Catatan Untuk Diingat Diri.
Dari sekian banyak amal shalih yang mungkin kita belum bisa menjaga keistiqomahannya, setidaknya pastikan agar tetap menjaga sholat—khususnya yang wajib.
Jika kita ingin mengevaluasi kualitas hidup kita, lihatlah dari bagaimana kita menjaga sholat kita. Sebab darinya tercermin bagaimana kita mengelola resources yang dititipkan, apakah sholat sudah menjadi prioritas utama, atau sekedar sampingan dari sekian banyak urusan duniawi?
Sholat yang disyariatkan dilaksanakan dengan waktu yang diberi jeda antar satu diantaranya, juga memberi ruang muhasabah bagaimana kita menjalni pagi kita, siang hari, sore, malam dst. Jika kita merasa berbuat dosa di satu waktu, jadikan sholat menjadi 'penghapus' dosa itu.
Kualitas hubungan kita dengan Allah juga bisa dilihat dari bagaimana kita menjaga sholat kita. Apakah Allah sudah betul-betul kita "menangkan" dari hajat-hajat duniawi yang kita ingin rengkuh?
Maka dari itu, jika boleh berpesan untuk diri dan siapapun yang membaca. Sejauh apapun mungkin hari ini kita sama Allah, jangan sampai tinggalkan sholat. Jadikan sholatmu sebagai "cara" menjemput Rabb-mu. Sesungguhnya Ia Maha Melihat, Maha Mendengar dan Maha Memberi Ampun.






















