MashaAllah
Yaa rabbi, panggil aku kemari
Noah Kahan
𓃗
Not today Justin
Keni

tannertan36
One Nice Bug Per Day
Claire Keane
Mike Driver

No title available
macklin celebrini has autism

bliss lane
Jules of Nature
taylor price
he wasn't even looking at me and he found me
Sade Olutola
todays bird
hello vonnie

#extradirty

titsay
🩵 avery cochrane 🩵
seen from Australia
seen from Mexico

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Brazil
seen from Canada
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Colombia

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
@syrfhzmzri
MashaAllah
Yaa rabbi, panggil aku kemari
Jika manusia tidak menyukaimu, maka yang tidak menyukaimu hanyalah manusia; lalu apa yang membuatmu sengsara karenanya? Dan jika manusia mencintaimu, maka yang mencintaimu hanyalah manusia; lalu apa yang membuatmu lupa diri karenanya?
Sudah sangat kita ketahui bersama, soal mencari ridha manusia itu melelahkan, karena manusia yang memiliki sifat hati yang gambang berubah, sesuai pada mau dan nafsunya.
Semoga, sabda Nabi ini bisa menjadi acuan kita dalam menjalani kehidupan, bahwa Nabi mengatakan
من التمس رضا الله بسخط الناس رضي الله عنه وأرضى الناس عنه، ومن التمس رضا الناس بسخط الله سخط الله عليه وأسخط عليه الناس.
"Barang siapa mencari ridha Allah meskipun manusia tidak menyukainya, Allah akan meridhainya dan menjadikan manusia ridha kepadanya. Dan barang siapa mencari ridha manusia dengan membuat Allah murka, Allah akan murka kepadanya dan menjadikan manusia pun murka kepadanya." (HR. Tirmidzi)
Dear AA Ruko 31/12/25
Aku lelah, entah bagaimana kedepannya, saat ini aku cuma bisa nangis
-Jakarta Utara 01/04/26
Imlek day
OMG! He kissed my head
08/12/25
It's your last day in the office
Kemarin kita saling lempar canda, hari ini saya menanggung duka
Untuk pertama kalinya kau bercanda dengan diselingi menggigit tanganku dua kali
Seperti bercanda ala India yaa wkwkwk
Selamat tinggal my fav person
Malam ini hujan mengguyur Jakarta, sama seperti beberapa pekan lalu saat aku berada di kotamu. Kota hujan yang bukan hanya dari langit, tapi juga dari mata
Bersama dengan tim mu melakukan uji kimia di lab, mungkin memang aku tidak suka mata kuliah itu, tapi semua tim mu sangat hangat membuatku menyukai tempat itu
I will become everything I said I would be.
Ya Allah, engkau Maha Mengetahui
Engkau tahu apa yang barusan aku lewati,
Engkau tahu titik lemahku dimana,
Jagalah hamba dari keinginan hamba sendiri yang hampir memilih cara instan dalam mendapat nikmat dunia
Jauhkanlah hambamu ini dari yang haram
Kuatkanlah imannya dalam menghadapi godaan
Asli inimah ya Allah udah pengen nikah aja, ga kuat liat yg lain pacaran ya Allah, pengen juga :' tapi dalam keadaan halal
Mudahkanlah
I need a 'puk puk' on my head 🙂↕️
yang perempuan inginkan
perempuan tidak menginginkan akses untuk mengawasi. yang kami inginkan hanyalah keterbukaan, kejujuran, dan kesetiaan.
perempuan tidak menginginkan dimintai izin. yang kami inginkan hanyalah dimintai pendapat, dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.
perempuan tidak menginginkan bombardir perhatian dan kasih sayang. yang kami inginkan hanyalah perasaan aman, perasaan diterima seutuhnya.
perempuan tidak menginginkan kebersamaan yang terus-menerus. yang kami inginkan hanyalah kebersamaan dengan kelembutan, tanpa kekerasan. yang kami inginkan adalah ketenangan saat tidak berdekatan.
perempuan tidak menginginkan kendali atas segalanya. yang kami inginkan hanyalah perasaan bahwa kami memiliki ruang, boleh membela yang hak.
