Best couple... both are my first love 💕 They are "home" for what it's really mean to me 🏡👪 (di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, Indonesia)
One Nice Bug Per Day
dirt enthusiast
I'd rather be in outer space 🛸

Love Begins
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

No title available
todays bird
noise dept.
Stranger Things

JVL

祝日 / Permanent Vacation
he wasn't even looking at me and he found me
i don't do bad sauce passes

@theartofmadeline
h
ojovivo
No title available
YOU ARE THE REASON

Origami Around
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from Belgium

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States
seen from India
seen from United States

seen from Singapore

seen from United Kingdom
seen from Switzerland
seen from United States
seen from Norway
seen from United States
seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@potatoonoona
Best couple... both are my first love 💕 They are "home" for what it's really mean to me 🏡👪 (di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, Indonesia)
Final-exam and all my college bussiness won't make me can't having fun on my own way.. it just start today #ftc3 #festivalteatercirebon2017 #membumikantradisi #day1 . . I do what I want to do. I'll share and back to write on my tumblr Choco-corgi at potatoonoona.tumblr.com after my final-exam, comprehensive examination finished. Being responsible for my campus life, youth, time, money... my own happiness. My life. . . #tjaroebanteater #todayevent #cirebonevent #cirebon (di Gedung Kesenian Rarasantang Crb)
Sending love... Celebrating peace, democracy, and solidarity from Indonesia 💙 #eu #eu60 #euontheground #euintheworld (di Indonesia)
Talkshow "Jingga untuk Matahari" w/ #EstiKinasih at @gramediaciptocirebon . . Finally, got another book that signed by it's author w/ some special note for me. I even got another novel as a prize. But meet w/ Mbak Esti Kinasih itself was so special for me. I really have a great time at this talkshow. Much~ laugh. I enjoy this talkshow as much as I enjoy the books, #estikinatik wanna be. Can't wait for "Jingga untuk Sandyakala" coz I do love this beautiful Teenlit series!!!?? JUS! SOON! 2017!!!?? Glad to meet the biological mother of book that I adopted.. #talkshow #booktalkshow #books #teenlit #estikinasih #estikinatik #jinggauntukmatahari #TalkshowJUMinCirebon #talksshowJUM #adajumdijanuari #todayevent #cirebonevent #cirebon (di Gramedia Cipto Cirebon)
#WARN #LongPost since I make it one w/ my tumblr post #womensmarchjakarta2017 ? Didn't join for real #teehee But just like what I said yesterday.. we can take a part by our own way before #internationalwomensday . Some poster that take my attention... "Less catcalls, more cats" "Uterus NOT U Tear Us" "Men of quality don't fear equality" "Born this gay", haha gay version of "Born this way" my MoM Joanne @ladygaga . . But I'd like to say, "Ayo main game bareng! Tapi jangan mainin perasaan aku!" . . Join the one, "My body, my bussiness", "Tubuhku-Otoritasku", and many more. Should I agree w/ everyone there? Uyeah~ I'm tiny skinny lil asian girl who was so shame w/ my body before but however.. I was born this way baby~ Alhamdulillah~ #todayevent #cirebon (di Yogya Cherbon Junction)
