Kita memiliki cara khusus dalam menjalin ikatan yang bodoh ini
Banjarbaru, 10 juni 2019

Discoholic 🪩
taylor price

Kiana Khansmith

No title available
ojovivo
No title available
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Claire Keane
NASA
Jules of Nature
Misplaced Lens Cap
todays bird

titsay
h
we're not kids anymore.
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Lint Roller? I Barely Know Her

❣ Chile in a Photography ❣
One Nice Bug Per Day
seen from France

seen from United States

seen from United Arab Emirates

seen from Indonesia
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from South Africa
seen from Brazil

seen from United States
seen from Russia
@rumputkerbau
Kita memiliki cara khusus dalam menjalin ikatan yang bodoh ini
Banjarbaru, 10 juni 2019
Disini Menerbitkan Buku Gratis dan Royalti Kamu Tentukan Sendiri
saya memang tidak bercita-cita jadi penulis, hanya bahagia jika menulis. menulis buat saya seperti katarsis, melepaskan apa saja, mencurahkan semua emosi baik itu bahagia maupun rasa duka.
perjalanan saya dalam menulis memberikan saya ruang lebih untuk mengenal banyak orang. banyak diatara mereka bercita-cita menerbitkan buku. mengabadikan semua tulisannya menjadi sebuah buku untuk semua.
ada yang memang untuk idealisme mereka ada juga yang yang benar-benar becita-cita jadi penulis.
sebagian diantara mereka masih berusaha menembus penerbit major, namun banyak mendapat penolakan. sebagian lagi memilih jalan self-publishing dengan resiko membayar semua biaya dari produksi dari editing, layout sampai cetak buku.
tak semua sanggup dan mau membayar nominal sebesar itu.
untukitulah beranda media hadir untuk berkolaborasi. beranda media sebagai penerbit indie berfokus sebagai mitra kolaborasi bagi para penulis. menjadi titian awal para penulis dan mengantarkannya menggapai cita-cita.
kami terbuka berkerjasama dengan para penulis khususnya untuk mereka yang ingin menerbitkan karya pertama mereka. kami berkomitmen untuk tidak menolak semua karya dan naskah yang masuk ruang redaksi dan tidak pula menarik biaya.
meskipun bukan penerbit major dan tetap menamakan dirinya penerbit indie Beranda Media tidak menarik biaya atas penerbitan buku. Di Beranda Media menerbitkan buku GRATIS dan bahkan penulis menentukan sendiri royalti untuk mereka.
Penerbit Geblek macam apa ini ? iyalah yang bikin penerbitan itu cuma orang miring kok!
Penasaran? yakin ga mau bikin buku ? yuk berkolaborasi. semangat kami semangat untuk bekerkolaborasi.
Langsung aja hubungi dan klik Berandamedia.com
Edan !!
Enak sumpah !!
Surat Kemenangan
Keluarga di desa.
Aku kehilangan kata-kata. Karena anganku masih tak mampu kudapatkan. Karena bebanmu masih tak mampu kuringankan.
Ibuku yang baik hati.
Mengingatmu melalui ingatan adalah perkara mencari; mencuri tiap celah kesempatan yang jatuh dari cepatnya hari-hari berlari. Mengingatmu melalui pertemuan adalah perkara menemukan; mengemukakan bahwa kendala yang berada di antara, memajukan rasa padamu menuju pemikiran yang riskan.
Umur melemahkan kita, peristiwa mampu mencacati semua. Tapi kita hanyalah batas-batas, di atas jalan panjang kehidupan. Pengingat pada waktu yang memiliki rentang, dan hamba pada waktu yang mengekang.
Ayahku yang menggebu-gebu.
Aku memburu hasilmu dengan meniru usahamu. Tapi sekuat-kuatnya berjuang pasti terhalang tantangan bagai karang. Lalu disini aku hanya melempar balas dengan mengarang alasan. Dan hari-hari pun tampak hadir percuma; aku berlaku begini, mereka berlari, aku berlaku begitu, mereka berlalu.
Aku pun serasa dihabisi oleh negeri. Bekerja separuh tak sesempurna hati. Tangan terikat tali dan jari terlilit janji. Namun di dalam siang terang dan malam yang kuresapi, kuikutkan Tuhan agar tak lagi mendewakan sepi.
Keluarga baru di kota.
Aku kehilangan banyak kata. Pada debat yang melahirkan kompetisi melelahkan. Pada kerja yang mendewakan ketamakan. Pada lupa yang mengakhirkan ibadah untuk ketuhanan.
Kekasihku yang lugu dan ceria.
