Kadang aku tak tahu maksud dan tujuanmu apa Datang tiba-tiba ketika hati mulai hilang rasa Dan dirimu terus menerus meyakinkan rasa Seolah memang pantas rasa itu ada Namun setelah rasa itu kembali ada Dirimu hilang mengabaikan rasa.
seen from United States

seen from United States
seen from Canada

seen from Australia

seen from Australia

seen from Brazil
seen from United Kingdom

seen from Turks & Caicos Islands
seen from Germany

seen from Russia

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States

seen from Canada

seen from United States

seen from Brazil
seen from Canada

seen from United States

seen from Brazil

seen from Canada
Kadang aku tak tahu maksud dan tujuanmu apa Datang tiba-tiba ketika hati mulai hilang rasa Dan dirimu terus menerus meyakinkan rasa Seolah memang pantas rasa itu ada Namun setelah rasa itu kembali ada Dirimu hilang mengabaikan rasa.
Sajakku
Jangan kau anggap seseorang yang diam kelu tak mampu melawan!
Karena jika katanya berbisik
Dirimu tak kan mampu menghadang
Bait kataku tak kan pernah usang
Karena jejakku akan meraga pada ribuan jiwa
Jangan kau anggap seseorang yang diam kelu tak mampu membentak!
Karena jika ia berteriak dirimu akan tergertak
Bait-bait semuku mampu mengelak
Dan kamu akan terkoyak
Lalu, masihkah kamu jadi pengumpat
Mencuri ribuan kata yang tak sempat kau dapat
Karena dirimu merasa tak hebat
Akan hidup yang telah kau dapat
Sayangnya, kamu tak berhak
Menerima makna akan hebat
Karena jiwamu terkoyak
Oleh relung yang tertambat
Baitku
Aku takkan menyerah
Pada sajakmu tempo dulu
Dan, aku tergugu
Karena rindu yang membelenggu
~Nurul Aulia~
Puisiku
Desember
Terimakasih telah datang kemudian pulang
Telah hadir kemudian mangkir
Telah berjanji kemudian mengingkari
Telah merindu yang berujung sembilu
Telah menyapa yang membekas nestapa
Selamat anda hebat!
Desember
Sesosok yang super
Tak punya hati
Pergi kemudian kembali
~Nurul Aulia~
Puisiku
(Untuk Sahabat)
Dimula kita tak sama
Janji temu tak pernah ada
Ambisi kita hal yang serupa
Satu tujuan untuk mimpi hidup kita
Hingga akhirnya jadi pengikat temu kita
Biar tak seibu tak sebapa
Tapi kita ini saudara
(Edisi Reuni)
~Nurul Aulia~
sayangnya kamu lupa, mereka yang mengagumimu saat kini hanya melihatmu hari ini tanpa peduli kamu dulu.
Kamu lupa bahwa aku orang pertama yang menerimamu, mencintai keluguanmu tanpa aku melihat apa yang telah kau dapat saat ini.
~Nurul Aulia~
Rasamu Palsu Nona - JustoKnow
Rasamu Palsu Nona – JustoKnow
[ad_1]
Saat ini ku sedang berjalan ke masa lalu. Dimana kau dan aku punya cerita biru. Tak pernah ada rasa rindu serta pilu. Sebab setiap saat kita bisa bertemu.
Kini, semua cerita sudah tersapu. Tinggal kenang menyisakan rindu. Ah, sungguh tak perlu bercerita, semua itu semu. Hanya pilu jika mengungkit kenangan itu.
Ya, kau sapu sketsa indah itu. Dengan pergi tanpa salam padaku. Hanya seucap tak ada…
View On WordPress