Talkshow "Digital Entrepreneur" by @bemstmikikmi Cirebon It's not that bad when I decided to NOT join the #womensmarchjakarta2017 directly since I can't come to Jakarta, I'm wearing #womensmarch 's #perempuanbersatu shirt as my #ootd btw. But I had another great Saturday by attending Talkshow "Digital Entrepreneur" and got new knowledges from these 2 great founders. Even I'm such 'a solo player' (again) but I got something to bring to home after. Knowledges and a doorprize as "BONUS". More story on: potatoonoona.tumblr.com As a very very late post (sorry).. I'll share what I got as a long post wanna be. #todayevent #cirebonbribin #youtubercirebon #selebgram #youtuber #talkshow #digitalentrepreneur #entrepreneur #cirebonevent #cirebon (di Amare Cafe Coffee & Resto)
Talkshow "Digital Entrepreneur" by @bemstmikikmi Cirebon . . It's not that bad when I decided to NOT join the #womensmarchjakarta2017 directly since I can't come to Jakarta, I'm wearing #womens. But I had another great Saturday by attending Talkshow "Digital Entrepreneur" and got new knowledges from these 2 great founders. (di Amare Cafe Coffee & Resto)
See you tomorrow on Talkshow "Digital Entrepreneur" by @bemstmikikmi Cirebon w/ founder of @cirebonbribin @mamanabr and founder @youtubercrb & project director @malasmikircom @giricahya at @amarecafe . . Check the story after event on: potatoonoona.tumblr.com #talkshow #selebgram #youtuber #entrepreneur #cirebonbribin #youtubercirebon #cirebonevent #cirebonjeh #cirebon (di Cirebon)
Tidak turun langsung esok hari tidak berarti tidak dapat mengambil bagian dalam "Women's March Jakarta untuk Perempuan Indonesia". 04-Maret-2017 Terbuka untuk umum! Details: https://www.facebook.com/events/1231540463566134/?ti=as More info: E-mail: [email protected] Twitter: @womensmarchjkt #womensmarch #womensmarchjakarta2017 #perempuanbersatu #perempuanbergerak (di Cirebon)
From E to D City... 🚇🚆🚈 "Pindah tempat tidur"💤 . . 5 years ago I lived there for a month and back home w/ all my dissapointment and broken heart of letting go every little things I got. My dreams. My hope. My love. Just because my parents don't let me to. Now, I back again to mend my soul. Finding everything I've lost there. 🍃 Gonna write my travel-story on my tumblr: potatoonoona.tumblr.com (Choco Corgi) 🍫🐶 Get ready for IG Spam too!!!?? 💦 Bandung~ please be nice to me for this time 🙇 . . . #potatoonoona (di Desa Pasindangan Cirebon)
Ready for another awesomeness from @tjaroeban.inc 02 - 11/04/2017• Festival Teater Cirebon 2017 #FTC3 #teatertjaroeban #cirebonevent #cirebon . . More information about the festival on: festivalteatercirebon.wordpress.com You can get yours by booking the ticket there! Hope to see you and enjoy the festival together~ . . Gonna share my story in April too on my tumblr: potatoonoona.tumblr.com 🍃 (di Gedung Kesenian Rarasantang Crb)
Efek Seminar dan Peluncuran Buku "Menikah Itu Ibadah"
Pak Munif Chatib: Dimensi suka dan cinta. Suka itu dimensi nafsu atau naluri hewaniah. Sementara, cinta itu dimensi Ilahiah atau ketuhanan. Cinta itu setelah menikah karena setelah akad kita akan menarik garis ke atas kepada Tuhan. Sebelum menikah itu sebatas suka saja.
D-ini: Saya bisa secara tegas menarik garis horizontal antara saya dan dia. Tapi, untuk garis vertikal? Saya bingung menariknya ke arah Tuhannya siapa? Saya? Atau dia?