perempuan tidak menginginkan menjadi yang paling. paling baik, paling cantik, paling pantas, tidak. yang kami inginkan hanyalah menjadi satu-satunya.
Akui Sajalah
Masih single itu rawan kesepian, akui sajalah.
Berjuang sendirian itu gak enak, akui sajalah.
Terkadang lupa untuk mengaku bahwa kita butuh sesuatu, menginginkan sesuatu, hanya karena sesuatu itu belum ada, akhirnya kita mencoba mengelak bahwa kita tidak butuh, tidak ingin.
Di Al-Quran banyak kisah soal kesepian. Paling ngenes itu kesepian karena berjuang sendirian. Merasa sepi pada mimpi sendiri. Kisah Nabi Musa, kisah Nabi Adam, kisah Nabi Yakub, kisah Nabi Yunus. Banyak, kan?
Maka, akui sajalah kita butuh seseorang yang bisa menemani sepanjang jalan harapan. Mungkin ditambah kriteria yang cantik, cerdas, perhatia, sabar, penurut, dan lainnya. Boleh lah. Minta saja sama Allah. Hehe.
Dear mass
Alhamdulillah banget aku tidak disatukan bersamamu, rasa insecure mu pun menghalangiku, membuat apa yang sedang ku perjuangkan menjadikanmu iri, masa yang telah lalu kembali kau ungkit, kita yang tak pernah punya hubungan resmi kau bilang punya ke orang lain, aneh mas
Kau tak menyampaikan yang sebenarnya
Pak asli capek, drama rumah tangga bapak ini ribet banget asli, semuanya minta dingertiin tapi gamau coba ngertiin orang lain pak.
Capek asli, liat lu bedua saling cemburu, mencintai tapi gatau caranya mencintai satu sama lain.
Udah dari mbak SD loh ribut Mulu, ini udah mau 20 tahun setelah kejadian SD.
Untuk saat ini, usia mbak udah melebihi usia Ibu pas nikah sama bapak, udah waktunya lepas sama keluarga ini, udah kebanyakan pikiran, capek!
Beberapa hari yang lalu ada seorang teman bertanya kepadaku, “tanda-tanda dia jodoh kita tuh apa?” Sebagai perempuan yang belum menikah, justru aku juga mempertanyakan hal yang serupa. Kalau boleh jawab sotoy, mungkin salah satu tandanya berupa kecocokan. Namun, jawaban itu mengundang pertanyaan lainnya; cocok itu yang bagaimana?
Lalu aku teringat kisah cinta Najmuddin Ayyub. Seorang pemimpin Tikrit yang belum menikah dalam waktu yang lama. Saudaranya yaitu Asadudin Syirkuh pun bertanya, “wahai saudaraku, mengapa kamu belum menikah?” Najmuddin menjawab, “aku belum menemukan seseorang yang cocok.”
Asadudin Syirkuh kemudian menawarkan bantuan melamarkan perempuan untuk Najmuddin. Perempuan yang ditawarkan Asadudin pun merupakan anak seorang sultan dan putri menteri agung dari para menteri agung zaman Abbasiyah. Namun Najmuddin berkata, “mereka tidak cocok untukku.”
Asadudin Syirkuh yang bingung mendengar jawaban tersebut lalu bertanya, “lantas, siapa yang cocok bagimu?” Dengan lantang Najmuddin menjawab, “aku menginginkan istri yang salihah. Seseorang yang bisa menggandeng tanganku ke surga dan melahirkan anak yang ia tarbiyah dengan baik hingga menjadi ksatria yang mampu mengembalikan Baitul Maqdis ke tangan kaum muslimin.”
Asadudin tidak heran dengan pernyataan saudaranya tersebut, tapi ia bertanya-tanya, “di mana kamu bisa mendapatkan orang seperti itu?” Dan jawaban Najmuddin adalah, “barang siapa ikhlas niat karena Allah, akan Allah karuniakan pertolongan.”
Suatu hari, Najmuddin berbincang dengan seorang Syaikh di masjid Tikrit. Kemudian datanglah seorang gadis memanggil Syaikh dari balik tirai dan ia berbicara pada gadis itu. Tanpa sengaja Najmuddin mendengar perkataan Syaikh kepada gadis tersebut, “kenapa kau tolak utusan yang datang ke rumahmu untuk melamarmu?”
Sang gadis menjawab, “wahai Syaikh. Ia adalah sebaik-baik pemuda yang mempunyai ketampanan dan kedudukan. Tetapi ia tidak cocok untukku.” Syaikh kemudian bertanya, “siapa pemuda yang kau inginkan?”
