Pada akhirnya seseorang yang kamu cintai mati-matian, akan jadi terasa biasa saja saat sudah di miliki. Sekarang kamu pahamkan, bahwa CINTA itu bisa terkesan BUTA hanya ketika kamu merasa belum “memilikinya” saja.
- Satria Utama

seen from United States

seen from Singapore

seen from T1

seen from Netherlands
seen from United States
seen from China
seen from China
seen from Australia

seen from Japan

seen from Canada
seen from United States
seen from Chile

seen from United Kingdom

seen from Maldives
seen from Russia

seen from Chile
seen from Malaysia
seen from South Korea
seen from Canada
seen from Russia
Pada akhirnya seseorang yang kamu cintai mati-matian, akan jadi terasa biasa saja saat sudah di miliki. Sekarang kamu pahamkan, bahwa CINTA itu bisa terkesan BUTA hanya ketika kamu merasa belum “memilikinya” saja.
- Satria Utama
Cinta Berlebihan
Salah seorang teman saya pernah bilang: "jangan sekali-kali lo cinta sama seseorang dengan begitu dalam... kelak, saat dia "pergi" lo akan ngerasa sakit yang luar biasa, tubuh lo seperti mati sebagian". Apapun yang dicintai dengan berlebihan pastinya berpotensi melukai diri kita sendiri tanpa ampun.... meruntuhkan dinding akal sehat, yang akhirnya membuat diri kita larut dalam kesedihan berkepanjangan. Suatu hari nanti, kita pasti pergi atau ditinggal pergi oleh mereka yang kita cintai... itu sudah hukum alam bagi setiap makhluk hidup tanpan terkecuali. Dunia ini akan binasa, begitupun dengan kita (manusia). Dan perasaan cinta yang ada di dalam setiap hati adalah salah satu ujian kehidupan untuk kita dari Dia yang maha menguasai hati. -SatriaUtama
Blinding Love
“How many times can the same thing break your heart?” “As long as you love it.” Jatuh cinta. Siapa sih di dunia ini yang nggak pernah ngalamin jatuh cinta? Rata-rata kita semua pernah ya.. Walau cuma cinta ala bocah atau cinta monyet, sekadar naksir tapi tak pernah dinyatakan alias cinta dalam diam, atau yang paling nyeseque: cinta bertepuk sebelah tangan. (more…)
View On WordPress
malam itu aku bertanya... aku: ma, kok bisa jatuh cinta sama papa? mam: hanya Tuhan yang tau
benar, cinta itu buta.
Kubertanya Pada Seorang Nona
Bagian kelima dari Katarsis.
Cinta membutakan dan cinta pula yang menyakiti. Bukankah begitu, Nona?
Oh, cinta memang buta. Cinta harus buta. Jika cinta tidak buta, maka ia akan melihat kondisi-kondisi dan mulai memilih. Memilih membawa limitasi, limitasi membawa ilusi, dan ilusi membawa penderitaan.
Wahai Nona yang Bijaksana, apa cinta yang buta itu?
Cinta yang buta menawarkan pembebasan. Cinta yang buta tak tahu kemana arah anak panah yang dilepaskannya tertuju dan tak peduli jika anak panahnya tertancap tidak sempurna. Ia melepaskan anak panah cinta dan baginya itu sudah cukup.
Cinta yang buta adalah cinta tanpa rasa takut. Ia menawarkan dirinya seutuhnya, bulat, tanpa disertai pengharapan. Jikalaupun ia berharap, maka pengharapannya adalah supaya anak panahnya bebas melesat.
Nona, bagaimana caranya melepaskan anak panah tanpa takut akan arah angin?
Kau mengkhawatirkan arah angin. Kau takut kehabisan anak panah. Sebelum memikirkan hal-hal itu, tanyakanlah satu hal pada dirimu sendiri. Bagaimana dengan busur panahmu?
