Thought via Path
hihihihi with S – Read on Path.

shark vs the universe
art blog(derogatory)

No title available

No title available

JVL

titsay
wallacepolsom
styofa doing anything

Love Begins
No title available
dirt enthusiast
Today's Document
h
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
hello vonnie
cherry valley forever

ellievsbear

#extradirty
One Nice Bug Per Day
Show & Tell
seen from United States

seen from Türkiye
seen from Poland
seen from Brazil
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye

seen from South Korea

seen from Spain
seen from Brazil
seen from United States
seen from United States
seen from Netherlands

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Malaysia
@sakurasi
Thought via Path
hihihihi with S – Read on Path.
[Fanfict] Usaha Keras tak akan menghianati (Repost)
Matahari sudah bersinar menyinari bumi dan mulai memasuki jendela kamarku yang sudah terbuka dan ditambah kicauan burung nan merdu yang membangkitkan aku dari tempat tidurku, dan aku pun bergegas mandi. Hari ini hari minggu seperti biasa aku akan berkumpul dengan ketiga temanku untuk menyaksikan acara tv favorit kami JKT48 Missions dan berlatih untuk grup musik kecil-kecilan kami. Ketiga temanku itu adalah Angga, Bagas, Yudi.
Namaku sendiri Jonny, umurku 15 tahun, aku tinggal di daerah di ujung kota Makasar. Aku memang ngefans sama idol grup JKT48 sejak 8 bulan yang lalu, bisa dibilang aku fans jauh, ketiga temanku juga fans JKT48 sama sepertiku.
Selesai acara JKT48 Missions, terbenak didalam pikiran ku tentang ulang tahun oshi ku Beby Chaesara Anandila yang tinggal beberapa minggu lagi. Kali ini aku akan memberikan Beby hadiah spesial yang aku dapatkan susah payah.
“Jon, lu mau ngapain ultah Beby tahun ini?” tanya Angga.
“Gua mau kasih hadiah spesial buat Beby, susah dapetinnya,.” Jawab aku
“Terus lu mau kasih lewat fanletter?” tanya Angga lagi.
“pengennya sih gift langsung, ya tapi mau gimana lagi, ga bakal mungkin.” Jawabku pasrah.
Aku memang mempunyai impian untuk bertemu idolaku langsung di theater JKT48 di Jakarta dan melihat perayaan ulang tahun oshi ku di theater, tapi sekali lagi aku hanya fans dari timur Indonesia.
Tak terasa hari sudah mulai sore, itu tandanya aku harus pulang, aku pun bergegas pulang dan berbaring di tempat tidurku, aku pun memikirkan sang idola ku “Dancing Queen” yang sebentar lagi ulang tahun, tak terasa aku pun terlelap. Di dalam mimpi aku sedang berada di sebuah mall yang cukup ramai, ternyata itu FX sudirman tempat theater JKT48 berada, ditangan ku ada selembar tiket show theater “Pajama Drive” tepat di hari ulang tahun Beby, senang rasanya. Tapi tiba-tiba aku terbangun dari mimpiku.
“Ahh, Cuma mimpi ya?!” ucapku menggerutu.
Sejenak aku pun teringat lirik lagu yang aku sering dengar yaitu shonici, mimpi pun bisa menjadi kenyataan kalau dibarengi dengan kerja keras.
Esok hari di perjalan sepulang sekolah mata ku teralihkan oleh sebuah poster berisikan lomba cover lagu berhadiah Rp. 5.000.000 dan akan tampil di cafe Jakarta tepat dihari ulang tahun Beby. Lalu aku berfikir kalau menang aku bisa ke Jakarta dan menonton theater JKT48. Aku pun segera memberi tahu ke teman-temanku.
“woi, gua dapet berita bagus nih, ada lomba cover lagu terus nanti lagunya dikirim, pemenangnya bisa terbang ke Jakarta.” Ucap ku tergesah-gesah
“Wah bagus tuh, tapi rekamannya gimana? Adanya di kota, mahal lagi 300 ribu.” Sahut Bagas
“eh besok malam ada festival di alun-alun kita ngamen disitu aja, gapapa buat nambahin duit buat rekaman.” Ucap Yudi memberi usul
“okee, besok kita kesitu ngamen.” Jawab ku
Esok malam pun tiba, bermodal sebuah gitar kami ngamen di festival itu, kami melawati dengan kerja keras, diguyur hujan sampai diusir, jam sudah menunjukan pukul 11 malam tapi uang belum cukup untuk biaya rekaman sampai yudi meminta untuk pulang karena kecepean.
“Udahlah pulang aja capek gua, gausah ikut lomba.” Ucap Yudi yang sedikit kesal
“Tunggu dulu yud, bentar lagi oke.” Ucap Angga merayu Yudi
“Iya yud, kalau kita usaha pasti akan ada hasilnya kok.” Ucap ku memberi semangat kepada yudi
“oke lagu shonichi ya.” Ucap Yudi yang akhirnya mau melanjutkan
perjuangan ini.
Selesai kami membawakan lagu shonichi, ada sesosok pria yang memberiakan kami penawaran.
“Band kalian bagus nih, ngapain ngamen disini?” tanya pria itu
“Mau nyari tambahan uang buat ikut lomba cover lagu, om.” Jawab ku
“Mau coba gratis ga? Saya punya studio, kecil sih tapi bisalah, kalau mau besok siang dateng ya.” Ucap pria tersebut
“Wah, mau dong, besok kami datang ya, makasih ya om.” Ucap ku bahagia
Esok siang kami berempat menuju ke tempat yang ditunjuki pria tersebut. Studio nya memang tidak terlalu mewah tapi aku rasa bisa untuk rekaman kami. Selesai rekaman aku mengirimkan berkas itu ke alamat yang ditujukan untuk lomba. Pengumuman pemenang lomba akan diumumkan 3 hari setelahnya melalui surat.
Sudah empat hari tapi aku tidak juga mendapatkan surat, itu artinya kami kalah, aku merasa kecewa karena sudah berkerja keras tapi kami kalah, aku yang sedang kecewa dan duduk disofa tiba-tiba ibuku memberikan sepucuk surat dari PT musikindo, setelah kubuka ternyata kami pemenangnya, pengumuman telat satu hari. Dengan itu impian aku nonton Beby di Theater sebentar lagi terwujud. Segera aku memberitahukan ini kepada teman-temanku.
Esok hari aku bersiap-siap dikamar untuk mempersiapkan apa yang aku bawa ke Jakarta, tidak lupa ku bawa hadiah untuk sang idola, setelah itu aku segera ke bandara temanku sudah menunggu di situ dan akhirnya kami bertolak ke Jakarta, sungguh impian ku akan terwujud.
Hari pertama ku menginjakan kaki di Jakarta, sesuai dengan ketentuan lomba, kami akan perfom di sebuah cafe di kawasan senayan, sungguh luar biasa band kecil-kecilan dari timur Indonesia bisa tampil di cafe di kawasan Jakarta. Di bawah lampu sorot cafe kami mengalunkan musik, penonton memberikan tepuk tangan yang meriah kepada kami.
Keesokan hari, hari yang ku tunggu-tunggu tepat di hari ulang tahun oshi ku Beby, akhirnya aku bisa menginjakan kaki di mall Fx tempat dimana JKT48 Theater berada, persis seperti di mimpi ku waktu itu. Dengan tiket yang sudah ditangan kami akhirnya kami menyaksikan show theater pertama kalinya. Disana ada perayaan ulang tahun Beby, wah senang rasanya melihat oshi ku bahagia, di sesi Hi-touch aku berhasil memberikan gift langsung kepada Beby, sebuah boneka dan cd rekaman kami.
Sungguh impian yang menjadi kenyataan, berkat usaha keras kami, kami akhirnya bisa disini. Aku kembali teringat dengan sepenggal kata dari lagu shonichi.
“Impian ada ditengah peluh
Bagai bunga yang mekar secara peralahan
Usaha keras itu tak akan menghianati
Impian ada ditengah peluh
Selalu menunggu agar ia menguncup
Suatu hari pasti sampai harapan terkabul”
Created By : M. Izuddin Jundullah (Jundi)
natawilagaz:
3 Hari Tour di Dunia 'Teater' part Final : Meng-'JKT'-kan JKT48
Kalau berbicara soal dunia ‘idoling’, di Indonesia sendiri sebenarnya sudah populer dari jaman AFI, terus dilanjut dengan Indonesian Idol, sempat nongol juga KDI, bahkan sampai yang baru-baru sekarang seperti X-Factor, The Voice, dan mungkin beberapa lainnya yang akan bermunculan.
Dan datanglah dari Jepang (dimana di negara mereka sendiri sudah mengakar konsep idol yang mereka ciptakan sendiri : wajah imut, menari dengan tarian yang lincah dan cukup menggoda, nyanyi juga dengan suara yang terdengar ‘imut’, didukung oleh mayoritas fans laki-laki yang juga otaku dan dilengkapi dengan lightstick dan chant masing-masing), langsung dari salah satu grup idol paling populer disana yaitu AKB48 yang membuat sister group pertama mereka untuk kawasan di luar Jepang. Dipilihlah Indonesia, dan dibentuklah JKT48.
1. The cost of being a fans
Bertemu dan bercengkrama secara langsung (walau cuma beberapa detik) dengan oshipilihan para fans adalah salah satu nilai plus yang seperti sudah sempat saya ceritakan di beberapa part sebelumnya.
Teater yang selalu setiap hari dibuka (kecuali kalau ada event-event tertentu, maka teater diliburkan), event-event khusus dari handshake festival, pemilihan senbatsu untuk menentukan siapa aja member JKT48 yang bakal di tiap single baru yang akan rilis dan jelas itu semua fans yang pilih dan jelas pula para fans harus bayar lagi. Juga ada istilah two shoot dimana para fans diperkenankan foto berdua dengan para oshi mereka dan ya say cheese, difoto bareng deh. Dan itu harus bawa kamera sendiri yang gak boleh kamera SLR bolehnya kamera handphone. Ya syukur kalau handphone udah Sony Xperia Z1 atau Nokia Lumia 1020, ya kalau masih VGA -.- . Dan itu ya sekali lagi harus bayar lagi.
Pernah saya ceritakan di part 1 bahwa bagi fans, itu semua gak masalah.
Tapi seberapa jauh mereka bakal ngeluarin uang hanya demi memenuhi rasa rindu mereka kepada oshi mereka?
1 Teater itu Rp. 100.000, mungkin dalam sebulan bisa sampai sekitar 10 kali, kalo niat, untuk menang undian dan datang nonton. Itu udah habis 1 juta.
Handshake bernilai Rp 40.000 untuk satu kali handshake selama 10 detik. Beberapa fans bahkan ada yang sampai beli 10 bahkan 20 tiket untuk handshake lebih dari 10 detik dan lebih dari 1 oshi, jadi bisa beberapa kali handshake dengan member yang berbeda. Ya estimasi habis Rp. 400.000 sampai Rp. 800.000.
Two shoot, itu ada yang bernilai Rp. 150.000 bahkan ada yang Rp 85.000 buat yang beli via pembelian photobook member. Bahkan karena gak puas, sampai beberapa fans yang lebih dari 1, bisa aja 2, untuk photo shoot dengan member mereka. Itu bisa habis hingga Rp. 300.000.
Belum lagi untuk pembelian merchandise ataupun photopack tiap kali habis teater ataupun ketika event di luar. Harga merchandise sendiri dimulai dari yang puluhan ribu hingga ratusan ribu. Belum lagi photopack. Sungguh bahwa photo pack ini fenomena paling pertama saya lihat mengenai bagaimana para fans begitu gila membeli photo pack ini sampai berkali-kali. Jadi photopack itu kaya satu bungkus yang begitu rapat ditutup dan di dalamnya ada 5 foto. Tapi sayangnya 5 foto ini random, jadi sangat ada peluang besar bahwa mereka gak akan dapat photopack yang terdapat foto oshi mereka. Salah satu teman saya sempat membeli sampai 5 photopack (5 x 50.000/photopack = Rp. 250.000!) karena gak ada foto oshinya dia di dalam photopack yang ia beli.
Oke kalau kita total
1 juta + 800 ribu + 300 ribu + 250 ribu = Rp. 2.350.000 !!!!
Itu buat kalo ada event di bulan itu dan kalau emang beneran niat. Dan iya kalau beneran niat apa iya rela uang segitu dibuang begitu aja, syukur kalau udah kerja, ya kalau masih minta proposal jajan sama orang tua. Saya kadang tidak mampu memasuki pikiran para fans.
Ya syukur juga kalau si fans ini masih jomblo, paling gak tanggungan hidup ya cuma urusan dia sendiri. Terkadang ada beberapa fans yang udah punya pacar. namun si pacar ngelarang kekasihnya untuk melepas rindu dengan oshinya, ya akhirnya dia cuma diam-diam ngoleksi merchandise dan video-video perform para member sambil berharap sang pacar gak mergokin dia. Tapi ada juga sepasang kekasih yang memang fans dengan JKT48, tapi ya peluang seperti itu muncul di dalam kehidupan percintaan para fans itu sangatlah minim.
2. The shyness and craziness of wota
Wotasudah menjadi istilah tersendiri untuk para fans idol grup 48 ini di Jepang, dan akhirnya istilah ini ikut dibawa sampai ke Indonesia. Bahwa sebenarnya wota itu sendiri adalah sebutan untuk para fans mereka, dalam artian di sini berarti fans JKT48.
Namun ada banyak beberapa keunikan dan juga, menurut saya, keanehan yang cenderung freak yang terjadi pada diri mereka.
1 hal yang sering saya temui, adalah para wota ini malu untuk menyebut diri mereka sendiri ini sebagai fans. Walaupun sekarang JKT48 sudah menyebar kemana-mana, saya sendiri memprediksi bahwa minimal pasti ada satu fans di dalam setiap instansi di Indonesia, khususnya Jakarta. Bahwa ya memang mereka gak bakal banyak ngomong ataupun malu-malu kalau dipancing soal JKT48. Tapi begitu rasa malu itu perlahan-lahan hilang, ya dimulailah perbincangan gila yang bakal bikin kepala (saya) geleng-geleng.
"Eh elu jangan ngeliatin dia mulu dong, calon istri gue tuh"
Sekedar ilustrasi, bahwa itulah salah satu ucapan fans yang pernah terlintas di telinga saya.
Sikap freak yang diatas itu hanya salah satunya, dan masih banyak banget, terutama yang menyinggung kehidupan privasi para member. Mereka ada yang menyebut namanya demachi, dari sekedar menunggu para oshi mereka keluar dan menyemangati mereka sampai benar-benar freak, yang biasanya kalau di kawasan teaternya sendiri itu mereka ngerubungin lift yang paling sering cuma buat nungguin para member keluar ataupun masuk ke dalam lift. Bahkan ada juga yang katanya disebut zombie. Kalau yang tadi cuma sekedar nungguin depan lift, yang ini justru sengaja sampai mengulik kehidupan pribadi mereka, dari sekedar dimana tinggal ataupun dimana sekolahnya sampai ngulik dimana mereka tinggal dan sebagainya. Ini udah masuk taraf stalker, dan mereka distalker sama freak macam itu yang bikin saya geleng-geleng lebih kenceng lagi.
Media sosial adalah salah satu media yang digunakan para member JKT48 dari sekedar promosi kegiatan mereka maupun share kehidupan mereka sehari-hari di luar kehidupan teater. Dan disinilah ‘teater of freak’ bermunculan lagi.
Twitter menjadi salah satu media yang digunakan mereka untuk bersosialisasi dengan para fans mereka. Katakanlah begini, ada salah satu member yang tweet “Haiiii” plus foto dengan pose, yang menurut saya kok ya kaya gitu-gitu mulu posenya, yang lumayan enak dipandang. Dan mulailah tweet-tweet balasan bermunculan.
"Haiiii jugaaaa"
"Haiii jugaaaa, jangan lupa mamam dulu yaaa"
"Hai jugaa, kamu cantik deh"
"Kemana aja kok baru nongol, kan kangen taukkkkk"
"Eh pacar gue lagi nyapa, haaiii balikk"
"Ngezombie ah"
Dan macem-macem lainnya, namun sangat disayangkan bahwa para member tidak boleh direct reply tweet para fans, jadi ya hanya seperti obrolan satu arah aja antara fans ke para member. Boleh kalian kalau mau iseng-iseng ngeliat twitter beberapa member JKT48, tapi saya sarankan siapkan mental dulu atau nanti bakal masuk ke dalam lubang yang sama.
Dan lama-lama leher saya jadi sakit saking kebanyakan geleng-geleng, mungkin saya kurang paham gimana rasanya jadi wota yang sejati.
Atau saya yang justru gak pernah bisa mengerti bagaimana industri dunia hiburan bekerja. Ah saya memang gak pernah siap untuk mengertinya.
3. The angels of happiness
Namun, diantara semua keanehan yang sudah terjadi, ada satu hal yang membuat saya terkagum dengan JKT48 itu sendiri adalah : mereka mampu menyebarkan energi positif kepada fans mereka.
Kunjungan teater pertama saya tidak saya gunakan 100% untuk menonton aksi para member JKT48, namun lebih saya fokuskan melihat para penonton yang melihat teater itu sendiri. Wajah-wajah musam dan capek itu mendadak berubah menjadi ceria dan cerah kembali. Apa yang terjadi di dalam pikiran mereka ketika menonton itu urusan mereka sendiri, namun apa yang sudah ditebar oleh para member yang perform di teater saat itu adalah sebuah usaha tersendiri yang mampu untuk mengubah mood banyak orang untuk kembali menjadi ceria.
Kalau teringat bahwa salah satu fans yang sudah bekerja pernah bilang “Senin sampai Jumat itu capek-capekan kerja, abis itu gue mau ke teater untuk refreshing. Loh iya dong, lo kerja capek-capek kan butuh refreshing juga, nah teater itu yang jadi refreshing gue.” Bahwa konsep itu sudah tertanam di kepalanya, maka itulah hal yang akhirnya memang benar menjadi cahaya hiburan untuk penatnya kehidupan nyata.
Bahwa selama memang para member JKT48 ini selalu bisa menebarkan energi positif kepada para fans mereka, itu adalah 1 hal yang sangat saya dukung. Tapi kalau lebih dari itu… (geleng-geleng)
.
.
Kreatifitas adalah 1 hal yang sering saya lihat sebagai apresiasi dan dukungan para fans kepada oshi mereka masing-masing. Contohnya adalah ketika ada salah satu member berulang tahun. Ada banyak cara oleh para fans untuk memberikan hadiah ulang tahun. Paling banyak adalah banner yang bergambar sang member yang sedang ultah. Tapi ada juga menonjolkan karya masing-masing. Mulai dari sekedar miniatur, karya lukisan, hingga menciptakan lagu khusus untuk sang member yang berulang tahun.
Oh wahai para generasi tua, saya ini tidak percaya bahwa pemuda-pemuda kita ini generasi yang sangat minim imajinasi dan karya. Kita ini jenius pak, kita ini kreatif pak. Hanya saja terkadang kita butuh para member JKT48 sebagai katalis untuk kreatifitas kami pak. Jadi mohon untuk stay positif terhadap karya kami untuk oshi pilihan kami :p
.
.
Terlebih lagi lagu yang mereka bawakan. Semua lagu yang mereka bawakan itu adalah lagu-lagu milik AKB48 sendiri, dimana lagunya ditranslate menjadi bahasa Indonesia semua. Namun yang ingin saya katakan adalah bahwa lagu-lagu mereka bertemakan hampir sangat sama dengan lagu-lagu yang biasa dibawakan untuk soundtrack anime : berisi pesan jangan menyerah, ayo semangat, kamu pasti bisa, berjuang untuk seseorang, dan sebagainya.
Kenapa tipikal lagu itu begitu sering muncul adalah karena menyinggung langsung kepada pemuda-pemuda Jepang saat ini. Dimana dulu Jepang adalah negara yang terkenal akan semangat samurai dan harakiri-nya, sekarang pemuda-pemuda mereka (beberapa diantaranya) kalau enggak otaku, pengangguran, hikikomori, ya wota. Untuk itulah, dimana letak lagu-lagu AKB ini ditujukan salah satunya adalah untuk mengundang para pemuda-pemuda itu untuk terus semangat dan mampu mengejar mimpi dan kehidupan mereka, dengan gadis-gadis lucu sebagai perantara pembawa pesannya. Sekaligus juga mengajarkan mereka, terutama yang jomblo, bagaimana bersosialisasi dengan gadis-gadis muda secara langsung (via handshake dan lainnya).
Walaupun saya berharap kehidupan seperti di atas itu jangan sampai terjadi di sini, tapi akan ada influence baru untuk industri musik ke depannya dimana sekarang industri musik kita yang dominan dengan lagu perselingkuhan maupun elegi patah hati. Lagu-lagu dari JKT48 seperti Dareka no Tameni ataupun Kimi ga Hoshi ni Naru Made, maupun lagu energik ceria seperti Bingo, Manatsu Sounds Good, maupun Ame no Dobutsuen kelak bisa menjadi contoh lagu untuk industri musik kita. Sudah saatnya kita semua lebih disuntikkan dengan lagu yang membawa energi positif daripada lagu melayu mendayu-dayu.
.
.
Serta, ada satu kejadian yang begitu membuat saya tergugah.
Saat handshake festival, tanpa sengaja saya melihat di depan saya ada seorang anak perempuan kecil yang baru saja selesai handshake dengan salah satu oshinya. Anak itu keluar dari bilik antrian dan berlari ke arah ibunya dengan wajah yang sangat gembira.
"Mamah, Mamah, tadi aku habis salaman sama Kak Haruka loh! Kak Haruka itu cantiiiiiiiiik banget, udah gitu baik banget lagi tadi. Aku pengen deh Mah kalau gede nanti jadi kaya Kak Haruka!"
Kejadian itu begitu menggugah hati saya. Jika memang benar kalau salah satu tujuan para idol ini adalah menginspirasi kehidupan seseorang dan menyebarkan kebahagiaan, maka hal itu baru saja terjadi di depan mata saya sendiri. Wajah polos yang begitu ceria dan gembira dari si anak ini begitu menyegarkan, seakan-akan ada mimpi yang sudah ditularkan kepadanya begitu ia selesai melakukan handshake di dalam bilik tadi. Mungkin obrolan yang mereka lakukan di dalam tidaklah terlalu penting, tetapi apa yang sudah ditularkan Haruka sebagai salah satu member kepada si anak inilah yang membuatnya menjadi begitu ceria ketika keluar. Bukan ceria karena berdelusi kegeeran, berkhayal yang aneh-aneh, ataupun imajinasi kosong belaka, namun ada mimpi yang ditularkan kepada si anak yang mungkin kelak akan menjadi sikap positif bagi si gadis kecil itu untuk kehidupannya menuju dewasa nanti. Mungkin suatu hari nanti saya yang harus mengucapkan terima kasih ke Haruka sendiri atas kejadian yang saya lihat itu.
4. The conclusion and future hopes
Bahwa dengan makin populernya JKT48 setelah hampir 3 tahun dimunculkan, sudah menjadi pop culture tersendiri di kalangan kita masyarakat Indonesia. Banyak dari kita tanpa sadar sudah masuk ke dalam lingkungan di dalamnya, baik itu karena menjadi fans ataupun tidak.
Banyak yang saya harapkan :
Saya berharap semoga nanti ada member yang berhijab, baik itu di luar panggung maupun ketika perform teater maupun event lainnya, bisa bergabung di dalamnya.
Saya berharap semoga tidak melulu yang berwajah oriental maupun yang kulitnya mengkilap yang selalu dijadikan member JKT48.
Dan saya berharap juga bahwa kelak nanti JKT48 tidak akan di-‘AKB’-kan terus, tapi juga bisa di-‘JKT’-kan sehingga ada karakter kita dari negara Indonesia sendiri yang bisa dimunculkan oleh mereka seiring momentum ketenaran grup idol ini. Perform dengan lagu original khusus untuk JKT48 sendiri tetap dengan lirik-lirik dan pembawaan yang positif, menonjolkan kebudayaan, lagu daerah lengkap dengan kostum daerahnya, dan turut mempopulerkan budaya Indonesia di tengah era banyak kaum kita yang begitu apatis terhadap budaya sendiri, tidak lagi dengan budaya Jepang yang semakin akut di lingkungan kita.
