Jagongan dan bedah buku tadi malam termasuk berat, tetapi tak mengurangi antusias para historian dan budayawan Jepara. Semua orang hebat Jepara berkumpul di Pendopo Alit Langon. 👍👍👍👍 Saya pun datang karena haus akan informasi berharga tentang sosok Bung Karno yang memiliki banyak sisi menarik. Fakta bahwa saya satu-satunya wanita tak menyurutkan ketertarikan atau memundurkan posisi duduk saya di depan tanpa sandaran. Bahkan makan malam kedua dan camilan berat yang membuat rasa kantuk mengacaukan proses penerimaan informasi di dalam otak tak membuat saya mundur sampai jagongan berakhir. Perut kenyang, mendengar kisah sejarah... tidak tertidur itu rasanya luar biasa 😎 Para historian Jepara memang hebat, yo. Mas @stakof, top Pak Hisyam, top Mas Kustam Ekanjalu, top Pak Tabroni, top Mas Danang, top MC kondang Adamifa juga top Mas Bilven, editor bukunya juga bikin penasaran. Yang paling top adalah tuan rumahnya. 😉 Yang tanya jugak... Makanya bedah buku plus jagongan (atau dibalik?) jadi sangat seru. Buku Soekarno: Biografi Politik layak jadi koleksi buku. Buku ini diterjemahkan dari karya Kapitsa M.S. & Maletin N.P, dua penulis dari Soviet. Hmm... bagaimana pendapat orang-orang timur terhadap presiden pertama kita itu? Monggo beli bukunya saja. Atau mau cari buku aslinya yang berjudul "Sukarno: Politicheskaya Biografiya", Moskva: Mysl, 1980. Sayang saya tidak ikut acara pasca jagongan yang tentu lebih hangat. Penasaran, boleh. Kirmah, harus. Ibu harus mikir omah juga. 😊 Itu juga makanya saya sangat menghindari jagong malam. Kalau jagong sejarah, biasanya saya masih mau. Maaf ya teman-teman... harus agak pilih-pilih sekarang 🙏 #jagongan #jagongsejarah #bedahbuku #bukusoekarno #biografi #bukubiografi