DESEMBER
Saat itu, Aku sudah mulai merindumu. Bahkan sebelum ada kata pamit.
...
Hari - hari terburukku adalah harus menghadapi akhir dari Desember, akhir dari tahun itu, dan akhir dari segala kebiasaanku dengan adanya Kamu. Waktu itu, membayangkan untuk menghilangkan kebiasaan bertemu Kamu saja rasanya sudah sangat berat. Aku benci harus mengganti rutinitas menyapamu dengan hanya menunggu kabarmu.
...
Bahkan saat hari - hari terakhir, Aku masih belum bisa mengatakan bahwa aku belum siap berpisah. Aku belum siap mengubah kebiasaanku dengan Kamu menjadi tanpa Kamu. Aku bahkan masih tidak bisa memintamu untuk tidak pergi, dan Aku juga masih tidak bisa mengaku jika saat itu Aku sudah merindumu.
...
Hey, Aku sudah merindukanmu bahkan sebelum Kamu pergi. Hanya saja Aku malu mengakui itu.
















