Scared, cried, overthinking, anxiety, became my friend when i was alone.
Today I cried a lot, drop my husband, where the bus stop on marketplace. Why?
sendiri lagi, di rumah yang ku sewa ukuran 90 m2,
kamis lalu, suami bawakan kopernya, beserta printilan kecil ku, kuning-kuning, berat di pikul, namun, ringan kalo di cicil dengan menabung.
berhenti di depan kantor ku, membawa pulang motor bw skuter ku.
beberapa minggu juga berhenti pp di jam istirahat kantor. Capek ride my motor dengan keadaan tangan ada CTS ini.
lanjut after anter suami pulang
ALL, all of conflict at my job came in a glace of my eye. How and what I have to do the next...
soon and later my latsar CPNS bakal dimulai. many preparation i have to do.
previous day, banyak kejadian unfinished job, need more man. okay after my partner job respond, I couldn't force him. Just because I need, more space for my archive file, don't make me delay for everything.
masih ingat di ingatan, katanya, harus ijin dulu ke Bu ini, (aku, done)
harus ijin ke pak ini, (aku done) sudah kulakukan,
yang terakhir, Pak, jadi nanti bakar jam berapa? (suruh minta ijin ke Pak kadis?
before that, bakal pulang, ambil file proposal, dan ternyata Nol. attitude juga Nol.
mulai, saat ini bakal aku noted ya, gerak-gerik mereka. I must cut-off yang lemah-lemah, gak mau ikut self development bareng-bareng. hanya mau di comfort zone. kalau sudah di swasta bakal di tendang dari kantor orang beginian.
Gudang aja, rebutan bareng orang pengadaan dan jasa, sangking KECILnya, gudangnya.
Percaya kekuatan Allah pasti ada, gak bakal ninggalin, gak bakal hilang. believe sama ad duha ayat 3.
note semua orang, dan mana yang bisa di ajak kerjasama.
Semangat dan doa restu dari Allah untuk anak tengah ini PASTI BISAAA!!!!!!!!!!!!!!
Ah ternyata aku memang bukan manusia sempurna. Allah lagi sayang dengan ku.
Kemudian muncul dalam ingatan, teriakan mereka yang menggaung di telinga yang berawal dari 1 kg ayam mentah. Cacian dan cacatnya diriku diluar kuasaku.
"Mandul katanya, "
Realita sosial di negeriku, persoalan keturunan. Tempat menyalahkan ada pada seorang perempuan. Apa dia tak sadar, tanggung jawab memiliki anak tak hanya di dunia. Di akhirat pun pasti dipertanyakan. Seperti 2 belah mata pisau. Baik-buruknya anak dan orang tua. Memiliki mereka bisa membawa mu ke surga atau neraka.
Katanya, "aku nikahkan anakku untuk dapat keturunan, ternyata sampai sekarang, mandul,"
Katanya lagi, karena sikapku, aku dihukum. Dan...pantas kamu berseteru dengan ibumu. Nyatanya, ibuku tidak suka pasangan hidup yang ku pilih,bukan karena sikapku.
Sudahlah, biarlah, mereka, meyakini apa yang ingin diyakini. Mereka tidak tahu, jika kubuka kenyataan sebenarnya. Kami dari kedua keluarga bakal baku hantam
Menyalahkan keadaanku.
Suamiku, dia berdiri dekat pintu. Dalam teriaknya, dia membela diriku.
Suamiku berkata, " Kong (cara suami memanggil bapaknya), anak itu pemberian Gusti Allah!. "
Ku berdiri dan terduduk lemas, memegang gagang tiang tangga. Menyaksikan dan mendengarkan. Diam dan menangis. Dada mulai sesak, kesakitan, tak bisa bernafas dengan lancar.
Namun Bapaknya tetap menyalahkan ku atas sikap dan keturunan kepadaku. Hinaan untuk ku, tak padam di telinga sampai detik ini di tahun 2025.
Sungguh, pengalaman hidup dan ilmu kadang kala tidak bisa mengubah watak seseorang. Seperti mertuaku.
Ah, mereka yang salah sebenarnya. Menyalahkan ku sama dengan menghina ciptaan Allah. Ku berdoa dalam diam dan ibadahku, biarlah balasan mereka dapatkan saat di Akhirat. Dunia hanya kehidupan sementara. Bersenang-senanglah di dunia. Biarkan, kekalnya akhirat, membalas mereka nanti. Begitu lah doaku kepada Allah.