Gadis tersebut pun menjawab pertanyaan Syaikh dengan lantang, “aku ingin seorang pemuda yang menggandeng tanganku ke surga dan melahirkan anak darinya yang menjadi ksatria yang akan mengembalikan Baitul Maqdis ke tangan kaum muslimin.”
Bagai tersambar petir Najmuddin mendengar jawaban gadis itu. Bagaimana mungkin gadis itu menjawab dengan jawaban yang persis sama dengan apa yang pernah Najmuddin ungkapkan kepada saudaranya. Sungguh semuanya tidak mungkin terjadi bila tanpa campur tangan Allah.
Seketika Najmuddin berdiri dan memanggil sang Syaikh, “aku ingin menikah dengan gadis ini. Aku ingin istri seperti dia. Seseorang yang salihah. Seseorang yang menggandeng tanganku ke surga dan melahirkan anak yang ia didik dan kelak menjadi ksatria yang akan mengembalikan Baitul Maqdis kepada kaum muslimin.”
Karena kesamaan visi tersebut, menikahlah mereka. Dan dari pernikahan tersebut, lahirlah Salahuddin Al-Ayyubi, seorang pemuda yang mampu menaklukkan banyak peperangan.
Cerita tersebut membuatku semakin mengimani, al-arwahu junudun mujannadah. Sebuah sabda dari Nabi Muhammad SAW. Jiwa-jiwa manusia itu seperti sepasukan. Berada dalam satu barisan dan komando yang sama. Setiap jiwa akan selalu mengajak untuk berkumpul dengan jiwa lainnya yang memiliki kecenderungan yang sama. Baik prinsip, ideologi ataupun keyakinan yang sama.
Sama seperti jiwa Najmuddin dan sang gadis yang sama-sama memiliki impian dan visi yang sama. Maka Allah pertemukan dan satukan mereka dalam pernikahan. Menerbitkan dan menenggelamkan matahari saja Tuhan mampu, apalagi perkara menggerakkan hati dan kaki manusia.
Ada berjuta-juta manusia di muka bumi ini. Dan setiap harinya ada beribu-ribu kesempatan dan juga kemungkinan kita bertemu satu atau dua dari jutaan manusia tersebut. Pertanyaannya, dari jutaan manusia tersebut, bagaimana caranya kita menemukan seseorang yang cocok?
Mungkin jawabannya adalah dengan menemukan diri sendiri. Mengetahui apa yang jiwa kita inginkan, apa yang sebenarnya dibutuhkan. Berpegang teguh dan berperilaku selayaknya kebutuhan atau mimpi tersebut.
Dan meyakini bahwa Tuhan akan membimbing kita dalam pertemuan dan penemuan. Bahkan tanpa kita mencari berlari kesana-kemari.
Sebaik-baiknya cara mencari adalah dengan menjadi. Karena ruh-ruh yang sama akan mengenali satu sama lain….
-Lampung, November 17th 2023
Hi! Long time no see u
Setelah banyak episode kehidupan dilalui tanpa bercerita disini, akhirnya aku kembali ke platform ini
Today is Wed, 20 Ags
Aku memimpikan seseorang yang ia namai dirinya "Al-Qarni"
Aku bersama teman teman liqo SMA yang sedang kumpul di sebuah ruang terbuka seperti RPTRA, aku di sisi hijau sedangkan kau di bawah bangunan teduh
Setelah banyak aktifitas dilalui dan aku sadar bahwa kau ada disini, tiba tiba aku terbangun dari tidur di mimpiku, tidur di kursi bawah pohon rindang dan kau disamping kananku, hanya dibatasi suatu bungkusan plastik putih susu yang ada diantara kita. Tangan kiriku memeluk siku dalam tangan kirimu
Dear Al Qarni, apakah kau juga rindu padaku?
27/07/25
Mass kita kembali bercerita
Kau yang sangat excited menyambut kang ledeng, dan aku yang memaparkan 2 poin kenapa justru saya sangat tidak exited kepadanya
Kau bilang kau takut kalau dicintai karna iba, tapi sayangnya awal saya mencintaimu karna iba
Malam ini saya terlalu bablas, untuk meminta kau menceritakan masa lalumu, malah aku yang teringat masa lalu kita yang selalu bercerita hingga larut