kalian bisa jatuh cinta kepada siapapun dan kapanpun. namun bila jatuh nya cintamu membuatmu jauh dari Nya maka tinggalkan. karena seharusnya cinta itu membangun kedekatan bukan menjauhkan
ā anonim
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

Origami Around

Janaina Medeiros

JBB: An Artblog!
taylor price
cherry valley forever
I'd rather be in outer space šø
Aqua Utopiaļ½ęµ·ć®åŗć§čØę¶ćē“”ć
Game of Thrones Daily

oozey mess

⣠Chile in a Photography ā£

No title available

JVL

No title available

blake kathryn
Show & Tell
art blog(derogatory)
YOU ARE THE REASON
One Nice Bug Per Day
tumblr dot com

seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Singapore
seen from United States
seen from France

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Germany

seen from Brazil
seen from United States

seen from United States

seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States

seen from Spain
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@quotesofme
kalian bisa jatuh cinta kepada siapapun dan kapanpun. namun bila jatuh nya cintamu membuatmu jauh dari Nya maka tinggalkan. karena seharusnya cinta itu membangun kedekatan bukan menjauhkan
ā anonim
Setidaknya Jika kamu tidak bisa membahagiakanku Tolong Jaga hati ini Jangan menyakiti
Kamu tahu, Rasanya dikecewakan? Namun, tidak bisa juga malepaskan Kamu tahu, Rasanya ingin bertahan Tapi kepercayaan tlah hilang
Jawab aku, harus bagaimana??
Ingin rasanya tidur lelap, lewati hari Bangun di esok pagi Lalu pura-pura tidak terjadi apa-apa Dan rasa itu masih tetap sama
Setiap hari Kita tertawa Setiap hari Kita nikmati indahnya hari-hari Setiap hari Kamu selalu bilang āIloveyouā ditelingaku
Tapi hari ini, Kamu menunjukkan bahwa Lelaki memang mudah mengatakan āiloveyouā atau hal semacam rayuan Nyatanya, Hari ini, Kamu membuktikan bahwa Lelakipun mengatakan hal itu kepada banyak wanita
Hei, 4 tahun aku menjadi pendampingmu Aku fikir, dukungan kuat itu hanya dariku Aku fikir, sabarku ini tidak akan sia-sia Aku fikir, semua yang kamu katakan itu benar Aku fikir, hanya aku dihatimu Aku fikir, 4 tahun yang kita lewati ini bukan hal yang spele bagimu
Selamat tanggal 31 untuk bulan agustus nanti, tak perlu kita hitung anniversary yang keberapa, karena ini akan menjadi yang terakhir Aku hanya tidak ingin pengorbananku, sabarku, dukunganku ini sia-sia
Hai kaaa Sarjana harus menikah sama yg sarjana juga ga sih? Apa slah kalo menikah dgn org yg belum sarjana? Kalo ortu selalu menuntut utk menikah dgn seorg srjana harus gmna ka?
Hello Anon. Yang pertama harus dilihat itu agamanya, ketaatannya, keyakinannya, bisa bertanggung jawab atau tidaknya bagi laki² dan bisa turut atau tidaknya kepada suami bagi perempuan. Bukan aspek sosialnya. Tetapi buka berarti kita mengesampingkan aspek sosialnya. Aspek sosial juga perlu diperhitungkan. Itu yang diistilahkan dengan kufuā atau sebanding dalam hal kedudukan, nasab, pekerjaan, rumah dan lain sebagainya.Apakah salah seorang sarjana menikah dengan yang bukan atau belum sarjana?Tidak salah kalo itu memang jodohnya. Kita tidak bisa mendahului takdir yang telah ditentukan-Nya. Berangkat dari pernyataan yang awal bahwa yang pertama harus dilihat itu agama dan ketaatannya dalam agama. Misalkan permasalahannya kamu dihadapkan dengan dua pilihan. Yang pertama yaitu menikah dengan seorang sarjana tetapi