Sayangku duduk lemas dan menangis. Aku pun bertanya dengan suara terbata-bata, menahan tangis tak keluar cepat, "Aku harus ngapain?, " Minta maaf kah?. "
Suamiku masih tertunduk lesu.
Aku pun beranjak dari tempatku. Mengalah untuk meminta maaf, bukan karena kalah. Pasrah saja. Harga diri dan ego pun harus di turunkan.
Meminta maaf atas kesalahan menjawab perkataan ibu mertua
Meminta maaf belum memberi keturunan, jika belum memenuhi kebutuhan ini, maka dengan sadar diri aku harus bercerai
Sontak, yang membuat ku kaget, Anggukan ibu mertua dan jawaban dari bapak mertua semakin membebani. Kata bapak mertua, Anak memang penting, nanti kamu akan mengerti, begitu katanya.
Akhirnya ku, naik ke atas kamar dan menangis sesenggukan tanpa berhenti. Sesak dan sakit.
Berawal dari, jatahku di hari itu untuk memasak.
Dari awal memulai, ku nyalakan dengan api kecil untuk merebus ayam. Dan meminimalisir lauk masih mentah di bagian dalam, namun matang di luar.
Masih beberapa menit.
Tiba-tiba ada pesan masuk dari suami. Lantas, ku matikan kompor, berlajut menyiapkan paket kiriman. Sepulang nya, aku lanjutkan memasak. Ku nyalakan dengan api kecil bukan api sedang. Belum beberapa menit, Ibu mertua menghampiri, dan berkata,"ojok ngentek-ngentekno gas lpg ku (jangan habisin gas lpg ku). Ku bilang, dengan tegas (tidak berteriak) "barusan antar paket, mau lanjut masak, aku tidak di dapur. " Lantas, dimatikan lah kompornya, namun, kunyalakan lagi. Dan ibunya mematikan kompornya.
Aku pun berbalik arah mengambil semua bahan-bahan sayur-sayuran yang akan kumasak dan kubuang. Padahal aku memasak untuk semua orang. Harusnya ayam-ayam yang kumasak, kubuang juga, biar mereka tidak kebagian makananku. Nyatanya ayam itu tidak ku buang.
Setelah magrib, tibalah bencana datang.
Bapak mertua berteriak memanggil namaku, dengan ibu mertua mengikuti dari balik punggungnya dengan tangis terisak.
Dia berkata, aku memarahi-berteriak ibu mertuaku. Kenyataannya tidak. Kalo pun teriak seluruh ruangan bakal mendengar omonganku, baik bapak mertua atau mungkin tetangga yang kebetulan lewat di depan rumah.
"Kenyataanya tidak begitu."
I didn't know why, I always remember, his father blame me for attitude I didn't did.
After he prayer from mosque, around 7 p.m. He was yell and accuse me and insult me, Katanya hatiku busuk, katanya aku tidak sebanding dengan menantu lelakinya yang baik itu. Deg... Deg.. Deg dan bertengkaran di mulai. Dalam bertengkar pun masih sama, aku diam dan menangis tak ada dari bibir ini berucap. Hanya suara suami yang mendebat.
It's about made kitchen, my husband remake kitchen in his house. The ideas from him not mine. Every weekend, he painting the wall and i help for small things i can do. Such us, cleaning this room from dust. And mother in law know after we bought stove.
Fyi, those house was devided into two part.But suddenly, mother in law bought many red onions from market. Then she choose the kitchen, which is the room we had to remaking, to be place she could sell to neighbor.
When she choose those room, she never discuss to me or my husband. Finally, we delay to remaking, and what we bought not just a stove but all include some of materials. Because I know it, and my husband had been promise to me, I ask to him, how could she do this to me, and she know we remake it. But, entahlah.
I didn't know, how my husband told to his mom. Then voila, after 7 p.m, his father yell-shout and insult me. Then you know, this moment before chicken
I always remember, i had holy place to prayer. Every morning, i always clean and wipe it. So, I didn't allow everyone wore sandals. But, suddenly, his father goes to my prayer room with his sandals. His father know I always sweep and wipe but the hell his father doing, wore it, and said, my room not pure and holy.
What??? Hello, this is my room, my private room only at prayer place and bedroom, you know. My room, my rules, so everyone have to respect my rules. But he didn't. What a waste my time do this. Sabar sabar
And include my bedroom, his mom, open my bedroom without knock the door. What a horrible. They didn't respect my privacy and humiliated
Paginya, jam 3, aku makan ayam ½ mentah, suamiku tidak ikut sahur.
