lucu ya kadang, ada beberapa orang yang kita kenal lama tapi susah untuk membuka diri namun ada juga yang baru dekat 2 minggu tapi udah sayang bgt.

roma★
wallacepolsom
One Nice Bug Per Day

祝日 / Permanent Vacation

blake kathryn
Claire Keane
ojovivo

No title available
🪼

❣ Chile in a Photography ❣

Andulka

shark vs the universe
Alisa U Zemlji Chuda
styofa doing anything
Show & Tell
will byers stan first human second
Stranger Things
dirt enthusiast
todays bird
YOU ARE THE REASON

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Russia
seen from Russia
seen from Türkiye
@saathujanturun
lucu ya kadang, ada beberapa orang yang kita kenal lama tapi susah untuk membuka diri namun ada juga yang baru dekat 2 minggu tapi udah sayang bgt.
kesepian tak pernah terasa sesepi ini
—ats
MCU + risking it all for Steve Rogers
“With respect, sir, I don’t regret my actions. And I doubt Captain Rogers did, either.”
Tentu saja aku menginginkan kebahagiaanmu.
Tapi tak bisakah kebahagiaan itu kau raih denganku?
Andira Wu
“Jika ditanya apa yang tidak enak dari setiap perpisahan, jawabannya adalah ketika kita harus membuka kembali kenangan yang berisi momen-momen bersamanya untuk disimpan di tempat lain lalu mengingat bahwa dulu kita pernah bahagia dengannya.”
—
Sadly, those happy moments weren’t enough to make them stay. // A.W.
6 Juli 2017.
(via surat-pendek)
“Kau tahu? Tidak ada hati yang baik-baik saja saat sedang dihadapkan dengan perpisahan. Saya pun juga sama.”
—
Jika akhir dari sebuah cerita adalah suatu perpisahan, lalu kenapa dulu kau tawarkan sebuah perkenalan? Kalau saja saya tahu semuanya akan berakhir seperti sekarang ini, tentu saja saya tidak akan pernah menerima jabat tanganmu saat pertama kali kita bertemu.
satu-satunya orang yang tak mengerti dampak perbuatanmu adalah dirimu sendiri. manusia memang bodoh tetapi tidak ada yang sebodoh dirimu.
-hujan
“suarakan hatimu, sampaikan aspirasimu”
itu kata mereka. mereka mengajarkan kita untuk berlaku seperti itu.
“jangan kebanyakan jadi wakil suara untuk temen temenmu, nanti kamu sendiri yang kena”
seorang yang sudah berumur berkata seperti itu kepadaku. apa salahnya menyuarakan orang orang yang tidak berani menyuarakan dirinya sendiri dengan alasan “takut”. disini aku bukan ingin main pahlawan. aku hanya ingin apa yang kami dapatkan sesuai dengan apa yang kami pantas untuk dapat.
di kenyataan yang lain, butuh tingkatan yang tinggi hanya untuk didengar aspirasinya. butuh dilihat tinggi oleh masyarakat agar aspirasinya didengar.
“mau sampe ginjalku loncat dari tubuhku, apapun yang kukatakan tidak akan didengar oleh mereka”
itu yang selalu kukatakan. memang benar kenyataannya. aku bukan siapa siapa dimata mereka. hanya orang yang menurut mereka ‘sesuatu’ yang akan sangat amat didengar oleh mereka. aneh? iya. padahal disini konteksnya beraspirasi di dalam sebuah wadah yang seharusnya setiap pendapat didengar dan dicerna secara seksama.
“ngapain sih malu? kenapa harus takut? udah ngomong aja gabakal diapa-apain”
memang benar, gabakal diapa-apain. didengar pun tidak.
sulit memang tinggal di dunia yang berkata sedemikian rupa namun kenyataannya berbeda 180°.
“kenapa harus memikirkannya? Sedangkan ia sendiri tak melakukan hal itu? Kenapa harus membuatnya kembali lagi? Sedangkan ia tak pantas untuk mengulang. Kenapa harus mencari kabarnya? Sedangkan ia menanti kabar yang bukan darimu . Berhentilah berbuat sia-sia hanya untuk menenangkan keinginanmu. Tubuhmu butuh rehat. Pikiranmu butuh jeda. Sesekali buatlah dirimu bahagia. ”
–jingga
“perasaan ini tak perlu diberi makan harapan: dengan pesan-pesan, percakapan, apalagi pertemuan. perasaan ini hanya perlu dibiarkan tetap ada hingga menguap pada waktunya.”
—
minggu pagiku adalah tentang melepaskan.
kalau, kau?
datang untuk menetap. jangan berhenti jika ingin pergi lagi. disini bukan tempat singgah.
/
“Jangan besar kepala, tak selamanya tulisanku selalu tentang kau. Mencintai yang telah pergi hanya buang-buang waktu.”
— (via mbeeer)