why marriage sounds so scary to me
Ketika temen-temen gue pada excited ngomongin soal marriage, justru yang gue rasakan adalah anxiety. Kalo gue boleh jujur, nikah adalah salah satu topik pembicaraan yang paling gue hindarin. Gue kadang ngerasa agak gimana gitu pas ngumpul sama temen-temen dan ngomongin soal nikah. Apalagi ketika tau mereka udah punya planning bakal bikin resepsi pernikahan kayak gimana.
Gue gak kepikiran sama sekali. Ketika temen-temen gue pada punya vision soal pernikahan mereka, gue punya vision soal rumah impian gue. Gue bahkan belum tau apakah gue mau nikah atau nggak. Dan statement ini tuh bikin gue dimarahin abis-abisan sama siapapun yang denger.
Rasanya gak etis kalo seorang perempuan gak kepengen nikah. Apalagi di Indonesia, negeri di mana lo gak bisa bener-bener minding your own business. Ketika lo seorang perempuan, tinggal di Indonesia, dan memprioritaskan karier serta diri lo di atas kehidupan berkeluarga, lo dianggap udah melanggar nilai krusial di kehidupan.
Kadang gue merasa pengen tinggal di negara yang mayoritas orangnya tuh gak peduli soal hidup lo dan simply minding their businesses. Gue juga kadang merasa that I don’t belong here, in Indonesia. Gue merasa gue sekarang jadi pribadi yang jauh lebih individualis dari pada sebelumnya. Dan gue gak menganggap hal itu sebagai kemunduran bagi hidup gue.
Tapi ya emang susah buat jadi seorang yang individualis ketika lo tinggal di Indonesia. Ketika lo mencoba buat gak peduli soal sesuatu yang menurut lo gak pantes buat dapet waktu dan perhatian lo, lo bakalan dicap apatis dan gak sopan.
Gue juga merasa di circle pertemanan gue, cuma gue yang gak berorientasi buat bangun keluarga sama seseorang.
Because I think marriage is that scary.
And if you ask me why, I can actually make a list but the scariest thing about marriage is that you are hoped to be spending time with just one person.
The idea of spending the rest of your life with one person is so damn scary, especially if you are that type of person who is easily bored like me. Gue kadang penasaran sama orang yang udah nikah selama bertahun-tahun. Have they ever got bored with each other? karena lo 24/7 ketemu sama orang yang sama. And how is it possible for people to have years of marriage?
Besides, the idea of being caged by your "husband's decision" is just too scary for a bird whose dream is to reach the moon. The thought of being cheated on or being a victim of violence by someone who's supposed to make you feel safe is just really scary. Karena gue rasa lo gak pernah bisa percayain apapun sepenuhnya sama seseorang. There will be a chance of them betraying you. Even a slightest chance.
Udah banyak banget bukti gimana pernikahan bisa jadi semenyeramkan itu. Gue udah sering banget baca artikel atau nonton berita tentang gagalnya pernikahan. Belum lagi ketika pasangan lo itu orang berduit dan merasa dia bisa seenaknya memperlakukan lo hanya karena lo istrinya.
Unsupportive partner is also one of the scariest things about marriage. Ketika lo udah punya planning tentang apa aja yang pengen lo lakuin dan lo capai di kehidupan lo, tapi suami lo justru menentang hal itu bener-bener ngeselin.
Imagine planning something for years and it’s just off because of your husband doesn’t approve your dream. That’s just fucked up, isn’t it?
Gue juga ngerasa ketika lo udah memutuskan untuk jadi istri orang, lo gak punya kuasa penuh sesuatu bahkan diri lo sendiri.
Gue pernah ngobrol sama salah satu temen gue yang punya pandangan sama soal pernikahan dan dia bilang sesuatu yang sampe saat ini stuck di pikiran gue. Dia bilang, “pernikahan di Indonesia itu bukan nyatuin dua individu, tapi dua keluarga.”
I was like, “damn, right.”
Gue gak tau kenapa gak pernah kepikiran soal itu dan ketika temen gue waktu itu ngomong depan muka gue, gue merasa makin takut buat getting older. Karena semakin lo bertambah usia, semakin matang diri lo. Dan ketika hal itu terjadi, viola. Pertanyaan yang sama akan terus meneror lo sampe lo akhirnya melakukan apa yang keluarga lo harapkan.
The thing is, kebanyakan keluarga di Indonesia gak paham soal orientasi seksual dan/atau orientasi romantik orang. Setiap orang selalu diharapkan jadi cis-het. Well, NOT everyone’s like that!
Gue yakin banyak banget kasus orang-orang dari komunitas LGBTQ+ yang dianggap “gak normal” karena mereka bukan seorang cis-het. Gak sedikit dari mereka yang udah come out ke keluarganya, ended up being “exorcist” as if they’re possessed by some fucking demon from hell. Dan orang yang terlalu takut buat ngambil risiko, will end up doing what their family wants: getting married.
There are people out there who cheat on their partners with same sex. You may not know but it does happen. And why does it happen? because their family forced them to get married with someone whom they’re not sexually attracted to.
Gue yakin banyak orang yang mengalami sexuality crisis, apalagi di usia remaja ke dewasa. Termasuk gue. Gue juga pernah ada di titik desperately wanting to know what ACTUALLY my sexuality IS. But for now, I give up. I don’t care. I’ll like whoever I like.
And that’s another reason why. Sexuality.
I’m afraid if I get married one day, men are not actually my preferred sexual orientation and I’ll just end up hurting them. I mean, it’s just unethical, don’t you think?
I don’t even like it when someone make a joke about me getting married because I really don’t want it. At least for now.