UAS, Memang Bukan Ustadz Yang Mudah Gentar
Ustadz Abdul Somad (UAS) tidak gentar dan gemetar bicaranya dalam menasehati Prabowo. Pesannya agar amanah dan adil jika Allah SWT menakdirkannya di 17 April nanti. Ceritanya soal ulama yang tidak masyhur yang jadi petunjuk mata bathin UAS bisa membuat Prabowo berkaca-kaca. Prabowo memang tidak cakap soal agama, tapi dia nampaknya berupaya mendengarkan mereka.
Sedangkan UAS berpesan untuk pribadinya: 1) Jangan undang ke Istana. 2) Jangan kasih jabatan apapun.
UAS menasehati Prabowo agar sering-sering berzikir dan menyebut nama Allah SWT. Dengan memegang dada Prabowo, UAS berulang kali mengucapkan kalimat tauhid. Entah maksudnya UAS apa, tapi kontak fisik dengan zikir itu akan sangat membekas. Doanya pun jelas menyinggung soal pemimpin khianat dan tidak amanah. Langsung ditujukan dan diperdengarkan ke Prabowo.
Menurut saya ini adalah fase final dari kampanye 02. Penutup yang baik.
Kemenangan yang hakiki bagi siapapun yang menjadikan Allah SWT sebagai tujuan. Ulama, umara, dan umat yang menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT, meski di dunia mereka kalah, sesungguhnya di hadapan Allah SWT mereka telah menang. Semoga Allah SWT menjadi saksi bahwa kita berada di barisan mereka.