Wajah Cinta yang Rata Sebelah
Dunia dipenuhi oleh manusia-manusia baru tiap harinya. Mereka terlahir dari rahim-rahim wanita yang sebelumnya telah sukses dibuahi pria-pria. Manusia-manusia baru kandidat korban selanjutnya dari apa yang disebut dengan cinta.
Cinta adalah luka. Mungkin tidak bagimu, bagiku atau bagi siapa pun. Setidaknya tidak untuk hari ini. Tidak untuk kali ini. Tapi siapa yang bisa mengeja hari esok? Rahasia-rahasia yang akan datang di kemudian hari tidak pernah bisa diketahui secara pasti. Tiada upaya yang mampu memecahkan gelapnya misteri selain usaha membuat prediksi. Pun kerap kali manusia tergelincir oleh prediksi yang mereka buat sendiri. Terjebak dalam kesesatan terlalu percaya diri pada pengetahuan. Pada akhirnya mereka menyesal dan merutuki nasib atau takdir. Menyalahkan si pembuat prediksi yang telah begitu mereka percayai. Cinta pun juga sama. Cinta tidak pernah bisa diprediksi. Hari ini adalah tawa. Bisa saja esok lusa menjadi luka.
Cinta tidak selamanya terasa manis. Sama seperti hidup yang tidak selamanya dipenuhi teriakan bahagia. Ada kalanya rasa sedih mengguncang jiwa. Pun raga bisa turut terpengaruh dan jatuh sakit karenanya. Cinta akan membuai di satu hari. Lalu menghempaskan dengan keras di hari lain. Ada sisi indah pada wajah cinta. Pipi halus, mata yang bagus, bibir tipis menggoda. Tapi siapa peduli bahwa sebelah wajah cinta adalah rata. Tidak ada keindahan tercipta. Menakutkan, mengerikan dan membuat lupa. Tapi siapa bedulu, bukan? Tidak juga denganmu dan aku yang selalu terluka oleh cinta yang sama. Melenakan diri dalam perih demi tawa yang sementara.
SOLID GOLD | Cinta Itu Buta
SOLID GOLD | Cinta Itu Buta
SOLID GOLD – Sepasang Kekasih di Thailand Buktikan Kalo Cinta Itu Buta
SOLID GOLD LAMPUNG – Brosis pasti pernah denger ungkapan “Cinta Itu Buta” kan? Nah ungkapan tersebut jadi kenyataan lagi di dunia nyata, setelah ada banyak contoh-contoh sebelumnya. Kali ini bukti “Cinta Itu Buta” terjadi di Thailand.
Cherry dan Ball, sepasang kekasih asal Thailand tak peduli dengan ukuran tubuh satu sama…
View On WordPress
Cinta 5 Indera
Apa rasanya cinta? Telah kucicipi manisnya janji pertunangan, hambarnya hubungan palsu, hingga pahitnya dikhianati.
Paham betul aku tentang cinta. Tapi tak terkecap oleh lidahku rasanya.
Apa rasanya cinta? Kerasnya perjuangan yang terabaikan, sakitnya penantian yang tersia, hangatnya air mata kepedihan.
Kenyang aku dengan itu semua. Tetap tak terraba oleh kulitku rasanya.
Berhenti bertanya apa rasanya cinta. Beningnya hati di awal hubungan tetap berakhir kelabu meski cinta pernah merah membara.
Saat mataku tak mampu lagi melihatnya. Cinta tetap mewangi di hati para insan yang baru memulainya, meski bagi lainnya bangkai hati belum benar-benar mengering.
Terdengar indahkah kalimatku? Bagaimana kau rasa cinta?
Bayangkan saat ini ada yang sedang mencari hatimu dengan mata tertutup. Dibelahnya perutmu lalu mengucurlah darahmu. Kedua tangannya mengaduk-aduk di dalam: di antara lipatan ususmu, meraba seluruh dinding perutmu, lalu dicabutnya hatimu keluar hanya untuk diinjak-injak.
Tes. Ngik. Pret. Crot. Keluarkan isi hatimu.
Apa rasanya cinta?
-Loner Luna-