#Repost @fiersabesari (@get_repost) ・・・ KODE 9 Mei 2016 / Hari 130 Hidup ini sebetulnya mudah. Jika rindu, datangi. Jika tidak senang, ungkapkan. Jika cemburu, tekankan. Jika lapar, makan. Jika mulas, buang air. Jika salah, betulkan. Jika suka, nyatakan. Jika sayang, tunjukkan. Manusianya yang seringkali mempersulit segala sesuatu. Bagaikan pandega pramuka, detektif, atau agen rahasia, kita senang sekali membuat kode. Mungkin evolusi membuat manusia menjadi makhluk super rumit sehingga kita berkata 'enggak apa-apa' padahal kenapa-kenapa, menunjukkan senyum padahal sedang bersedih, menyindir di status (tanpa mention) padahal bisa berbicara baik-baik dengan orang yang kita tuju, membuat plot drama agar tahu bagaimana perasaan dia sebenarnya padahal kita bisa bertanya langsung pada orangnya. Walhasil, apa daya orang-orang sepertiku yang tidak terlalu 'ngeuh' dengan kode? Kami berujung diberi label 'Kamu Enggak Peka'. Hmmm. Coba deh, sesekali simpan dulu gengsimu itu. Rasanya akan luar biasa menyenangkan untuk bisa mengucapkan apa yang ingin kau ungkapkan. Sebuah dialog akan lebih mendewasakan dibandingkan permainan kode. Oke. Sudah senyum baca postingan ini? Sekarang, aku menantangmu untuk mention dia dan berkata, "Aku sayang kamu tanpa perlu kode." Berani? #jurnal366 #akusayangkamutanpaperlukode