Mohon mengertilah padaku saat dalam duka, dengan berjalan jauh, merintih bersama dalam lelah. Lalu duduk menadah derasnya keringat dari muka, ketika pada langit sedikit memerah, kita menengadah. Dan pada langit yang menangis, peluh dihanyutkannya. Dan pada daun yang tak merapat, kita meminta teduh. Dan karena angin tak sejuk namun menusuk, jarak pun terpangkas, ditukar untuk sejenak hangat yang sulit dilupakan. Dan demi Tuhan yg memberi segala kesempatan, aku bercerita padamu akan semua mimpi yg didalamnya terpercik keberadaanmu, dengan harap kita mampu hidup meski dipeluk waktu yg mengekang, mengendalikan batasan sampai kapan kita diperkenankan untuk saling merasai komplikasi rasa dan logika.
Inilah surat kemenanganku atas segala sajak yang kubimbangkan, di dalam berulangnya pulang dan kembali pada perantauan, dan rindu yang sembuh nanti kambuh, dan rasa yang tersampaikan dan berjuta bahagia lahir bergantian, dan nyaman yang ditinggalkan dan kematian menguasai seluruh.
Pada-Nya ku senandungkan, kata-kata sakral yang kubanggakan; tak ada cerita tanpa derita, tak ada cinta tanpa nafsu dan dahaga. Hidupku terpacu dari semangat keluarga; segala tentangku bermuara.
A better, more positive Tumblr
Since its founding in 2007, Tumblr has always been a place for wide open, creative self-expression at the heart of community and culture. To borrow from our founder David Karp, we’re proud to have inspired a generation of artists, writers, creators, curators, and crusaders to redefine our culture and to help empower individuality.
Over the past several months, and inspired by our storied past, we’ve given serious thought to who we want to be to our community moving forward and have been hard at work laying the foundation for a better Tumblr. We’ve realized that in order to continue to fulfill our promise and place in culture, especially as it evolves, we must change. Some of that change began with fostering more constructive dialogue among our community members. Today, we’re taking another step by no longer allowing adult content, including explicit sexual content and nudity (with some exceptions).
Let’s first be unequivocal about something that should not be confused with today’s policy change: posting anything that is harmful to minors, including child pornography, is abhorrent and has no place in our community. We’ve always had and always will have a zero tolerance policy for this type of content. To this end, we continuously invest in the enforcement of this policy, including industry-standard machine monitoring, a growing team of human moderators, and user tools that make it easy to report abuse. We also closely partner with the National Center for Missing and Exploited Children and the Internet Watch Foundation, two invaluable organizations at the forefront of protecting our children from abuse, and through these partnerships we report violations of this policy to law enforcement authorities. We can never prevent all bad actors from attempting to abuse our platform, but we make it our highest priority to keep the community as safe as possible.
So what is changing?
Posts that contain adult content will no longer be allowed on Tumblr, and we’ve updated our Community Guidelines to reflect this policy change. We recognize Tumblr is also a place to speak freely about topics like art, sex positivity, your relationships, your sexuality, and your personal journey. We want to make sure that we continue to foster this type of diversity of expression in the community, so our new policy strives to strike a balance.
Why are we doing this?
It is our continued, humble aspiration that Tumblr be a safe place for creative expression, self-discovery, and a deep sense of community. As Tumblr continues to grow and evolve, and our understanding of our impact on our world becomes clearer, we have a responsibility to consider that impact across different age groups, demographics, cultures, and mindsets. We spent considerable time weighing the pros and cons of expression in the community that includes adult content. In doing so, it became clear that without this content we have the opportunity to create a place where more people feel comfortable expressing themselves.