Seperti yang saya bilang tentang meng-JKT-kan JKT48, mumpung momentumnya sedang tinggi-tingginya.
natawilagaz:
3 hari Tour ke dunia ‘Teater’ part 4 : “Flying Get, Biarkan Aku Antri Yang Paling Depan”
Kalau diinget-inget, kira-kira 2 tahun yang lalu saat waktu itu di lokasi yang sama yaitu di Balai Kartini. Waktu di acara Hellofest, semacam pameran untuk hal-hal yang berbau otaku, itulah untuk pertama kalinya saya ngeliat JKT48. Waktu itu show mereka masih lebih mirip pentas anak SMP dan juga penonton yang masih sedikit : lebih banyak yang cuma sekedar ingin tahu siapa mereka dibanding fans nya sendiri yang masih sedikit. Dan hanya dalam waktu 2 tahun kemudian, jumlah fans mereka menyebar hingga batas yang masih bisa terus berkembang lagi. Mungkin itu yang namanya sukses.
Anyway…
Tanpa halangan yang berarti, akhirnya armada kami sampai dengan selamat dan siap ‘tempur’ untuk acara handshake hari ini. Saat itu jam menunjukkan hampir jam 11, dan beberapa dari kami tampak mulai serius dengan keadaan yang terjadi.
"Ayo masuk, cari spot buat nunggu terus mulai antri handshake!" Seru salah satu kru, layaknya seorang pemimpin sejati event handshake.
Ternyata eventnya memang dibuat seserius mungkin, jelas dengan gapura mini di depan pintu masuk Balai Kartini
Legenda :
Musim Panas Sounds Good : itu judul CD album single yang akan didapat fans hari ini
IM3 : itu salah satu sponsornya
Beberapa orang yang tampak di foto : Ya itu para fans nya, atau dipanggil dengan istilah wota begitu mereka biasa disebut, yang entah sedang menunggu atau sudah selesai melakukan handshake.
Dan ternyata di dalamnya…
Event ini memang luar biasa serius.
Jadi bisa dibilang ini adalah salah satu dari event besar yang diadakan oleh pihak JKT48 nya itu sendiri untuk memanjakan para fans atau wota. Semuanya berkumpul di sini : dari fans yang ada di luar Jakarta, para fans penjual photo pack koleksi, para light stick warrior, para anak-anak dan ibu mereka, dll. Ini acara gathering yang luar biasa dan baru jam 11, di dalam gedung Balai Kartini sudah luar biasa penuh! Untungnya di dalem gak berlaku aturan yang sama dengan di dalem teaternya sendiri, jadi masih diijinkan untuk melakukan dokumentasi sepuasnya.
lautan wota yang mengakuisisi Balai Kartini
salah satu rombongan besar yang mampir ke event Handshake
dari wota, oleh wota, dan untuk wota, bagaimana ilustrasi transaksi jual- beli photo pack
salah satu grup light stick yang pengen pamer karena mereka difoto
salah satu fans dari member yang ‘populer’ di kalangan wota
Pada dasarnya, gedung yang dipakai di dalam Balai Kartini ini dibagi menjadi 3 tempat utama :
Bagian Kiri menjadi bagian entertainment, para member yang tidak kebagian ‘jaga’ stand handshake bakal naik ke panggung. Dari sekedar ice breaker, perform beberapa lagu mereka dan cover beberapa lagu orang lain (yang dimana entah kenapa milihnya lagu galau semua), cover lagu-lagu JKT48 dari beberapa fans, dan perkenalan dari calon anggota JKT48 untuk generasi ke-3
Kalau yang ini member JKT48 dari tim KIII, Lydia (kiri), Noella (tengah) dan Yona (kanan) yang sedang perform unit song mereka di teater
Dan kalau yang ini adalah mereka para calon generasi ke-3 yang kelak akan bergabung dengan JKT48
Bagian Tengah adalah bagian antri, baik itu antri tiket, antri pengambilan cd online, penukaran handshake dengan member yang lain dan lain-lain. Fans gak akan dibuat bingung, karena harusnya mereka bisa melihat jelas papan penunjuk di atas mereka.
Bagian Kanan adalah inti dari acara hari ini : Bilik Handshake! Sayang dari luar tidak akan bisa melihat apa isi di balik bilik tersebut. Cuma yang pasti udah banyak fans yang ngantri untuk masuk satu per satu ke dalam bilik dan melakukan ritual mereka masing-masing.Tiap bilik sudah diberi tanda dengan papan bertuliskan nama yang menunjukkan siapa yang ada di balik tersebut. Jadi sudah pasti fans gak akan salah ngantri dan salah melakukan handshake dengan oshi mereka masing-masing. Sangat disayangkan penulis gagal memunculkan niat dari lubuk hati yang terdalam untuk melakukan handshake dengan salah satu member, jadi tidak ada laporan resmi dari penulis tentang apa yang terjadi di dalam bilik.
Jadi gimana cara mainnya kalau udah ada di dalam gedung ini?
Poin yang paling penting adalah jadwal handshake!
Tiap jam, di tiap jalur, akan ada masing-masing line-up member yang bersiap ‘bersembunyi’ di balik tiap bilik, dan waktu ini yang harus diingat oleh para fans yang akan handshake! Karena tiket hanya berlaku untuk tiap sesi!
Dan pemesanan dadakan juga masih bisa dilakukan, seperti ilustrasi gambar ngantir di atas, disitulah para fans yang dadakan mau melakukan handshake bisa memesan tiket dan tetap bisa memuaskan rasa rindu mereka terhadap oshi masing-masing.
Well, jadi sebenernya apa sih yang terjadi di dalam?
Seperti yang sudah dijelaskan di part 3 sebelumnya, berdasarkan sumber terpercaya, yang dilakukan di dalam memang adalah sebuah momen jabat tangan antar member JKT48 dengan salah satu fans mereka. Dan, agar tangan para fans dikhawatirkan kotor abis cebok, jadi para fans diharuskan untuk menggunakan hand sanitizer sebelum masuk ke dalam bilik.
Nah jadi seperti apa sih handshake yang dilakukan?
Intinya sih memang hanya salaman, dan terkadang (katanya) bahkan kalau fans yang malu-malu dan grogi sekalipun, para member ini langsung sigap menarik tangan si fans yang masuk ke bilik, dan mulai melakukan serangan maut (yang katanya lagi) bahkan bisa bikin para fans klepek-klepek dan tambah grogi gak karuan lagi. Aaah, seandainya nyobain masuk dan ngerasain sensasinya sendiri..
Tapi bagi para fans yang sudah kuat mentalnya, mereka biasa langsung salaman dengan oshi-nya dan mulai mengobrol secermat mungkin agar waktu 10 detik tidak terbuang percuma. Mulai dari sekedar sapa-menyapa, semangat-menyemangati, sok-sokan nyama-nyamain kegiatan, sok akrab, dipaksa (atau tepatnya digoda) oleh para member untuk terus sering dateng ke teater, dan berbagai obrolan intim lainnya yang bahkan beberapa ada yang menjurus aneh dan freak (ini juga katanya lagi).
Apa yang terjadi setelah keluar dari bilik?
Senyum-senyum gak jelas sambil berdelusi yang aneh-aneh (tampaknya istilah ini memang sering muncul).
Dan tidak hanya itu, para fans pun bakal dikasih stiker gambar kartun dari oshi mereka masing-masing. Ada yang ngasih 1-2, bahkan lebih dari itu, tergantung member masing-masing mungkin ya?
Tapi buat mereka para fans yang masih menunggu untuk sesi handshakenya dimulai, selain seperti yang dijelaskan di atas ada panggung hiburan, juga terdapat pengumuman pemilihan member untuk CD album single mereka yang berikutnya.
Jadi ya gampangnya begini : tiap member yang lagi gak kebagian jaga, bakal naik ke panggung kecil di bagian kiri gedung dan mulai berpromosi ke para fans agar mereka vote sang member agar masuk ke dalam line-up untuk CD album single mereka. Setelah itu mereka pindah ke samping panggung mininya dan melakukan photo shoot mini yang dijadiin buat foto ‘kampanye’ mereka.
salah satu sesi photo shoot member dari tim KIII, yang ini namanya Hanna
Well, ini semua berlangsung terus hingga akhirnya jam 9 malem. Acara Handshake kelar, tapi acar malam itu belum 100% kelar.
Mereka para member yang abis jaga di bilik handshake ini langsung pindah semuanya ke panggung hiburan, dan melakukan mini show sebagai penutup acara malam ini.
Dan jelas berbeda dengan teater, kita bebas melakukan dokumentasi show mereka!
Hingga akhirnya jam 11 malam, show akhirnya benar-benar berakhir. AKhir acara terdapat pengumuman, yang berisi munculnya setlist baru untuk teater tim KIII Seishun Girls, bergabungnya 2 member trainee ke dalam tim J, dan lain-lain.
Fans senang, semua gembira, semua mulai memperbincangkan pengalaman handshake dan kabar gembira dari pengumuman terakhir tadi.
Dan untuk saya sendiri, saya mengalami mixed feelings. Tapi intinya : itu menjadi 12 jam teraneh yang pernah saya alami di dalam hidup saya.
Tapi, diam-diam ada satu pemandangan yang membuat saya tersenyum bangga.
Coba semuanya sadar dan semua panggilan mendapat pengumuman seperti itu juga…
natawilagaz:
3 hari Tour ke dunia ‘Teater’ part 3 : Handshake Festival Sounds Good
Kehidupan saya sudah kembali normal, sepertinya…
Hanya jiwa petualang (?) saya berkata bahwa kalau saya saat itu main ke kosan temen, pasti bakal terjadi sesuatu yang bakal merubah kehidupan saya lagi. Dan nyatanya memang saya langsung berangkat ke kosan temen saya tanpa pikir panjang.
"Minggu mau ikut gak, Bim?"
Belum sempet saya bilang apa-apa waktu datang berkunjung, tiba-tiba pertanyaan itu meluncur deras ke arah saya. Sebentar lagi saya pasti bakal dihipnotis…
"Mau ke mana?" tanya saya, polos.
“Handshake festival!”
Nah loh itu apaan? Handshake? Salaman? Festival? Kita bakal salaman sama orang terus sambil naik odong-odong gitu maksudnya?
Imajinasi saya kadang terlalu liar kalau dibebaskan seperti itu.
"Acara apaan sih?" tanya saya lagi, lebih polos dari yang sebelumnya.
"Handshake, salaman, sama member JKT48!”
O-W-A-L-A-H-H-H-H-H-H!
Ternyata saudara-saudara, kehidupan saya belum kembali menjadi normal.
Dan ternyata juga saudara-saudara, kehidupan saya mungkin tidak akan pernah sama lagi seperti sebelumnya.
Karena saya langsung mengiyakan ajakan itu, demi kepentingan isi blog :p
.
.
.
ehem…
Jadi apa sih Handshake Festival bersama JKT48 ini?
Masih inget di part sebelumnya saya membahas bagaimana mereka ini bisa begitu dekat, bahkan seakan mendekatkan diri dengan para fans mereka? Dan inilah salah satu dari bagian puncak bagaimana rasa kedekatan itu bisa tercipta.
Handshake Festival ini artinya ya memang salaman, tapi dibungkus dalam konsep festival : meriah, ceria, ramai, diadakan di area yang lebih besar dan jelas untuk menghibur. Handshake Festival ini dilakukan biasanya kalau mereka akan merilis CD album single terbaru mereka, sambil beli CD dapat kesempatan juga melakukan handshake, YEAY!
Jadi yang akan kita salami ya jelas adalah para member dari JKT48 ini sendiri. Tapi konsepnya berbeda dengan handshake yang biasa dilakukan tiap kali habis selesai teater (baca di part 2), handshake kali ini benar-benar eksklusif. Karena kalian bisa bersalaman dengan oshi favorit kalian, tersembunyi di dalam bilik (kaya bilik pemilu gitu, mungkin ukurannya 2 x 2 m), dan bebas mau ngapain aja! Mau salaman terus, mau mandangin terus, mau ngobrol apa aja! Hanya dibatasi dalam waktu 10 detik….
Iya serius 10 detik…
Dan jelas gak gratis kalau kalian mau handshake.
Kalian akan dikenakan biaya sebesar Rp. 40.000 untuk setiap pembelian tiket (iya serius, ditiketin loh!) handshake yang selama 10 detik itu. Tapi tenang aja, uang Rp 40.000 kalian itu gak akan terbuang percuma hanya untuk handshake aja, karena kalian tetap akan mendapatkan CD album mereka. Jadi sebenernya yang kalian beli itu justru malah CD albumnya, dan dapet gratis tiket handshake dengan oshi yang bisa kalian pilih itu setiap kali melakukan pembelian CD album originalnya.
Tapi kenyataan justru dibalik oleh kebanyakan fans.
Justru yang sebenarnya ingin dibeli itu malah tiket handshake-nya, dan CD album original itu ya cuma bonus sampingan. Bahkan banyak fans sampai rela beli lebih dari 1 tiket (yang juga berarti beli lebih dari 1 CD album yang jelas-jelas judulnya sama) supaya bisa salaman lebih dari 10 detik.
Jadi misalnya gini : Si oknum A mau dateng ke handshake festival dan mau beli tiket handshake, tapi kan sayang kalau cuma handshake 10 detik aja. Makanya si A ini berpikir cerdas, dia beli lebih dari 1, dia memutuskan untuk membeli 5 sekaligus! Supaya dia bisa lebih lama salaman sama oshi nya dia sendiri. Kalau 1 tiket itu berharga 10 detik, maka 5 tiket otomatis bernilai 10 x 5 = 50 detik! Bagi para fans itu waktu yang sangat berharga yang bakal bikin mereka nangis bahagia di tempat. Dan sebagai puncaknya pun dia akan mendapatkan 5 CD yang berjudul sama, dengan urutan lagu yang sama, cover album yang sama, dan lagu-lagu yang sama pula. “Ah apa peduli gue, yang penting gue bisa handshake sama oshi gue!” bales sang oknum A, dia begitu serius ingin melakukan ini.
Tapi yang diatas itu baru teori belaka dan baru gambaran penjelasan yang temen saya sampaikan untuk bagaimana kiranya Handshake Festival itu sendiri, kenyataannya saya gak tahu seperti apa yang bakal terjadi di sana.
Dan setelah perseteruan sengit tentang apa yang akan terjadi pada hari Minggu besok itu, akhirnya hari yang ditunggu tiba.
Jam 9 pagi teng, pokoknya saya dandan dengan maksud mengurangi bau badan seminimalis mungkin, karena katanya acara bakal berlanjut sampe malam. Ketiak udah disemprot R*x*n* 3 kali lebih banyak dari porsi biasa, parfum hampir setengahnya habis disemprot ke badan, tapi ternyata ada yang kelupaan : saya belum mandi.
.
.
.
Teng, dan akhirnya siap meluncur.
Armada kami siap berangkat. Pokoknya porsi DOTA dan berdelusi ria sudah dikurangi tadi malam supaya pagi ini kita siap berangkat menuju Handshake Festival dan memanfaatkan waktu semaksimal mungkin khusus untuk hari Minggu itu.
Motor dipanaskan, helm berstandar SNI dikumpulkan, wajah sudah mantap ditampankan, dan yang penting jangan sampai lupa : tiket Handshake jangan sampai ketinggalan!
Semua sudah oke, siap, dan kita berangkat!
Handshake Festival? Mungkin sepertinya memang sounds good!
to be continued…
natawilagaz:
3 hari Tour ke dunia ‘Teater’ part 2 : “Demi seseoranglah…”
"Pokoknya sebelum masuk abisin dulu kencingnya, soalnya kalo udah masuk gak bakal bisa keluar lagi!"
Untuk itulah saya bersyukur karena mendengar nasihat teman saya yang ahli itu. Karena setelah semua penonton udah masuk dan sekiranya teater sudah penuh, pintu keluar benar-benar ditutup dan buat keluar dari tempat duduk aja mungkin bisa dibilang cukup susah karena banyaknya jumlah massa yang siap mendemokan unjuk rasa mereka kepada idolanya.
Ruangan di dalem teater mungkin bisa dibilang cukup luas, bisa menampung hingga 300 orang bahkan lebih ditambah yang nonton sambil berdiri. Hanya, entah kenapa ruangan ini cenderung remang-remang : tempat tertutup dan gelap dengan sedikit lampu di depan stage dan beberapa lampu di langit-langit. Mungkin ada tujuan tertentu ditampilkan seperti ini, misal salah satu member JKT48 nya muncul dari kegelapan dan ngegodoain penonton? Yah, seseorang boleh saja berangan-angan kan?
Tapi sudah beberapa menit berlalu…
Acara belum mulai…
Dan lampu di dalam teater masih belum dinyalakan juga…
Dan saya mulai curiga…
Keadaan teater masih lumayan sepi, teman-teman saya masih sibuk dengan hpnya masing masing, beberapa penonton di samping saya juga masih kelihatan lesu, dan saya sendiri lebih khawatir hp dan dompet saya bakal hilang di telan kegelapan ruang teater.
Hingga tiba-tiba sebuah suara terdengar dari balik panggung..
"Halo semuanya!" teriak suara misterius itu.
Berhubung penulis lupa apa konten yang diucapkan dan siapa yang mengucapkannya; intinya, dari balik panggung salah satu member JKT48 menyiarkan ucapan selamat datang dan beberapa aturan main nonton di teater seperri dilarang merekam maupun mengambil foto (sehabis dibilang begitu diam-diam hati saya merasa hancur karena tidak boleh melakukan dokumentasi), dan diakhir ia meneriakkan namanya sehingga kita para fans tahu siapa suara misterius itu.
Dan tiba-tiba saja setelah itu…
DUARRRR!!
Lampu sorot dari panggung itu tiba-tiba saja menyambar penonton, termasuk mata saya yang dikagetkan tatapan cahanya.
Tiba-tiba ruangan teater mulai ricuh, penonton yang tadi awal tampak lesu mulai bangkit lagi semangatnya, chant-chant mulai diteriakan penonton, dan sambil dibimbing sama semacam musik pembuka, semuanya padu menjadi satu dalam tingginya ekspresi semangat yang luar biasa
Seakan-akan hal yang akan menggemparkan dunia sudah siap untuk dimulai.
Apakah yang akan terjadi?
.
.
.
.
Seketika itu di balik gelapnya panggung tampak muncul siluet-siluet orang yang mulai berkumpul dan seakan membuat barisan. Itulah mereka…
IYA ITULAH MEREKA, MEREKA ITU YANG NAMANYA JKT48 DAN MEREKA SEBENTAR LAGI BAKAL PERFORM DI ATAS PANGGUNG DI MANA INI PERTAMA KALINYA SAYA BAKAL MELIHAT MEREKA!
Perasaan saya seketika meledak, walau kenyataanya tidak tergambar sempurna di raut muka saya yang jauh lebih tenang daripada air di dalam pispot.
Musik mulai dimainkan…
Saya harus siapkan mental…
Karena sebentar lagi akan tersingkap sebuah fenomena, apa yang telah diperbuat sekumpulan gadis-gadis ABG ini sehingga mereka mampu memperdaya ribuan pemuda-pemuda terbaik bangsa untuk selalu setia datang ke tempat ini?
Dreamin’ Girls -kalo gak salah- itu judul lagi pertama yang dibawakan mereka.
Pelan-pelan penonton mulai bersatu, kumpulan tepukan tangan mereka menginginkan untuk bisa menambah semangat lagu pembuka.
Dan cukup anda melihat ke depan dan lihat satu-satu..
Wajah itu…
Senyuman itu…
Tatapan itu…
Lincahnya dan semangatnya badan mereka bergerak…
Semuanya itu membuat saya 100% cuma pelanga-pelongo.
Kok?
Karena saya gak tahu siapa aja mereka dan lagu apa yang mereka ini sedang nyanyikan.
Persis 3 lagu yang pertama mereka bawakan cuma saya habiskan untuk bertanya ke teman saya : yang itu siapa? Yang disitu siapa? Yang disana itu siapa? Loh yang itu kemana tadi ada padahal? Lah ini lagunya judulnya apa? Dan berbagai pertanyaan orang awam lainnya.
Tapi ada satu hal yang unik yang terus saya pandangi dengan rajin adalah bagaimana para member JKT48 ini sengaja melakukan eye contact kepada penonton, khususnya yang berada di depan.
Tatapan itu bisa dibuat menjadi sangat menggemaskan, sangat serius, dan jelas-jelas menggoda. Yang saya yakini bahwa orang yang duduk di depan dan mentalnya langsung terperdaya, sudah jelas bakal habis masuk ke dalam lingkaran delusi ‘kegeeran’. Ah, tapi itu cuma pikiran sok tahu saya saja.
Selesai dengan 3 lagu, para member mulai membentuk barisan dan sebentar lagi ada yang disebut dengan namanya Jikoshoukai.
Apa itu?
Sesuai dengan arti langsungnya, Jikoshoukai atau perkenalan diri adalah semacam protokol resmi yang dilakukan para member untuk memperkenalkan diri satu per satu ke depan para penonton dan fansnya.
Walau namanya memang perkenalan diri, tetapi salam yang mereka ucapkan ini bukanlah sekedar salam biasa. Terdapat keunikan masing-masing oleh tiap member saat mereka mengucapkannya, dan jelas ucapan yang (mungkin) sudah puluhan kalo diucap ini dihapal benar oleh fans mereka! Sehingga, saat salah satu member mengucapkan salam, dengan kompak para fans member tersebut berbarengan mengucapkannya.
Uniknya seperti apa sih?
contohnya seperti :
Walaupun aku pendiam tapi aku akan selalu warnai harimu, aku Sinka!
Aku si gadis artistik yag sedang berjuang meraih mimpi, Aku Viny!
Seperti kucing yang kalo tertawa matanya selalu sipit, Aku Ikha!
Dan sebagainya, yang bisa kalian cari sendiri atau coba datang dan alami sendiri seperti yang saya lakukan.
Sehabis itu diselingi lagi dengan MC.
MC ini diibaratkan sebagai ice breaker, juga mengumpulkan jeda waktu agar para member mampu beristirahat sejenak dan segera mengganti pakaian mereka karena yang saya tahu tiap kali lagu yang mereka bawakan memiliki kostumnya maisng-masing. Tapi poin penting dari MC ini adalah momen dimana para member diwajibkan untuk menjawab pertanyaan yang diberi oleh para fans dan dipilih sebelum teater dimulai.
Dan yang jelas…
Part MC yang ini mengekspose habis-habisan sisi lucu mereka.
Terkadang pertanyaan dan jawaban yang mereka berikan terkesan absurd dan konyol. Tapi siapa yang peduli?
Kalau melihat wajah mereka itu…
Senyuman itu…
Tatapan matanya itu…
Dan betapa lucunya saat mereka mengekspresikan jawaban mereka…
Membuat penonton terperdaya dan larut di dalam tawa.
Dan pelan-pelan saya mulai mengerti kenapa bisa ada orang yang dibawa sampai berkhayal yang aneh-aneh.
Sehabis itu, dilanjutkan mereka melakukan perform yang dinamakan unit song.
Berbeda dengan lagu sebelumnya, dimana mereka semua tampil bersama di dalam satu panggung. Unit song hanya dibawakan oleh sebagian dari mereka saja : ada yang hanya 2 orang, 3 orang, atau bahkan sampai 5 - 6 orang.
Unit song juga berbeda dengan lagu yang lainnya, karena menurut saya disini kemampuan terbaik mereka dalam melakukan performance benar-benar diuji. Unit song kebanyakan adalah lagu yang mempunyai gimmick, artinya terdapat karakter khusus yang juga harus diperankan di dalam performa mereka sembari menari dan menyanyi. Bisa itu menumbuhkan kesan imut, lagu serius, lagu rebel yang dibawakan dengan ceria, dan sebagainya. Dan yang dimana unit song inilah, yang menurut saya, menjadi pertunjukkan utama dalam teater ini.
