Dari penampilan agamis, dari sikap apatis. Dari bicara romantis, dari muka sinis.
Pasti selalu ada minusnya. Itulah mengapa kau dipertemukan dengannya.
Yang penting karakternya tidak bengis dan agamanya bukan ateis.
seen from United States

seen from China
seen from Norway
seen from Germany
seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States

seen from Australia
seen from Qatar
seen from Ukraine
seen from China

seen from United States

seen from Austria
seen from China

seen from Germany
seen from Austria

seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye
Dari penampilan agamis, dari sikap apatis. Dari bicara romantis, dari muka sinis.
Pasti selalu ada minusnya. Itulah mengapa kau dipertemukan dengannya.
Yang penting karakternya tidak bengis dan agamanya bukan ateis.
big booty uuuunnnhhh big bengis ooooooooo
Let me chuck your bengis
Sudah romantis belum?
Kau bilang aku tak romantis Aku tak pernah memberi mu kejutan Sekedar sebongkah coklat manis Ataupun hangatnya pelukan Alasannya... Kau ingin aku jadi romantis Tak hanya diam dan terlihat bengis Ya sudah... Baiklah jika kau minta begitu Kalau kau ingin sosok yang romantis Aku pun mulai menulis hingga jemu Dari apa yang buatku bahagia hingga menangis Maka... Kulukiskan kau dalam sajak dan rima Kuharapkan kau dalam sikap dan doa Jadi... Jika nanti kau dapati tulisan-tulisan rahasiaku Aku harap kau anggap itu sebagai sebuah kejutan Bahwa semua perjalanan ini hanya perihal dirimu Sedih dan bahagiaku, kau, duniaku Tapi... Kau harus janji jangan ada air mata tangis Karena... Bila masa itu datang Mungkin aku telah jauh pergi Dan semua ini cukup di matamu Aku sudah romantis
Bukan berarti mengiklaskan begitu saja, hanya saja lelah mempertanyakan keberadaan. Bukan pula membiarkan, hanya saja tak ingin memperkeruh pikiran sendiri. Lalu? Mungkin menunggu sadar akan apa yang dibawanya hingga bersenang-senang. Akan selalu diingat wajah sekaligus namanya apalagi ucapannya yang membual. Mungkin dimata orang lain ia dewa, namun dimata ini, ia hanyalah pembual tanpa bukti nyata.
MENYERU KEPADA KHILAFAH, MENYERU KEPADA MAKHLUK
MENYERU KEPADA KHILAFAH, MENYERU KEPADA MAKHLUK
Bagi seorang aktivis kawakan gerakan Islam, mengindentifikasi seseorang bergabung dengan harakah apa, cukup merasakan auranya, sudah bisa ditebak, apa harakah yang diikuti. Ada juga dengan melihat cara berpakaian dan cara berbicara. Tanpa perlu dialog panjang lebar, bisa disimpulkan harakah yang diikutinya.
Entah kebetulan atau memang ada hukum alam, orang awam melihat wajah-wajah pejuang…
View On WordPress
“Kalau minta diingatkan jangan membengis. Jangan berlagak bila tak galak. Jadinya bikin malu.”
— cerminusang