Bottom line: There are no shortage of sites on the internet that feature adult content. We will leave it to them and focus our efforts on creating the most welcoming environment possible for our community.
So what’s next?
Starting December 17, 2018, we will begin enforcing this new policy. Community members with content that is no longer permitted on Tumblr will get a heads up from us in advance and steps they can take to appeal or preserve their content outside the community if they so choose. All changes won’t happen overnight as something of this complexity takes time.
Another thing, filtering this type of content versus say, a political protest with nudity or the statue of David, is not simple at scale. We’re relying on automated tools to identify adult content and humans to help train and keep our systems in check. We know there will be mistakes, but we’ve done our best to create and enforce a policy that acknowledges the breadth of expression we see in the community.
Most importantly, we’re going to be as transparent as possible with you about the decisions we’re making and resources available to you, including more detailed information, product enhancements, and more content moderators to interface directly with the community and content.
Like you, we love Tumblr and what it’s come to mean for millions of people around the world. Our actions are out of love and hope for our community. We won’t always get this right, especially in the beginning, but we are determined to make your experience a positive one.
Jeff D’Onofrio CEO
MGK : bukannya semua tau yak?
NRJ : enggak kok, cuman orang terdekat aja yang tau
MGK : emang kita deket dari mana coba?
NJR : dari peta (haha)
MGK : halah-halah, jauh dimata dekat dipeta
NRJ : deket dihati juga kok kamunya, hee
MGK : hee (senyum-senyum sendiri)
Kebo : diatas pengaman untuk anak-anak doang
Loket : lah kok gitu ?
Kebo : yang ngangkat gak liat kali yak
Loket : ramenya pas udah mau tutup ya mas
Kebo : ya gitu, kan hari ini bukan weekend
Loket : bener juga sih
Kebo : atas dulu yak
Ini percakapan sama penjaga loket baru di tempat kerja sampingan. Kenapa namanya loket ? Yaa karna gak tau namanya hahaha
MMHP : lang..
Kebo : apaan ?
MMHP : sibuk ?
Kebo : nggak sih, lagi rapat doang
MMHP : itu sibuk namanya -_-
Kebo : gpp, kenapa ?
MMHP : mau nanya
Kebo : nanya apaan ?
MMHP : cara masak sarden gimana lang ?
Kebo : hahaha
MMHP : malah ketawa, serius ini buat sahur ntar T.T
Kebo : Hahahahaha
MMHP : Gilaaaaang !!!
Percapakan tentang wanita penggila game moba...
Jeyu : gilaaaaaaang !!!!
Kebo : apaan ?
Jeyu : ngapain keluar sih !!!
Kebo : jaringannya jelek je
Jeyu : gak mau tau T.T
Kebo : turun dikit doang juga haha
Jeyu : gundulmu !!!
Begitu menyedihkan kah untuk bahagia bersamaku.?
Hingga kamu lebih memilih mengabadikan luka darinya, daripada memberi kesempatan padaku untuk membuatmu tertawa.
Ulun nih apa ada ai, ratik wara.
Ngampus
Kebo : udah diruangan ?
Icha : iya sudah
Kebo : absen ada ?
Icha : gak ada
➡️ otw kampus, ngambil absen buru-buru 😅
Kebo : permisi pak ngambil absen
Pak reza : silakan
➡️otw kelas, masih buru-buru, ehh pas sampe ...
Kebo : loh kok kgak ada dosennya ?
Icha : lah emang gak ada bo 😂
Kebo : katanya udah diruangan ?
Icha : ini emangnya kita lagi diluar ruangan ?
Kebo : kamvreet lah 😤
Mblung : haloo lang
Kebo : iya mblung, kenapa ?
Mblung : dagingnya udah diambil ?
Kebo : belum, ini baru sampe rumah, dari sekre tadi
Mblung : yaa udah ntar diambil, dia udah di kos itu
Kebo : siappp
📞 (lagi)
Kebo : hallo mblung, ini udah diambil
Mblung : kok km nelpon beda operator, matiin biar aku yang nelpon
Kebo : lah apaan ? Orang lagi bahas daging juga
Mblung : ini ibu mo ngomong katanya
Kebo : mana ?
Mblung : gak jadi katanya haha
Kebo : lah ??
Mblung : kata ibu 'dagingnya gak di guna-guna kok'
Kebo : njay, jadi takut
Kebo : yaa udah sampein yak makasih gitu buat ibu
Mblung : iya lang, dadah
📞 (tut.. tut.. tut.., telpon dimatikan secara sepihak 😑)
Sayur asem (sayur pahit)