Tapi kalau saya melihat sekeliling, ada atmosfir luar biasa yang saya rasakan di sekitar saya. Adalah bagaimana para penonton berubah wajahnya menjadi begitu ceria, begitu bersemangat, seakan-akan jiwa mereka yang hilang entah kemana berhasil diisi lagi dengan performa para member. Padahal saya ingat betul beberapa wajah diantara mereka sangat terlihat lesu dan mungkin sudah kelelahan.
"Ini luar biasa!" Pikir saya.
Energi positif (dan delusi ‘kegeeran’) yang dibawakan melalui performa dan lagu mereka, berhasil masuk ke dalam para penonton, yang saya perhatikan banyak diantara mereka yang baru pulang kerja, mungkin sengaja datang ke teater untuk menonton mereka tampil, dan menemukan kembali keceriaan setelah hampir kelelahan setelah seharian bekerja. Mungkin itu bisa jadi salah satu alasan kenapa show selain hari minggu dimulai dari jam 7 malam semua.
MC dan beberapa perform terus berselingan di malam itu, hingga akhirnya para member mengucapkan, “ini lagu terakhir kami, terima kasih semua sudah menonton!”
Akhirnya selesai juga…
Walau akhirnya saya enggak berakhir dengan berkhayal yang aneh-aneh, tapi juga merasa teaternya ini gak terlalu ‘wah’.
"Hari ini show nya emang kurang kok Bim, banyak member utama yang gak tampil juga." Begitu respon salah satu teman saya yang levelnya itu sudah seperti senior tertinggi di dalam perguruan silat JKT48 begitu mendengar pendapat saya.
Tapi kok ya anehnya ruangan masih gelap, dan pintu keluar kok ya masih aja belum dibuka.
Mau ada apa lagi nih???
.
.
.
Tiba-tiba dari pojok kanan teater ada yang berteriak secara random dan mengkomandoi kami semua para penonton untuk berteriak, “AN-KOO-RUU!!” Ankoru itu encore kalau diubah menjadi bahasa Jepang.
Tapi ternyata teriakannya gak cuma satu. Para fans yang berdiri di belakang saya sudah menyiapkan sesuatu bahwa ternyata salah satu member JKT48 ada yang berulang tahun!
"Yaampun, niat banget" kata saya sih.
Tapi ternyata hari itu memang show khusus dimana ada salah satu member yang berulang tahun juga, dan hal ini juga berlaku untuk semua member dan juga senior-seniornya yang di Jepang itu.
"Jennifer…. HANNA!" Begitu teriak si salah fans itu, sampai yang membuat saya salut itu adalah bagaimana ia berteriak dengan stabil dan semangat begitu secara terus menerus.
Daan, akhirnya yang ditunggu-tunggu itu datang juga. Para member kembali keluar dari belakang panggung, dan melakukan encore dengan membawakan 3 buah lagu lagi. Yang saya sedikit heran adalah ternyata 3 lagu yang dibawakan untuk encore ini ternyata memang cukup bagus semua. Memang sepertinya harus disengaja untuk diadakan encore kalau para fans ingin melihatnya.
Encore selesai, dan acara ditutup dengan mereka berkumpul di depan, dan mulai merayakan ulang tahun salah satu member yang bernama Hanna itu.
Ada surat yang harus dibaca dan menurut sumber teman saya yang senior itu, ini juga merupakan tradisi mereka kalau mengadakan show birthday.
Akhirnya setelah itu show benar-benar selesai..
TAPI PINTU KELUAR MASIH BELUM DIBUKA JUGA!! MEREKA INI MAUNYA APA??
Tiba-tiba terdengar suara lagi dari balik panggung, yang mengingatkan sebentar lagi pintu keluar akan dibuka dan akan diadakan sesi handshake dengan para member.
Loh? Mana ada yang seperti ini sebelumnya? Coba kalian bayangkan kalau Glenn Fredly, atau Tompi, atau bahkan Kangen Band membuka sesi handshake dengan para penontonnya begitu acara selesai? Ternyata ini juga yang menjadi penyebab bisa begitu dekatnya antara fans dengan para oshi membernya.
Kita mengantri, membentuk barisan untuk satu persatu melakan handshake dengan para member yang tadi sudah perform itu.
Ini dia!
Ini juga yang ternyata berhasil menciptakan klimaks dari delusi ‘kegeeran’ dan menciptakan berkhayal yang aneh-aneh itu. Coba kalian bayangkan, setelah melihat dan dihipnotis dengan pandangan maut dan performa mereka, tahu-tahu kita dapat kesempatan langsung bertatap muka langsung dan menjabat tangan mereka semua. Sampai saat itu saya masih belum bisa memutuskan itu luar biasa atau tidak.
Dan yang pasti beberapa lagi sebelum giliran saya yang maju, saya juga merasakan deg-degan. Mungkin lain waktu akan ada sesu untuk membahas lebih lanjut dengan rasa deg-degan itu.
Saya maju, saya jabat tangan mereka satu-persatu diiringi dengan senyum cool saya yang terlihat masih jauh dibandingkan senyuman lucu mereka, dan saya sukses melewati cobaan itu dengan sempurna. Acara selesai, tetapi tidak untuk fans.
Beberapa member berada di kios merchandise dan lagi-lagi dengan memanfaatkan…
Wajah mereka itu…
Senyuman itu…
Tatapan matanya itu…
Dan kita bisa berbicara langsung dengan mereka sembari membeli merchandise, yang ternyata mampu membuat para fans kerap kembali untuk sekedar berbicara langsung dengan oshi mereka walau akhirnya berujung membeli barang yang itu lagi yang itu lagi.
Dan di luar pun sudah meriah dengan hadiah dan ucapan ulang tahun untuk Hanna. Dan ternyata ia sendiri baru saja menginjak usia 16 pada saat itu.
"Jadi begitu Bim. Banyak surprise dan have fun banget yang kita semua dapet di sini. Itu yang ngebuat kita terus-terusan dateng ke teater hampir tiap hari. Karena tiap mereka perform itu selalu ngebuat kita pengen dateng lagi pengen dateng lagi, juga pas mereka MC nya itu yang selalu ngebuat kita tertawa. Untuk bayar 100 ribu tiap kali teater sih ya buat para fans sih itu gak masalah." Sedikit cerahan dari si teman senior itu kepada pemula macam saya.
Hebat! Ide show yang seperti ini yang jarang-jarang muncul di Indonesia. Dan walau gagal secara khusus menghipnotis saya, tapi saya juga turut larut dalam situasi have fun yang sama dengan yang lainnya.
Kita pulang, dan saya ditawarin untuk lain kali datang lagi ke dalam teater. Saya cuma bisa bilang, “kalau untuk have fun aja sih oke-oke aja kok, tapi untuk 100 ribu buat tiap kali masuk… Enggak dulu deh”
Malam yang berbeda buat saya dan menjadi pengalaman baru juga untuk saya.
Hanya diam-diam setelah itu saya berpikir dalam hati :
"Entah anak kecil sekarang yang keliatan cantik-cantik, atau saya yang mulai jadi pedofil?"
natawilagaz:
3 hari Tour ke dunia ‘Teater’, part 1 : Chotto Matte Kudasai, Boku no Taiyou
Apa sih ‘Teater’ itu? Tempat untuk nonton bioskop? Tempat nonton pertunjukkan musikal sekelas broadway? Atau maksudnya pentas seni kaya kegiatan ekstrakurikuler saat sekolah?
Enggak salah sih, tapi maksudnya bukan yang itu…
Ada satu istilah khusus apa yang disebut ‘Teater’ di dalam satu komunitas yang juga khusus. Yang dimaksud adalah tempat pertunjukkan group idol yang dibawa dari seniornya di Jepang dan lagi populer-populernya di Indonesia saat ini, dan itu adalah
eng
ing
eng
JKT48 (wow).
Dan tempat mereka pentas inilah yang disebut sebagai Teater JKT48, yang berlokasi di mall FX, Senayan.
Sekedar ilustrasi, inilah pintu depan gebang teaternya, yang ada di lantai 4.
Saya sendiri bukan seorang fan, dan juga gak bisa dibilang jadi seorang hater. Saya gak akan memuji secara berlebihan ataupun mungkin akan mencampurkan kata-kata negatif di dalam rangkuman ini. Tetapi apa yang menjadi tujuan saya adalah hanya ingin mengulas perjalanan dalam 3 hari yang berbeda dan itu sebuah perjalanan baru menyelami dunia ‘idoling’ yang bisa dibilang adalah suasana baru buat saya.
Hampir beberapa tahun yang lalu di sebuah majalah bulanan yang cukup sering saya baca, disitu ada artikel saat mereka masih mengadakan audisi. Kalo bahasa wota (salah sebutan untuk fans idoling ini -red) ya itu audisinya generasi pertama atau bisa disebut Gen 1. Nah disitulah untuk pertama kalinya saya tahu tentang mereka, dan beberapa istilah yang sekarang sudah populer, seperti teater, dan ya buat saya saat itu sih ya cuma sekedar tahu aja.
Selang setahun kemudian, dimana nama JKT48 gak cuma sekedar artikel 2 halaman di salah satu majalah aja, dan sekarang mereka bahkan sudah muncul di berbagai iklan dan wallpaper-wallpaper laptop. Kepopuleran mereka tiba-tiba meledak, dari kalangan otaku yang memang kadar otakunya tinggi, para penikmat DOTA, bahkan sampai kalangan yang gak disangka bakal terjerumus masuk ke dalamnya sudah menjadi bagian dari fans mereka.
Beberapa teman saya yang di luar Jakarta waktu itu sempat beberapa kali bertanya kepada saya, “kalo dari kosanmu sampe ke FX jauh gak ya?”
Saya yang pada saat itu memang gak terlalu tertarik, akhirnya ya mencoba untuk menggali sedikit lebih dalam soal proses masuk teater, terutama karena ada beberapa teman saya yang di luar Jakarta mau coba nonton. Usut punya usut karena dijelasin ada beberapa proses dan lagi itu memang saya juga lagi males, ya cuma berlalu begitu aja ^^
Tibalah that moment of truth
Suatu hari teman saya main ke kosan, dan dia dengan wajarnya membuka website resmi JKT48 itu untuk melakukan pemesanan tiket show teater mereka. Disitulah rasa penasaran yang sudah tertahan cukup lama akhirnya meledak juga.
Perkataan itu muncul begitu aja dari mulut saya
"eh pesenin juga dong"
"punya accountnya gak?" katanya.
"gak punya" bales saya dengan tampan.
"bikin sendiri dong accountnya", balasnya, kelihatannya memang sudah paham apa yang dilakukannya
"yaudah bikinin dong"
Dan disitulah perjalanan pertama saya memasuki dunia teater dimulai.
eng
ing
eng
Syarat pertama untuk bisa nonton show mereka di teater adalah membuat account di situs resmi mereka jkt48.com. Dan registrasi yang dilakukan pun yang registrasi standar : email, password, dan konfirmasi via email. Dan tambahan pilih oshi pilihan kalian yang ntar dijadikan ibarat seperti foto profile account kalian.
Oshi itu apa?
Oshi atau bisa disebut Oshimen ini adalah siapa anggota JKT48 yang merupakan anggota yang paling kalian suka atau kalian fans atau kalian dukung, ya gambaran gampangnya sih kaya gitu. Tapi catet baik-baik, karena kata-kata oshi ini akan sering keluar selanjutnya.
Sudah?
Berikutnya tinggal pilih pilihan teater, dan kemudian pilih deh mana show yang ingin kalian nonton, tidak cuma itu tapi juga ada daftar mana aja anggota JKT48 yang akan tampil di dalam tiap show, jadi paling enggak ada persiapan barangkali salah satu oshi gak tampil. Pada saat itu (sekita bulan Januari 2014) yang ada di setlist itu ada dua judul show yang berbeda.
Nah itu setlist apaan lagi tuh?
Untuk saat ini sabar dulu, karena pembahasan istilah ini akan dibahas di lain waktu.
Karena modal cuma pengen nyoba dan ikutan, ya saya juga cuma ikutan aja pilih shownya. Dan yang dipilih saat itu adalah show yang judulnya Boku no Taiyou atau kalau ditranslate bisa berarti adalah “Matahariku”
Ok tiket sudah dipesan, sekarang tinggal berangka——
Ups, ternyata belum sampai disitu. Walau tiket sudah dipesan, ternyata masih ada satu sistem lagi yang harus dilewati, yaitu sistem undian.
Apa yang diundi?
Yang diundi adalah siapa dari sekian banyak yang mau nonton ini yang akan berhak dapat kesempatan nonton di teater yang sudah dipesan, jadi bisa dibilang bahwa saat memesan itu kalian tidak akan dapat peluang pasti nonton.
Tapi teman saya waktu itu mengingatkan, “kalau show yang ini biasanya gak banyak penontonnya, pasti dapet kok”
Dan besoknya, memang bisa dipercaya teman saya yang sudah sangat ahli di bidangnya ini, saya menang tiketnya.
Tiketnya bisa diambil di account dari situs resmi mereka, dan tinggal kita print untuk dibawa ke teater untuk dijadikan bukti bahwa lolos undian tiket dan sebagai tiket masuk ke dalam teater.
Sesaat setelah itu muncul obrolan yang aneh buat saya, dimana salah satu teman yang ahli di bidangnya ini bilang, “awas hati-hati ntar, pas abis show bakal jadi cengar cengir gak jelas sendiri terus berkhayal yang aneh-aneh, kaya teman kita si A (nama disamarkan) itu abis dia nonton teater pertamanya.”
Wow! Apa yang terjadi emangnya? Apa yang terjadi di dalam teater hingga bisa terjadi kejadian seperti itu?
Rasa penasaran sedikit saya hiraukan, karena saya termasuk orang yang benci spoiler, jadi kalo efeknya bisa sampe kaya gitu, yaudah biarkan mengalir apa adanya dan biarkan saya yang menemukan sensasi itu sendiri.
Dan tiba saatnya hari menuju teater tiba.
Jadwal teater untuk hari biasa adalah jam 7 malam, sedangkan untuk hari minggu ada dua kali show yaitu jam 12 dan jam 2 siang. Dan saat itu saya kebagian jadwal di malam hari.
Suasananya wow, luar biasa rame. Dominan dihiasi banyak pria, walaupun ada beberapa wanita (yang saat itu saya ngitung cuma ada sekitar 10 orang kalo gak salah dari 200an orang), dan bapak-bapak dan ibu-ibu dari pulang kantor.
Ya itulah sedikit ilustrasi di luarnya.
Sekitar 2 jam sebelum show dimulai, ada yang namanya jadwal penukaran tiket, nanh disitulah tiket sudah didapat dari web resmi ini kemudian ditukar di loket untuk ditukar dengan tiket masuk ke teater dan bayar biaya masuknya.
Oia, kita tetap bayar loh untuk masuk ke dalamnya.
Rp 100.000 untuk pria, dan Rp 50.000 untuk wanita dan anak-anak.
Well, dengan harga segitu? Buat mereka para fans itu gak masalah, kata mereka.
Nah tapi juga, untuk para fans yang gagal memenangkan undian tiket, mereka masih punya kesempatan untuk nonton teater, dimana mereka harus mengantri dalam bentuk waiting list atau WL. Tiap yang WL akan mendapat nomor urut masing-masing. Nah kalo dirasa sekuritinya teater masih bisa diisi saat yang punya tiket resmi sudah masuk semua, para WL ini akan dipanggil sesuai nomor urut mereka. Kadang bisa sampai nomor urutnya habis, kadang juga cuma beberapa nomor urut aja yang dipanggil, dan kadang para WL gak dapet kesempatan masuk.
Dan mohon sabar, karena proses untuk akhirnya bisa masuk ke dalam teater memang luar biasa panjang banget, dan saya pun mengalami hal yang serupa.
Tahap terakhir sebelum masuk teater adalah pemanggilan nomor undian yang tertera di tiket masuk yang sudah ditukar sebelumnya.
Jadi saat kita menukar tiket online dengan tiket masuk tadi, di tiketnya itu ada nomor urut dan warna -ada biru dan hijau- yang dimana yang bakal masuk duluan ini akan dipanggil secara acak oleh sang sekuriti.
Apa asiknya buat yang dipanggil duluan? Buat mereka yang dipanggil ini mereka mendapat kesempatan untuk duduk di kursi yang paling depan, sehingga bisa menonton para anggota JKT48 langsung secara dekat. Dan buat mereka yang dipanggil lebih lama, kemungkinan entah akan duduk di kursi yang lebih belakang lagi atau bahkan berdiri. Dan jelas untuk yang WL mereka biasanya akan dapet nonton sambil berdiri.
Fyuuh, nomor undian saya disebut di urutan yang lumayan lama, walaupun akhirnya duduk di bagian hampir di belakang tapi lumayan dapet spot yang lumayan untuk nonton stagenya.
Jadi seperti apa show teater JKT48 ini?
Apa yang menjadi daya tarik show disini?
Apa iya buat yang pertama kali nonton bakal jadi cengar-cengir gak jelas dan berkhayal yang aneh-aneh?
kelanjutannya akan berlanjut di part berikutnya, stay tune brah!
to be continued…
Shanju in “Gomen ne, Summer” [fancam]
SOURCE: JKT48 Exclusive at Trans Studio Bandung - Gomene summer, Futari Nori no Jitensha
JKT48 'The Koisuru Fortune Idols' - Di Antara Ilusi, Delusi, dan Kenyataan -
Yak, tiba saatnya cerita saya masuk ke part terakhir,
Seperti biasa, alangkah baiknya membaca part 1 s/d part 4 terlebih dahulu sebelum masuk ke part 5 ini yah. hehe.
Part terakhir adalah part perjalanan terakhir JKT48 sampai konser JCC nanti. Apa yang terjadi pada JKT48 setelah itu, saya tidak tahu.. hahaha. Cerita di part 5 ini akan sedikit lebih panjang dikarenakan ini adalah part terakhir, banyak kisah-kisah yang mungkin akan menjadi misteri ke depannya.
So, mari kita langsung mulai saja, JKT48 Story stevesakurasi vers, part terakhir.
