keberanian seperti sekarang...
saya bersyukur sekarang akan menjadi pengalaman berguna di masa yg bakal kasorang..
Marco berlari, dari banyak paragraf yg diketikan, tungtungnya hanya ini yang di tulis.Â