lalai dalam beribadah dan tidak bisa bertanggungjawab. Dan kedua yaitu menikah dengan (maaf) orang yang biasa² aja dalam jenjang pendidikan tapi dia taat beribadah, aspek spiritualnya kuat, dan bisa bertanggungjawab. Kamu akan pilih yang mana? Kalo berdasarkan ketentuan syariat, tentu orang yang biasa² aja itu yang dianjurkan untuk dijadikan pasangan hidup. Permasalahan rezeki kalo sudah menikah gak bakalan di patok ayam, karena Allah sudah menjanjikan akan membukakan pintu rezeki yang luas.Kalo orang tua menuntut harus menikah dengan seorang sarjana gimana?Gini dek, semua orang tua itu tentu menginginkan yang terbaik untuk anaknya, termasuk juga orang tua kamu. Karena orang tua itu sayang kepada anaknya. Tetapi dalam permasalahan jodoh, seharusnya orang tua jangan terlalu memberi batasan kepada anaknya untuk memilih pasangan hidup, apabila anaknya itu sudah dewasa. Dalam artian dewasa dalam membedakan mana yang baik dan mana yang kurang baik untuk dijadikan pasangan hidup. Orang tua boleh memilihkan calon pasangan hidup untuk anaknya sepanjang tidak ada kemungkinan akan timbulnya bahaya dan madharat. Tetapi bisa menjadi makruh apabila orang tua melakukannya dengan cara memaksa atau kesannya memaksa, karena dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan dan hal² yang tidak diinginkan di kemudian hari. Bisa itu permasalahan rumah tangga anaknya kelak, atau pun permasalahan keharmonisan antara orang tua dan anaknya. Hemat saya, kamu bicarakan perihal jodoh dengan orang tua kamu secara baik², berikan penjelasan tentang sosok pendamping hidup yang kamu inginkan. Kalo orang tua kamu lebih menyarankan kamu menikah dengan seorang sarjana sepanjang itu tidak memaksa dan kamunya ridho, sebaiknya kamu turuti kemauan orang tua kamu. Tetapi tetep, harus berlandaskan dengan aspek yang pertama tadi yaitu agamanya. Kalau kesannya memaksa dan kamu merasa tertekan, kamu beri alasan² yang kuat terkait jodoh. Kamu sudah dewasa, tunjukkan sikap kedewasaan kamu secara bijak, tetapi jangan sampai menyakiti hati dan perasaan orang tua kamu. Maaf kalo jawabannya terlalu panjang, sebenernya masih panjang kalo harus dijelaskan secara gamblang karena permasalahan menikah adalah hal yang sakral dan sangat fundamental. Terimakasih.
Ahāaku rindu masa kecil. Dimana luka pada lutut sebab jatuh ialah luka yang sering aku tangisi. Dimana luka itu, bisa terhapuskan langsung oleh sebuah permen manis yang malah merusak gigi. Namun sekarang. Aku lebih sering menangisi luka sayat pada hati. Luka sebab cinta yang tak sejati. Dan luka perih yang malah merusak diri.
Arief Aumar Purwanto | 14/01/2017 (via sajaksesak)
Perubahan tak luput dari semua perihal yang tengah hidup. Cinta kita hidup, namun kini kian redup.
Arief Aumar Purwanto
Beberapa orang singgah hanya untuk kembali pergi. Setelah sempat memberikan kenyamanan pada diri. Mereka hilang tanpa kabar yang tak pasti. Oleh karena itu, jangan tergesa-gesa dalam menitipkan kepercayaan hati. Belajar dari kepergian: Yang tetiba pergiāmemang tak pernah mau peduli.
Arief Aumar Purwanto (via sajaksesak)
Hingga larut malam Ingatanku masih tentang kamu Sulit rasanya terlelap dalam terang Bagaimana bisa 5 tahun berlalu, Dan bayang ini masih saja tentang kamu Rindupun sudah tidak menggebu lagi Bahkan rindu menjadi biasa Sebab aku telah terbiasa Mungkinkah rindu ini telah menjadi kebiasaanku