------------------------------------------------ JKT48 'The Koisuru Fortune Idols' - Di Antara Ilusi, Delusi, dan Kenyataan - Team KIII berjaya di teater sampai bulan Agustus, dan team KIII terus mencoba segala sesuatu yang baru, yang menyenangkan fansnya, seperti : 1. setelah pembentukan team KIII, mereka tetap menservice fans setelah teater dengan acara handshake, tidak diganti dengan hightouch 2. mereka tetap memberikan apresiasi seperti kenang-kenangan hadiah pada saat handshake 3. mereka membuat event sesaat setelah teater dan sebelum handshake, yaitu pertunjukan solo show dari tiap member bergantian
*credit foto by imajineshon
Hal-hal diatas adalah point-point plus dari team KIII. Team J tidak mengadakan hal itu karena apa? Apa mereka pasrah? Apa mereka gengsi ga mau ikut2an? Atau karena apa? Para fans berspekulasi bahwa team J adalah team elite yang tidak mau merendahkan diri untuk sekedar fanservice, tapi jika sesuatu itu menyenangkan fans.. bukannya sebaiknya mereka melakukannya. Okay, mungkin bahasan barusan terlalu menyudutkan member team J. Yang pasti dari rumor yang beredar dan yang kudengar, member team J telah beberapa kali mencoba dan meminta kepada staff teater agar mereka juga boleh dikasih kebebasan itu.. tapi tidak dikasih oleh staff.. Apakah itu benar? Saya juga tidak tau.. Yang pasti jika itu benar, berarti ada sesuatu yang menyudutkan team J disini.. apakah mungkin staff/ manajemen ingin membuat agar team J terlihat eksklusif? Saya juga tidak tau.. jadi silahkan tebak sendiri.. :)) Rasa frustasi member terhadap manajemen sebenarnya sudah terjadi dari awal JKT48, terutama pada satu sosok. Tidak bisa dipungkiri jika hal ini terus berlangsung, maka semuanya juga akan kena.. saya rasa generasi 2 juga sudah mulai merasakan ketidaknyamanan akan manajemen. Rasa frustasi apa sih sebenarnya? Mari kita flashback dan membaca sebentar cerita misteri dari orang yang sama yang pernah saya ceritakan di part 2 dan part 3.. Dan dari sini saya menceritakan mengenai staff manajemen.. :D **********
Theater dan Bunga Misteri "Senyum itu tak selamanya indah" Okay, sebelumnya ini bukan artikel resmi. Apalagi sampai turun cetak dan diterbitin di majalah. Ini ga lebih dari sekedar pandangan aja yang saya bentuk jadi cerita. Jadi di sini ga ada paksaan untuk percaya, setuju atau mendukung. Tapi kalau kita emang punya pandangan yang sama, ayo kita sama-sama mencari solusi yang kecil dan praktis, siapa tau itu bisa berarti banyak. *** Mungkin di antara para Wota, fans, atau apapun namanya, udah sering dan ga asing denger nama J Ya, J-san ini saya kurang tau posisinya apa di JKT Official Team, yang jelas dia itu Boss-nya. Ada apa dengan si J-san ini? Menjawab pertanyaan "Ada apa" ini susah-susah gampang. Tapi saya akan coba bikin jawaban segampang mungkin. Kemarin (26 Januari 2013), saya dapat pengalaman yang cukup berharga dan informatif. Seperti biasa, awalnya niat WL di Theater karena ga dapet email verifikasi. WL gagal, akhirnya saya nungguin temen saya yang orang JOT (JKT Official Team) juga. Saya tau kalau kemarin sore itu bakal diadain shooting untuk Team-J karena temen saya udah ngasih kabar di hari sebelumnya. Singkatnya, proses shooting ini memakan waktu sampai hampir pagi (sekitar jam 4 pagi). Dan saya mau ga mau juga nungguin temen saya sampai jam segitu. Sekitar jam setengah satu, saya turun dari F5 ke depan JKT48 Theater. Duduk di situ, ngobrol sama security-nya, dan di sini saya berhasil mendapat informasi cukup banyak. *** J-san, sebagai Big-B tentunya memegang kendali penuh terhadap seluruh kegiatan manajemen JKT48. Begini, semalam saya hanya melihat sekumpulan orang-orang yang kelelahan di dalam JKT48 Theater. Ga peduli segaya apapun penampilan mereka, mukanya kusut, lecek! Dan berkali-kali dari mulut mereka cuma keluar keluhan capek. Ya, para crew dan JOT kayaknya emang udah ga bisa lagi pura-pura pasang tampang cool dan sok galak kayak kalau lagi menghalau para Wota garis keras. Saya kebetulan sempat ikut salah satu security ngintip ke dalem stage untuk ngeliat prosesi shooting setlist Pajama Drive yang totalnya 16 lagu itu. Apa yang terlihat? Member yang terus berusaha mengulang take karena udah ga konsentrasi, crew yang mondar-mandir sambil ngeliat jam dan memasang muka lelah, temen saya pun berkali-kali harus menutup mulutnya yang keliatan menguap. Security itu, saya lupa namanya, juga cuma bisa bilang, "Member pada tepar semua, Mas." , diiringi gelengan kepala. Saya cuma tersenyum kecut sambil menahan desiran miris di dada. Kita berdua balik ke depan, ngobrol lagi. Obrolan keluar begitu aja, random, ga jelas// tapi begitu seru dan menarik. Dan beberapa kali kita masuk ke dalam topik manajemen JOT. *** Kata-kata yang keluar dari security berkumis ini polos, jujur, tapi penuh hal yang mengejutkan. Dia bercerita panjang lebar, memberikan pandangan terhadap kegiatan yang selama ini berlangsung di JKT48. Saya emang bukan orang yang baru banget tau soal JKT48, apalagi temen saya juga seorang JOT. Tapi denger pendapat dari orang awam ini, saya kaget. Awalnya saya cuma memancing dengan pertanyaan sederhana, "Yang itu J ya, Pak?". Kebetulan J-san baru aja melewati kami berdua, mungkin dia mau pulang, semoga. Dari situ si bapak security ini cerita. Dan dari percakapan kami, berikut yang bisa saya tangkap: 1. Untuk seukuran JKT48 yang punya nama dan fans di mana-mana, gaji mereka cuma sedikit lebih banyak dari UMR DKI Jakarta tahun 2012. Baru terhitung Januari 2013 ini mereka naik gaji jadi dua kali lipatnya. Sementara, gaji para petinggi, sebut aja si B****, katanya sampai sekitar 10 kali lipatnya. silakan itung sendiri berapa-berapanya. 2. Pembayaran gaji member keliatannya sering telat. Dua kali saya denger ada yang bilang gaji mereka telat dibayar sampai sebulan, sementara show terus berjalan. 3. Segala pendapatan, dari show, iklan atau penjualan SWAG masuk ke pihak manajemen dengan pembagian yang kayaknya juga ga jelas, mengingat para member ini belum punya kontrak. Padahal, pendapatan stand SWAG sendiri bisa lebih dari 50 juta sehari. 4. Kasus graduate tertentu, kayak Cleo atau Ochi, besar kemungkinan berawal dari persoalan gaji atau kebijakan dan kinerja J-san yang ga memuaskan di mata ortu kedua member itu. 5. Dulu ortu member yang mau nonton show tetep harus bayar kayak yang lain. Alhamdulillah sekarang udah gratis. Dan itu juga bisa gratis karena banyak protes dari member. 6. Persetujuan proposal show yang berbelit. Pihak JOT terlalu banyak maunya. Mungkin itu sebabnya JKT48 jarang tur ke luar kota, ga ada yang mampu memenuhi persyaratan yang diajuin JOT karena terlalu mahal. 7. J-san orang yang terlalu praktis tapi ga efisien, mungkin lebih cocok disebut "semaunya sendiri". Kalau malam itu dia minta sesuatu dan besok paginya harus selesai, maka itu yang harus terjadi. 8. J-san terkesan ga peduli sama segala tudingan negatif soal kinerjanya. Selama dia masih punya sesuatu yang bisa menghasilkan uang untuk dia (para member), dia bakal tetep tenang-tenang dan seneng-seneng aja. 9. Dan J-san mengerti bahasa Indonesia. Ini kayak pedang bermata dua. Dalam satu sisi komunikasi bisa berjalan lancar, tapi di sisi lain pasti susah untuk ngomongin J-san. Ada sembilan point kurang lebih. Bukan masalah jumlah pointnya, tapi besarnya pengaruh yang dihasilkan dari poin tersebut. Contoh paling kecil, ya seperti poin nomer 4, member bakal graduate. Satu, dua, tiga orang mungkin keliatan dikit dari total member Team-J yang semula ada 24 orang. Tapi kalau ini ga segera dihentikan? Silakan difikir dan dijawab sendiri. Bahkan kemarin saya liat beberapa ortu member keluar dari lorong Theater dengan wajah kesal. Ada sekitar empat orang saya hitung, 2 orang ibu dari three musketeer (senbatsunya ibu2). Seorang laki-laki, entah ayahnya siapa, terlihat yang paling emosi. Sepanjang jalan menuju lorong lift dia terus ngomel-ngomel. Intinya dia marah karena ga dikabarin kalau shooting-nya itu sampai jam segini (sekitar setengah satu pagi) belum selesai, apalagi nanti paginya mereka harus show lagi di D*hsy*t, dan siangnya mereka ada show juga di Idol* C*l*k. Rena, cuma bisa diem waktu dimarahin ibunya di lorong lift sekitar jam dua. Saya ga tau apa isi percakapan mereka karena pakai bahasa Jepang. Semakin pagi, suasana semakin tegang dan semakin ngantuk. Dan itu memperlambat proses shooting yang berjalan. Ya, semua udah capek, ngantuk, kedinginan, laper, mungkin juga badannya lengket karena belum kena air. Ortu member yang pulang juga makin banyak. Mereka milih pulang dan ninggalin member untuk nginep di Theater. Baru besok paginya mereka nyusul ke studio RCT* Obrolan saya masih berlanjut, sambil diiringi backsound lagu-lagu dari setlist Pajama Drive, yang sesekali diulang karena kemungkinan besar para member tampil kurang maksimal. Beberapa crew yang keluar menjawab tinggal tiga lagu lagi, tapi mereka ga berani mastiin sampai jam berapa. Saya liat security yang satu lagi udah tidur dibalik stand SWAG. Ga lama saya turun untuk ngopi bareng Pak Kumis ini. Sekarang topik obrolan meluas, tapi saya coba pancing lagi ke arah JOT dan berhasil. Dia bilang, "Sebetulnya menurut saya member itu kasian lho, Mas. Gini, coba sampeyan bayangin, mereka kerja sampe kayak gitu, cuma digaji segitu, telat lagi. Yang manajernya ga ngapa-ngapain malah gajinya gede banget. Yang capek siapa, yang kaya siapa.." Dia nyeruput kopi sebentar, dan lanjut ngomong lagi. "Padahal seandainya mereka keluar terus ikut main film, sinetron atau semacamnya gitu saya yakin gajinya lebih besar lho, Mas. Dan tentunya ga secapek ini, karena ada manajer, kan. Lha, yang sekarang ini manajer mereka siapa? Paling orang tuanya. J itu udah jelas nganggep mereka kayak mesin duitnya dia, Mas." "Pernah, Mas waktu itu dia nyuruh ngecat tembok depan Theater. Nyuruhnya malem, tapi maunya pagi udah kelar. Wah, Mas! Itu yang namanya kipas angin kita pasang semua biar cepet kering! Bau catnya kemana-mana! Kacau itu orang. Kayaknya dendam banget itu orang Jepang sama kita." Pak Kumis terus berceloteh. Intinya, J-san ini lagi melakukan perbudakan, yang berkedok dunia hiburan, entertainment, Idol atau apapun namanya. Bahkan orang awam kayak salah satu temen saya juga bisa liat itu. Para member ini pastinya sadar kalau mereka udah terjebak. Mereka menderita, mungkin. Tapi mereka ga bisa ngapa-ngapain selain menikmati penderitaannya, tau keluar dan meninggalkan embel-embel "JKT48". Saya masih inget sekitar jam setengah dua, ga sengaja pintu staff kebuka. Dari dalem saya denger ada yang teriak "Woi, capek, nih! Capeeek!", yang kemudian saya tau itu ****** (salah satu center JKT48). Itu pasti cuma sebagian teriakan yang berhasil keluar dari mulut mereka. Selebihnya, mereka harus menelan lagi semua. Atau, kejadian seperti Oshi saya, G, akan terulang. Di taksi, saya sempet nyeletuk ke temen saya yang JOT itu, "Parah, ya si J. Maksud gw, mereka itu cewek, bukan kuli! Ga heran Cleo sama Ochi graduate. Untung kejadian kayak gini ga sering.." Temen saya sambil terkantuk-kantuk nimpalin omongan saya, "Kalo sering pada graduate semua, Y." Saya diem sambil mengangguk pelan. Jadi siapa yang harus disalahkan sekarang, atau nanti kalau yang dibilang temen saya itu kejadian? J-san, kah? Sebagai pemegang kendali teratas, semua kesalahan pasti tertuju ke dia. Semua kemarahan, kebencian. Bahkan saya sendiri saking gemesnya sampai nyeletuk, "Pengen gw ajak gelut si J, hahahaha." J-san serta-merta jadi public enemy #1. Tapi apa cuma dia? Gimana dengan anggota JOT lain yang punya jabatan cukup tinggi. Apa mereka ga merasa bersalah atau kasian? Apa mereka ga pernah sesekali mendengar keluhan para member, yang membuat saya keinget sama topik MC beberapa show lalu, "Kira-kira kalau member jadi JOT bakal mau ngapain?." Dan mbak M memberi jawaban sangat baik "nyamar jadi member atau fans, biar bisa tau keluhan mereka, jadi semua bisa lebih baik." Kode, kah? Curhat, kah? Kenyataan, kah? Kalau kita melihat dan mendengar kata tersebut keluar dari bibir indah seorang perempuan berusia 20/21 tahun yang cantik, mungkin kita ga berfikir ke arah situ. Atau mungkin kita berfikir tapi seketika itu juga ilang dan teralihkan sama wajah-wajah dan suara indah member yang lain. Tapi saya, seorang fans, Wota atau apalah sebutannya, yang juga merangkap sebagai jurnalis, sangat bersyukur, Alhamdulillah, bisa ngobrol dengan tiga member dalam sesi wawancara untuk artikel majalah saya. Saya memperhatikan betul setiap jawaban mereka, mencoba merasakan lelah dan tekanan yang mereka alami. Mereka persis seperti lagu "Boku no Sakura" perlahan rontok. Belum lagi cerita-cerita dari temen saya yang setiap hari ada di back stage, saya yang cowok harus berkali-kali ngelus dada sambil menyaut "Serius lo?!" dengan nada tinggi karena hal-hal yang sangat ga masuk akal/ ga manusiawi. Semakin ke sini saya sering berfikir, "Apa mereka bakal bisa jadi seperti yang diharapkan? Mungkin sekarang mereka masih berusaha bertahan. Tapi sampai kapan? Dan pihak JOT, apa mereka sadar sama apa yang mereka lakukan? Apa mereka tau kalau mereka lagi menanam bow waktu di dalam tubuh JKT48? Dan saat bom meledak, apa yang bakal mereka lakuin? Berdiam diri, meninggalkan JKT48 yang tinggal jadi nama? Dan para fans zombie itu, apa mereka pernah berfikir gimana penderitaan para member, yang suatu saat bakal bikin kalian ngerti dan belajar cara mendukung dan nge-fans yang baik.." Nge-fans yang baik? Ya, karena beberapa fans salah mengartikan kata "mendukung" dan menjadi brutal. Kebanyakan dari kita rela antre lama, ngeluarin dana banyak untuk nonton mereka dan dapet sesuatu yang menyenangkan. Kita ingin mereka selalu senyum untuk kita, mambalas lambaian tangan kita, menoleh waktu kita panggil dan hal-hal kecil yang begitu ngebosenin dan melelahkan untuk member , yang pasti kita ga sadar, atau sengaja ga mau kita sadari. Kehadiran Gen-2, JKT48-Trainee atau KKS (Kenkyuusei), mungkin bisa jadi sedikit angin segar untuk kita dan mereka (Team J). Tapi kalau manajemen ga segera dibenahi, J-san ga segera sadar, JOT ga mau peduli, lagi-lagi semua tinggal nunggu waktu. Dan slogan "Tumbuh bersama fans" akan berubah jadi "Hancur tanpa fans". Ini bukan pernyataan apatis atau skeptis, ini hanya gambaran betapa mereka-mereka yang merasa punya kepentingan dan kendali atas JKT48 harus segera berbenah. -------------------------------------------- Jangjang, begitulah sekiranya misteri cerita di atas... Aneh? ya aneh lah namanya juga misteri.. haha Tapi harus diingat itu adalah cerita dari orang lain dan ceritanya adalah cerita lama.. hehe Jika cerita di atas beneran terjadi dan masih berlangsung sampai sekarang, menurut kalian gimana? Tapi saya sendiri ga mikirin sih walau tau.. :)) Yak, pintu cerita mengenai backstage antara member dan staff manajemen/ staff teater ditutup. ************ Rasa frustasi terhadap manajemen juga sangat dirasakan oleh kita, sebagai fans. Contoh, mengenai teater.. kita lihat bagaimana teater terkadang tiketingnya masih terlalu lambat, ada antrian yang tidak perlu.. dan pernah beberapa kali ada kasus kehabisan tiket.. masa bisa gitu ya? haha Dan juga pada saat Bingo teater dimulai, sering beberapa kali pakbo tidak memasukkan nomor angka Bingo nomor-nomor tertentu.. itu kesengajaan atau lupa? Yang pasti itu menunjukkan mereka tidak profesional dan fans kecewa. Contoh lain adalah kelemahan manajemen adalah pada saat event handshake, tentu kalian masih ingat bagaimana penuh dan parahnya pelaksanaan event handshake yuuhi dan juga KFC? Handshake yuuhi adalah event HS terparah yang pernah dilakukan oleh JOT. - Kenapa?
1. mereka memangkas waktu handshake daripada event HS RIVER, yang tadinya HS RIVER dari jam 8 pagi s/d 10 malam, HS Yuuhi dari jam 10 pagi s/d 6 sore.
2. sistem baru, tapi tidak dipikirkan kelemahannya, seperti hanya menyiapkan sedikit scanner barcode
3. kebodohan tidak memperhitungkan jumlah massa.. padahal seharusnya dari tiket yang terjual sudah bakal tau massa yang hadir berapa banyak
4. membuat planning tapi tidak memperhitungkan dari sisi operasional lapangannya, hanya sekedar planning teori semata.
5. waktu HS yang dipangkas Kelemahan ini membuat para fans kecewa berat, dan bahkan banyak yang pulang sebelum tiket HS-nya dipakai karena melihat antrian yang membludak. Yang pasti banyak sekali fans yang tidak mendapat sesi HS karena waktunya tidak cukup. Event HS KFC serta HS nasional Jakarta dimulai, konsep event ini sangatlah menarik, dan jujur sangat menghibur fans yang datang. Dan untunglah kekurangan yang ada di sebelumnya telah diperbaiki. Setidaknya saya cukup menikmati walau banyak hal yg membuat saya tetap kesal dengan pelaksanaannya yg masih dikecewakan, tapi ga separah sebelumnya sih. Kelemahan demi kelemahan di JOT mulai bisa diperbaiki satu sama lain. Bukanlah sosok J-san yang memperbaiki kelemahan-kelemahan ini, melainkan karena muncul satu sosok, yaitu sosok K-san. Beliau mendengarkan input dari fans, dan turun ke lapangan untuk mengecek semua operasional lapangan.. Seperti misalnya di HS Yuuhi, beliau membantu di sesi scanning barcode dan menjadi orang penting yang membantu fans pada saat ada masalah dengan tiket HS-nya... jauh berbeda dengan sosok J-san yang pada saat HS Yuuhi, beliau datang tapi setelah itu langsung pulang tanpa bantu apa-apa. Sosok K-san ini merupakan salah satu sosok yang sangat membantu saya, dialah juga yang membantu saya pada saat problem HS Yuuhi susulan Stella&Beby yang sempat kacau, dimana banyak fans yang belum sempat HS namun sesinya malah ditutup sblm waktunya habis. Dan akhirnya beliau yang akhirnya membantu untuk mengadakan sesi HS susulan yang kedua. Terima kasih K-san. Kita sebagai fans tentunya berharap ketidakadilan dan kekurangan pada kubu manajemen JKT48 berangsur-angsur bisa diperbaiki.. Minimal cerita-cerita di atas tidak terulang lagi. Semoga..... **************
Setelah itu muncullah pengumuman mengenai Pajama Drive Revival Show, ceritanya sih mau membangkitkan kembali kenangan kita (fans dan member) tentang setlist Pajama Drive.. Dan kita para fans bisa vote member siapa di unit mana yang kita mau.. waow banget donk hehe namun ya kembali lagi ini konsep bisnis.. cara vote-nya dengan bayar, yaitu sms gitu deh..
Konsep pelaksanaan Pajama Drive Revival ini sangat saya sukai (selain harus bayarnya haha), dimana akhirnya saya bisa melihat kembali setlist Pajama Drive, setlist kenangan saya.. dan jujur setlist ini lebih mengingatkan saya akan gimana saya bisa memilih dia sebagai oshimen saya.
Pajama Drive Revival ini adalah event pertama dimana banyak koalisi member yang diusung oleh para fans, rasanya seperti lagi pemilu saja hahaha.
Ada kejadian menarik dimana terdapat kecurigaan para fans terhadap voting ini.. jangan-jangan semuanya direkayasa dari awal dan hanya buat ladang duit buat JOT?
Nah akhirnya para fans bikin proporsal ke JOT, yang pada intinya meminta transparansi ke JOT agar hasil vote diumumkan secara resmi agar tidak ada udang di balik bakwan.. dan akhirnya hal itu diadakan juga. Nice one~
Cukup banyak kejutan di Pajama Drive Revival ini, seperti tidak masuknya Melody dan Achan, gagalnya koalisi beberapa member seperti Cindy, Sonya, Sonia, Noella, dll
Walau beberapa fans kecewa dengan hasilnya, namun pada akhirnya, setlist Pajama Drive Revival ini akhirnya dilaksanakan dan ini termasuk show yang bisa dan selalu saya kenang dan salah satu show yang terbaik, terutama show terakhir.
*credit foto by kapanlagi
****************
2 November 2013, ultah gen 1 yg ke-2 dirayakan di konser Bandung, pada waktu bersamaan team KIII merayakan ultah pertamanya di teater show BnT. 3 November 2013, hari yang takkan saya lupakan, hari dimana ada member yang berulang tahun pada saat itu, Stella Cornelia, mengumumkan graduasinya di hadapan fansnya.. hari yang penuh haru bagi para penonton yang menonton saat itu, juga membernya. Dan di bulan November 2013 juga-lah, 2 member team J lainnya, Sonya dan Diasta, mengumumkan secara bersama-sama graduasi mereka dari JKT48. Serta diikuti dengan graduasi member trainee : Delia dan Nadhifa Ada apa dengan JKT48? Saat itu banyak kabar berseliweran bahwa akan ada banyak yang menyusul, benarkah? Yang pasti sampai saat ini semua masih bertahan.. benarkah bertahan? Tidak ada yang tau apa alasan di balik semua itu.. tapi mungkin kalian bisa mengira-ngira sendiri.. Kita doakan yang terbaik bagi yang sudah memutuskan keluar dari JKT48. Sayonara Stella, Diasta, Sonya. Pilar-pilar utama yang membangun JKT48 dari awal. ******* Team J merupakan team yang terdiri dari generasi 1 Team KIII merupakan team yang terdiri dari generasi 2 Team Trainee merupakan team yang terdiri dari generasi 2 yang tidak masuk ke KIII Apakah wajar jika team-team dalam satu perusahaan bersaing? Sangat wajar saya rasa jika bersaing secara positif, karena jika antar team bersaing menjadi semakin lebih baik itu akan menaikkan perusahaan dan baik untuk anggota team itu sendiri Tapi jika persaingan itu secara negatif.. saya rasa itu sudah salah.. karena pada akhirnya akan menjatuhkan perusahaan itu. Seperti kata seorang member "Ambisius itu boleh tapi ga usah berlebihan,yang penting semangat dan trus mau belajar dan tdk mnjthkan orng lain.dan harus ttp rendah hati." Tapi haruskah mereka disalahkan karena persaingan itu? Siapa yang seharusnya menjaga persaingan mereka agar tetap secara positif? Satu yang pasti, pimpinan merekalah yang wajib menjaga itu. dalam hal ini manajemen atau staff-lah yang bertugas menjaga mereka agar tetap bisa nyaman dan bersaing secara positif. AKB48 pun punya masalah yang bahkan lebih rumit dari JKT48 pada awalnya, namun semuanya sudah diatasi dari awal berkat manajemen staff yang peduli dan mau turun ke lapangan dan membereskan semuanya. JKT48? Dibiarkan sampai meledak dulu.. :D Sebenarnya hubungan antara team J dan team KIII dan team trainee.. atau bisa dibilang hubungan antara generasi 1 dan generasi 2 itu sama saja dengan kejadian yang ada pada fans. gen 2 menganggap gen 1 = sepuh gen 1 anggap gen 2 = nubi Jika kalian menyimak tweet saya beberapa hari lalu, klasifikasi tingkatan seperti ini sebenarnya dibuat oleh pikiran kalian sendiri.. coba deh anggap semuanya sama, member ya member, ga peduli dari gen 1 atau gen 2.. sama aja. Saya ga berharap mereka semua harus berbaur, harus akrab semua.. bukan begitu, namun saya hanya berharap masing-masing dari mereka punya 'rasa peduli' terhadap yang lain.. dan tanamkanlah pikiran positif. Mungkin perbedaannya hanya gen 1 memulai duluan dan gen 2 melanjutkan. Tidak bisa dipungkiri bahwa gen 1 memang memiliki kekuatan lebih untuk diantara semua member, terutama pilar-pilar utamanya.. namun gen 2 sebenarnya juga punya kekuatan itu. Team J dibentuk untuk menarik perhatian masyarakat umum menjadi fans JKT48, sedangkan Team KIII dibentuk untuk merebut fans JKT48 menjadi fans mereka (yang ada di KIII) Saat ini hubungan antara kedua tim sudah lebih baik. Seiring dengan mereka sering tampil bareng, tampil di event-event secara bersama, dan pergi keluar kota secara bersama-sama.. sekarang mereka sudah mulai sedikit membaur satu sama lain, dan itu adalah hal yang bagus. Hubungan antar generasi sekarang tidaklah sepanas seperti awal, setidaknya itu yang terlihat oleh rata-rata kebanyakan fans. Baik team J maupun team KIII saat ini mungkin sudah menyadari peran mereka masing-masing di JKT48.
Konser JCC tinggal menghitung hari, konser ini adalah pertama kali konser tanpa sponsor.. karena itu mau ga mau manajemen mengusahakan agar tiket konser ini soldout. Mungkin bisa dibilang kelangsungan JKT48 bergantung dengan konser JCC ini. Member sedang sibuk latihan untuk perform secara all-out pada konser nanti. Ini akan menjadi konser penutup tahun 2013 yang akan luar biasa. Cerita demi cerita akan diutarakan di konser nanti, bagaimana perjuangan mereka dari 0 sampai sekarang akan ada di konser nanti. Saya tidak sabar untuk mengikuti konser itu.
Setlist RKJ sudah diumumkan bahwa akan selesai tanggal 28 Desember ini.. tidak tau setlist apa yang nantinya akan dibawakan team J? Apa yang akan terjadi dengan JKT48 setelah konser JCC? Setelah tahun 2013? Mari kita sama-sama menjadi saksi hidup tentang apa yang akan terjadi pada JKT48 ke depannya. ----------------------------------------------------------- Berikut adalah beberapa kalimat terakhir dari cerita saya dari part 1 sampai part 5. Apakah kalian percaya dengan ceritanya? Bagaimana jika saya bilang bahwa semua cerita ini adalah bohong? hahaha.. Janganlah berpatokan cerita saya adalah cerita real yang benar-benar terjadi di JKT48, karena bisa saja saya hanya mengembangkan cerita sesuai apa yang saya inginkan.. Tulisan ini semua dari part 1 sampai part terakhir ini, merupakan pandangan saya atas info-info yang saya dengar, saya liat, dengan mata dan telinga saya sendiri. Kalian percaya, boleh-boleh aja. Ga percaya, ya gapapa, saya ga heran haha.. karena saya juga ga tau yang mana yang bisa dipercaya, haha Ini juga bukan tulisan ilmiah yang inspiratif, jadi ga usah repot memutar otak. Tapi kalau kalian selesai membaca dan mengangguk-angguk, mungkin saja kita punya pengalaman atau pandangan yang sama. Tulisan ini sendiri saya buat untuk mengenang bagaimana dari awal sampai JKT48 yang sekarang ini, ada hal-hal di balik layar JKT48 yang mungkin kalian tidak tahu, seperti awal terbentuknya JKT48, bagaimana generasi 1 terbentuk, bagaimana backstage JKT48, bagaimana perlakuan manajemen kepada member, bagaimana persaingan gen 1 dan gen 2, dll. Jika kalian mengikuti cerita saya dan percaya, berarti kalian telah berada dalam situasi di antara delusi, ilusi dan kenyataan.. sesuai dengan judul cerita saya di part terakhir ini. hihi.. Yang mana delusi? Yang mana ilusi? Dan yang mana kenyataan? Kalianlah yang tentukan sendiri. Satu yang pasti, JKT48 terdiri dari 3 elemen penting. "Member, fans, staff manajemen".. yang ketiganya punya keterikatan yang sangat kuat untuk menjadikan JKT48 lebih baik. Semua yang terlihat oleh mata kita tidak selamanya indah, senyuman yang mereka berikan adalah satu-satunya hal yang bisa mereka berikan kepada kita, para fans. Mungkin senyuman itu adalah senyuman palsu atau bisa dibilang senyuman paksaan dari apa yang mereka alami/ apa yang mereka rasakan selama di JKT48.. namun mereka tetap berusaha tersenyum untuk menghibur kita. Cerita ini saya sharing bukanlah untuk menjelekkan nama mereka, menjatuhkan nama JKT48 ataupun manajemennya.. namun cerita ini dibuat agar kalian mengerti bagaimana beratnya jalan hidup mereka sebagai idol. Pandanglah cerita ini secara positif. Jika kalian, entah fans, entah staff, entah member, membaca cerita saya dan merasa tersinggung atau bahkan membenci saya, silahkan saja. Dari awal saya menulis cerita ini sudah memutuskan akan mengulas cerita dengan menarik. Dan yang pasti saya 'masih bisa' menahan banyak cerita yang tidak saya keluarkan, dan beberapa masih saya sensor karena saya masih menghormati JKT48.