Late report... Minggu yang sibuk seperti biasa nya setelah sepekan penuh menjalani kehidupan perkuliahan. Hari minggu yang biasa saya isi cukup dengan menuntaskan pekerjaan rumah dan memberi waktu istirahat yang kian lama kian di rindu tubuh saya. Pada tanggal 12 Februari 2017 saya putuskan untuk diisi sesuatu yang diluar rutinitas namun telah saya jadwalkan, khusus. Seminar dan peluncuran buku pertama yang saya hadiri di Kota Udang, Cirebon. Sebelum menghadiri acara yang rencana nya akan dimulai pada pukul 10 pagi ini. Pagi-pagi sekali saya sudah bersiap, tak hanya untuk menghadiri acara ini tetapi untuk menyelesaikan kewajiban atas tugas kuliah - tugas kelompok. Yaaa menghadiri acara ini seakan salah satu hak saya sedang setiap hal yang berkaitan dengan tugas perkuliahan adalah kewajiban saya atas tuntutan saya akan hak menuntut ilmu. Alasan mengapa saya cukup terlambat tiba di tempat seminar, Gramedia Cipto Cirebon. Beberapa momen terjadi hingga menimbulkan tanya dalam benak saya. Tentang mengapa seharusnya seorang perempuan berpergian harus dengan mahramnya, tentang mengapa sebaiknya lelaki dan perempuan seharusnya tidak berbaur dengan bebas perlu batasan-batasan, tentang betapa sebenarnya di antara lelaki dan perempuan yang berdua akan ada setan di antaranya. Pertanyaan-pertanyaan yang sekejap terlintas lalu jawabannya ada dalam acara hari ini bagai pedang yang melibas segala. Sedikit lucu mengenangnya. Keterlambatan saya tak terlalu berdampak selain terhadap tempat duduk karena acara yang memang baru dimulai saat seluruh peserta sudah berada didalam ruangan. Dimulai dengan pengakraban antar peserta seminar di pandu oleh MC. Ada rasa malu, canggung, tapi saya tertawa geli menyadari yang hadir kebanyakkan adalah para guru dan orang tua. Walau diakhir acara saya mendapati beberapa mahasiswa. Tetap saja entah saya termuda atau bukan. Dilihat dari cara berpakaian dan ukuran tubuh, saya yang terkecil. Kekanak-kanakkan. Teman temu event saya di acara ini adalah seorang Ibu, Guru yang datang karena agenda Ikatan Guru PAUD dengan nama Taman Kanak-Kanak yang sama dengan TK saya dulu. TK Negeri Pembina tapi saya Sumbawa ini Cirebon. Hanya bertukar informasi pekerjaan saat ini dan asal tanpa bertukar nama sebelum kami dijarak - dipisahi rekannya yang baru datang kemudian. Ibu Guru yang ramah dan terlihat lucu untuk seseorang yang cukup kesepian karena datang sendiri tanpa seorang partner pun. Setelah Sang MC cukup membangunkan suasana dan memfokuskan konsentrasi para peserta. Walau beberapa peserta keluar ruangan ditengah-tengah acara entah karena ada urusan pribadi, mengurusi anaknya yang rewel dan sebagainya. Acara dibuka dalam kemasan yang cukup menarik. Sedikit berbeda sebagai pengalaman seminar pertama saya di Cirebon dibanding seminar-seminar yang telah saya hadiri baik di Sumbawa Besar maupun di Kediri. Awal Pak Munif Chatib mengisi seminar dengan menunjukkan video pernikahan anaknya, Bella. Seakan menunjukkan alasan tentang mengapa buku yang akan diluncurkan hari ini terbit. Buku yang menjadi hadiah pernikahan dari seorang Ayah kepada Anaknya. Buku yang katanya menjadi tanda mata pernikahan anak Sang Penulis. Sekalipun Pak Munif Chatib mengatakan seakan ini adalah hal yang baru. Tetapi diantara para penulis yang belum menikah, menjadikan buku sebagai tanda mata di acara pernikahan mereka menggantikan souvenir-souvenir telah masuk ke dalam daftar harapan mereka. Yang berbeda adalah ini hadiah seorang Ayah kepada Putri nya. Manis. Terlihat bagaimana sebagai seorang Ayah, Pak Munif Chatib begitu bangga kepada Putri nya dan keluarga nya. Sedikit pengenalan akan diri nya, buku-buku