_*وورد في آية الكرسي : (( أنها سيدة آي القرآن )) و (( أن من قرأها بعد كل صلاة مكتوبة لم يكون بينه وبين دخول الجنة إلا أن يموت )) و ((أن من قرأها عند النوم لم يقربه شيطان حتى يصبح ))*_
*Dan diriwayatkan Dalam Hadits Tentang Ayat Kursi : ( Sesungguhnya Ayat Kursi Itu Tuannya Ayat Dalam Al-Quran )*
_*Dan (Siapa Saja Yang Membaca Ayat Kursi Seusai Sholat Tidak Ada Penghalang Daripada Surga Melaikan Kematian) Dan (Siapa Saja Yang Membaca Ayat Kursi Sebelum Tidur Tidak Akan diDekati Dan diGanggu Oleh Setan Hingga Pagi Hari)*_
_🕌 *ربي زدني علما وارزقني فهما* 🕌_
📙 : _النصائح الدينية للإمام عبد الله بن علوي الحداد_
Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam pernah bersabda bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah wanita. Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam juga mengisyaratkan banyaknya wanita muslimah yang masuk surga. Bahkan, ada wanita-wanita muslimah yang bisa masuk surga dari pintu manapun, asalkan memenuhi 4 kriteria berikut ini. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, “Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka.” (HR. Ahmad) Ganti lelah jadi Lillah, karena beratnya tugas sebagai istri sebanding dengan balasan pahala yang Allah janjikan :) @pedulijilbab #istrishalihah #istri #shalihah #muslimah #surga #jannah #pahala #hadist #alhadist
Salah satu hal besar yang berubah dalam diri saya saat ini adalah...pedoman pemikiran saya. Kalo dulu saya serba pendapat saya, pemahaman saya, tapi kini saya akan mengedepankan ilmu saya.
Kapok deh ngomong gak pake ilmu, karena jadinya akan tersesat ala pemikir filsuf. Pikiran ini ada batasnya, dan batas ini takkan bisa diperluas jika tak pernah membaca hal yang lebih luas.
Lebih luas dari didikan orang tua kita.
Lebih luas dari fenomena di lingkungan kita
Lebih luas dari pemikiran orang2 hebat.
Lebih luas lagi dari yang bisa dipikirkan oleh manusia.
Yang hanya bisa didapat dari firman2Nya.
Yang Maha Sempurna, lagi Maha Luas IlmuNya, meliputi langit dan bumi beserta isinya.
Al-Quran, yang merupakan mukjizat terbesar Rasulullah SAW. Pasti pernah berandai2, kenapa ya tidak seperti Nabi Ibrahim yang tahan dibakar api, atau seperti Nabi Musa yang diizinkanNya membelah lautan, atau Nabi Sulaiman yang mengerti bahasa binatang? Yang lebih keren gitu, kok cuma diberi buku?
Buku yang merupakan kumpulan perkataanNya, yang merupakan cahaya teruntuk kehidupan umat Rasulullah SAW... Buku yang tadinya bukan buku, karena Quran diturunkan secara bertahap, dan pada zaman Khalifah Usman lah Quran baru dikumpulkan, disamakan tanda bacanya juga dialek cara membaca, lalu dibukukan dengan rapi. Kitab suci umat Islam yang penghapalnya tak terhitung sepanjang zaman. Al-Quran yang kemurniannya dijamin hingga kiamat nanti (baca Al-Hijr ayat 9, ayo mulai kepo Qurannya~).
Metode pemeliharaannya juga cukup kompleks. Sepengetahuan saya (coba di-cross check lagi, siapa tahu ada info yang terlewat atau salah makna, wallahualam), Al-Quran dapat dicek kelengkapan isinya dengan suatu rumus matematika tertentu. Yang jika tidak tepat, maka akan ketahuan apakah ada huruf atau kata yang tidak tercetak, wew. Lalu, adanya banyak hafidz (penghapal) Quran yang dicetak tiap tahun juga menjaga kemurnian Al-Quran sepanjang zaman.