JKT48 adalah Idol Group Indonesia, sister group pertama dari idol group Jepang AKB48. Mereka sudah berjalan 2 tahun sampai saat ini, saya masih teringat bagaimana mereka memulai dari awal, benar-benar dari 0. Saya menjadi saksi hidup bagaimana mereka berjuang dari awal sampai menjadi seperti sekarang. Namun bagi saya, pencapaian mereka belum apa-apa, masih banyak yang harus diperjuangkan, masih banyak yang perlu mereka pahami.. dan masih banyak yang perlu diperbaiki. Biarlah waktu yang akan menjawab kemajuan mereka. Sangat disayangkan adanya beberapa oknum dalam yang tidak mengerti tentang apa itu konsep 48, dan beberapa menjadikan member JKT48 menjadi alat pribadi mereka, sehingga beginilah yang terjadi pada JKT48. Di balik senyuman, terdapat kekecewaaan dan kesedihan. Selama ini satu-satunya hal yang bisa membuat member tersenyum adalah dukungan para fans. Bahkan dalam wawancara saya, mereka menegaskan kalau dukungan fans itu semangat untuk mereka. Ya, saya/ kita sebagai fans, apa yang bisa kita lakukan? Mendukung mereka? Pasti! Tapi apa cuma sebatas itu yang bisa kita berikan sebagai fans? Apa itu yang dimaksud tumbuh bersama fans? Kalau memang begitu, yang saya rasakan adalah kita (para fans), Wota secara ga langsung diperas sama J-san, JOT. Ini bukan cuma tentang HTM yang berubah, sama sekali bukan. Bahkan pengiriman dan pelayanan dari Rakuten yang beberapa kali berakhir dengan komplain, nyata-nyata bukan jadi masalah dan penghalang. Stand SWAG ga pernah kosong, Rakuten kebanjiran email. Tapi bukan itu yang saya maksud. Yang saya maksud adalah peran serta yang aktif dari fans untuk bisa dilibatkan secara langsung dalam memutuskan atau setidaknya menilai lalu memberi feedback tentang kebijakan apapun yang sudah, sedang, dan akan diberlakukan dalam JKT48. Tapi nyatanya itu semua ga terjadi, belum atau ga akan pernah. Kita cuma diberi kekuasaan dan kebebasan untuk memilih Oshi, Oshihen, mendukung mereka, mengeluarkan uang untuk menonton mereka, dan mengoleksi SWAG. yang hasil pendapatannya pun entah menguap ke kantong siapa. Member dan fans itu tumbuh bersama, bernasib serupa, cuma dalam situasi dan tempat yang berbeda. Satu-satunya yang membedakan kita sama member adalah: Ga ada yang menekan dan mengendalikan kita. Ga ada yang mengambil waktu dan merampas kebebasan kita. Percayalah, dibalik senyum manis, suara lembut, kerlingan (mematikan), dan gerakan gemulai para member, mereka menangis. Bukan karena sakit secara harfiah, melainkan bentuk dari kelelahan, keraguan, kesedihan, kekesalan yang bercampur jadi satu dan harus dipaksa meluap lewat cara yang lebih elegan. Bahkan untuk meluapkan emosi dan eskpresi, mereka masih harus berhadapan dengan paksaan. Di balik JKT48 Theater yang begitu riuh, terang, dipenuhi wajah gembira para pemegang email verifikasi, diiringi harap cemas para penghuni waiting list, ada banyak misteri dan teka-teki yang selalu jadi rahasia. Rahasia yang disimpan begitu rapih dalam gelapnya suasana Theater saat show berakhir, di bawah bayangan poni para member yang samar-samar menutupi wajah mereka dengan mata yang menatap nanar/ mengisyaratkan lelah yang teramat-sangat. Sementara hati mereka, terus berusaha menyalakan api semangat dan berharap untuk bisa menjadi lebih baik lagi.
*credit foto by imajineshon Kita sebagai fans, apapun, siapapun, darimanapun, dan bagaimanapun kita kita.. pasti ingin mendukung kita dengan cara kita masing-masing.. Apapun yang mereka rasakan di belakang layar JKT48, seberapa berat tekanan dari manajemen, staff ataupun dari member itu sendiri... alangkah baiknya kita melakukan apa yang kita bisa lakukan, sebagai fans, untuk membuat mereka betah, nyaman, dan senang di JKT48. Fans adalah teman saya, dan teman inilah yang membuat saya masih bertahan di fandom ini. Fans merupakan salah satu pemberi semangat yang terkuat bagi idol. Karena konsep "Idol you can meet", konsep "Tumbuh dan berkembang bersama fans" merupakan aspek mutlak bagi JKT48.. Idol takkan bisa tanpa fans, dan fans takkan ada tanpa idol. Saling dukung dan jadikanlah ikatan yang positif antara fans dan idol. Saya, stevesakurasi, undur diri dari cerita JKT48. Terima kasih telah membaca cerita ini dan mohon maaf jika ada hal-hal yang tidak berkenan dalam cerita saya ini. Happy 2nd Anniversary, JKT48!
---------------------------------------
- Untuk fans :
"Berdelusi-lah pada saatnya delusi, nikmati-lah ilusi itu pada saat ilusi ada, dan dari semua itu, kenyataan-lah yang kan menjawab semuanya."
********
*credit foto by jkt48 stuf
- Untuk member selalu ingatlah lagu Shonichi dan RIVER :
"A dream is always looked so far away. Feels like its distance could not be reached, pick up that stone under your foot and with all your might. Throw it away! Just before your very eyes, a river is flowing. Broadly, such a great river Darkly, deeply, even so the current is fast, even so.
Do not be scared. Do not wander off.
That's right, the opposite side is there. So more, believe in yourself"
Thank you for everything and good luck, JKT48!~
Regards, Stevesakurasi special note : semua yang saya ceritakan hanya sekitar 5% dari apa yang saya tau tentang JKT48 dan para membernya.. 95% sisanya ga akan saya ceritakan, karena berbahaya. :p
JKT48 Story part 4 - "A New Era of JKT48, A Lots of Intrigue and Drama"
Yo!~ Ga terasa sudah sampai part 4 saja.. hmm.. Sudah baca part 1 s/d part 3-nya? Baca dulu kalau belum. :D
http://sakurasi.tumblr.com/post/68354191802/jkt48-story-jkt48-1st-generation-stevesakurasi
http://sakurasi.tumblr.com/post/68962066790/jkt48-story-part-2-road-to-the-1st-theater-debut
http://sakurasi.tumblr.com/post/69664280719/jkt48-story-part-3-the-magic-of-idol-group-jkt48
Oke deh, kali ini saya akan membahas mengenai akhir tahun 2012 sampai dengan pertengahan tahun 2013. Mari langsung saja saya mulai ceritanya ------------------------------------------------------------------
JKT48 Story part 4 - "A New Era of JKT48, A Lots of Intrigue and Drama" 3 orang generasi 1 telah keluar, dengan cara yang kurang baik. *menurut saya gitu* Banyak fans saat itu ikut-ikutan takut kalau oshinya akan ikutan grads jg. Walaupun pada akhirnya hal itu tidak kejadian, namun jika mau diflash-back, sekitar lebih dari 15 orang sudah mau memutuskan keluar saat itu. Karena apa? Karena mereka merasa kerja/ apa yang didapatkan disini tidak sebanding dengan perlakuan yang mereka terima. Eits tahan dulu, belum saatnya saya menceritakan ini. Nanti akan saya ceritakan lebih lanjut mengenai "kenapa mereka merasa/ apa benar yang mereka dapatkan tidak sebanding dengan yang mereka kerjakan?" di part selanjutnya.. hehehe :D Pada tanggal 2 November 2012, tepat setahun dimana generasi 1 terbentuk, ada show Pajama Drive, pada saat show itu terasa bagaimana perasaan mereka yang sebenarnya pada saat MC. Suatu perjuangan yang benar-benar luar biasa dari generasi 1, saya rasa hampir semua juga meneteskan air mata saat itu. ---------------------------------------
Silahkan cek video di bawah ini untuk melihat suasana saat itu https://www.youtube.com/watch?v=hcd874CG3nU
3 November 2012, 1 hari setelah ultah generasi 1, maka ada show ultah oshimen saya, Stella Cornelia. Show ini yang selalu punya kenangan tersendiri bagi saya. 1 bulan setelah saat itu, pada pertengahan Desember, ada last show Pajama Drive, disini semuanya tampil sangat luar biasa dan benar-benar jadi show terakhir generasi 1 membawakan Pajama Drive, dengan lineup yang sama seperti shonichi awal mereka di Nyi Ageng Serang. Berikut video senshuuraku pajama drive https://www.youtube.com/watch?v=ZjJqA0J23LU
1st anniversary debut JKT48 dirayakan pada 17 Desember https://www.youtube.com/watch?v=_211saMsY4Q
Beberapa saat setelah itu, di akhir bulan Desember, ada konser JKT48 untuk merayakan 1st anniversary JKT48 di hall basket Senayan. Di konser ini ada beberapa berita mengejutkan, dimana : 1. terbentuknya team J 2. pengumuman kapten team J 3. pengumuman setlist baru, RKJ 4. pengumuman graduasi Ghaida (yang nantinya ga jadi) Banyak spekulasi yang beredar di konser ini, terutama tentang nomor 2 dan nomor 4. Tentang nomor 2, berdasarkan rumor katanya sih seharusnya yang dipilih bukan dia, tapi ada member lain.. karena itu banyak yang shock atas pengumuman itu. Tentang nomor 4, berdasarkan rumor juga katanya sih seharusnya yang graduasi bukan dia, tapi member lain.. dia mengumumkan graduasi karena ingin melindungi yang lainnya. Nah spekulasi inilah yang dihubungkan dengan cerita saya di part 3, tentang "Magic of JKT48"... hehe. :D Jadi ya percaya silahkan, ga percaya ya bagus daripada kepikiran.. haha.. Dari konser ini pula diumumkan bahwa setlist RKJ akan dimulai pada 26 Desember 2012. Nah, pada debut shonichi setlist Renai Kinshi Jourei atau Aturan Anti Cinta.. ada 2 orang member AKB48 itu jadi membawakan setlist ini.. member yang tampil saat itu adalah : - Kuroi Tenshi (Melody,, Jeje, Gaby) *harusnya Stella tapi diganti Gaby karena Stella kejedot Haruka, dudul* - Heart Gata Virus (Haruka,, Ayana, Rena) - Renai Kinshi Jourei (Akicha,, Ve, Beby) - Tsundere (Nabilah,, Sendy, Cindy) - Manatsu no Christmas Rose (Shania, Kinal, Ghaida, Dhike) Renai Kinshi Jourei merupakan setlist dari stage kelima Team A AKB48, setlist ini merupakan salah satu setlist legendaris yang dimiliki AKB48, dan setlist ini jauh berbeda dari setlist Pajama Drive. Dengan pengalaman generasi 1 yang cukup lama mengikuti Pajama Drive, mereka tidak sulit untuk mengikuti dance di RKJ.. namun tentu saja untuk menguasai feeling di RKJ tidaklah semudah di Pajama Drive, hehe. Dan debut mereka cukup bagus untuk RKJ. Anw, yang menarik adalah setelah itu dimana generasi 2 JKT48 telah siap tampil untuk membawakan setlist yang dibawakan kakak team J dulu, yaitu Pajama Drive. Generasi 2 ini merupakan generasi yang saya benar-benar tidak tau, lebih ga tau daripada waktu dulu mengenal generasi 1. Jauh sebelum team trainee membawakan Pajama Drive, mereka secara bergantian menjadi backdancer di setlist RKJ, dimana mereka benar-benar tampil dibawah ekspetasi, tampil penuh tekanan dan bisa dibilang buruk. Jika kalian masih ingat, generasi 2 menjadi bahan celaan bagi para fans, dimana sampai ketika sesi hightouch ada beberapa fans yang tidak ada yang mau hightouch dengan mereka alias diskip.. suatu hal yang cukup menyakitkan bagi mereka. Dan gosipnya sih member generasi 1 juga menunjukkan ketidaksukaannya.. tapi ini gosip. Yang pasti di show Pajama gen 2, show terasa sepi dan berasa nonton show yang berbeda dengan member-member yang sama sekali tidak saya kenal ahahaha.. Bagi saya, Pajama Drive gen 2 (sewaktu membawakan pertama kali) kalah daripada gen 1 untuk lagu unit.. tapi di lagu grup gen 2 lebih baik daripada gen 1. Member yang shonichi adalah sebagai berikut : Alicia Chanzia, Annisa Athia, Cindy Yuvia, Dellia Erdita, Dwi Putri Bonita, Jennifer Hanna, Jennifer Rachel Natasya, Nadhifa Karimah, Nadila Cindi Wantari, Natalia, Noella Sisterina, Ratu Vienny Fitrilya, Riskha Fairunissa, Rona Anggreani, Thalia, Viviyona Apriani, Member yang pertama kali kulihat bagus di setlist ini adalah = Vienny. Dan bagi saya, dia adalah debutan terbaik di Pajama Drive. Setelah ini adalah beberapa bagian yang cukup menarik, dimana terjadi migrasi populasi fans dari generasi 1 ke generasi 2. Kenapa hal itu bisa terjadi? Banyak hal yang bisa dijelaskan disini, tapi rata-rata fans yang migrasi karena hal-hal ini : 1. mencari yang masih fresh/ sosok idola yang tepat fans mencari sosok idola yang lebih tepat atau lebih cocok daripada generasi 1. 2. kalah saing fans yang merasa kalah saing dengan fans lainnya di generasi 1 mencoba untuk mendapatkan posisi lebih baik 3. waro fans-fans ini merasakan kalau di generasi 1 tidak mendapatkan waro seperti yang didapatkan di generasi 2 Hal-hal migrasi ini juga terbantu oleh adanya event handshake heavy rotation, dimana ini pertama kalinya event handshake yang digelar secara ramai-ramai, waktu itu dilaksanakan di teater JKT48. Walau waktu itu masih banyak fans yang memilih untuk HS generasi 1, dan generasi 2 masih sedikit sekali.. namun banyak fans yang sudah mulai 'memilih' generasi 2 sebagai pilihan oshimennya Waktu demi waktu berlalu, pergerakan fans tetap terjadi perlahan-lahan.. teater pajama drive generasi 2 yang sepi pada bulan Januari-Februari.. Perlahan tapi pasti mulai bulan Maret teater generasi 2 mulai penuh, bulan April dan Mei menjadi puncak dari teater Pajama Drive generasi 2, dimana Pajama Drive gen 2 malah bisa menjadi sedikit lebih baik daripada Pajama Drive gen 1, dalam hal kekompakan dance secara overall. Bulan April, rilis single kedua JKT48 yang berjudul RIVER, single yang sangat menarik bagi para fans JKT48.. dan bagi saya sendiri RIVER adalah salah satu single terbaik AKB48 pada masanya, dimana single inilah salah satu yang membuat AKB48 bisa menjadi seperti sekarang. Saat tampilnya JKT48 membawakan single RIVER, saya bahkan sangat terkesima dengan penampilan mereka, baik dari pertama kali dibawakan di teater maupun kedua kalinya dibawakan di konser Budokan Concert di Jepang. Dan saya rasa hampir semua orang bisa bilang bahwa JKT48 dengan lagu RIVER yang dibawakan di Budokan Concert Jepang, adalah performance JKT48 terbaik selama ini. Handshake RIVER juga menjadi salah satu bukti bahwa fans generasi 2 sudah jauh lebih banyak dan itu ditambah dengan adanya setlist, Boku no Taiyou.. Matahari-ku.. yang nantinya akan disebut sebagai setlist 'penghancur team J' Munculnya setlist Boku no Taiyou, menjadi klimaks dari JKT48 Story part 4 ini, dimana setlist inilah yang akan menjadikan JKT48 penuh intrik di perfandoman bagi fans JKT48. Kenapa? Setlist Boku no Taiyou atau yang dikenal dengan setlist BnT, adalah setlist dari Himawari-gumi, apa itu himawari-gumi.. ini adalah tim gabungan dari tim A dan tim K AKB48, dimana tim ini adalah member-member terbaik dari timnya. Dengan dibawakan oleh generasi 2, setlist ini menjadi setlist yang memukau, dan itu serius terjadi haha.. Debut BnT merupakan debut terbaik di JKT48.. debut RKJ kalah oleh debut BnT yang lebih baik dari segi performance dan kekuatan semangat membernya. Generasi 2 merupakan generasi yang isinya saling bersaing, tidak pandang bulu antar membernya, dan tiap member selalu berusaha merebut fans sebanyak-banyaknya. Rumornya, beberapa member generasi 2 tidak disukai oleh member generasi 1, lebih tepatnya tidak diterima oleh member generasi 1.. dikarenakan pada awalnya member generasi 2 tampil mengecewakan dan mungkin jadi diremehkan oleh member generasi 1. Seiring berjalannya waktu, mungkin member gen 2 menjadi 'panas' oleh keadaan seperti itu sehingga member gen 2 berusaha untuk tampil lebih baik daripada member gen 1.. dan hasilnya terbukti di setlist BnT. Bahkan jika boleh jujur, beberapa member gen 1 tampak terkesima dengan penampilan dari gen 2 dalam membawakan setlist BnT, dan mungkin mereka juga jadi terpacu utk lebih baik lagi. Persaingan antara member beda generasi ini ternyata berdampak ke arah negatif, yang menjadikan adanya keretakan hubungan antara member gen 1 dan member gen 2.. mereka seperti tidak saling menyapa, saling mengurusi masing-masing dan jadi tidak ada komunikasi antar generasi.. padahal mereka adalah satu kesatuan yang sama, JKT48. Hal ini ternyata tercium atau terjadi juga oleh para fansnya, terjadi juga perpecahan (walaupun tidak sampai ke arah kasar), yang menjadikan fans terpecah menjadi 2.. ada yang mendukung gen 1, dan ada yang mendukung gen 2. Gen 1 yang dikepalai oleh = Melody, Nabilah, Shania, Stella, Beby, Kinal... melawan gen 2 yang dikepalai oleh = Viny, Rona, Hanna, Noella, Nadila, Naomi Nantinya gen 2 ini sendiri terpecah menjadi 2, dimana satu kubu menjadi team KIII, dan satu lagi menjadi team trainee.. yang masing-masing saling menunjukkan ketidaksukaannya. Katanya sih, yang satu jadi nyolot karena jadi team, yang satu jadi menjauh karena merasa tersisih.. yah begitulah. Yang nantinya trainee ini malah menjadi kubu yang membantu team J, bukannya membantu team KIII yang satu generasi... Sama seperti istilah.. "The enemy of my enemy is my friend' Bulan Juni menjadi awal terjadinya suatu drama yang dinamakan "Team J & team trainee vs Team KIII", atau bisa disebut "RKJ vs BnT",,, atau lebih trendnya.. "anak pulau anti cinta vs anak pulau matahari" hahahaha Perseteruan ini terjadi di 3 kubu, yaitu kubu member, kubu fans, dan kubu manajemen/ staff dalam teater. Dimana kubu manajemen/staff juga ada yang memilih team J, ada jg yang memilih team KIII.. ini beneran terjadi. haha Pada awalnya, massa fans team J sangatlah banyak di teater, dibanding team KIII... mungkin perbandingannya sekitar 70% vs 30%.. Namun semua itu berubah ketika team J melakukan konser tur yang berturut2 di kota-kota besar Indonesia, sementara itu team KIII menguatkan posisinya di rumah/ teater mereka. Senjata perang team KIII (fanservice)... satu demi satu fanservice diberikan kepada fans, baik itu fans yang sudah lama maupun yang baru melihat team KIII.. semuanya dihajar tanpa pandang bulu.. ditambah lagi dengan keindahan performance mereka, menjadikan fanservice itu tidak hanya sekedar pelengkap semata. Sementara itu team J melakukan konser di luar kota, fans-fans team J banyak yang ditarik oleh teman-teman fans team KIII untuk mencoba nonton BnT... satu demi satu.. puluhan demi puluhan, sampai ratusan demi ratusan fans mulai mencoba setlist BnT selama bulan Juni.. Hasilnya? 90% terkontaminasi dan 10% tidak. Ketika pilar-pilar/ komando-komando dari team J pulang, member team J merasakan adanya keanehan di fansnya, terutama di social media.. Sekarng populasi fans team J dan team KIII di ibukota sekitar 55% dibanding 45% (dibanding awal 70% vs 30%)
Apa yang terjadi? Fans-fans team J banyak yang pindah ke team KIII, banyak yang pindah pulau, katanya pulau matahari lebih hangat daripada pulau anti cinta yang dingin membeku. Semua suasana itu tambah diperpanas dengan adanya beberapa member team KIII yang katanya sudah tidak mau lagi menjadi backdancer team J di setlist RKJ.. Di satu sisi, member gen 2 merasa sudah menjadi team jadi ga boleh tampil di setlist satunya, atau tidak mau? Di satu sisi, member gen 1 merasa member team KIII menjadi sombong dan lupa diri. Ada alasan lain kenapa member team KIII tidak mau tampil, yaitu ketika mereka menjadi trainee, beberapa member team J memperlakukan mereka dengan tidak pantas/ diremehkan sehingga mereka merasa dimusuhi padahal member gen 2 merasa mereka butuh bimbingan dari kakaknya team J. Rumit dan aneh kan? :)) Puncaknya adalah, pada saat konser tennis indoor, beberapa fans gen 1 yang membelot ke gen 2 membuat beberapa banner yang menyatakan bahwa mereka adalah anak pulau matahari dan menantikan aturan anti cinta berlaku. Banner yang menyakitkan bagi team J, apalagi ada seseorang member yang katanya berteriak marah dan meminta banner itu diturunkan (pada saat latihan berlangsung) Hal yang cukup membuat team J kesal adalah adanya staff manajemen/ teater yang juga berpindah membela team KIII, apalagi di single terbaru mereka (saat itu) yaitu Yuuhi wo Miteiru ka, beberapa member team KIII masuk,, yang artinya mengorbankan beberapa member team J. Apakah menurut kalian kemarahan team J wajar? Nilai sendiri ya. :D Yang pasti sejak saat-saat bulan Maret s/d Juli, performance teater team J menurun.. interaksi di social media jarang, beberapa kasus pun terjadi di member team J.. ada hal-hal yang dilarang oleh official namun dilakukan oleh mereka, tidak hanya oleh satu orang, tapi oleh beberapa orang.. dan hal itu membuat mereka menjadi turun performancenya. Sementara performance gen 1 turun, team KIII terus-terusan mendapatkan fans demi fans, baik itu yang berasal dari team J maupun yang fans baru. OFC Event yang dilaksanakan pun mulai melibatkan member gen 2/ team KIII, dan terlihat di event tersebut bahwa team KIII sudah mempunyai banyak fans.. Sementara itu teater pun diliburkan selama bulan puasa dan lebaran.. Namun sampai kapan hal ini akan berlanjut? Hal negatif yang harusnya tidak terjadi ini menjadi makin runcing, makin terlihat siapa yang mencoba berkuasa dan siapa yang tidak berusaha melawan.. Apakah team J akan ditelan begitu saja oleh team KIII? Apakah pembalasan yang dilakukan team KII sukses begitu saja tanpa team J tidak sempat melakukan apa-apa? Satu yang pasti, team KIII dengan setlist BnT-nya berhasil memenangkan pertarungan dengan team J dengan setlist RKJ-nya.. sampai bulan Agustus. Sekian cerita JKT48 Story part 4. Next part 5 adalah cerita saya yang terakhir dimana cerita ini akan bercerita mengenai JKT48 mission vs JKT48 story, yuuhi wo miteiruka single, HS event yuuhi yang kacau, KFC single, Pajama Drive revival, 3rd generation announcement, graduation gen 1 (stella sonya diasta), HS festival KFC 10 nov, pengumuman konser JCC &i ntrik-intrik yang terjadi di manajemen tentang konser JCC, dan road to last RKJ show.. Dan tentu saja akan ada behind the story mengapa terjadinya kekacauan di JKT48 selama ini.. fakta atau bukan? Nantikan ceritanya di JKT48 Story part 5 yang bisa dibilang adalah story part terakhir.
