EPIDEMIOLOGI 2015 . berjumlah.. Hmm.. 18 anak, kalo gak salah, lupa.. Keseluruhan adalah perempuan dan saya mengecualian. Peminatan yang amburadul, hahaha karena tidak memiliki dosen penanggungjawab yang sebidang, namun tetap bisa menjaga eksistensi keilmuan. . Dalam kelas ini, kami semua kalah telak. Ilmu pengetahuan yang telah kami pegang masing-masing sebelum dibentuk peminatan ini, dipaksa untuk dibongkar ulang. Bukan salah, namun ada satu dua detail yang terlewatkan, atau kami lupa untuk memahaminya. Dan hasilnya? Aku pribadi sangat merasa terpuaskan, meski banyak anggapan untuk manusia jangan cepat puas, namun hasil intelektual yang kami peroleh menjadikanku untuk kata "ini cukup!". Bukan, bukan, bukan untuk berhenti. Ini cukup membuatku kepalaku pening dan aku, tentu, membutuhkan jeda, membutuhkan jarak. . Tapi sungguh, disini (epidemiologi), kita masih sangatlah kecil dan kurang. Toh eksistensi pendidikan yang semakin tinggi adalah kita yang semakin lemah dan tak berani. . Tetapi terima kasih,untuk guru guru kami, untuk semuanya. Salut untuk epidemiologi 2015 yang mampu melewati ini sampai sesi kuliah terakhir. Tetap semangat! Oh iya.. Minggu depan adalah minggu Seminar Profesi, salah satunya ada @semprofepid2019 lohh 😂😂 hari senin kalo gak salah, di Audit Prof MK Tadjudin lantai 2 gedung FIKES-FK. Jangan sampai ketinggalan #epidemiologi #kesmas #kesehatanmasyarakat #mahasiswa #KKP #BANDUNG #warmcontrast #lightroom #instafeed #good #november #susah #senang #jangan #lupa #serbasepuluhribu #shopee wkwkw (di KKP Bandung) https://www.instagram.com/p/B4ep-iLl2ZK/?igshid=10swnzjwvv5qj