Pemuda berakal tanpa emosi yang harus mengalah. Bukan berarti mengalah karena kalah, namun hanya menjadi pemanis hati lawan bicara yang sedang memanas
Pasrah sambil menangis disalahkan. Sebenernya, Allah berkehendak, itu bukan kesalahan ku. Namun, ku ikuti saja jalan pikir tetua seperti itu. Dibenarkan pun, tetap teguh pada pendiriannya yang salah. Sudahlah.
Masih ingat....
14 April 2023, setelah prahara, di hari yang sama, Kami pergi dalam diam. Berperang melawan rasa sakit dan sesak tapi tak mampu. Di tengah pencarian sepetak toko ataupun ruko, kami berwisata masa lalu. Bernostalgia masuk ke dalam kampus yang dingin namun hangat di hati kami. Mengurai ide dan menghabiskan sisa tangisan ku yang belum reda.
14 Mei 2023, Kami membuka ruko laundry. Pesan sekitar 25-30 nasi kotak dari teman kuliah. Tak dinyana, datang 1 keluarga mengantar pakaian kotor mereka, di hari yang sama. Dua minggu kemudian mereka ambil.
Dua belas juta per tahun sewanya. Mandek di bulan November, karena cts dan wasir. Menunggu 4 bulan tersisa, dari total 1 tahun masa kontrak. Masa-masa per- carpal tunnel syndrome ku dimulai. Bulan ke -6 ku mulai rajin terapi sampai capek di bulan September
Aku ingin terlihat kuat. Bersiap tanpa prasangka buruk. Meminimalisir.
Terbersit jika suatu saat nanti mereka tahu. Jika pun tahu bagaimana? Atau mungkin ketika hari H tiba, mental dan fisik harus kuat dan bangkit untuk kemungkinan terburuk. Jika perlu diangkat atau tidak. Dokter bisa saja merubah keputusannya saat di medan perang. Keputusan mendadak ini pasti di luar obrolan dengan diriku sebagai pasien. Maka, aku harus bersiap. Apapun keputusannya pasti itu yang terbaik. Mereka yang ahli pasti take decision berdasarkan ilmu dan pengalaman yang dimiliki. Mereka juga memiliki keterbatasan dari apa yang mereka putuskan.
Maka pengharapan dan doa adalah jalan terakhir menuju ke tak yang terhingga, melampaui kemampuan manusia. Entitas yang menciptakan seluruh alam dan Maha Kaya, Allah.
Dan hari itu, bukan dokter lagi ruang berteduh. Hanya Allah, di pikiran, bukan juga suami, atau pun orang tua. Allah saja. Meminta keajaiban menerpa relung hati dan pikiran yang duka ini.
Caci maki dan ekspektasi orang luar, mengharuskan diri ini bersiap bertempur sambil mencari baju zirahnya sendiri. Tameng yang dipakai pun sekenanya.
"Ya Allah berikan aku nikmat beribadah setelah ini, setelah sekian lama hilang dari diri ini. "
"Ya Allah, aku mohon lindungi diri ini dari mereka yang dzalim kepadaku. Ya Allah aku meminta pertolongan Mu. Ya Allah pulihkan aku, sehatkan aku, bimbing dan dekatkan dengan rekan yang menjauhi larangan-larangan Mu, dan mendekatkan diri pada keridhoan Mu."
"Aku juga ingin menikmatinya Allah. Ya Allah, berkahi dan restuilah atas tindakan ku yang terbatas ini. Ya Allah aku berusaha semampu ku, selebihnya kuserahkan pada-Mu. Amin."
Usia 33 tahun, usia penuh proses. I need some space to little more know about my life pace. It's take long away to find my happiness at unexpected life. No one told me till my awareness need help from searching.
Bersandar
Bersandar
Menemukan tempat terbaik bercerita dan berpulang nanti.
Tempat yang tidak bosan mendengar hal yang sama setiap hari. Pendengar tanpa rasa bosan.
Kenapa baru tersadar
On video, some credible resource, such us article or anything you could found out by yourself.
No one told, Allah very kind and appreciate every single step human did, till I found my self watching utub. Even zikir in doa, every word always same, that's truely Allah never said bored. Meanwhile human getting bored if I told same story. Allah different. Allah could accommodation All, apapun menampung cerita manusia tanpa batas, luas lebih luas dari bumi
Bismillah بسم الله
Setiap keberkahan amalan hasanah datang, jika kita berdoa, bahkan hanya 1 kata untuk Allah.
Duduk, berdiri, berjalan, bernafas, pencernaan lancar, bisa merasakan pulih.
Have you ever praying only sit? Yes i have
Have you ever praying only stand?