yang beliau tulis sebelumnya, dan beberapa hal dalam buku yang diluncurkan hari ini. Hal yang menarik adalah bagaimana buku berisi kalimat-kalimat bijak, quotes ini dikaji bersamaan dengan materi seminar hari ini. "Peran Keluarga dalam Mengenalkan Pendidikan Seks Sejak Dini kepada Anak" Beberapa fakta yang dikutip oleh Pak Munif Chatib dari beberapa sumber yang membuat peserta beristighfar akan fakta yang terjadi. Sedikit menimbulkan kegaduhan diantara para peserta seminar, dari yang saya tanggkap tak ada yang tak mengiyakan, merasa ngeri dan sedih. Saya hanya bisa tersenyum. Sedikit penjelasan tentang betapa bahaya nya pornografi terutama pada otak. Hanya dapat berteriak dalam hati menyatakan argumen saat komik dimasukkan daftar 'pengrusak'. Iya! Tidak akan berguna di forum seperti ini bila saya ingin menjelaskan panjang lebar akan protes saya dan alasan keberatan saya. Argumen yang sedikit redam karena persentase nya tak ada seperempat. Hampir seperempat. 24%. Inti dari pendidikan seks yang disampaikan adalah pola pendidikan seks yang terdiri dari; memberi INFORMASI; menjawab PERTANYAAN; dan PERILAKU keseharian. Dalam tahapan tingkat usia dini, akil balig, remaja, dan dewasa. Disampaikan dengan cukup jelas. Menekankan betapa banyak hal yang sedikit salah selama ini. Hal-hal yang ditekankan lainnya adalah bahwa Seorang Ibu sangat berperan penting, sebagai madrasah awal anak-anaknya. Pembahasan mengenai buku #ParentsLearn2 "Menikah Itu Ibadah" yang menarik untuk saya tentulah hal-hal yang dengannya dapat saya sangkut pautkan secara nyata dengan kejadian yang telah terjadi dalam hidup saya. Beberapa bagian favorit saya: -"Masa Indah Remaja. Masa indah remaja adalah saatnya mengeluarkan semua potensi diri pada puncak kekuatan. Masa belajar, masa berkarya, masa menjadi penjelajah alam raya, masa menjalin persahabatan, dan masa yang belum pernah terpikir oleh manusia. Sangat naif, jika masa indah remaja diidentikkan dengan masa pacaran, sungguh sempit." -"Dimensi Suka Dan Cinta. Rasa suka dan cinta berbeda dalam hal dimensi. Suka itu dimensi nafsu atau naluri hewaniah. Liar, tak ada aturan. Naluri ingin MENDAPATKAN sesuatu dari lawan jenisnya. Sementara cinta itu dimensi Ilahiah atau ketuhanan. Sistem rasa yang humanis. Rasa cinta cenderung ingin MEMBERI dan MENJAGA KESUCIAN lawan jenisnya." Pak Munif Chatib sendiri mengatakan betapa bagian-bagian buku nya alangkah baiknya difoto dan dibagikan ke orang-orang lain juga. Melihat betapa buku ini juga dibalut dengan warna-warna dan ilustrasi menarik. Tidak mengherankan ditambah penambahan alasan dari pihak penerbit nya sendiri, Mizan. Saya cukup tersenyum-senyum saja memerhatikan betapa Pak Munif Chatib baik dalam penyampaian Seminarnya maupun dalam buku nya seakan menggiatkan "NIKAH MUDA". Yaaa! Putri beliau, Bella menikah muda dan beliau sebagai Ayahnya bangga. Sampai di sajikan dalam sebuah video. Poin utama nya saat beliau memperagakan pernikahan dan pendidikan sebagai dua bangunan yang berbeda. Bukan disusun. Pendidikan dulu baru menikah. Tetapi berdampingan. Alasan mengapa beliau merestui Bella menikah muda di usia 20, saat masih Semester V dengan seseorang berkenegaraan Amerika. Hal yang juga mengundang tawa kecil saya adalah komentar Ibu-Ibu yang seakan sedikit mengomel, "Iyalah. Calon suami nya mumpuni... kelihatan berada.". Penyajian yang mengundang sedikit kecemburuan. Keluarga yang terlihat bahagia dan sejahtera. Entah apa gerangan tiap event yang berkaitan dengan buku yang saya hadiri di Cirebon seakan membahas masalah pernikahan. Tapi, saya pribadi memilih mengaitkannya dengan hubungan saya dan orang tua saya. Belum