Ghost School Days fanart in 2022⁉️⁉️
Anyways Mariam>>>
seen from Australia

seen from Argentina
seen from Russia
seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States

seen from Ukraine
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Sweden

seen from Ukraine
seen from United States
seen from Ecuador
seen from Singapore

seen from United States

seen from Malaysia
Ghost School Days fanart in 2022⁉️⁉️
Anyways Mariam>>>
UJIAN YANG MENEGANGKAN
Hampir satu jam kami istirahat. Kami istirahat sampai bel berbunyi. “Eh kayaknya udah sejam deh, kok belnya belum berbunyi?” tanyaku pada Kelsa. “Entah” jawabnya singkat. Tepat pada saat Kelsa menjawab, tiba-tiba ada pengumuman dari mikrofon. “Perhatian-perhatian siswa siswi mohon masuk ke kelas, karena bel sekolah sedang rusak. Terima kasih.” Kami semua berlari menuju kelas. Bu Yati datang dengan surat yang ingin dibagikan kepada kami. “Anak-anak kami, para guru, sepakat bahwa…..”mungkin bu Yati sengaja memotong katanya agar seisi kelas penasaran. “....semingu lagi kita akan PAS atau biasanya disebut Penilaian Akhir Semester!” lanjut bu Yati. Setelah kalimat itu disebut oleh Bu Yati, Bu Rosa membagikan surat yang sedari tadi ditangan Bu Yati. Aku membaca dengan teliti. Ternyata itu jadwal ujianku selama 8 hari. Setelah Aku pulang tepat pukul 14:00, Aku memberitahu Ayah dan Bunda bahwa seminggu lagi akan ada ujian. “Nah, karena bentar lagi mulai ujian, kamu belajarnya yang rajin ya,” ujar Bunda. “Iya bunda” kataku.
Seminggu kemudian, “Nabila cepatlah nanti terlambat ga bisa ikut ujian” kata Ayah. “Iya yah, sedikit lagi” jawabku. Aku cepat-cepat menyusul Ayah setelah sarapanku habis. Kami berangkat menggunakan sepeda motor, setelah mengantarku sekolah, Ayah berangkat bekerja ke kantor. Sesampainya di sekolah, kami tidak upacara atau apel saat ujian. Kami memulai kegiatan dengan shalat Dhuha, lalu memulai ujian dengan tema 5 subtema 1, 2, 3, 4, kami ujian sesuai dengan kurikulum 2013. “Nah,anak anak waktu habis, silahkan kumpulkan jawaban kalian dan kalaian boleh istirahat” kata Bu yati. “Iya Bu” jawab kami. Kami mengumpulkan kertas ujian kami, berdoa bersama, lalu kami istirahat. Saat ujian kami istirahat hanya 15 menit, jadi saat bel kami harus sudah masuk, kalau masih jajan dan terlambat bisa diganti oleh pukulan rotan sebanyak 5 kali. “Triiing Triiing” bel berbunyi tepat pada saat jajananku habis. Aku langsung lari ke kelas agar tidak dikenakan rotan. Kami lanjut dengan ujian B.Indo dan PKN. Sementara tadi adalah ujian pelajaran MTK dan SBDP. Kami pulang pukul 10:00 karena ujian. Saat aku pulang, Aku melihat Bunda sedang melingkari kalender. “Bun, Bunda sedang apa?” tanyaku. “Iya, Bunda sedang apa?” tanya Ayah yang juga penasaran. “Ini Bunda sedang melingkari tanggal saat kita rapat mudik” jawab Bunda. “Rapat mudik itu apa Bunda?” tanyaku. “Rapat mudik adalah rapat yang menentukan mudik kita akhir tahun ini” kata Ayah membantu menjawab pertanyaanku. “Ya udah kalian ganti baju, lalu Nabila boleh ikut ayah nyari makan siang” kata Bunda mengingatkan.
Delapan hari kemudian, “Anak- anak besok ada pembagian Raport dan ini hari terakhir kita sekolah kita akan nonton bareng, istirahat dan besalaman” kata Bu Yati menjelaskan. Kami menonton film movie, lalu istirahat selama 15 menit. “Assalamu’alaikum daaah kelsa, ainun, lana, hani, dan semuanya...” salamku pada mereka. Keesokannya, Aku sudah disekolah bersama Bunda pada pukul 08:00 pagi untuk mengambil Raport. Kami masuk kelas dan mengambil nilai kertas ujianku. “Apa, nilaiku ada yang 12?” jeritku tidak percaya. “Bunda aku peringkat berapa?” tanyaku setengah merengek. Bunda tersenyum dan berkata “coba kamu lihat sendiri” kata bunda sambil menunjuk nunjuk kertas peringkat bagian atas. “Apa, peringkat 1 yee” kataku senang. Kami pulang dan bunda sudah mengambil raportku. “Alhamdulillah bunda, walaupun nilaiku ada yang 12 tapi aku ditakdirkan peringkat 1” syukurku hari ini.