Yes i have
Ya Allah tugas kenegaraan pertama sudah selesai (operasi pertama)
Sekarang hanya meminta keajaiban kesembuhan dari mu saja
Aku melakukan hal-hal kecil yang hanya bisa aku tempuh dengan kemampuan ini, selebihnya, hanya engkau
Luka operasi belum pulih benar tidak apa-apa,
Ku minta kesembuhan kepada yang Maha Bijaksa, Maha penyayang, Maha Mengetahui, Maha Segala-Nya,
semua kuserahkan pada Mu
Sebentar lagi, tugas kenegaraan kedua akan di laksanakan kembali
(Operasi kedua)
Tinggal menunggu berita kesembuhan dari mu.
Belajar melapangkan dada dan ikhlas terus ku coba. Begitu pun menghilangkan rasa kebencian yang menumpuk lagi belajar. Meluruhkan saja. Setelah nya aku ingin bersikap biasa saja pada mereka tidak berlebih dan tidak mendekat.
Menjaga kewarasan dengan zikir sederhana yang kau ajarkan dari orang-orang di sekitar ku.
Terimakasih Allah, atas suka dan duka mengiringi langkah ku, menjadi keberkahan,
Dan perasaan berserah, keberkahan, lapang dada, dan ikhlas, mula ku pelejari bagaimana rasanya.
Mungkin awalnya akan ada rasa ingat tak ingat. Kali ini Bismillah belajar mengingat perasaan ini
Terimakasih kado cpns 2024, ketika orang tua ku masih ada semua.
I was almost thought to withdrawal my exam, because my hemorrhoids. Ada kah yang membayangkan bahwa ini sudah stadium 4 (07/1/25)?
I just know it after SKB test. Beneran ini miracle banget se bangetnya, hanya Allah yg mampu. Ada ga orang yang mampu duduk menunggu giliran ujian almost 2-3 jam di kursi tunggu dengan keadaan ini, mungkin tidak. Tapi Allah kasih aku ketahanan fisik kuat di bagian pantat. Sambil menunggu outsole sepatu ku merekat. Yass, ada kejadian apes selama tes kedua CPNS 2024 lalu.
Outsole sepatu lepas sebagian, kemungkinan, karena hujan h-1, memang deres pol. Setelah hujan selesai, eh baju di jemuran juga jatuh. Akhirnya, cuci baju lagi malem-malem. Pas hari H, dari outsole sepatu setengah lepas, minta tolong panitia buat rekatkan pake isolasi sampek kunci kamar mandi ga bisa di kunci, minta peserta tes kunci dari luar.
Alhamdulillah ujian lancar sambil ada sedikit nyut-nyutannya tipis-tipis waktu mengerjakan. Setelah selesai ujian, langsung nangis ga bisa bilang apa-apa berasa hopeless, karena ada beberapa pertanyaan ga ada di UU yang kupelajari.
Sampai waktu hp sudah di tangan setelah ujian. Suami ucapin di chat selamat, makin bingung dan nangis maksudnya apa an?
Sambil telpon suami dan jalan cari parkiran motor suami, dia bilang nilaiku di atas Rival-rivalku, yang berarti aku masih bisa mempertahankan posisi rank 1, Alhamdulillah langsung nangis kejer ya Allah.
First in my thoughts I'll say same things... 28... #four #sketch #bookstagram #illustration #illustrator #artwork #face #september #pencildrawing #drawing https://www.instagram.com/p/CEn7E4xp8mZ/?igshid=cqtgj02avc20
iya lagi bingung emang...
berawal otakku ruwet sedikit overthingking, gak tau mulai dari mana.
Banyak letupan-leptupan api yang terkurung dengan baik di dalam otak. Mulai dari Ayah, kakak, ibu (sekarang punya 2 ibu) dan adek. Awalnya, hanya aku yang pengen keluar, Itu pun sehabis packing bumbu tomyum.
sehabis duhur siap-siap keluar, eh suami juga ikut, karena ku bilang
“pokok aku mau keluar gak tau kemana”
Tujuan bisa dicari sambil jalan juga, pikirku. Awalnya, ku pikir mau jadi ngikut nemenin suami mancing, karena persiapan semula dia ada rencana mancing, sambil bawa santan kara dan glempungan tepung buat pakan ikan.
Kita jalan agak sorean ke arah wagir, dan di tengah perjalanan aku lupa make helm. Kata suami, kita kan akamsi , alesane ben gak balek nang omah jupuk helm. Kalau protocol covid 19 gak lupa di bawa dong, mulai dari hand sanitizer dan masker.
