(N)unggu (D)itunggu (M)enunggu
Menunggu, ditunggu- tunggu
Tak kunjung temu kemudian berlalu.
Terkadang aku memaksa hatiku untuk menunggu satu nama yang kini entah dimana
Menunggu... menunggu... menunggu... Sayangnya, nyatanya ia kembali dan telah berbeda
Justru aku sadar nyatanya seseorang yang layak aku tunggu itu bukanlah kamu
Biarpun begitu terimakasih telah membuatku paham kalau menunggu itu sulit,
Sulit untuk diterima oleh hati yang sempit.
Seperti kamu, yang pergi dan mengabaikan begitu saja.
Oh yaaa, esok lusa kamu pun akan menunggu dan ditunggu sama sepertiku
Semoga seseorang yang akan menunggumu kelak tidak lagi kamu abaikan
Karena tidak semua orang dapat sabar dan bertahan dengan satu kekuatan dan keyakinan.
Semoga ia yang menunggumu diberi kekuatan hebat menaklukan sikapmu yang ingkar pulang di waktu yang tepat.
yang dulu kita sama- sama yakinkan
Karena hati pantas tahu, sebaik dan sekuat apa ia yang rela menunggu hanya demi satu nama yang memang pantas untuk ditunggu.