Sale Akhir Tahun 2013
Yo...
Saya mau jual beberapa swag JKT48, mumpung akhir tahun jadi ada beberapa swag yang dijual murah
Beberapa ketentuan jika berniat melakukan pembelian :
- mention ke akun twitter @stevesakurasi dan bilang mau beli yang mana dan langsung kasih tau COD atau transfer
Jika COD = COD hanya pada hari Sabtu dan Minggu, jamnya bisa diatur, yang pasti diatas jam 1 siang.
Jika transfer = pembelian minimal Rp 50.000,- (belum dihitung ongkir)
Berikut detail dan fotonya..
===================================================
===================================================
A. Trump card dari single 'Yuuhi wo Miteiru ka?' versi 1
Harga satuan Rp10.000,- ;; kalau mau borong semua 12 trump card jadi Rp 100.000,-
Member : Uty, Natalia, Sinka, Delima, Gaby, Octi, Viny (joker), Rona, Lidya, Ghaida, Rena, Sonya
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
B. Trump card "Yuuhi wo Miteiru ka?" versi 2
Harga satuan Rp15.000,- ;; kalau mau borong semua 10 trump card jadi Rp 130.000,-
Member : Akicha, Haruka, Beby, Shania, Viny, Ayana, Stella, Melody, Nabilah, all member
note : Kalau mau borong semua trump card Yuuhi wo Miteiru ka (A dan B), harga = Rp 200.000,-
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-------------------------------------------------------------------
2. PP Heavy Rotation (white) = Rp. 30.000,-
------------------------------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
3. Random PP Stella = SOLDOUT
dari kiri atas ke kanan bawah : Ponyshu, Theater, River, namisapu, gokigen, JK nemurihime
Harga satuan Rp 40.000,-.. jika beli semua (6 foto) harga jadi Rp 200.000,-
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
---------------------------------------------------
4. Random PP 1
Member : Sonia, Rica, Gaby, Kinal, Diasta, Natalia
Harga satuan Rp 20.000,- ... jika mau beli semua 7 foto = Rp 100.000,-
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
5. Random PP 2
Member : Haruka namisapu, Rona laydown, Shanju Heavyrote, Shanju jkt school
Harga satuan = Rp 50.000,-.. jika mau beli semua (4 foto) = Rp 180.000,-
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------------
6. Trump card River 1
Member : Jeje, Rena, Frieska, Cigull, Sisil, Stella
Harga satuan Rp 10.000,-... ambil semua (6 trump card) = Rp 50.000,-
------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
7. Random trump card
Member : Shanju, Stella, Akicha, Shanju joker, all member
Harga satuan Rp.15.000,-... ambil semua (6 trump card) = Rp 60.000,-
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
--------------------------------------------------------
8. Poster Nabilah (bonus dari OGB vol 2)
Harga : Rp 40.000,-
-----------------------------------------
-----------------------------------------
-----------------------------------------
---------------------------------------------------------
9. Poster 7 member (Rona, Stella, Shania, Melody, Ve, Rena, Viny) dari OGB vol 2
Harga Rp.50.000,-
131130 Team A waiting stage(Sumire’s BD)
Kikuchi Ayaka(菊地あやか)
More - http://ayarinrin.tistory.com/185
JKT48 Story part 3 - The Magic of Idol Group JKT48?
Hola~ Ketemu lagi :D Gimana 2 part sebelumnya? apakah ceritanya aneh? haha semoga ngga ya.. karena part 3 ini akan jauh lebih aneh XDDD
Kalau belum dibaca dulu ya dari part 1 sampai part 2
http://sakurasi.tumblr.com/post/68354191802/jkt48-story-jkt48-1st-generation-stevesakurasi
http://sakurasi.tumblr.com/post/68962066790/jkt48-story-part-2-road-to-the-1st-theater-debut
Sekarang langsung kulanjutin ya JKT48 Story part 3, dimana akan menceritakan perjalanan member JKT48 generasi 1 setelah debut Pajama Drive, sihir JKT48, dan berakhir dengan munculnya generasi 2.
Story ini akan lebih banyak tulisan dan hampir tidak memuat gambar, jadi pelan-pelan saja bacanya.
Selamat membaca :D -------------------------------------------------------
JKT48 Story part 3, - JKT48, The Magic of Idol Group JKT48? - stevesakurasi vers. Setelah menjalani debut Pajama Drive pada bulan Mei, JKT48 kembali mengadakan teater Pajama Drive di bulan Juni dan Juli. Namun tempat teater kali ini berbeda dengan sebelumnya.. kali ini ada di teater Pasaraya Blok M. Kenapa dipindah? Mungkin karena lebih murah dan kapasitasnya lebih besar jadi untungnya lebih besar. :p Member JKT48 merasakan bagaimana rasa senangnya menjalani debut teater pada bulan Mei, mereka tidak menyangka euforia penonton yang datang cukup banyak, sebelumnya beberapa member merasa takut jika tidak ramai karena bagi orang-orang "siapalah JKT48" saat itu?
Hal inilah yang membuat mereka senang banget setelah tau teaternya ramai saat itu.. yah taulah gimana perasaan kalian sukses menjalani sebuah tantangan dan berhasil, apalagi sebelumnya dijalani dengan usaha keras.. usaha keras takkan mengkhianati kan? :D Beberapa surat kabar dan social media mulai membicarakan mengenai debut JKT48 di teaternya yang pertama, banyak media yang bertanya-tanya apa sebenarnya idolgroup itu, apa itu teater, apa itu setlist teater pajama drive, apa itu AKB48, kenapa banyak sekali membernya, dll. Dan tentunya hal ini cukup membuat staff sibuk saat itu, dan mungkin beberapa member juga. Member JKT48 kembali dikumpulkan untuk berlatih mengenai setlist Pajama Drive untuk bulan Juni. Ya tentunya debut kemarin tidaklah terlalu bagus untuk ukuran performance, mereka baru membuktikan mereka bisa.. bukan mereka bagus. :D Namun, yang menarik adalah setelah debut teater, suasana latihan berubah drastis, dimana banyak member yang tadinya pesimis dan berpandangan negatif menjadi bersemangat untuk latihan.. dan melihat teman-temannya seperti itu, tentunya member lain juga ga mau kalah donk. haha. Nah suasana inilah yang membuat mereka bisa latihan dengan sangat baik, pelatih pun juga memuji mereka bahwa mereka bisa lebih padu dan mengajarinya jadi tidak sesulit awal. Inilah yang disebut passion, apakah passion mereka (saat ini) masih menggebu-gebu seperti saat itu? saya tidak tau. :) Bulan Juni pun datang, fans bertambah banyak dikarenakan tentunya ada pembicaraan dari mulut ke mulut, interaksi sosial media para fans yang membuat beberapa dari mereka menceritakan ke temannya dan mencoba mencari tau apa itu JKT48. Teater Pasaraya dimulai dan kapasitas penonton jauh lebih besar daripada kapasitas teater Nyi Ageng Serang, 2x-nya sepertinya. hmm. Anw, di teater kali ini saya jadi makin mengenali nama tiap-tiap member, pribadi tiap member, makin tertarik sama mereka karena mereka benar-benar belajar dari 0.. terlihat bagaimana perkembangan dari teater pertama dan kali ini.. dan itu membuat saya kagum. Perubahan-perubahan itu misalnya:
- di lagu grup, mereka sudah tidak saling menabrak satu-sama lain.. biasanya pasti terjadi - Nabilah saat teater pertama pendiem banget, pas teater kedua uda mulai sedikit abang2.. sedikit.. - Gerakan Shania pada unit Pajama Drive sudah tidak kaku seperti yang pertama - Mulai terlihat performance dari member-member yang sebelumnya tidak saya tau misalnya Sendy, Ayana, Jeje, Mova, Ochi, Kinal, Gaby. Teater kali ini, setelah show selesai bonusnya handshake, uda ga ada 2-shot lagi.. hehe. Nah, tapi mereka sekarang sudah mulai berani bercakap-cakap.. banyak fans yang mengenalkan dirinya "saya fans kamu, nama saya...", rata-rata seperti itu.. dan itu adalah hal yang sangat menyenangkan. :) Teater di bulan Juli pun juga begitu, semua member mulai lebih bergerak aktif untuk mengenali fans dan menganggap penting setiap fansnya. Setiap fans juga mulai bisa menjaga dan mensupport idolnya dengan sangat aktif saat itu. haha. Kenangan saya di teater ini adalah memberi gift yang cukup aneh dan mungkin ga terpikirkan oleh banyak orang untuk member, namun itu benar-benar saya berikan untuk oshimen saya, haha masa lalu. :)) Anw, teater di Pasaraya saat itu adalah teater yang kacau, bukan pada membernya, melainkan pada staff/security yang berarti masalah di operasional teaternya.. seperti biasa :p Setelah bulan Juli teater libur dan dari awal (bulan April/Mei) memang memakai teater sementara karena teater permanennya belum jadi hehe. Awal Agustus 2012, Event OFC yang pertama, event buka puasa bersama. :D Event OFC yang pertama ini benar-benar event OFC yang terbaik dari selama ini (beda tipis sama event bowling) :p Dimana saat itu pelaksanaan teratur, tempatnya nyaman, tiap meja ada 1 member jadi bisa ngobrol, trus ada games yang seru, ada live music dari member, ada lelang, fansnya teratur dan makanannya enak :D Waktu di event ini saya semeja sama Nabilah, bareng sama temen saya @pichink , ga tau dia masi inget apa ngga, mustinya masih. :p Dan cukup lucu saat itu melihat Nabilah yang sopan, mungkin karena malu-malu kali ya.. di meja dia nanya namanya siapa ke masing-masing fans, dan oshinya siapa.. dan yah obrolan basa-basi itu cukup menyenangkan. haha Sayang ga semeja sama oshi, oshi duduk di meja belakang saya *sedih* :( live music saat itu menyanyikan kiminokoto versi akustik(Kl ga salah), trus ada piano solo dari jeje. Ada lagi lelang dari barang-barang member.. dan lelang saat itu disumbangkan ke panti asuhan. Yah, event OFC pertama ini selalu jadi kenangan yang indah buat saya. Akhir Agustus 2012.. Konser Tokyo Dome, last concert Maeda Atsuko, dimana terjadi pengumuman shuffle team besar-besar-an di 48 group.. dimana JKT48 menerima 2 member AKB48 yaitu Haruka Nakagawa dan Aki Takajo. Dan kabar ini saat itu menjadikan kabar yang sangat mengejutkan untuk fans di Indonesia.. dan tentunya menjadi headline news para fans JKT48 saat itu. haha. 8 September 2012, pembukaan teater permanen JKT48, di mall FX Sudirman lantai 4. haha. Euforia member dan fans saat itu sangatlah luar biasa, di samping fans JKT48 sudah sangat berkembang pesat, maka jadilah Shonichi teater Pajama Drive sangat ramai.. apalagi sudah selang 2 bulan dari teater bulan Juli, tentunya keinginan menonton menggebu-gebu. :)) Dari member pun tentunya juga merasakan hal yang sama, mereka tidak sabar untuk bisa tampil kembali, mereka tidak sabar untuk menghibur fans, mereka tidak sabar untuk tampil dengan semangat dan baik, dan mereka ga sabar untuk menjalani teater pertama mereka di 'rumah' mereka. Yang menambah euforia saat itu adalah 2 member transfer dari AKB48 yaitu Haruka dan Akicha juga datang untuk menonton show Pajama Drive. Dan member JKT48 membuktikan kalau mereka sudah berkembang sekali lagi ke arah yang lebih baik dari performance dan penguasaan panggung. Satu hal yang paling gampang diperhatikan, Shania dan Nabilah.. sudah berubah.. yang satu dari anak kecil sedikit agak dewasa, yang satu lagi dari agak pemalu sekarang uda mulai nyablak-nyablak. haha. Melody tetap dengan gayanya yg sopan namun lebih bisa berinteraksi, Jeje mulai bisa pede saat MC, Veranda sedikit bisa ngomong daripada sebelumnya singkat saja, Cindy benar-benar berubah jadi zombie summoner, Ghaida dan Diasta sudah mulai bisa pede, dll Setelah itu mereka sudah mulai terbiasa dan merasakan bagaimana menjadi idol itu yang seharusnya.. well done, JKT48. Nah, dari sinilah mulai terjadi suatu gejolak di kubu JKT48. Dari mulai terbiasa, member JKT48 mulai merasakan ada sesuatu yang kurang, yaitu dari sisi popularitas. Mulailah terjadi persaingan antar member JKT48 saat itu, dan apakah cukup sehat? Saya rasa tidak. :)) Persaingan para member saat itu disutradarai oleh 1 orang, yaitu oknum C, yang memiliki bintang terbanyak daripada yang lain. Bagi saya, C ini mempunyai talenta yang cukup tinggi, dimana dia mempunyai daya tarik yang berbeda dibanding member lainnya. Dan dia mempunyai fans-fans yang loyal. Biasanya fans C ini tidak terlalu peduli kepada JKT48, hanya peduli kepada member C ini saja, luar biasa kah? Sayangnya, C ini tidak disukai oleh hampir 90% member dan staff, karena apa? Karena sifatnya yang tidak cocok oleh mereka.. sifat apa? Katanya sih C ini terlalu egois dan menjatuhkan yang lain.. dan juga bagi staff C ini oknum yang membandel, sulit dibilangin dan agak pemalas kalau latihan. Intinya, si C ini maunya diperlakukan special. Kenapa sih C begitu? Dengar-dengar sih karena waktu awal audisi dia dapet bintang 2 dari AkiP.. jadi mungkin dia menganggap dirinya special. Yah bagi saya dia special sih, lebih daripada yang lain, beda daripada yang lain, tapi kalau seandainya tindakan dia di backstage seperti itu kan tidak baik untuk dirinya dan untuk JKT48. Percaya atau tidak, selama bulan September s/d Desember hal-hal negatif terjadi di kubu JKT48.. mungkin tidak terlalu kelihatan. Namun, obrolan gosip dari mulut ke mulut, dari twitter, dari staff ke staff lain, dari staff ke fans, dari ortu member ke ortu member, dari ortu member ke fans, dan dari fans ke fans.. menyebabkan semua gosip di belakang stage menjadi rahasia yang cukup umum di kalangan fans teater, tidak semua sih tapi banyak yang sudah tau.
Dan ada satu hal lagi yang membuat backstage JKT48 tidak nyaman, mari simak cerita dibawah ini.
------------------------------------------------------------- Sekarang saya mau sharing cerita yang cukup aneh dari orang yang sama (yang sebelumnya pernah saya lampirkan di JKT48 Side Story), silahkan dibaca dulu cerita dibawah ini. Namun untuk sekedar mengingatkan, cerita yang disharing ini hanya cerita dari kejadian lama. ***** Ya, di bagian akhir saya sempat mengutip sedikit percakapan dengan orang wardrobe, dan di sini saya akan mencoba menjelaskan maksudnya. Masih seputar JKT48 Theater beserta para penghuninya. Tapi penghuni yang ini agak berbeda. Mungkin yang akan dibahas nanti sedikit di luar nalar, jadi saya nggak maksa untuk pada percaya. Anggep aja ini sebagai info tambahan dan gambaran, kalau sebetulnya kita semua itu lagi diawasi oleh - entah siapa dan di mana. Coba, yang ngaku dirinya Wota atau Woti atau Sasuga, Sekaimen, apalah itu; kalian pernah tau asal-usul ruang JKT48 Theater? Kayaknya hampir semua orang yang saya tanya soal ini pasti pasang wajah bingung, alias nggak ngerti. Bahkan para petinggi-petingginya juga cuma mengeryitkan dahi pas iseng saya tanya. Jadi ruangan apa yang akhirnya disulap sedemikian rupa menjadi JKT48 Theater? Kalau ada yang tau, mungkin nanti bisa sedikit berbagi info lewat kolom comment di bawah. Karena terus terang, saya sendiri sebelum terjerat tali-tali Idoling ini hampir nggak pernah ke FX. Cuma beberapa kali dan itu juga cuma sebentar. Berangkat dari rasa penasaran yang bisa dibilang nggak penting ini, saya nyoba cari info. Orang yang saya tanya pertama kali udah pasti si “bapak". Beliau emang belum lama kerja di situ, tapi sebagai orang yang cukup sering jaga dan nginep di Theater, pasti ada beberapa pengalaman yang “menarik". Beberapa kali saya liat jam, udah cukup malem. Untungnya waktu itu saya naik sepeda, jadi nggak bingung mikirin gimana pulangnya. Dari topik yang udah terbentuk, saya coba masuk lebih dalem lagi. “Pak, kemarin bapak liat si ****** pas lagi perform? Yang tiba-tiba dia masuk backstage dan akhirnya nggak balik ke stage sampe akhir?", pancingan kedua masuk. "Oh, iya saya liat, Mas. Itu kenapa ya? Mas Y tau?", tanya si bapak. Ternyata umpannya malah mental ke saya. “Kemarin, sih saya tanya ke anu katanya dia ketempelan, pak. Dan katanya udah cukup sering kejadian.. Si bapak agak diam pas denger kata-kata saya. Diamnya si bapak seolah menunjukkan kalau emang ada sesuatu di belakang sana. Marilah kita lompat ke beberapa hari setelah percakapan saya sama si bapak terjadi. Malem itu kebetulan saya lagi pulang bareng sama temen saya yang orang staff. Kita ceritanya mau makan dulu sebelum balik. Pas lagi asik makan ada satu orang staff lagi yang nyusul, saya kenal juga, sih. Dia ikutan mesen makanan dan ngobrol bareng. Dia tiba-tiba nyeletuk, "Eh, kemarin si ****** kenapa lagi itu? Kok kayaknya dia sering banget kena, ya?" Saya diam, menanti tanggapan dari temen saya dulu. Temen saya jawab, "Yah, ini juga lagi dibahas. Pas banget lo dateng." Denger respon begitu saya jadi pengen nyambung juga. "Hmm Jadi gini, katanya salah satu CASS, di situ emang kayak ada semacam aura. Baik, sih tapinya. Tapi ga tau juga, deh." Si anu nimpalin, "Serius lo? Kalau emang ada masa kita-kita nggak dikasitau. Gw rasa bukan itu, deh. Soalnya kalau emang ada yang kayak gitu pasti semua staff dikasitau.." Saya diam lagi sambil dengerin. Temen saya nyambung, "Eh, tapi pasca kejadian itu si botak langsung ngebersihin semuanya, lho! Malem itu juga langsung manggil orang.." Wow! Saya agak kaget dengernya. Ternyata sampe seserius itu kasusnya. Balik lagi ke obrolan saya sama orang wardrobe yang saya ceritain di akhir postingan sebelumnya. Ya, si mbak-mbak dua ini kaget kenapa saya bisa tau soal ******. "Dia emang ada keturunan bisa liat kayak gitu, mbak. Kalau nggak salah dari ayahnya. Yang saya denger, sih gitu.." Mereka ngangguk-ngangguk sambil bergumam nggak percaya. "Iya, mas. Dia sering banget, lho kayak gitu. Kita udah serem aja kalau dia begitu. Teriak-teriak, marah, ngelawan. Takut sendiri jadinya.." Saya cuma senyum. Balik lagi ke obrolan kaki lima. Saya iseng tanya ke mereka, "Emang kalian berdua yakin nggak ada ritual khusus sebelum mulai show? Yah, apa gitu atau mungkin ada ruangan yang nggak boleh dimasukin? Orang Jepang, kan terkenal sama gitu-gitunya.." Mereka semua menengadah, melihat ke atas untuk mencari jawaban. Lalu si anu jawab, "Kalau ritual, sih palingan doa bareng. Nggak ada yang aneh-aneh.." Tapi temen saya nyaut, "Eh, tapi ada, deh satu ruangan yang nggak boleh dimasukin sama siapapun, termasuk sama yang orang-orang Jepang itu.." Lucunya lagi, ternyata yang sering ketempelan itu nggak cuma satu orang. Ada member lain selain ****** yang jadi langganan ditempelin sama penghuni Theater. "Si **** juga sering tau. Coba aja lo perhatiin, deh. Mungkin kalau di stage nggak terlalu keliatan. Tapi di backstage dia suka senyum-senyum dan nyengir sendiri. Orangnya suka bengong, sih! Kadang sampe diingetin biar nggak bengong tapi tetep aja.." Jadi ngebayangin, kalo sekitar 16 member yang tampil waktu itu ketempelan massal, kira-kira bakal jadi apa, ya? Dan ada kejadian yang cukup unik. Saya selalu ngingetin satu hal; sebelum, di pertengahan atau setelah lagu Hikoukigumo pasti ada beberapa member yang tiba-tiba collapse. Biasanya di lagu Ano koro no Sneaker mereka balik lagi, tapi ada yang "langganan" nggak balik, bahkan sampai sesi Hi-touch. Dan kejadian ini nggak cuma sekali-dua kali, lho. Pernah waktu itu dalam seminggu ada kejadian kayak gini hampir di semua show RKJ. Gantian aja yang kena, penyebabnya juga macem-macem. Pantaslah kalau saya dkk menjuluki Hikoukigumo itu lagu keramat. Jauh setelah semua percakapan di atas, saya dan teman saya bahkah sempat melihat sendiri kehebohan yang terjadi karena penghuni Theater yang satu ini. Waktu itu kalau nggak salah abis Event Handshake kita berdua masih nonton bola di tv layar super lebar yang ada di F4. Lagi asik-asiknya nonton, tiba-tiba ada yang keluar dari pintu staff. Keluarnya pun bukan keluar gitu aja, tapi sambil nangis-nangis. Mau nggak mau kita langsung ngeliat ke arah mereka. Si member ini keluar dan langsung disusul sama tiga orang staff, salah satunya temennya temen saya yang di atas tadi saya sebutin. Mereka lagi ngebujuk dan menenangkan tangisnya si member ini. Dan nggak lama akhirnya mereka pada masuk lagi. Kita berdua cuma liat-liatan aja. Teman saya ngira ada kericuhan di dalam, tapi saya nggak sependapat. Soalnya saya tau apa yang sebetulnya terjadi. Cuma waktu itu saya masih belum mau cerita. Sebetulnya agak susah mencari pembenaran logika untuk persoalan kayak gini. Tapi biar gimanapun semua tempat pasti punya misteri dan rahasianya sendiri. Kalau saya harus menarik sebuah logika, yang muncul di kepala saya adalah, area backstage yang sempit, dihuni oleh sekitar 20 perempuan. Tergesa dengan waktu, jadi selalu ditinggal dalam keadaan berantakkan dan nggak terurus. Belum lagi kalau mereka lagi period time. Yah, kalian faham maksud saya, lah. Sampai saat ini kejadian di atas emang masih terjadi sekitaran backstage aja. Entahlah apa jadinya kalau semua sampai melebar ke arena fans. Agak nggak lucu kalau pas lagi berlangsungnya show tiba-tiba seisi ruangan pada ketempelan semua. Bukan nggak mungkin, sih. Mengingat di dalem Theater sendiri kondisinya lebih sering gelap-gelapan, agak berdebu, sering kotor dan bikin sumpek. Jadi tanpa kita sadari, di antara riuhnya chanting dan member call, ada mereka, para penghuni lain yang memperhatikan kesibukan kita. Bersembunyi di lipatan-lipatan tirai yang hanya terbuka saat siang hari. Mungkin mereka terlalu merasa kesepian, hingga kadang terpaksa menunjukkan kehadirannya di hadapan orang yang kurang tepat dan berakhir dengan kekacauan. Kadang memang diperlukan sedikit rasa nggak percaya untuk menghindari halusinasi berlebih. Karena ketika kita percaya, maka kita telah mengizinkan otak kita berfikir bahwa semua yang dilihat dan didengar itu benar adanya. Karena kembali lagi, semua hanya akan berakhir di obrolan pinggir jalan. Dan kadang dari sanalah semua informasi berawal dan bisa dikumpulkan. --------------------------------------------------------- Nah sudah dibaca ceritanya kan? Jadi, dari cerita di atas, apakah kalian percaya akan adanya black magic or hal lain berbau mistis? Percaya atau tidak, dari cerita tersebut, selain dari orang luar.. ada member-member JKT48 yang bisa melakukan itu lhooo... gosipnya begitu. :D Selama di teater permanen, hal-hal yang terjadi karena black magic ini cukup banyak.. misalnya : - ada member yang suka kesurupan, beberapa member pernah mengalami ini - ada member yang suka sakit setiap selesai teater, sakit yang tidak wajar - ada member yang mukanya yang halus (ya wajar lah idol mukanya halus) tiba-tiba muncul jerawat banyak dan menyebar secara cepat - ada member yang rumahnya tiba-tiba banyak kalajengking - ada member yang katanya pernah melakukan hal yang aneh di mata manajemen tp pas ditanya ke orangnya dia lupa dan ga inget kejadiannya - dll Yah apakah itu benar-benar terjadi? Contoh yang dialami mungkin oleh beberapa fans saat itu yang menonton teater suka merasakan tiba-tiba member itu sakit/ tidak ikut hightouch abis teater padahal keadaannya tidak lagi sakit. Dulu sih katanya yang memakai black magic itu si oknum C itu, jadi tertuduh dia mgkn karena banyak yang benci dia.. namun setelah ditelusuri sampai sekarang ternyata si C adalah salah satu korbannya. Adanya member-member tersebut, mengakibatkan suasana di backstage menjadi aneh.. dan jadi saling curigaan, keadaannya jadi ga tenang gitu deh. Jadi kalau seandainya dari akhir tahun lalu sampai awal tahun kalian merasa ada yang aneh di teater atau pada member, yaaa mungkin karena hal-hal begitu. Anyway, cerita ini semua tergantung bagaimana masing-masing dari diri kita percaya atau ngga.. Saya sendiri karena ga pernah rasain sendiri, jadi ya percaya-gapercaya haha. Pada akhir tahun lalu, beberapa member gen 1, Cleo, Ochi, Mova memutuskan keluar dari JKT48, dimana seperti yang kalian mungkin pernah dengar ketiganya tidak tahan dengan perlakuan manajemen JKT48 yang tidak adil. Cleo mungkin yang paling gencar pemberitahuan keluarnya karena pada saat keluarpun dia mengeluarkan statement yang tidak baik tentang JKT48 di infotainment. Ochi dan Mova pun harus keluar dikarenakan sudah lelah di JKT48.
