Jembatan Merah Gejayan Sleman Dulu dan Kini
Jembatan Merah Gejayan
JEMBATAN Merah, tidak hanya ada di Surabaya. Tetapi, jembatan merah juga ada di kawasan Gejayan, Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jembatan ini, dahulunya sangat vital. Karena dari arah Colombo/UNY jika mau ke Balai Kalurahan Condongcatur, tidak bisa langsung ke arah utara. Sampai di Dusun/Padukuhan Pelem Kecut, harus berbelok ke kanan, melewati Jembatan Merah, kemudian berbelok ke kiri, pertigaan pohon beringin/makam, ke kiri dan bar uke kanan – utara untuk sampai ke Balai Kalurahan Condongcatur.
Itu berbeda dengan sekarang yang dapat lurus. Kenapa begitu?
Dahulu, hingga tahun 1980an lokasi yang sekarang berada di sisi jembatan yang lurus dari Colombo – Balai Kalurahan Condongcatur --- kemudian Bernama Jalan Affandi, ada sebuah rumah. Jadi sejak sebelum kemerdekaan memang begitu. Di zaman perang kemerdekaan, jembatan ini juga menjadi jembatan yang vital yang sering dilalui oleh kalangan pejuang kemerdekaan yang akan melakukan serangan ke pos-pos militer Belanda.
Namun, setelah jembatan yang lurus dari selatan itu dibangun, berangsur-angsur pengguna Jembatan Merah berkurang. Hanya mereka yang dari sisi barat jembatan (Jalan Affandi) ke Padukuhan Prayan atau sebaliknya. Kemudian pada tahun 2020an, karena banjir pondasi jembatan pun tergerus, sehingga hanya diperbolehkan untuk dilalui sepeda atau sepeda motor.
Beruntung, pemerintah kemudian membangun jembatan baru yang ada di sebelah selatan Jembatan Merah.
Jembatan Merah pun ditutup untuk perlintasan. Namun tidak dibongkar dan masih bisa kita saksikan sampai saat ini.
Sumber foto:
--- dok. pribadi
--- Yandex.eu
Pak Agus Jogja.
(29/1/2023)
