Perkenalan
Assalamu’alaikum, Hai, namaku Aufa Nabilatul Husna, panggil saja aku Nabila. Umurku 9 tahun. Aku lahir di Kotabumi, tanggal 30 Desember hari kamis tahun 2010. Alamat rumahku di Jl.Penitis Gg Merpati 4A Tanjung Harapan, Kotabumi, Lampung Utara. Aku bersekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Robbani Kotabumi. Sekarang, Aku duduk di bangku Kelas 3 Ibnu Khaldun.
Aku punya Ayah yang bernama Rudianto, ia bekerja sebagai PNS di kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kotabumi. Bundaku bernama Wahida Puji Wijayanti, ia bekerja PNS di BMKG juga. Aku punya adik bernama Talita. Ia sekolah di TK Ibnurusyd.
Hobiku adalah membaca buku, karena baca itu seru dan menambah ilmu. Selain itu bisa memberiku ide untuk menulis. Hobiku yang kedua adalah menulis. Karena bisa menutup ke bosanananku. Aku mempunyai 4 cita-cita, salah satunya adalah Penulis. Aku ingin menjadi penulis karena menulis itu bisa menambah isi waktu luangku saat tidak sekolah.
Lalu cita-citaku yang lainnya adalah menjadi guru. Aku senang menjadi guru karena guru itu membagi ilmu.Aku ingin murid baruku nanti pintar sepertiku. Selanjutnya cita-citaku ingin menjadi seorang Sutradara. Aku senang menjadi sutradara karena namaku masuk TV. Selain itu aku bisa mendapat ide cerita dari buku yang kutulis dulu. Cita-citaku yang terakhir adalah ingin menjadi Hafidzah. Aku ingin menjdi Hafidzah karena bisa membanggakan orang tuaku. Sekarang hafalanku sudah sampai surah ke 79 yaitu An-Naziat ayat ke 15, karena An-Naba sudah selesai, hafalanku tinggal setengah ayat lagi untuk mencapai juz 29.
Aku berangkat sekolah pukul 07:00, dan pulang pukul 14:00. Tapi disaat Jum’at, Aku pulang pukul 13:30.Aku les ngaji di sekolah, makanya Senin – Kamis pulang pukul 14:00. Aku punya sahabat di sekolah, namanya Kelsa. Ia temanku sejak aku TK. Aku menyukainya karena ia lembut, baik hati, dan sangat setia kawan.Ia juga sekelas denganku dari TK, kelas 1 dan 3. Disekolah,temanku awalnya berjumlah 30 anak, setelah itu ada satu teman pindah kelas dari kelas ibnu al nafiz ke kelas ibnu khaldun, namanya Ainun. Jadi temanku sekarang berjumlah 31 anak.
Selain sekolah Aku juga mengikuti kegiatan extrakulikuler (ekskul) di sekolah, yaitu panahan dan tahfidz. Sekarang aku tidak suka panahan dan jarang panahan karena susah banget latihannya. Aku les di TEXAS, yaitu kursus bhs. Inggris di Kotabumi. Les ini berangkat pukul 15:45, dan pulangnya pukul 17:15.Jadwal les ditexas ku adalah hari Senin, Selasa, Jum’at. Tapi karena hari Jum’at hafalan, Aku berangkat pukul 14:00 dan pulang bisa pukul berapa saja, asalkan sudah hafalan.
Lagu Anak POK AME AME Kartun | Ghost School Days
*Membaca dan Menulis Adalah Suami Istri Yang Tidak Bisa Dipisahkan* Alhamdulillah, pagi menjelang siang tadi saya diberi kesempatan untuk berbagi tentang membaca dan menulis kepada adik-adik SMAN 2 Bondowoso. Salah satu SMA favorit di kota saya. Sebenarnya saya diminta oleh Bu Olif (Guru SMAN 2) untuk memberi materi tentang literasi, ya literasi sekolah. Saya pun meminta maaf, kalau tentang literasi sekolah yang pernah diadakan literasi oleh Kemendikbud untuk guru-guru saya tidak punya ilmunya. Karena saya bukan guru dan tidak pernah mengikuti seminar literasi sekolah. Saya bisa jika berbicara tentang sedikit motivasi tentang membaca dan menulis sesuai pengalaman saya. Bu Olif pun mengiyakan. Maka jadilah tadi saya berbicara tentang membaca dan menulis. Saya memulai bahasan dengan minat baca di negeri kita tercinta ini yang masih sangat rendah, bahkan dalam penelitian dari 61 negara, negara kita peringkat 60 dalam membaca. Begitu rendahnya. Begitu mirisnya. Kemudian saya membahas tentang bahwa tak cukup kita merasa miris dan bahkan mengutuk permasalahan ini. Tapi, mari kita buat solusi, jadilah solusi. Meminjam kata Pak Anies Baswedan, “Jangan hanya mengutuk kegelapan, tetapi jadilah lili (penerang)!” Tak bermaksud riya, hanya