terlalu memikirkan karena belum tahu dengan siapa nanti nya. Materi-materi yang disampaikan lebih bersifat pembelajaran kepada para orang tua sebagai bentuk rangkaian #ParentsLearn. Saat sesi tanya-jawab. Sebagai seorang anak yang timbul banyak tanya bahkan saat saya baru mendaftar saja sedikit membuat saya kesal dan kecewa karena tidak diberi kesempatan. Sesi yang jadi nya diisi oleh para guru dengan masalah pendidikan seks di sekolahnya. Sesi sedikit curhat. Sesi membawa masalah untuk dicari pemecahannya oleh Pak Munif saat saya telah merangkai beberapa pertanyaan yang saya sendiri sibuk memilah-milah sebagai pertanyaan penting sedari sebelum seminar sampai saat seminar berlangsung sambil memerhatikan. Sayangnya, kesempatan itu tak kunjung datang. Jujur! Saat MC menanyakan apakah kami para peserta puas akan acara hari ini? Saat yang lain merasa puas. Saya tidak. Ini pengalaman saya dalam acara peluncuran buku. Suatu kebanggan dan kebahagiaam bagi Kota Cirebon, Kota Wali yang menjadi Kota pertama buku ini diluncurkan secara resmi. Ada saya yang menyaksikan. Namun, kekecewaan saya terus berlangsung hingga ditutupnya acara dengan MC yang mengucapkan permintaan maaf. Saya memaafkan. Kekecewaan yang terobati dengan bertambahnya koleksi buku yang ditanda tangani oleh penulisnya sendiri sedang tanda tangannya saya mintai sendiri... walau kali ini secara tidak langsung karena kami harus menumpuknya terlebih dahulu dan saya tidak mendapatkan kesempatan meminta kata-kata dari penulis yang dikhususkan untul saya. Kekecewaan yang obat nya ditambahi oleh Pak Munif Chatib karena saat berfoto bersama, beliau menyadari saya peserta yang muda. "Waaah~ selfie yaaa~", saya hanya tersenyum. Yaa! Karena saat yang lain datang bersama teman, keluarga, rekan kerja, kelompok, rombongan, dan pasangan masing-masing. Saya sendirian. Anak pintar-mandiri komentar Ibu teman temu event saya tapi saya kesepian, sebenarnya. Seminar parenting yang benar-benar untuk "parents". Rangkaian #ParentsLearn yang seakan melupakan seri awalnya, "#ParentsLearn Biarkan Anak Bertanya". Lalu karena keterbatasan waktu saya tak dibiarkan bertanya. Ahh~ saya lupa saya sudah 20'tahunan. Bukan anak-anak lagi. Seminar dan peluncuran buku pertama saya di Cirebon memberikan kesan tersendiri bagi saya. Mengingatkan saya untuk kian memperbaiki hubungan saya dengan orang tua - keluarga saya. Menyemangati saya untuk kian giat dalam belajar, bukan sebagai robot! Tapi manusia! Pembelajaran-pembelajaran yang akan saya terapkan pada buah hati saya kelak walau tak saya dapatkan dari kedua orang tua saya. Saya tak menyalahkan ketidak tahuan mereka. Justru saya berterima kasih karena selalu mereka menginginkan dan memberikan yang terbaik untuk saya. Buktinya, mereka membuat saya mendapatkan kesempatan menghadiri acara ini. Sebagai seorang perempuan saya menyadari betapa saya perlu belajar banyak hal lagi. Terus belajar tanpa henti sebagai madrasah pertama anak-anak saya kelak. Salah satu alasan apakah mereka kelak bisa lebih baik dari saya atau tidak. Mengikuti saran Pak Munif Chatib untuk menikah muda? Yaa! Sesuatu yang baik memang perlu disegerakan. Tapi saat ini saya masih sendiri. Masih menunggu seseorang yang tepat. Semoga waktu yang tepat untuk mempertemukan saya dengannya dipercepat Tuhan. Hari ini istimewa, Pak Munif Chatib adalah guru sekaligus Ayah saya hari ini. Penghabisan waktu di hari libur yang sangat berharga. Sebagai seseorang yang senang belajar, mengoleksi buku dan ilmu. Saya berharap dapat hadir dalam acara-acara seperti ini lagi. Semoga... Cirebon, 14 Februari 2017
February