Menulislah agar ia tahu bahwa menyampaikan cinta tak harus lewat lisan.
- MAH 11-1-18
Teruntuk cinta yang tak direstui,memang tidak dapat dipungkiri yang menjalani manisnya cinta selama masih membara memang dirimu,tapi susah karena ulah cinta tetap menjadi tanggung jawab orang tuamu.
- MAH 4-2-18
saya mau tanya kak, jd pas pacar saya ngehianatin saya, saya berdoa didatengin yang lebih baik,trs ada lelaki baik dtg ke saya. tapi pas juga pacar saya minta berubah jd lebih better lg dia janji ini itu. saya galau. alhasil saya balikan sm pacar saya. tapi skrg skrg saya malah bener bener rindu sama lelaki yang saya sia siain kebaikanya. saya tau yg paling baik buat saya bukan pacar saya, tp namanya hati. jadi saya harus gimana:( tulung pencerahan na atuh kang:(š¢š¢
Saya ga punya solusi, tapi saya punya pertanyaan: ga bisa ya hidup tanpa kehadiran seorang pacar? š¤
Poin āļø
Pergi, (tidak) untuk kembali
Bagaimana dengan segala rencana yang dahulu telah kamu ceritakan kepadaku dengan penuh bara semangat dan bahagia ?
Apakah kamu masih mengingatnya?
atau mungkin sudah lupa, hanya karena rasa penasaran sesaat itu muncul seketika dan membuatmu berjalan ke arah yang berlawanan dan saat sadar sudah terlambat untuk memperbaikinya.
Teruntuk kamu yang pernah memilihku namun akhirnya tak menempatkanku pada posisi seharusnya : aku tak lagi menjadi manusia yang mudah percaya akan uraian kata tanpa sebuah ikatan yang sebenarnya.
Jarak bisa dipersingkat Namun, Waktu tak bisa dihentikan Dan kepastianlah yang tak pernah ada akhirnya
Pe-Rindu
Aku ini perindu Sebab jarak yang tak pernah bisa dipersingkat Aku ini Perindu Sebab waktu tunggu yang semakin hari semakin bertambah Aku hanya perindumu Sebab rasa yang tak pernah pudar Banyak sebab aku menjadi perindu Percayalah, jadi perindu itu berat Sebab tak tahu bagaiman akhir ceritanya
Kamu selalu punya duniamu sendiri Aku selalu merasa bukan prioritasmu Sungguh, aku selalu ingin berada disampingmu dalam kondisi apapun Sungguh, aku ini selalu mendukungmu Hei Lihatlah, aku ada Disebelahmu Aku disini Sebentar saja, bisakah kau lihat aku?
Saya ingin meninggalkannya Karena menurut saya....... Bukan, dia baik, bahkan sangat baik sekali Namun, ada beberapa hal yang membuat saya lelah sehingga ingin menyerah Umpamakan, saya ini pendukungnya Setiap hari saya beri dukungan, saya menyemangatinya untuk masa depannya Tapi saya merasa, saya maju, namun ia tetaplah disana, diposisi itu. Ya, saya merasa tidak ada kemajuan pada dirinya. Dan saya tersadar, bahwa selama ini ternyata saya tidak pernah didengarnya, Saya hanyalah anak kecil yang tidak tahu apa apa dimatanya, saya hanya seseorang yang selalu emosi dihadapannya. Lalu bisakah ini semua dihentikan? Atau harus aku melanjutkannya hingga ia beranjak dari tempatnya dan bergerak untuk mengejar citanya? Sesungguhnya allah Saya lelah, maafkan saya hanya mengeluh dihadapanmu. Kenapa allah, sekuat apakah saya hingga saya dikenalkan pada seseorang yang begitu keras seperti dirinya? Lalu saya harus bagaimana ketika merasa lelah dan ingin menyerah?
Sering hati bercabang Namun, selalu kembali keakar Sering mata melirik Namun, selalu kembali kehati Sering aku berpikir Namun, selalu kembali untuk memilihmu Apa yang salah? Apakah ketakutanku salah? Apakah kesabaran ini yang salah? Hei jawab aku Aku tlah kehilangan arah