ingin memotivasi, saya pun membuat taman baca di car free day dan di rumah, walau seorang diri. Dengan niat untuk mengajak masyarakat Bondowoso, utamanya menstimulus anak-anak kecil seumuran TK dan SD untuk merasakan nikmatnya membaca. Selanjutnya saya membahas tentang bahwasanya membaca dan menulis itu tidak bisa dipisahkan. Seperti kata Pak Hernowo, bahwa membaca dan menulis bagaikan suami istri yang tidak bisa dipisahkan. Itu kenapa pula saya memberi judul slide materi yang ditampilkan dengan Membaca itu Hot, Menulis itu Cool. Selengkapnya di -> https://penulispembelajar.wordpress.com/2017/08/31/membaca-dan-menulis-adalah-suami-istri-yang-tidak-bisa-dipisahkan/ #gerakanliterasisekolah #literasi #ayobacabuku #ayomenulis #kkpk #ayukusumangdiyah #bondowoso #sman2bondowoso #hernowo (di Sman 2 Bondowoso)
*Membaca dan Menulis Adalah Suami Istri Yang Tidak Bisa Dipisahkan* Alhamdulillah, pagi menjelang siang tadi saya diberi kesempatan untuk berbagi tentang membaca dan menulis kepada adik-adik SMAN 2 Bondowoso. Salah satu SMA favorit di kota saya. Sebenarnya saya diminta oleh Bu Olif (Guru SMAN 2) untuk memberi materi tentang literasi, ya literasi sekolah. Saya pun meminta maaf, kalau tentang literasi sekolah yang pernah diadakan literasi oleh Kemendikbud untuk guru-guru saya tidak punya ilmunya. Karena saya bukan guru dan tidak pernah mengikuti seminar literasi sekolah. Saya bisa jika berbicara tentang sedikit motivasi tentang membaca dan menulis sesuai pengalaman saya. Bu Olif pun mengiyakan. Maka jadilah tadi saya berbicara tentang membaca dan menulis. Saya memulai bahasan dengan minat baca di negeri kita tercinta ini yang masih sangat rendah, bahkan dalam penelitian dari 61 negara, negara kita peringkat 60 dalam membaca. Begitu rendahnya. Begitu mirisnya. Kemudian saya membahas tentang bahwa tak cukup kita merasa miris dan bahkan mengutuk permasalahan ini. Tapi, mari kita buat solusi, jadilah solusi. Meminjam kata Pak Anies Baswedan, “Jangan hanya mengutuk kegelapan, tetapi jadilah lili (penerang)!” Tak bermaksud riya, hanya ingin memotivasi, saya pun membuat taman baca di car free day dan di rumah, walau seorang diri. Dengan niat untuk mengajak masyarakat Bondowoso, utamanya menstimulus anak-anak kecil seumuran TK dan SD untuk merasakan nikmatnya membaca. Selanjutnya saya membahas tentang bahwasanya membaca dan menulis itu tidak bisa dipisahkan. Seperti kata Pak Hernowo, bahwa membaca dan menulis bagaikan suami istri yang tidak bisa dipisahkan. Itu kenapa pula saya memberi judul slide materi yang ditampilkan dengan Membaca itu Hot, Menulis itu Cool. Selengkapnya di -> https://penulispembelajar.wordpress.com/2017/08/31/membaca-dan-menulis-adalah-suami-istri-yang-tidak-bisa-dipisahkan/ #gerakanliterasisekolah #literasi #ayobacabuku #ayomenulis #kkpk #ayukusumangdiyah #bondowoso #sman2bondowoso #hernowo (di Sman 2 Bondowoso)
Pemberdayaan Masyarakat Desa
Pemberdayaan Masyarakat Desa
"Ajarilah anak-anakmu sastra, karena sastra membuat anak pengecut menjadi jujur dan pemberani." - Umar bin Khattab. . Alhamdulillah, Sebagian dari hasil editan saya yang terbit di penerbit @darmizan antara tahun 2014-2016. . . Terima kasih kesempatan dan waktu yg pernah Allah berikan pada sy, untuk teman-teman yg pernah seruangan waktu itu; untuk manajer, asisten editor, dan desainer yg selalu baik dan solid. Terima kasih jg utk freelance editor, proofreader, dan freelance ilustrator yg selalu rajin dan sabar. Terima kasih jg utk para penulis2 yg keren dan hebat. . . Jika ditanya pekerjaan mana yg sy paling sukai antara jd jurnalis, editor , atau jd pengajar(?) Saya mencintai ketiganya... Terima kasih, waktu. ❤ . . . . #book #books #childrenbook #childrenliterature #bukuanak #sastraanak #editor #writer #ilustrator #instabook #penerbitmizan #darmizan #kkpk #kecilkecilpunyakarya #boardbook #pastelbooks #islamicprincess #serisahabatrasul #dongenganakislam #pengetahuanagamaislam