Februari jadi awal segala nya setelah bulan Januari saya dipenuhi dengan kamu walaupun menutup bulan Januari berarti mengakhiri segala nya dengan kamu. Mengawali Februari dengan mengawali hari-hari dimana saya akan mencintai kamu kembali dengan cara yang lama. Tak lagi dapat mengutarakannya langsung lewat canda dan diakhiri dengan gelak tawa yang lepas, berat seperti melepas perasaan saya menguapkannya di udara agak tak terpendam lama dalam dada. Kali ini saya akan mencintai diri saya sendiri. Kali ini saya akan mencintai kamu dengan lebih baik. Bukan dengan mencintai mu secara langsung dan membuatmu merasa dicintai secara terang-terangan. Cukup menitipkan segala nya ke pemilik segala, Tuhan. Agar Tuhan mencintai mu. Dan itulah cinta yang terbaik walau saat ini Tuhan yang pada Nya ku beribadah kau sebut dengan nama yang berbeda dan kau sembah dengan cara yang berbeda dengan ku. Telah ku ucap selamat tinggal. Tapi takkan terputus do'a dan segala harapan baik dariku untukmu... karena ku cinta.
Terakhir
Berpikir bagaimana saya bisa bertahan selama ini? Apapun yang kamu lakukan bila itu berkaitan dengan saya, entah bahagia-sedih-amarah-berbagai macam emosi yang bermunculan. Rasa itu selalu tumbuh seperti bagaimana ia sejak awal. Saya juga tidak tahu mengapa perasaan yang dulu sangat kecil dan terlihat mudah untuk dipergikan, diterbangkan angin lalu dapat tumbuh sebegini besar dan kuatnya. Entah berapa besar usaha saya melenyapkannya, memangkas segala, sempat beberapa kali pun saya merasa saya berhasil merasa itu seakan tak pernah ada, mengabaikannya. Setelah mengalami sekian banyak hal. Berapa kali pun mencoba memusnahkannya, itu perasaan yang semakin tumbuh begitu dalam. Tawa dan tangis yang kamu bawa sama saja, keduanya membuatnya semakin kuat. Mungkin itu alasan mengapa dengan begitu buruknya saya sangat menginginkanmu. Saya jatuh cinta denganmu dalam keadaan sesadar-sadarnya. Tahu apa yang mengerikan? Saya sudah menerima dan memaklumi segala tentang mu. Baik-Buruk. Seakan memantapkan diri betapa saya rela menghabiskan sisa hidup saya bersama mu. Salah saya meminta pada Tuhan diberi kesempatan membuat kamu mengetahui apa yang saya sembunyikan selama ini. Butuh waktu lama dan kekuatan yang cukup besar merencanakan sebuah perpisahan yang indah dan manis. Lucu! Saya yang menginginkannya dan saya yang mengacaukannya. Keserakahan. Seharusnya saya berhenti tepat digaris yang sudah saya rencanakan. Mengucapkan selamat tinggal lalu berpisah. Tapi saya manusia yang sangat serakah. Saya menginginkan diluar batasan saya. Walau tak sesuai dengan yang saya rencanakan. Saya sudah mengatakan semua yang harus saya ungkapkan. Melegakan. Beberapa hari takkan cukup untuk melupakan segala hal yang terjadi dalam beberapa tahun. Sekian lama mengisi sebagian besar ruang di hati saya. Bukan ego, nyata nya memang melepaskan dan membiarkan kamu tak lagi menjadi bagian dalam hidup saya akan meninggalkan lubang yang besar. Semua akan terlihat sama, kita akan tenggelam dalam kesibukkan masing-masing, menjalani hidup yang berbeda di jalan yang berbeda. Berbahagialah seperti bagaimana kamu seharusnya. Tetaplah bahagia walau bukan karena saya. Saya harap kamu tidak keberatan kalau saya tetap mencintaimu. Karena saya pun tak dapat berbuat apa-apa lagi. Maaf. Tapi semoga ini benar-benar yang terakhir kali nya. Kembali mencintaimu dengan cara yang lama. Hanya dengan diam dan menyimpannya untuk diri saya sendiri dengan satu hal yang seharusnya saya ucapkan dengan baik namun tak sempat... "Selamat Tinggal!" -for the one and only that I'll always love, my first love
The Indomie Game: Reblog this with your favorite flavor
Own personal life goal: Try them all.
