Bagaimana kegiatan pendidikan selama pandemi?
Hai, kenali aku sebagai Meghan atau panggil Meggie. Sepertinya sudah hampir dua tahun ya kita beradaptasi dengan pandemi? Teknologi juga semakin diperkenalkan dan juga dikembangkan, benar kan? Sebagian dari kita merasa bersyukur karena ada yang bisa jauh dari lingkungan yang toxic, lingkungan yang membuat tidak nyaman, atau pencarian untuk diri sendiri tentang makna pulang dan lain sebagainya. Ada juga sebagian dari kita menganggap ini adalah malapetaka, ada yang rindu, ada juga yang kesepian setengah mati, ada yang ingin pergi karena tidak merasa ada di rumah. Sebagian lagi ada yang fokus dengan kosnpirasi, tetapi hal ini tidak akan saya bahas. Untuk beradaptasi dengan keadaan dan kondisi sekarang, kita tahu bahwa ternyata diperlukan teknik cara untuk hidup, dari segala jenis menghasilkan uang, memasak, kesehatan, dan lain-lain. Tak ayal, banyak juga yang bisa kita pelajari dari pandemi, dan empati juga lebih diperdalam saat pandemi. Lalu bagaimana pengalaman saya berkegiatan dalam pendidikan selama pandemi? Saya adalah mahasiswa baru 2021/2022 di Universitas Pasundan Bandung, apakah menyenangkan menjadi lulusan corona? Ummm, karena menurut saya yang seru itu di bagian pemahaman akan teknologi, yaa tidak buruk juga sih. Karena saya juga jadi tidak perlu kaget jika di kampus nanti harus daring selama 24 jam nonstop. Saya mau bercerita bagaimana hustling dan toxic productivity menyerang saya, hahaha, karena saya anaknya cukup aktif dan memang mempunyai ambisi, saya senang sekali mengikuti kegiatan webinar selama berkali-kali dalam sebulan, kadang seperti enam kali saya mengikuti webinar dalam satu minggu, tidak ada yang namanya istirahat, saya pikir itu produktif tapi ternyata kesibukan yang membuat tertekan karena ditambah tugas sekolah yang membludak. Saya juga bagian dari komunitas, awal-awal 2020 masih banyak event yang tersedia, saya masih memegang diri menjadi admin sosial media dan event organizer di komunitas. Masih sibuk, banget. Hingga pada bulan Juni dari kegiatan yang banyak itu membuat saya lelah, dan saya berpikir, jika saya lelah saya harus istirahat, tapi platform apa yang harus saya temukan untuk beristirahat sambil belajar? Awalnya saya mulai bermain game mmorpg, tapi malah tertekan karena rasa kompetitif saya yang terus-terusan ingin grinding hehehe, lalu akhirnya saya kembali mengikuti lomba-lomba menulis puisi, berkali-kali menjadi penulis terpilih, lalu berhenti sejenak karena merasa jenuh dan butuh istirahat. Hingga akhirnya game among us tiba-tiba menjadi topik terkini khalayak kawula muda. Saya membuat server discord untuk saya dan teman-teman saya, tetapi memasuki bulan September saya berpikir untuk mencari tempat belajar atau materi. Karena pada saat itu saya hanya les daring dari Ruang Guru dan Zenius. Lalu saya menemukan server discord Ruang Belajar. Saya pikir Ruang Belajar adalah bagian dari Ruang Guru ternyata bukan, dan karena saya juga berpikir untuk mencari tempat yang aman (terhindar dari omongan kasar, terhindari dari topik-topik yang sensitif, terhindar dari orang-orang yang sepertinya akan toxic di hidup saya) saya langsung tertarik karena server ini basisnya pendidikan. Ada banyak materi dan juga ekskul yang tersedia di Ruang Belajar. Saya sendiri mengikuti tiga ekskul di Ruang Belajar: Psikologi, English Fun Club, dan Bahasa Jepang. Pengalaman pertama di EFC (english fun club) cukup menarik, karena di sini pelatihnya sangat fleksibel, gemar untuk bercanda, easygoing, dan kelas pun aktif serta interaktif. Oiya, untuk kelas di Ruang Belajar, pengaplikasian pembelajarannya dengan cara mengikuti voice channel dan ada text channel ekskul, jadi interaksi kita menggunakan suara. Ada bebapa orang yang sering off mic juga. Lalu, untuk ekskul Psikologi, pelatihnya cukup keren menurut saya, apa yang mereka sajikan kredibilitas sumbernya itu pasti dan bisa dibuktikan ada di beberapa jurnal ilmiah terpercaya. Nah, yang ketiga ada ekskul Bahasa Jepang, ekskul Bahasa Jepang itu pelatihnya tinggal di Jepang juga loh temen-temen, dengan pembawaan pelatih Bahasa Jepang yang asyik, ramah, menarik, bahkan niat banget karena dulu sempat belajar kanji dengan memberikan instruksi langsung secara digambar, menjadikan kelas juga sangat rame untuk diikuti. Di sini juga dibebaskan untuk tetap mengobrol memakai Bahasa Indonesia, ngobrolin anime, ngobrolin kegiatan sehari-hari, asal berkaitan dengan Jepang dan masih sopan. Server Ruang Belajar juga diisi dengan orang-orang yang ramah, di sana staff disebut sebagai OSIS, kerasa ga sih vibes di sekolahnya tuh? Kalau udah lulus kan jadi kangen ga sih sama sekolah? Nah, anak-anak osis di sini juga ramah banget, asyik-asyik, sering nimbrung dengan anak-anak lain. Bisa ga sih kita jadi OSIS? Bisa kalau Ruang Belajar lagi open recruitment, dan bagi aku menjadi staff di Ruang Belajar bisa masuk ke kategori volunteering, buat magang ngajar secara daring harusnya juga bisaa. Di Ruang Belajar sendiri bisa nyari teman belajar, terus bisa juga voicenya buat nyari temen, dan lain-lain. Jadi, akhirnya aku tau, kalau misalkan di discord itu ga cuma buat ngegame atau nongkrong dan kenalan sama temen doang~ Kalau kalian tertarik buat masuk ke server ini, aku kasih link di sini: https://discord.gg/ruangbelajar Kita bantu pergerakan bangsa dengan mendukung platform terkait kemudahan akses dalam belajar yuk? Ruang Belajar bisa jadi tempat alternatif untuk berkembang dan belajar~











