[[ EDUKASI PRA-ISTRI ]] Sedikit mengulas kajian shubuh wisma pagi tadi mengenai shiroh shahabiyah-Ummu Salamah-, terdapat sebuah kisah yang bisa muslimah teladani kelak/ketika menjadi istri. . . . Syahdan, usai perundingan Hudaibiyah dengan orang-orang Quraisy, Nabi Muhammad SAW berkata pada para sahabat. ''Bangkit dan berdirilah kalian semua, sembelihlah hewan-hewan kurban kalian. Dan bercukurlah.'' . Akan tetapi, tak seorangpun melaksanakan perintah ini. Karena agak kecewa dengan isi perjanjian itu, Nabi SAW sampai tiga kali mengulangi perkataannya. Namun tetap tak ada respon. . Tak lama, Nabi pun masuk ke bilik istrinya, Ummu Salamah, dan menceritakan apa yang terjadi. ''Wahai Nabi Allah, apakah engkau suka melihat kejadian seperti itu. Keluarlah dan jangan berkata apapun kepada mereka, lalu sembelihlah untamu dan panggillah tukang cukurmu.'' . Maka, Nabi bergegas menghampiri para sahabat tanpa berkata apa-apa. Mengambil seekor unta lalu menyembelihnya, dan memanggil tukang cukur untuk mencukur rambut beliau. Melihat itu, para sahabat lantas melakukan hal yang sama. . Dialog antara Nabi SAW dengan istrinya, Ummu Salamah, menunjukkan pentingnya peran istri dalam membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi suami. . Berkat pertolongan Allah SWT, dan saran dari Ummu Salamah, Rasulullah pun akhirnya mampu memecahkan persoalan politik yang cukup rumit tersebut. . Memberi saran, komunikasi, musyawarah antar suami-istri menjadi sebuah keharusan. Disini, istri harus pandai-pandai memosisikan diri dan bersikap bijak dalam memberi saran sebagai pertimbangan suami untuk sebuah solusi. . Rasulullah sendiri juga sangat arif dan bijak, benar-benar mempraktikkan prinsip musyawarah, meminta pendapat dari orang lain (dalam hal ini adalah istri beliau), dan mengakomodasi saran yang dinilainya baik. @berbagisemangat #BerbagiKebaikan #MeneladaniKebaikan #FastabiqulKhairaat #EdukasiPraIstri #IstriShalihah #selfreminder