Awal mula diturunkannya Quran ke bangsa Arab yang buta huruf juga bisa jadi karena orang yang buta huruf cenderung memiliki ingatan yang kuat. Ditambah bahasa Quran yang begitu indah di zaman bangsa Arab yang menyukai syair serta sastra yang indah, semakin bersemangatlah mereka untuk menghapal Quran yang diturunkan bertahap sehingga ada jeda waktu untuk menghapal setiap ayat...
Ada kalanya, kita memikirkan hal-hal yang bikin penasaran tapi tidak dinyatakan dengan detail dalam Al-Quran. Tenang saja...ada Al-Hadist yang menjadi penjelasnya! Hadist, secara singkat, merupakan catatan akan perkataan, tingkah laku, dan kebijakan Rasulullah SAW selama hidupnya. Namun, kedudukan hadist ada di bawah Quran loh, karena hadist tidak dijanjikan kemurniannya seperti Quran.
Alasannya, pada awalnya Rasulullah melarang pencatatan hadist-hadist. Karena itu, para sahabat hanya mengingatnya lalu menyampaikan pada orang lain. Puluhan tahun setelah kematian Rasulullah SAW, baru diadakan pencatatan hadist2. Namun, ada suatu periode di mana banyak bermunculan para pewari (periwayat hadist) yang meriwayatkan hadist dhaif (palsu). Oleh karena itu, kita juga harus berhati-hati dalam memercayai hadist, karena bisa jadi hadist itu lemah bahkan dhaif, meskipun hadist tersebut populer.
Ada beberapa hal yang bikin hadist jadi lemah: bisa jadi yang meriwayatkan cuma 1-2 orang, bisa jadi periwayatnya pelupa, atau bisa juga karena periwayatnya sering berdusta bikin hadist2 dhaif. Yang jelas, orang2 munafik itu ada terus kok sepanjang zaman, jadi jangan heran dan kita harus tetap teliti sama apa yang kita baca.
Karena masih pemula buat baca2 hadist, aku masih cara aman dengan membaca sebatas HR Bukhari dan Muslim, karena beliau2 merupakan pewari hadist tersahih yang dipercaya banyak ulama karena ketelitiannya saat menghimpun hadist. Contohnya dari Imam Bukhari, beliau sampe rela nyamperin rantai pewarinya satu2, tinggal bareng mereka, mempelajari kehidupan mereka untuk memutuskan apakah mereka bisa dipercaya atau gak. Bayangin aja, padahal ada ribuan hadist yang beliau kumpulkan dan semua hadist harus lolos seleksi ketat dan persyaratan beliau, subhanallah...
Dengam ilmu inilah, saya jadi lebih bersemangat untuk hidup. Karna Islamku begitu sempurna, maka kesempurnaan itu akan cacat manakala kita hanya memahami sebagian, separuh, atau sebagian kecil darinya. Perbanyak membaca, mempelajari, barulah diamalkan dan diserukan!
Sebelum ditutup, saya mau share hadist dahsyat berikut, sebagai pengingat kita akan datangnya kiamat:
Dari abu sa'id Al khudriy r.a ia berkata; rasulullah saw bersabda; bagimana aku bisa bersenang-senang padahal malaikat peniup sangkakala telah memasukannya ke dalam mulut dan ia hanya menunggu ijin, kapan ia diperintah untuk meniup sangkakalanya"berita ini terasa berat sekali oleh para sahabat, kemudian beliau bersabda; Ucapkanlah HASBUNALLAHU WANI'MAL WAKIIL (Alloh yang mencukupi kami dan ia sebaik-baik yang menjamin) (Imam nawawi ,riyadhus shalihin,hal 404 cetakan 1996)
Rasulullah hidup 14 abad yang lalu kan? Dengan konversi 1 hari akhirat = 1000 tahun dunia, maka kejadian itu berlangsung 14 hari akhirat yang lalu. Wah, sebentar sekali ya?
Sebentarnya lagi di akhirat, mungkin lama bagi kita di dunia. Namun, itu mengisyaratkan bahwa, bentar lagi woy...
Hanya Allah yang mengetahui perkara ghaib dan kapan terjadi kiamat.
Semoga kita termasuk kamu muslim yang ditiadakan sebelum terjadinya kiamat kubra, aamiin...