Reposted from @salimafillah Hari ini Penjajah memutuskan menghentikan serangan ke Gaza. Sebuah kemenangan kecil bagi perjuangan. Bukti bahwa 'Jalan Jenderal Sudirman' alias jalannya Al Qassam-Hamas dan kawan-kawan yang berujud perlawanan militer efektif menekan penjajah yang kesewenang-wenangannya memakan korban begitu banyak. Militer yang mengklaim terkuat dengan persenjataan tercanggih di dunia kini harus mengakui telah terjadi pergeseran kekuatan. Sementara Hamas dengan Al Qassam semakin profesional dengan adab-adab jihad; memberi ultimatum, mengumumkan jadwal dan sasaran, serta menarget sasaran strategis; kian susah mencapnya sebagai organisasi teroris. Sebaliknya penjajah kembali ke model gerombolan penjarah, para pemukim ilegal yang dibeking Polisi dan Tentara pengecut. Tentu mata dunia yang semakin terbuka akan penjajahan ini dan opini yang diperjuangkan oleh berbagai pihak di media sosial punya andil yang besar bagi menyerahnya sang penjajah. Bahkan penghentian serangan diumumkan langsung dari kantor Perdana Menteri, sementara serangan darat yang diancamkan tak dilakukan karena mereka sadar itu hanya akan jadi kuburan bagi pasukan pendudukan.Penjajahpun menuruti semua syarat penghentian serangan yang diajukan Hamas. Kekuatan perjuangan dan perlawanan Hamas beserta kawan-kawan sudah tumbuh melampaui perkiraan. Tentu perjuangan masih panjang, masih perlu berbagai perangkat yang harus disiapkan dengan seksama untuk Palestina yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur. Dan kita akan terus mendukung perjuangan itu SAMPAI MASJIDIL AQSHA MERDEKA! (di Al-Jami' al-Aqsha) https://www.instagram.com/p/CPH-gqnnjiF/?utm_medium=tumblr