Riky : makan yuk bang
Kebo : emang mereka udah masak ?
Ufik : sudah bang, itu di grup tadi
Kebo : blegedes kagak makan ?
Ufik : sibuk merkosa hp dia mah
Kebo : njir, yang lain gak makan ?
Riky : ntar paling nyusul bang
Kebo : berangkatt
Ufik : yokkk
Riky : masak apa kalian ?
Nisa : itu aya yang masak sayurnya tadi
Aya : sayur asem tuh
Riky : yakin gak itu bisa dimakan ?
Aya : gak usah dimakan sekalian 👿
Kebo : ufik mah makan apa aja haha
Ufik : saya lagi yang keba abang ini 😑
Kebo : kuy lah makan
Kebo : kenapa di tambahi kecap asin ?
Riky : campurannya aja bang
Kebo : curiga aku 🤔
Riky : sudah makan aja bang 🤢
Aya : enak kan yaaa
Kebo : apaan kagak ada rasanta ini 🤢🤢🤢
Riky : sstt bang (nyolek2kaki ane)
Kebo : apaan, iya kan kagak ada rasanta fik ?
Ufik : pake bumbu gak tadi ini sayur ?
Aya : yaa pake lah, kenapa gak enak ?
Kebo : ini mah pasti masaknya tuh, sayur di racik air direbus masukkin sayurnya, gitu doang pasti 🤔
Riky : ssst bang 😭
Kebo : tull gak fik ?
Ufik : tul bang, (sambil nabur garam di piring)
Si Blegedes
Ini cerita kemaren malam waktu bakar-bakar ayam di tempat KKN dua hari menjelang balik kek kampus. Nah tokoh utamanya itu si Akhmad Widiyanto.
Ufiq : Beli saus tomat wid buat bahan ayam bakar
Widi : beli dimana ?
Ufik : yaa diwarung tohh wid
Kebo : hahaha (kebagian ketawa aja ane mah, sambil bikin sambel dabu-dabu)
➡️ Singkat cerita, berangkatlah si Blegedes aka widi ini. Beberapa menit setelah ke warung balik lah si Blegedes ini.
Widi : nih fik saus tomatnya (sambil nenteng saus sambel kfc satu bungkus)
Ufik : yaa allah widi saus tomat, itu mah sambel tomat 😑
Widi : gak ada lagi fik udah ngeliling aku
Kebo : bhahaha sengklek ini anak 😂
Widi : terus gimana ini ?
Ufik : beli lagi dah sana wid
Widi : iya dah keluar lagi aku
Keluar lagi dah tuh anak berburu saus tomat buat manggang ayam. Setelah beberapa menit keluar ..
Ufik : mana saus tomatnya ?
Widi : cuman ada ini fik (sambil nenteng saus tomat botol abc)
Ufik : yaa allah wid (mulai lelah)
Widi : cuman ada ini doang fik, sumpah fik ini doang yang ada (sambil memelas)
Kebo : bhahahaha
Aya : haha widi widi
Nisa : hahahahaha
Ufik : Yaa sudah apa yang ada aja
Iseng-iseng gak ada kerjaan, si Aya ngecek tanggal kada luarsanya itu saus tomat.
Aya : kok warna saus tomatnya beda yaa kak ?
Kebo : lah masa iya ay ?
Aya : Iya kak, ini coba liat tanggal kadaluarsanya kak, udah lewat 4 bulan 😂😂
Kebo : bhaahak widi mah kagak ngecek dulu
Nisa : ufiiiik, sambalnya kaga luarsa 😂😂
Ufik : Yaa allah widi (nyebut lagi)
Kebo : bhahaha, wid ini loh sausnya kadaluarsa
Ufik : kembalikan sana wid
Widi : nah kek mana ngomongnya ?
Ufik : tinggal dibalikin aja juga
Aya : ya udah sini sekalian aku yang nyari aja
Beberapa menit setelah aya keluar dia balik dengan membawa saos tomat yang benar dan masi luarsa 😂😂
Paman pentol
Ceritanya kelaparan habis jalan-jalan dari desa hangui kecamatan bungur. Sampe rumah cuci kaki doang lanjut beli pentol di pinggir jalan deket rumah.
Kebo : berapaan kang ini pentolnya ?
Kang pentol : yang ini 500an, ini 1000an, ini 2000an mas
Kebo : okey kang
➡️ Setelah makan beberapa pentol, tiba-tiba ada bapak-bapak juga beli pentol
Bapak : yang ini berapaan kang ?(sambil nengok ke ane)
Kebo : Njir bukan saya yang jualan pak 😭
Kang pentol : saya yang jualan pak 😅
➡️ Dikira sayang jualan pentol apa, kebetulan pas makr topi sama tas slempang juga sih 😂😅
Air gak punya kaki
Cerita KKN fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat di posko kelompok satu desa Banua Padang.
Ufik : Bang ini air gak jalan, kek mana mandi kita nanti ?
Kebo : yaa jelas lah air gak jalan 😑
Ufik : gimana bang ?
Kebo : air gak punya kaki tau 😒
Ufik : seriusan ini bang
Kebo : lah emang serius kohhh
Kebo : air itu mengalir bukannya jalan, emang air punya kaki apa 😂
Ufik : mati kita bang 😂😂😂
Kebo : 😂😂😂😂
Senja dan secangkir kopi, mereka bilang takkan pernah serasi. Bagiku nuansa senja dan secangkir kopi teman sejati. Nikmati senja jingga, dengan aroma secangkir kopi. #senja #kopi #pemburusenja #sunset #mi5photography #desahiyung #tapintengah #kalsel #indonesia