Dan sedikit demi sedikit, ilusi yang muncul di depan mata perlahan mulai sirna dengan adanya hal-hal negatif yang muncul di permukaan ini.
Ada apa yang sebenarnya terjadi dengan JKT48, terutama dengan manajemen dan staff-staffnya?
Apakah benar perlakuan tidak adil itu diterima oleh seluruh member JKT48? Ataukah itu hanya sekedar pembelaan diri saja? Dan pada saat yang sama, muncullah JKT48 generasi 2, yang nantinya akan menjadi udang di balik bakwan bagi member generasi 1.
Mari ditunggu story part 4 yang akan membahas mengenai seluk beluk manajemen JKT48, last show pajama drive, new RKJ setlist - debut akicha haruka, Konser jkt48 1st anniversary, kapten tim J, Pajama Drive gen 2, 1st album heavy rotation, megakonser 2, RIVER, BSG, OFC event, KT48 tour concert - Tennis Indoor, terbentuknya KIII, oshihen masal fans gen 1 ke gen 2, BnT setlist, team J vs team KIII (backstage bullying antar member), intrik pulau anti cinta vs pulau matahari.
JKT48 Side Story, stevesakurasi vers. "About fans and theater staff"
Halo halo halo,
Ketemu lagi yah, ahaha
Sebelum saya melanjutkan cerita saya yang "JKT48 Story part 3", saya mau sharing cerita, sebut aja jadi JKT48 Side Story, tentang fans dan staff teater, yang ceritanya cukup menarik (bagi saya)
Kali ini saya mau sharing cerita, cerita ini dibuat dari orang lain, saya cuma sharing saja, kebetulan ceritanya cukup seru.
Cerita ini adalah cerita dari seorang fans yang merangkap seorang jurnalis yang berkesempatan melihat apa itu di balik teater JKT48. Semua yang diceritakan disini adalah sebuah cerita yang terserah apakah kalian percaya atau tidak. Yang mau saya ceritakan adalah momen mengenai teater JKT48 bagian kulit terluarnya, yaitu soal ticketing dan fans. Ada beberapa bagian yang saya revisi dari aslinya dan hal itu disesuaikan dengan keadaan yang sekarang. Yuk kita simak side story berikut ini.
===================================================== Bunga misteri teater JKT48 - "Kerjasama antara fans-staff untuk keuntungan pribadi"
Membahas kejadian-kejadian di JKT48 Theater dan sekitarnya, selalu ada sesuatu yang menarik untuk diangkat dari tempat ini dan kelakuan para penghuninya. Agak gatal rasanya baca isue yang berkembang pesat di blog pusat. Ya, beberapa hari lalu nama "Golden Boy" kembali muncul di permukaan. Sebelumnya, entah kapan, nama ini cukup eksis, dan kemudian menghilang. Sebenarnya apa, sih yang bikin doi jadi pusat perhatian? ***** Okay, kemarinan lagi populer istilah "Mafia Theater". Apaan sih itu? Kalau saya, sih ngartiin secara singkat, yaitu orang yang suka seenaknya sendiri di Theater. Seenaknya ngapain? Ya ngapain aja, mulai dari urusan tiket, kursi, beli photo pack (PP), merchandise. Yang model begini ini pantesnya diseret rame-rame keluar Fx. Saksi mata udah banyak. Banget malahan. Dan saya sendiri juga pernah liat dengan mata-kepala sendiri kelakuan si Golden Boy ini. Cuma saya nggak puas kalau cuma denger dari para fans, yang kebetulan para korban juga. Mulailah saya mengumpulkan data dan fakta. Dari siapa? Siapa lagi kalau bukan dari orang yang terkait. Kemarin diniatin pulang malem, bukan untuk Demachi, tapi untuk bisa ngobrol-ngobrol sama si bapak (yang nanti akan diceritakan di part selanjutnya). Pertanyaan pertama melipir-melipir dulu cari celah. Ternyata kali ini nggak perlu lama-lama soalnya si bapaknya udah faham. Lalu munculah percakapan itu. "Maksudmu Mas Y yang kalau pake topi ke atas itu, kan? Saya juga nggak suka sama dia. Gayanya sok banget!" ujar bapak itu Saya cuma nyengir sambil ngangguk-ngangguk aja. Biar makin panas, saya sengaja mancing dengan bilang, "Saya kalau ketemu dia sendirian di luar area Fx, udah saya hajar itu, Pak!" Saya cerita soal kecurangan yang sering dia lakuin, terutama urusan tiket dan kursi. Kalau untuk urusan tiket, si bapak ini nggak begitu tau ternyata. "Kalau untuk urusan tiket terus terang saya nggak gitu tau, Mas. Cuma yang saya tau, dia selalu beli yang hijau, pake kartu pelajar.." Kontan pernyataan itu menimbulkan pertanyaan untuk saya. Kartu pelajar tahun berapa yang dipakai? "Waktu itu saya sempat liat, sih tahun 94, Mas. Cuma sama orang ticketing-nya dibiarin, yaudah.." Mehh. Tahun 94. Berarti umur dia sekarang sekitar 18 atau 19 tahun. Lagipula bukannya yang berlaku itu kartu pelajar yang tahun 95 ke atas? Kecurangan pertama terbukti sudah. Si Bapak pun komentar lagi, "Saya sebetulnya juga heran, Mas. Tapi karena didiemin, ya saya juga nggak bisa apa-apa.." ** Selain si Golden Boy ini, ternyata masih ada 1/ 2 orang yang entah dengan sengaja atau gimana, melakukan pelanggaran. Saya dan beberapa teman saya menjuluki dia si orang Jepun. Dia ini rajin banget dan kayaknya nggak pernah absen Theater, seenggaknya untuk yang show RKJ. Berhubung dia (kayaknya) WNA, jadi dia bisa tiga kali apply tiket, OFC FAR, OFC, dan General. Bukan ini yang jadi masalah, tapi soal tagging kursi. Semua terjadi ketika orang ini ikut di antrian WL. Seinget saya waktu itu hari Minggu, pas ada sign event OFC. Logikanya, WL itu masuk paling akhir, dan pastinya dapet tempat paling belakang. Tapi orang ini bisa duduk di row tiga, tempat khusus pemegang tiket FAR. Beberapa temen saya cerita, terutama yang posisinya nggak jauh dari orang Jepun ini pas kejadian berlangsung. Saya coba cross-check sama si Bapak, dan ceritanya emang cocok. Jadi orang Jepun ini udah 'titip' kursi sama temennya, di mana temennya beli dua tiket; satu untuk dia, satu lagi untuk anaknya. Nah, begitu orang Jepun ini masuk, anaknya dipangku, dan kursinya dikasih ke si orang Jepun. Pihak security juga nggak bisa menindak, soalnya si anak punya tiket. Punya tiket = dapet jatah kursi. "Kalau udah di dalem gitu suka diperiksain lagi nggak sih, Pak? Terutama yang suka pindah-pindah dari biru ke hijau atau sebaliknya. Terus yang ngedudukin bangku FAR juga." Sambil nunggu si Bapak jawab, tiba-tiba saya kefikiran; di dalem, kan gelap. Mau diperiksa juga kayaknya nggak keliatan warna tiketnya. "Sebetulnya kalau ada yang protes kita pasti tindak, Mas. Cuma kalau untuk kemarin, ya itu tadi. Kita nggak bisa apa-apa karena si anaknya ada tiket juga.." "Padahal sebetulnya kalau mau dapet Bingo pertama gampang aja caranya, Mas. Sampeyan minta sama mbak ticketing-nya jangan ditulis nomer. Terus sampeyan bawa spidol merah, nanti pas dipanggil yang pertama berapa, buru-buru sampeyan tulis. Tapi kalau dikasih sama mbak ticketing-nya, lho.", kata si Bapak sambil ngerokok *** "Untuk urusan ticket terus terang saya nggak berani, Mas. Soalnya salah satu temen kita udah ada yang dipecat gara-gara soal ini. Kejadiannya baru aja, Sabtu kemarin kalau nggak salah.." Saya kontan langsung tanya siapa yang dipecat dan kenapa. Si Bapak jawab, "Si S, Mas. Padahal dia masih baru di sini. Dan sebetulnya bukan salah dia juga, sih. Saya kasian sebetulnya." Abis panjang lebar si Bapak cerita, saya sepakat kalau emang bukan si Mas S yang salah. Dia cuma jadi korban nasib sial yang kebetulan lewat aja. Oia, saya sendiri juga cukup deket sama si Mas S ini. Dia cukup asik dan baik. Saya nggak mungkin lupa jasa dia yang udah mempertemukan saya dan teman saya sama Oshi. "Kalo bagian ticketing yang dulu emang ada, Mas. Parah banget itu. Orang mau masuk main disuruh masuk aja. Dia bantuin tapi untuk dirinya sendiri, maksudnya masuk kantong sendiri." Denger si Bapak bilang gitu, saya nggak bisa bayangin berapa besar kerugian JOT karena orang ini. “Gila ya, Pak. Saya faham, sih segimana pengennya mereka nonton. Cuma apa harus kayak gitu? Kadang suka kasian dan heran aja.". Waktu udah sekitar jam 12, saya dan si Bapak masih anteng duduk di depan Theater. Suasana yang beda banget kalo dibandingin saat antrian verif dan Bingo berlangsung. Saya nyeletuk lagi, “Terus urusan tiket gitu apa pihak JOT juga tau? Mereka ada ngelakuin tindakan apa gitu, nggak?". Si Bapak jawab, “Oh, Mas Y coba aja lapor sama Mbak P atau Mas F. Nanti pasti bakal diproses sama mereka. Soalnya setiap kali ada keluhan gitu, pasti bakal dibahas di rapat." "Mbak P sendiri juga bilang kalo dia punya mata-mata dari fans. Jadi dia sebetulnya cukup update sama keadaan di sini.", lanjut si Bapak. Cukup jitu, menempatkan mata-mata (yang mungkin juga Wota, di antara Wota lainnya). Dan soal dibahas di rapat, saya kurang faham rapat seperti apa, siapa yang menghadiri dan dilakukan di mana. Dan kenapa saya nggak menemukan kotak saran di area Theater? Tiba-tiba si Bapak lanjut ngomong lagi. Yang ternyata isinya menjawab rasa penasaran soal aktivitas ilegal di depan mata saya beberapa minggu lalu. "Kalau photo pack saya bisa, Mas. Tapi, ya jujur aja, saya minta bagian untuk jasa juga. Banyak yang titip, Mas. Katakan beli lima pack, minta Melody sekian, Nabilah sekian. Pokoknya tinggal dicatet aja." Saya bengong dan berkata dalam hati "jujur aja pengen juga kayak gitu, hahahaha" Seolah tahu isi fikiran saya, si Bapak nerusin lagi, "Nanti saya tinggal bilang sama anak merchandise mau milih foto. Yaudah, sama mereka disuruh ambil sendiri.." Sayangnya si Bapak nggak nyebutin berapa “tarif" yang harus dibayar untuk memakai jasanya. Saya mau tanya juga nggak enak, hahahaha… *** Saya pribadi males komentar, ya kalo untuk urusan PP. Soalnya menurut saya itu nggak terlalu ngaruh. Mau dapet PP-nya siapa, tinggal ikutan trading aja. Modal dengkul sama SKSD doang, kok. Asal sabar pasti bisa dapet PP yang dicari. Kadang emang nggak bisa sehari langsung dapet, sih. Saya aja butuh waktu dua kali nge-trade sampe dapet formasi PP yang bener-bener sreg. Cuma kalo untuk urusan tiket dan kursi, rasanya emang cukup krusial dan pantas diperdebatkan. Apalagi ada yang bilang kalo beberapa orang sering “ngekor" sama orang tua member untuk bisa masuk Theater gratis. Ah, gimana saya harus berkomentar di kasus yang ini? Apa emang hal itu udah lumrah, mengingat status mereka sebagai orang tua member? "Iya, Mas. Beberapa emang ada yang begitu. Tapi sekali lagi saya kurang tau untuk urusan ticketing. Biasanya yang ngurus ticket untuk orang tua member itu Mas F. Dan memang betul ada jatahnya.", ujar si Bapak. “Tapi saya sering denger dan liat, ada salah satu orang tua member yang suka ngajak orang lain masuk. Saya nggak tau, sih itu siapa.", saya mencoba memancing. “Waktu itu saya sempat denger, dia ngomong kalo itu sodaranya. Tapi saya juga nggak tau, mas.". Jadi enak, ya kalo deket sama orang tua member. Bisa nebeng bareng masuk Theater, nggak bayar. Tinggal bilang kalo mereka sodara atau kolega, beres semuanya. Nggak heran kalo beberapa waktu lalu menyeruak banyak kasus zombie yang nggak minta diwaro sama member, tapi sama orang tuanya. Lain tiket Theater, lain lagi tiket untuk event OFC. Untuk yang satu ini temennya temen saya yang kena sialnya. Niat mau beli beberapa tiket, tapi dibilang sama orang merchandise udah abis. Giliran si Golden Boy yang dateng, pesen lima tiket, dikasih. Yah, katanya, sih doi ngasih harga lebih. Tapi terus terang itu nyebelin. Apalagi kejadiannya terang-terangan di depan mata. Selalu dan selalu ada istilah orang dalam. Tentunya kekonyolan dalam cerita di atas hanya sebagian kecil dari semua yang terjadi. Satu hal yang pasti, banyak orang yang membutuhkan jasa mereka, tapi lebih banyak orang yang membenci. Dan setiap semua show berakhir, mereka mulai membuka jubah dan topengnya. Berjalan menuju lift dengan terburu dan menghilang dari area Theater. Kapan semuanya terkuak? Mungkin nanti, suatu saat, yang tak akan pernah kita tahu. ----------------------------------------- Cerita ini adalah cerita lama yang mungkin saja saat ini masih terjadi. Dan mungkin beberapa dari kalian tau oknum-oknum yang dimaksud.. mungkin lho ya. hehe. Terkadang fans melakukan sebuah hal yang di luar batas, dalam artian terkadang fans sebagai manusia normal pada umumnya melihat sebuah peluang untuk melakukan sesuatu yang diinginkannya, misalnya kecurangan-kecurangan yang dilakukan seperti yang dibilang di atas. JKT48 Management and Staff sebagai pelaksana seharusnya bisa mencegah kecurangan yang terjadi dan bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan agar tidak berimbas ke hal lain/ tidak menjadi splash damage yang begitu besar. Namun dalam kasus ini yang terjadi malah staff membiarkan hal-hal ini terjadi, kenapa ini bisa kerap terjadi? Dikarenakan tidak adanya controlling yang baik dan juga staff itu tidak paham mengenai tugas yang dikerjakannya. Untungnya, saat ini segalanya bisa diminimalizir jadi hampir tidak kelihatan lagi *jika tidak dicari* :p Kebolongan semacam ini akan terus terjadi selama manajemen dan staff cuek terhadap pekerjaan yang dilakukannya, dan tentu saja akan ada fans yang akan mencoba menikmati kebolongan sistem seperti ini demi keuntungan pribadi. Semoga saja ke depannya JKT48 jadi lebih baik. :D
Tano Yuka x Okada Nana "How to complete the questionnaire"
JKT48 Story part 2 "Road to the 1st Theater Debut Pajama Drive" - Stevesakurasi version
Halo, ketemu lagi... Sudah baca kan yang part 1? Kalau belum harus baca dulu ya, ntar bingung tiba-tiba sudah ceritanya disini.. hehe
http://sakurasi.tumblr.com/post/68354191802/jkt48-story-stevesakurasi-version-part-1
Nah, saya mau kembali melanjutkan cerita "JKT48 Story" versi saya.. kali ini masuk di part 2.
Part 2 kali ini akan sedikit menceritakan perjuangan member JKT48 generasi 1 untuk melaksanakan teater pertama mereka.
Bagaimana kisah mereka?
Selamat membaca. ^_^ JKT48 Story part 2 "Perjuangan member JKT48 generasi 1, Road to The 1st Theater Debut - Pajama Drive"
stevesakurasi version Desember 2011, JKT48 mengadakan debut mereka pada tanggal 17 Desember 2011 dan 1st Meet and Greet pada tanggal 18 Desember 2011. Sehari setelah debut mereka di Global TV dengan membawakan Heavy Rotation di tanggal 17 Desember 2011 (ada di part 1), pada tanggal 18 Desember 2011 mereka mengadakan 1st Meet&Greet di Mall FX Sudirman. (dan mall ini yang nantinya jadi markas mereka sampai sekarang) haha. 1st Meet and Greet ini adalah perkenalan JKT48 pada masyarakat, terutama pada fans.. dimana acaranya perkenalan JKT48, pemutaran video Heavy Rotation, serta acara handshake event.
Jujur ye, waktu dulu di event ini saya handshake sama mereka.. serius itu ga jelas banget hahaha... bukannya menjelekkan atau gmn ya?
Tapi yang saya rasain itu bukannya salaman sama member sebuah idol group tp malahan serasa salaman waktu kaya di kondangan gitu.
Saya yakin pada waktu itu mereka (member JKT48) juga tidak mengerti ngapain mereka melakukan handshake itu? wahahaha..
Anw, berikut video-video perkenalan JKT48 di acara 1st Meet and Greet http://www.youtube.com/watch?v=0bIhekKS1D4&feature=youtu.be
handshake event
http://www.youtube.com/watch?v=NUVxyj1Y3CA&feature=youtu.be
jikoshoukai
http://www.youtube.com/watch?v=jRFXmqN3UII&feature=youtu.be
Heavy Rotation
http://www.youtube.com/watch?v=NrGX291L7mA&feature=youtu.be
Cuplikan video Beby membawakan dance Kaze wa Fuiteru AKB48 (yg saat itu singlenya baru rilis)
http://www.youtube.com/watch?v=8GrLaUV_tJ8&feature=youtu.be
Berlanjut di cerita member JKT48 jalan-jalan ke Jepang untuk mengikuti acara konser AKB48 Kouhaku Uta Gassen. Apa itu AKB48 Kouhaku Uta Gassen, itu adalah konser dimana 48 group nantinya dibagi ke 2 tim yaitu team merah, dan team putih (akagumi vs shirogumi). Konsep acara ini sendiri mengikuti acara besar musik Jepang yaitu Kouhaku Uta Gassen yg biasanya diselenggarakan Jepang setiap akhir tahun.
- Video Japan trip JKT48 http://www.youtube.com/watch?v=Um_XEFgh82k http://www.youtube.com/watch?v=9odQIjT5D6U
Video JKT48 debut di Jepang pertama kali pada acara AKB48 Kouhaku Uta Gassen 20 Desember 2011, JKT48 membawakan Aitakatta untuk pertama kalinya. http://www.youtube.com/watch?v=1qtGouccC1E&feature=youtu.be
2011 merupakan bulan yang cukup happy bagi member JKT48, bagaimana tidak? Sebulan setelah debut mereka jalan-jalan ke Jepang.. hal yang diperlakukan lebih dari cukup bagi orang yang baru debut di dunia entertain Indonesia. 2012 akan menjadi bulan awal perjuangan mereka di JKT48, sebagai idol group. Februari 2012 - Kedatangan AKB48 ke Jakarta & AKB48xJKT48 concert AKB48 memutuskan datang pada 25 Februari 2012 untuk mengadakan konser pertama mereka. Sebuah kejutan dan hal yang ditunggu-tunggu oleh fans AKB48 Indonesia. Acara ini pun merupakan acara dari JPOP Culture Festival yang diadakan/ kerjasama dari kedutaan besar Jepang dan Indonesia.
Video message dari Takamina.
http://www.youtube.com/watch?v=IqQ8jmza9Y8&feature=youtu.be
- Member AKB48 yang datang pada saat itu adalah : TIM A: Shizuka Oya, Haruka Katayama, Rino Sashihara, Minami Takahashi, Haruka Nakagawa, Ami Maeda TIM K: Moeno Nito, Reina Fujie, Sae Miyazawa TIM B: Amina Sato, Sumire Satou, Yuka Masuda TIM 4: Maria Abe, Suzuran Yamauchi Kenkyuusei: Rina Kawaei, Natsuki Kojima
Penjemputan member AKB48 di Soekarno-Hatta Airport
http://www.youtube.com/watch?v=4rjLVXMop8c&feature=youtu.be
Video JKT48 Kimi no Koto ga Suki Dakara at JPOP Culture Festival
http://www.youtube.com/watch?v=xOiZk5a4jxI
Video Fashion Show (1 hari setelah konser) di Plaza Senayan yang merupakan kelanjutan acara JPOP Culture Festival, dimana member JKT48 dimakeup (Shania, Stella, Ve, Rena)
http://www.youtube.com/watch?v=wnEzcd2fdKk&noredirect=1
Asik ya kelihatannya member JKT48 bisa tampil bareng AKB48. :)) Tapi apa kalian tau cerita di balik performance itu? :)) Di konser ini JKT48 bawain Kimi no Koto ga Suki Dakara, Aitakatta dan Heavy Rotation. Denger-denger sih rencana awal sebenarnya JKT48 tidak hanya membawakan 3 lagu ini.. ada beberapa lagu lagi yg sebenarnya mau mereka bawakan, berkolaborasi dengan AKB48 tentunya. Namun malam hari (H-1) pas reherseal yang terjadi adalah, waktu untuk reherseal yang tadinya hanya 2 jam, jadi molor menjadi 4jam lebih, dikarenakan member JKT48 terkena omel dari member AKB48. Kenapa? Karena pas dilatih member JKT48 tidak sesuai ekspetasi member AKB48, mereka terkena teguran dan disuruh berlatih mengulang-ulang hanya untuk 3 lagu tersebut.. karena dance mereka jauh dibawah standart.