Sepanjang jalan, yang di liat hutan-hutan, rimbun banget. Aku baru tahu kalau belakang rumah masih ada daerah itu. Kata suami si, itu daerah bisa buat jalan alternatif ke Blitar. Jalannya juga sudah beraspal, walau kadang ada yang berlubang. Banyak bambu-bambu liar tumbuh gedhe di sana-sini, termasuk bayam merah. Batinku pengen kupetik bawa pulang jadi sayur. Sambil jalan dan mikir ternyata suami kepikiran ngajak ke hutan precet. Ku pikir suami tahu jalannya, ternyata kita nyasar-nyasar sambil liat google maps.Apesnya hp suami mati sudah, yang diandalin hp ku. Terus ini stay vacation kita yang kedua. Kalau yang pertama ke rumah si Mbah Blitar terus lanjut ke kampung cokelat.
Sesampai di sana juga gak terlalu banyak orang. Ada beberapa penjual jajanan juga tapi kita gak prefer beli, tau kan, beli di tempat wisata mayan mahal.
Kami pulang abis ashar sambil beli lalapan belut crispy. Harga belutnya juga normal Rp 24.000 aja sudah termasuk 2 gelas air mineral 250ml.
I had no idea, my unpopular sketch bisa ke capture...
di liat baik-baik...
ini modelnya lagi belajar gambar...
eh yang suka 280 likes..
gak kebayang aja...
beruntung, banyak yang support.. diantaranya kasih tau aku, gimana buat gradasi, tones dari shadows-nya... haha...
Social distance ngapain? Rebahan juga gak... #DiRumahAjaBarengJoyko #wfh Ngisi waktu #sketching at #a3sketchbook Interest sudah lama sama #anatomydrawing #anatomyart ... Tahap #coloring masih di pikirkan #traditionalart #artwork https://www.instagram.com/p/B-Lpq1IJoAT7kIRIQJop905puzHy_E41rpPF3A0/?igshid=nazio7lu98dn
Berasa bgt ya wabahnya yg keluar rumah cuman 3 orang. Langitnya juga mendung kelabu... Up and down the hill , Shaftesbury... The real pic was photographed by Dane Gardner on Pinterest source... Cause so beautiful, Naturally I sketching and #drawing for #watercolor version for this... Thanks for gave my #inspiration #homeworkouts #traditional #artwork #nature #manual #watercolorcake #illustration #sketchbook #pencildrawing #metime #wfh https://www.instagram.com/p/B-JSZQSpl8cFtFlfMhDcrxSZEODOlX1X4BvZwM0/?igshid=xhuce49oek82
As usual... Everywhere I read... those-Headline covid-19- The more you know, day by day the more you be...to search corrona virus news even more...and becomes obsession and finally paranoid is coming.. It would be better if you stay health both of physic and mentally Mumeet engkok rek 😒😒!!! Just like that... Take pleasure time... with yours... ''me time'' syukur2 punya, if you don't have... golek hobby liyane ae yo.... -Be happy- #watercolorcakes #watercolor #colorbrush #colorbrushpen #mechanicpencil #illustrationoftheday #drawing #sketch #sketchbook #sketch_daily #houseillustration #house #art #120320#130320 #DiRumahAjaBarengJoyko pensil mekanik kuningku #wfh https://www.instagram.com/p/B9p_qeBJevGDVaGvrL9YGUUrhqJkCZYSy9Du_I0/?igshid=1w4u9yhpsyp5k
I don't get it what's going through my mind... dying to know, afraid to find out... Until... why I rather have a doubt This pages be one of precious chapters #flowers #leaf #pencildrawing #pencilsketch #sketchbook #facemask #artwork #pen #illustration #rehearsal #pemanasan #latihan #90120 Uda beberapa bulan gak nyentuuh pensil n pen #drawing https://www.instagram.com/p/B7GYgoiJyroUjaI8gAcXIKcFZ_NbSqLgmw9Jlc0/?igshid=1i7spwxi538la
Rukun nikah cuma 5 1. Mempelai pria 2. Mempelai wanita 3. Wali 4. Saksi 5. Ijab qobul Jangan di persulit dengan menambah syarat 1. Lulusan sarjana 2. Punya kerja tetap 3. Keturunan ningrat 4. Wajah artis 5. Punya rumah 6. Usia sudah matang 7. Nggak melangkahi kakak 8. Kecocokan tanggal lahir 9. Kecocokan anak ke berapa https://www.instagram.com/p/B3_tsIIpYqolBjb1ZbM2qsmPjUbr2DNMUjNdFU0/?igshid=1cnhb5away9h0