good ol’ indomie goreng.
rendang! @useless-indonesiafacts
derp doesn’t eat indomie. she eats myojo and gekikara.
Indomie Mi Goreng. Fave! Legend!
Day 10: Janji
Ditengah padatnya jadwal perkuliahan saya. Tak saya sangka dapat memenuhi tantangan menulis 10 hari dari Kampus Fiksi dengan cukup baik. Walau dengan kondisi kesehatan yang menurun. Akhirnya, bertemu juga dengan hari terakhir dari tantangan ini yang saya harap selanjutnya tanpa tantangan pun saya dapat seaktif ini kembali dalam dunia kepenulisan atau tantangan ini akan berlanjut dengan tema-tema yang baru. Tema hari ke-sepuluh sebagai hari terakhir, penutupan rasanya sedikit berat. Menulis sebuah hal yang saya berjanji tidak akan mengulanginya kembali. Berjanji itu hal yang sangat berat. Takut-takut saya mengingkari. Takut-takut tak diberi kesempatan untuk ditepati. Tetapi baiklah, saya akan berusaha. InsyaAllah. ... "Saya berjanji takkan lagi menjadi seseorang yang memendam perasaannya. Saya berjanji akan bersikap terbuka kepada orang-orang yang saya sayangi. Mengatakannya dengan lisan dan menunjukkannya dengan sikap." ... Cukup berat bagi saya. Namun, menyatakan perasaan saya pada akhirnya kepada cinta pertama saya semasa SMP dahulu. Perasaan yang cukup lama terpendam. Perasaan yang sempat mengabur, hampir hilang karena harapan yang pupus. Itu adalah awalnya. Walau tak terbiasa mengucap cinta atau sayang bahkan kepada orang tua langsung sedari dulu. Mungkin takkan saya ucapkan betapa saya mencintai dan menyayangi keluarga saya, terutama kedua orang tua saya. Akan tetapi menunjukkannya dengan takkan lagi menaikkan ego sendiri di atas segala nya. Saya akan berkomunikasi dengan baik dan sesering mungkin dengan keluarga yang saya tinggalkan merantau cukup jauh dan cukup lama. Lebih memperhatikan mereka dan berbicara dengan lemah lembut. Saya tak ingin keluarga saya merasa terlalu khawatir apalagi merasa kesibukkan perkuliahan saya menyingkirkan waktu kebersamaan kami sekalipun hanya terhubung melalui telepon. Saya ingin menjalin kembali hubungan dengan orang-orang luar biasa yang pernah singgah di hidup saya. Saya tak ingin mereka hanya menjadi orang yang sekedar lewat. Ingin saya tunjukkan betapa mereka berperan dalam perjalanan hidup saya walau waktu yang kami habiskan bersama terbilang singkat. Yaaaa... selama ini saya seakan terlalu terfokus dengan studi dan karir saya saja. Jadi, untuk selanjutnya saya akan berusaha lebih memperhatikan sekitar saya. Ingin saya tunjukkan betapa saya menyayangi orang-orang disekitar saya. Saya berjanji menjadi seseorang yang penuh cinta, kasih sayang. Kepada Tuhan saya, memperbaiki hubungan saya sebagai makhluk Tuhan; kepada diri saya sendiri, saya takkan menyiksa dan memaksa diri sendiri akan hal yang saya tak sukai; dan kepada orang-orang dalam hidup saya, memperbaiki hubungan ke sesama manusia. Cirebon, 27 Januari 2017 #10DaysKF Kampus Fiksi 10 Days Writing Challenge