Dan tentunya secara pribadi merugikan member AKB48 karena mereka menyangka bisa istirahat lebih cepat namun malah tidak bisa karena harus mengajari mereka latihan.
Member AKB48 tadinya menyangka member JKT48 seperti kenkyuusei AKB48 dimana kenkyusei bisa dengan cepat menyerap hasil latihan dari member AKB48, nyatanya tingkatan member JKT48 saat itu tingkatannya ada di bawah kenkyuusei sekalipun. Akhirnya setelah diulang-ulang berapa kali, mereka bisa sampai pada tahap 'diterima' oleh member AKB48. Dan untungnya pada saat konser semua berjalan dengan lancar yah.. member JKT48 bisa perform dengan cukup baik.. dan yang terpenting member JKT48 mendapat pelajaran dan latihan dari member AKB48 langsung apakah idol itu dan bagaimana idol itu seharusnya.
Menurut kalian, member AKB48 berbuat seperti itu kejam ga?
Yah bagi saya sih tidak ya, karena jujur wakut itu JKT48 belum bisa membuktikan apa-apa.
Dan juga member AKB48 dengan senang hati mengajarkan adik-adiknya ini, walau mungkin aja agak terasa rasa kecewa sedikit.. tapi kurasa ikatan mereka jadi semakin kuat karena itu.
Maret 2012, beberapa member JKT48 ke Singapore menghadiri event di AKB48 Cafe&Shop, member yang hadir adalah Rena, Ve, Sonya, Stella, Ayana Waktu disana mereka juga ada launching Google hangout gitu.. ada sesi wawancaranya. :)) Video-videonya
Self introduction
http://www.youtube.com/watch?v=SixM7_pdt8M&feature=youtu.be http://www.youtube.com/watch?v=hEx-LBsw-ms&feature=youtu.be
Interview
http://www.youtube.com/watch?v=GMvqaiL11co&feature=youtu.be http://www.youtube.com/watch?v=TjHgjtsr16Y&feature=youtu.be
======================================================== Maret 2012 - April 2012 - Mei 2012 JKT48 School http://www.youtube.com/watch?v=cHllBbUaSFo
Bagi saya sendiri konsep JKT48 School sebenarnya bagus, namun JKT48 sendiri belum punya basis fans yg kuat, bagaimana mereka bisa dikenal jika bagaimana sifat-sifat member belum terlihat dan belum diasah di teater. Jadi sebenarnya JKT48 School terlalu cepat untuk dimulai sehingga tidak laku saat itu. 1st Theater Debut JKT48, Pajama Drive. Semenjak terbentuknya JKT48, member JKT48 baru diajarkan 2 buah lagu, yaitu Heavy Rotation dan Aitakatta. Dan setiap saat performance mereka hanyalah bisa membawakan 2 buah lagu ini. Karena itu banyak penggemar/ fans mulai meragukan keberadaan JKT48, seperti apakah mereka hanya semacam idola yang cuma bisa membawakan 2 lagu saja? Pada Maret 2012 saat mereka mengikuti konser AKB48, di Saitama Super Arena.. mereka membawakan kembali lagu Heavy Rotation. http://www.youtube.com/watch?v=dp7w_RS3j_c
Pertengahan bulan April 2012 adalah awal neraka bagi para member JKT48 generasi 1, kenapa? Karena akhirnya mereka harus mengejar latihan untuk menggelar pertunjukan pertama mereka pada bulan Mei, dimana mereka ditunjuk untuk membawakan setlist Pajama Drive. Pajama Drive adalah salah satu setlist legendaris AKB48, dimana setlist ini dibawakan oleh team B AKB48 yang pada saat itu berada dibawah bayang-bayang kakaknya (team A dan team K) yang saat itu sangat superior. Berkat setlist inilah team B bertransformasi menjadi salah satu team yang nantinya akan bisa benar-benar mengejar kakaknya dan berada sejajar dengan team A dan team K. Tentunya sensei(guru) yang mengajarkan mereka dance, gimana berekspresi, gimana menyanyi, emosi yang harus dikeluarkan di setlist ini benar-benar mengajarkan member JKT48 generasi 1 ini dari 0. Bahkan bisa dibilang minus, dimana member JKT48 tidak mengerti dari awal apa itu setlist? Apa itu blocking? Apa itu group song? Apa itu unit song? Ini semua disebabkan karena mereka tidak mengerti apa itu 48 group. (baca part 1 jika mau tau kenapa) Banyak duka disini, dimana mereka sering diomeli mungkin dicaci maki, belajar yang namanya blokingan banyak, belajar dance dari video, recording yang diulang-ulang, ada yang ga bisa dance dan harus belajar dari awal, physical training yang sangat menyiksa, sering terjadinya ketidaksinkronan dance, sering gagalnya testing pada latihan karena ada beberapa member yang lupa dancenya/ salah gerak, mengulang-ngulang terus begitu saja setiap hari sampai H-1 pertunjukan tanggal 17 Mei. Sharing cerita singkat dari para member dimana mereka harus latihan dari pagi sampai pagi lagi, puncaknya pada sekitar H-7 teater.. Beberapa dari mereka (kubu 1) tentu berkeluh kesah "kenapa gw musti latihan begini?" ; "kayaknya gw ikut casting buat iklan" ; "kog gw mala jadi musti cape-cape gini?", dll. Namun ada juga dari mereka (kubu 2) yang tetap mencoba berjuang, dan menganggap ini untuk mengasah dirinya.. apalagi dari mereka ada yang memang suka dance dan nyanyi.. dan juga ada yang belum bisa dance namun ingin bisa dance.. jadi mereka semangat aja.
Tau apa yang membuat lelah? Jika member ada satu saja salah, baik itu blocking, dance, dan semua hal yang tidak dapat diapprove oleh sensei mereka.. maka harus diulang 1 lagu.
Bahkan di hari-hari terakhir mereka harus menjalankan satu setlist tanpa ada salah, jika ada salah sedikit maka harus ulang dari awal lagi.
Hal-hal itulah yang membuat mereka ingin keluar, karena latihan yang tidak masuk akal ini, iya keluar dari JKT48. Tapi karena kebersamaan dan kekuatan untuk berusaha lebih baik membuat mereka bertahan menghadapi semua latihan berat itu, hari demi hari terus berlatih dan akhirnya pada H-1 akhirnya mereka berhasil 'lulus' dari penilaian sensei mereka.
Dan akhirnya datang juga hari pertama, shonichi setlist Pajama Drive. Teater pertama JKT48 ada di gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan. Tiketnya seharga 50rb, cukup murah ya.. atau malah mahal? haha
Pertama kali saya nonton teater ini, saya sudah sedikit tau yang namanya Melody, Nabilah, Ve, Stella, Shanju, Dhike, Beby.. tapi begitu selesai nonton nambah tau nama beberapa member lagi.
Waktu itu kecantolnya Ve dan Stella.. dan kalau ga salah ngasih fanletter pertama abis show. haha lupa juga.
oh iya di teater ini dulu ada 2 shot lho :p
-------------------------------------------------------
Dibawah ini adalah kumpulan foto-foto dari debut setlist Pajama Drive dari member JKT48 generasi 1 di teater Nyi Ageng Serang (photos credit to KapanLagi.com, Dhimas Ginanjar, Jpop Asia)
Shonichi dan Hisatsu Teleport
Gokigen naname na Mermaid dan Futari no Jitensha
Tenshi no Shippo
Pajama Drive
Junjou Shugi
Temo Demo no Namida
Two Years Later, Inochi no Tsukamichi, Kissu Shite son Shichatta
Boku no Sakura
Backdancers
Wasshoi J
Suifu wa arashi ni yume wo miru
Shiroi Shirts
Berikut adalah video teater pertama JKT48 http://www.youtube.com/watch?v=iCCZoJXWxh4
Disinilah awal yang merubah semua pandangan orang terhadap JKT48, pandangan beberapa orang yang tadinya hanya melihat JKT48 bukanlah apa-apa, berubah menjadi ingin mendukung idol group yang membawa nama 48 family dan ingin dikenal di masyarakat luas. Setelah menonton mereka pada debut setlist Pajama Drive, akhirnya saya bisa berbicara ke banyak orang bahwa member JKT48 layak untuk didukung, karena mereka mau untuk berusaha, berjuang untuk menjadi lebih baik.
Dan tentunya dengan tampilnya mereka pada debut di setlist Pajama Drive ini membuktikan kalau mereka baru menjadi bibit awal idolgroup yang bisa tampil di teater.
Sekian cerita perjuangan member generasi 1 untuk bisa melaksanakan setlist Pajama Drive, setlist pertama JKT48.
Namun semua ini barulah awal, awal dimana mereka tumbuh.. nantinya mereka akan merasakan bagamana harus menerima tekanan demi tekanan yang lebih berat lagi untuk mencapai apa yang mereka inginkan, bagaimana persaingan yang begitu berat, tekanan mental dari manajemen, dari teman seperjuangan sekaligus rival, dan bagaimana mereka mendapat fans dan juga memperlakukan fans itu.
Cerita selanjutnya JKT48 Story part 3 adalah favorit saya, yang akan menceritakan bagaimana perubahan/ perkembangan JKT48 setelah Pajama Drive, bagaimana menghadapi banyak tipikal-tipikal fans JKT48, intrik-intrik di backstage JKT48, persaingan para member JKT48 secara positif-negatif, event OFC, tampilnya JKT48 di Tokyo Dome concert, Mega Concert JKT48 yang pertama, perpindahan teater sementara sampai terbentuknya teater permanen, graduasinya beberapa member generasi 1, dan kedatangan 2 member AKB48 serta terbentuknya generasi 2 JKT48.
JKT48 Story "JKT48 1st Generation", Stevesakurasi version part 1
JKT48, idolgroup asal Jakarta, sister group pertama dari idol group AKB48 Jepang, yang saat ini menjadi fenomena di kalangan musik Indonesia.. mereka terdiri dari beberapa puluh gadis cantik, mungkin ada 40+an orang, yang terbagi menjadi team J, team KIII dan team trainee. Banyak banget yah? haha, tapi itulah JKT48, gadis-gadis yang berjuang meraih mimpi di JKT48, saat ini mereka sedang menapak karir menuju dunia yang lebih luas, demi menggapai impian mereka. Saat ini sudah banyak sekali fans mereka, biasanya berbaju merah dan membawa apa itu pentungan yang nyala-nyala? lightstick yah... :p Nama mereka tidak hanya terdengar di Jakarta saja. Di berbagai kota-kota besar di Indonesia dan pelosok-pelosok tanah air, nama mereka sudah tak asing lagi.
Mereka mempunyai theater di salah satu mall di Jakarta Selatan, yang ada di jalan Sudirman itu lho.. :p Theater ini adalah tempat mereka dan lebih tepatnya rumah bagi member JKT48 dan juga para fans.. dimana hampir setiap harinya akan ada pertunjukan dari para member JKT48 yang pertunjukannya dibagi menjadi 2 show, yaitu 'Aturan Anti Cinta' yang dibawakan team J, dan 'Matahari Milikku' yang dibawakan team KIII. Di tempat inilah konsep 48 group, yaitu 'idol you can meet' terealisasi, dimana fans bisa melihat idolanya, yang pada akhirnya akan dibilang sebagai oshimen (member favorit), dan mendukung mereka.. sebuah dunia delusi yang bisa dirasakan hanya 2 jam di dalam ruangan tersebut. 2 jam itu menjadi ruang waktu bagi fans dan idol dimana mereka seperti dipindahkan ke suatu tempat di dunia lain yang ruangannya dipenuhi oleh kilauan sorotan cahaya di panggung, lagu-lagu enjoy yang bisa dinikmati, dance dan nyanyian dari para idol, chanting (teriakan) dari para fans untuk mendukung idolanya dan disambut dengan fanservice dari idolanya/ senyuman dari idolanya .. yak inilah 2 jam yang menjadi waktu menyenangkan. Dimana pada saat akhir show, fans berkesempatan untuk bertemu/ menyapa idolanya dengan senang, dimana idolanya tersebut menyambut setiap fans dengan senyuman yang hangat. Alangkah senangnya dunia 2 jam tersebut ya? Namun tahukah kalian, bahwa di balik senyuman dan keramahan member tersimpan banyak sekali suka & duka yang dialami para member selama di JKT48? Banyak sekali keringat dan air mata di backstage di balik kemegahan panggung yang kita nikmati? Dan banyak sekali tekanan yang mereka rasakan selama menjadi member JKT48?
Banyak sekali cerita di JKT48.. sangat banyak
Disini saya mau menceritakan cerita mengenai JKT48 selama ini, dari awal sampai sekarang.
Percaya atau tidak, itu terserah kalian. Jangan diambil terlalu serius ya. Karena saya menceritakan tanpa ada sensor sedikitpun. :)) Kalau sudah siap, bacalah cerita dibawah ini
JKT48 Story, stevesakurasi version.. part 1 dimulai 23 Agustus 2011,
Awal mula terbentuknya JKT48 Sebuah pertemuan antara AKB48 Indonesia Forum (atau yang lebih dikenal dengan AIF) dan petinggi Dentsu yang diwakili oleh Jiro (https://twitter.com/JiroInao) dan Toshiaki Gomi dimulai.
*silahkan baca link dibawah ini baru lanjut ke berikutnya*
http://forum.aif48.org/viewtopic.php?p=71169#p71169 *perhatikan tanggal setiap thread ini dibuat, dan silahkan baca dari awal* Pertemuan ini menghasilkan keputusan bahwa AIF telah mengkonfirmasi bahwa keberadaan JKT48 adalah resmi sebagai sister group dari AKB48. Kenapa saat itu AIF dianggap perlu? Karena pada saat itu walaupun desas-desus mengenai JKT48 telah muncul, namun hal itu tidak dipercaya oleh banyak fans AKB48/ fans Jejepangan yang ada di Indonesia. Sementara itu, AIF telah lahir semenjak pertengahan tahun 2008, dan petinggi Dentsu merasa perlu ada konfirmasi dari AIF, maka Dentsu mengundang AIF dengan harapan AIF membantu mereka untuk mengkonfirmasi keberadaan ini. Setelah pertemuan itu selesai, maka AIF memastikan bahwa JKT48 adalah official.. dimana hal itu dikonfirmasi lewat twitter via akb48journal https://twitter.com/akb48journal/status/105896549124554752
kalau kalian sangka cerita saya bohong, liat aja favorite official JKT48 di twitter yang awal-awal. :p Pada tanggal 11 September 2011, akhirnya pihak manajemen AKB48 memberikan pernyataan via blog Togasaki, dan menyatakan bahwa JKT48 adalah official. http://ameblo.jp/akihabara48/entry-11014534628.html
Setelah itu dimulailah tahapan-tahapan audisi JKT48, dimana : Jadwal Audisi : Batas waktu pendaftaran: 18 September 2011 ↓ Audisi pertama (Penyaringan pendaftar) ↓ Audisi kedua: akhir bulan September 2011 (Wawancara di Jakarta) ↓ Audisi final: Jakarta, awal November 2011
Dimana sewaktu proses audisi, member AKB48 yaitu Takahashi Minami datang ke tempat audisi dan menyapa para peserta audisi JKT48
Dan pada akhirnya pada 2 November 2011, terbentuklah JKT48 yang dipilih langsung dari Akimoto Yasushi, produser 48 group.
Dan inilah JKT48 generasi pertama
dimana 28 membernya adalah : Allisa Astri [21], Allisa Galiamova [18], Ayana Shahab [14], Beby Chaesara Anadilla [13], Cindy Gulla [14], Cleopatra [17], Delima Rizky [14], Devi Kinal Putri [15], Diasta Priswarini [20], Fahira [15], Frieska Anastasia Laksani [15], Gabriela Margareth Warouw [13], Siti Gayatri [18], Ghaida Farisya [16], Intania Pratama Ilham [20], Jessica Vania Widjaja [15], Jessica Veranda Hardja [18], Melody Nurramdhani Laksani [19], Nabilah Ratna Ayu Azalia [12], Neneng Rosediana [13], Rena Nozawa [13], Rezky Wiranti Dhike [16], Rica Leyona [20], Sendy Ariani [18], Shania Juniantha [13], Sonia Natalia [13], Sonya Pandawarman [15], Stella Cornella [16]. Setelah itu, ada beberapa membernya yang mengundurkan diri yaitu Allisa Astri, Fahira, Siti Gayatri, Intania Pratama Ilham. sehingga tersisa 24 member di generasi 1 JKT48.
Tersisalah member-member di gambar ini yang dikenal sebagai JKT48 pioneer.
======================================================== Awal mula perjuangan member JKT48 Apakah kalian tau? Terbentuknya generasi 1 JKT48 merupakan sedikit 'pembohongan'? Member JKT48 yang ikut audisi saat itu, terutama yang terpilih.. rata-rata tidak mengetahui AKB48, karena apa? Karena mereka ikut mendaftar audisi bukan untuk ikut JKT48, melainkan untuk syuting iklan salah satu produk minuman. Karena itulah yang mendaftarkan diri rata-rata adalah orang-orang yang punya nama di dunia iklan/ showbiz/ modelling. Itulah yang membuat beberapa member keluar karena merasa salah ikut casting.. dan sisa member sudah terpaksa mengikuti/ menandatangani kontrak dan mencoba terlebih dahulu di dunia 48 ini.. dunia yang nantinya akan mengubah hidup mereka. Satu-persatu event mulai dilaksanakan untuk memperkenalkan JKT48 kepada publik.
Berikut video-video event pada bulan Desember 2011 (bisa nonton untuk bangkitin kenangan lama.. hehe)
2 December 2011, CM Video Coming Soon :
http://www.youtube.com/watch?v=sXjH2EZdETs
Dan akhirnya CM pertama mereka keluar (inilah alasan sebenarnya kenapa mereka ikut audisi)
http://www.youtube.com/watch?v=qgFtPwIDCEw
1st appearance mereka di global TV
http://www.youtube.com/watch?v=Sh1JYDbHKv0 http://www.youtube.com/watch?v=1EVIe-bnQz8
Debut mereka akhirnya dimulai pada tanggal 17 Desember 2011 di Bekasi Square.. mereka membawakan Heavy Rotation.
http://www.youtube.com/watch?v=0v1X7cra6zQ
1st meet and greet JKT48
http://www.youtube.com/watch?v=s6BbNFaypoc
Setelah itu mereka diberikan semacam bonus/reward jalan-jalan ke Jepang.. pada akhir Desember 2011, hari-hari yang menyenangkan saat itu. ----------------------------
Desember 2011 s/d Februari 2012 - Kasus pertama JKT48 yang melegenda Di saat member jalan-jalan ke Jepang, terjadilah suatu cerita dimana ibu negara alias Melody ketahuan skandalnya oleh fans, dimana skandal yang terjadi saat itu adalah Melody ketahuan menggunakan akun pribadinya untuk mention 'pacarnya' yang di Indonesia.. dan dari akun itulah foto-foto selama pacaran itu ketahuan semua.. dimana itu semua yang menjadi hot news pada waktu itu, yang tenar dengan yang namanya gerakan 5M. Apakah ini? Gerakan 5M adalah semacam gerakan perjuangan/ pemberontakan/ pengklaiman dari fans atau apalah kalian mau sebut namanya.. yang kepanjangannya adalah : [Gerakan 5M] Mention Manajemen Menindak Masalah Melo Q : Kenapa para fans kejam melakukan hal seperti itu ke Melody? A : Karena pada saat itu terjadi juga kasus yang sama menimpa member AKB48, Hirajima Natsumi dan Yonezawa Rumi dari gen 1 dan gen 3 AKB48, dimana mereka dipecat oleh manajemen AKB48, sehingga para fans juga ingin manajemen JKT48 tegas kepada rules untuk membernya.. bukan karena ingin Melody dikeluarkan, setidaknya ada statement dari official JKT48 yang membuat para fans bisa mengerti. Profesionalitas manajemen JKT48 saat itu diragukan, karena keterlambatan informasi(sampai sekarang sih hahaha)
Contohnya adalah staff (pada waktu itu) yang tweet seperti ini menunjukkan mereka belum siap untuk tahu apa itu JKT48, apa itu 48 family
Gerakan 5M ini dibuat oleh fans 48, terutama fans AKB48 saat itu, yang bertujuan untuk menindak member yang tidak patuh pada peraturan, terutama peraturan pada 48 family. dimana peraturan JKT48 pada saat itu adalah : - harus menutup akun twitter + fb pribadi - gak boleh pacaran *foto skandal serta tweet tidak saya lampirkan* Gerakan ini adalah mention manajemen baik JKT48 maupun AKB48, yang saat itu para fans melakukan tweet ke Togasaki-san (AKB48 general manager) saat itu. Dan tak disangka-sangka adalah pada waktu itu Togasaki-san merespon tweet dari para fans Indonesia. Balasan Togasaki-san pada waktu itu @tgsk wrote:どなたかインドネシア語で、JKT48の運営には伝えました!と訳して頂けませんでしょうか? dimana artinya "Kepada fans Indonesia, sudah saya sampai kan ke manajemen JKT48" tweet Togasaki-san selanjutnya : 先程のJKT48ファンから頂いたご質問の回答はJKT48公式Twitterよりさせて頂きます。これからもJKT48の応援宜しくお願い致します。 yg artinya : "Questions from JKT48 fans will be answered through JKT48 official twitter. Please keep supporting JKT48." https://twitter.com/tgsk48/statuses/164678757414731776 Dan setelah Togasaki-san tweet seperti itu, keesokannya official JKT48 memberikan pernyataan yaitu : "Teman-teman, terima kasih atas masukan dan kritik yang diberikan atas perihal salah satu anggota JKT48. Kami menerima masukan dari teman-teman mengenai beberapa tweet dari akun twitter Melody Nurramdhani Laksani. Pihak manajemen sudah melakukan penyelidikan atas hal ini dan memastikan bahwa akun twitter tersebut bukan milik Melody. Terima kasih atas dukungan dari teman-teman. Terus dukung JKT48 ya :) Apabila ada pertanyaan silakan hubungi official twitter kami di @officialjkt48"
Namun ternyata, tadinya saya mengira ini official akan memberikan pernyataan resmi setelah itu dengan sendirinya... namun malah lagi-lagi para fans AKB48 yg diundang oleh JOT untuk membantu mengklarifikasikan ini kepada fans.
Dimana sewaktu meeting bersama oknum J dan G, terdapat pembelaan bahwa dari member/ Melody-nya pada saat itu (yang disampaikan oknum G) dimana bukan Melody yang nge-tweet, karena pada waktu kejadian dia ga megang handphone di Jepang. Dan waktu itu ada hacker yang ngetweet dengan menggunakan akun itu. Dan pada akhirnya para fans AKB48 inilah yang membuat tulisan ini untuk membantu manajemen JKT48, karena saat itu mungkin mereka tidak mampu untuk menenangkan fans karena mereka belum mengerti apa yang terjadi dan harus bagaimana? >_< Berikut tulisannya : https://twitter.com/stevesakurasi/status/405986287137480704 dimana beberapa hari kemudian, manajemen JKT48 merevisi tulisannya seperti ini. https://www.facebook.com/notes/jkt48/klarifikasi-resmi-dari-manajemen-jkt48/326093147433735 Akhirnya, setelah keluarnya pernyataan tersebut membuat para fans sudah bisa menerima bahwa JKT48 adalah sesuatu yang baru dan jika ada kesalahan maka bisa dimaklumi.. yang diharapkan fans pada waktu itu adalah agar JKT48 bisa lebih baik ke depannya, dikarenakan JKT48 merupakan bibit baru di musik Indonesia dan bisa membuat musik Indonesia mengarah ke sesuatu yang baru.. dan tentunya bisa membuat 48 group bangga.
Namun, apakah ke depannya manajemen JKT48 serta member JKT48 sudah bisa lebih proffesional? Tunggu ceritanya di part 2 ya..
Dan akhirnya part 1 selesai... part 2 akan bercerita mengenai perjuangan member generasi 1 untuk teater pertama JKT48
note : kasus Melody ini adalah kasus lama (2 tahun lalu) jadi ga usa disangkutpautkan dengan sekarang yah.. :))