di bawah pohon apel
kemeja lusuh, telah memudar warnanya
duduk diam di bawah pohon apel
bulat satu windu, tidak memudar penantiannya
AnasAbdin
Show & Tell
ojovivo

Kaledo Art

roma★
Stranger Things

祝日 / Permanent Vacation
Keni
noise dept.

Origami Around

❣ Chile in a Photography ❣
occasionally subtle
No title available

Kiana Khansmith
NASA
Alisa U Zemlji Chuda
Not today Justin
i don't do bad sauce passes
almost home
Cosmic Funnies

seen from Argentina
seen from Chile
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from Singapore
seen from United States
seen from Canada
@poyetics
di bawah pohon apel
kemeja lusuh, telah memudar warnanya
duduk diam di bawah pohon apel
bulat satu windu, tidak memudar penantiannya
sampai dimana aku hari ini?
sampai dimana nanti ketika waktuku berhenti?
khawatir namun tak ingin terus mengadu fikir
ntah tua atau muda, sebagaimana kasih tak mengenal usia, begitu pula mati.
pertanyaan dan jawaban, semoga keimanan mampu menyuguhkan cinta agar tak perlu pusing kulogika
duh Gusti, Tuhanku .
mengetuk kembali dengan segelas lelucon khasmu,
tentu saja gelak tawaku memeluk rasa bersalah yang sudah lalu,
lupakan saja pertengkaran yang dulu,
mari rayakan keberadaanmu dan keberadaanku.
lama tak menyusun kata, aku yang hanya ingat cara bertahan hidup saja, lupa apa itu rasa atau mencinta.
apa salahnya sih naif? https://www.instagram.com/poyetics/p/BwsCFF0He68/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=8ba7vxmu43l4
setelah sekian lama, sekitar masih SD aku hapalin ini lagu, baru tahu padahal tempe haha
baru mengerti sungguh" pemaknaan lagunya.. heuheu
:)
H-4 deadline laporan, krisis eksistensi, tuntutan kerja, kuliah, keluarga, dan kemalasan, serta negativity yang dibumbui dengan kosong asam-manis.
I WANT TO LET GO OF THE PAIN I'VE HELD SO LONG~
wkwk.
"jangan berhenti tanya kenapa."
- ♾
Pelan-pelan, aku sudah sangat bangga melihat diriku sendiri maju selangkah. atau setengah . . #poyetics #puisiindonesia #puisi #sajak #kata #semangat #tebarpuisi https://www.instagram.com/poyetics/p/BwE4yN0nvGZ/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=10zmsuav4xbol
Alamku
aku melanjutkan perjalanan dengan suaramu sebagai teman, seakan kita berdiskusi bersama menentukan arah tujuan. kau masih sehidup itu, setidaknya di alam fikirku, kawan.
atau, kasih, jika boleh kurevisi keinginanku sejak berjumpa denganmu. sekian tahun itu.
tetapi, sudah tidak berarti, nyatanya aku telah menepi dan kau telah pergi. ini hanya aku yang sedang bermain-main di pulau imaji. sesekali. ketika sepi.
kalau benar sekarang, pukul 8 pagi, adalah waktu yang tepat untuk pergi,
maka,
selamat jalan, kasih, dan juga diriku sendiri.
∞
. . #poyetics #puisi #puisiindonesia #sajak #tebarpuisi https://www.instagram.com/poyetics/p/BwCUh8zHBvc/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=dc96l1pme1pg
Rasanya perlu, membicarakan kesalahan dengan tujuan mencari kebaikan bukan menjatuhkan. Sehingga permintaan maaf dan tingkah memaafkan tak hanya di mulut saja, namun diresapi setulus-tulusnya demi meningkatkan kualitas bersama. Kita, manusia . . #poyetics #puisi #puisiindonesia #poem #poetry #quote #quotes #sajak #manusia #kita #kebaikan https://www.instagram.com/poyetics/p/Bv_pv2EH06A/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=d5lumiv245sq
Cinta? Manusia?
Bedanya setan dan manusia ada di potensinya untuk mencinta. Manusia rela meletakkan, bahkan menginjak logika dan harga dirinya demi cinta sehingga hilang kesombongan. Sujud pun ia laksanakan, kadang, buta saja tanpa perlu penjelasan soal apa dan mengapa.
Sujud sangat besar, luas, dalam, dan mikro maknanya. Cinta, menurutku, adalah salah satu bentuk sembahyang tertinggi seorang hamba pada Tuhannya.
Kesimpulannya, sejauh ini, dari sudut pandangku, disini letak nalar dan logika dalam menakar. Seberapa atau sejauh mana atau bijaknya bagaimana dalam mencinta. Selanjutnya, disesuaikan dengan subjek penerima.
Aku jauh dari kata perhitungan, namun ini urusan kehidupan dan ketuhanan dimana cinta adalah energi utama yang mematikan atau menghidupkan.
Rasanya ini lebih dari galau-galau itu...
.
Selanjutnya, yang paling aku takutkan, ketika mendengar tanya soal
"Man Rabbuka?"
Apa iya aku bisa menjawab sepenuh jiwa?
"Allah"
begitu?
Bagaimana jika selama ini aku salah takar dan memiliki kecenderungan yang lebih besar pada dunia? atau salah satu makhlukNya? kucing misalnya, anak misalnya, karir, harta, atau jawaban lain yang bersifat posesif pada keduniawian. Bagaimana?
.
.
Apa ini tujuan Tuhan mematahkanku berkali-kali pada berbagai macam aspek kehidupan?
Agar pecah keduniawianku, kemudian utuh jiwaku untuk mencintaMu.
Agar mulus lisanku, menyebut asmaMu. Sepenuh-penuhnya inti hidupku. Kemudian berkasih dengan segalaMu, semestaMu.
.
Mungkin, patah-patahku ini tak ada apa-apanya, dibandingkan dengan sepi-sepi ketika Kau lepas kesadaranku tentangMu.
.
Jangan lepaskan aku, biar aku lepas yang perlu kulepas dengan kuat-kuat yang Allah kasih untukku. Biar. Biar saja.
walaupun sebenarnya aku juga ingin, tentu saja, jika diberi izin.
Dasar manusia, labil, dasar aku!
Bulan Purnama
bulan, bulan purnama
di angkasa biru
bulan terang cuaca,
katakan padaku
apakah yang kau lihat s'lalu,
dari tempatmu yang tinggi?
katakanlah padaku,
aku ingin mengerti
- adalah lagu anak-anak jaman dulu, tapi ndak terkenal.. begitu kata ibu.
Harta yang paling berharga adalah keluarga. Ada yang nyanyi? haha . . #puisi #poyetics #puisiindonesia #sajak #kata #quote #quotes #poem #poetry https://www.instagram.com/poyetics/p/Bv4DiYPgCae/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=g0me42j9vi4i
Berjalan di muka bumi saja tidak cukup, lihat wajahnya. Berbenah. Jadi manusia yang nggenah . . #aamiin #poyetics #tulisan #pesan #sajak #kata #puisi #puisiindonesia #quote #poem #poetry https://www.instagram.com/poyetics/p/Bvy9WqugH-I/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=hn6wrnrq57bw