Berdly at the dunk tank during the festival; Kris and Susie pelt the target with a bunch of balls while Noelle holds in laughter (poorly) (this can count as Kerdly, if you squint :) )
This one’s so silly omggg
I love it <3
#phm#ryland grace#rocky the eridian#project hail mary spoilers



seen from United States

seen from Russia
seen from United States
seen from United States
seen from Spain

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Türkiye

seen from France
seen from Türkiye
seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from Chile
seen from Malaysia

seen from United States
seen from Austria

seen from United States
seen from United States
Berdly at the dunk tank during the festival; Kris and Susie pelt the target with a bunch of balls while Noelle holds in laughter (poorly) (this can count as Kerdly, if you squint :) )
This one’s so silly omggg
I love it <3
Jangan pernah membatasi doamu karena kamu merasa tidak pantas atau berdosa..
Andai Tuhan Kabulkan Semua Doa..
Sebagai orang ber-Tuhan, kita sering memohon penyertaan dan berkat-Nya. Kelancaran pekerjaan, kemakmuran, kebahagiaan, dan berbagai hal kita minta. Ada yang dikabulkan, banyak juga yang masih terus kita bawa dalam doa. Bagaimana bila semua tiba-tiba terwujud?
Mungkin kita ingin kuliah di jurusan dan universitas pilihan. Bekerja di perusahaan paling terkenal. Kaya-raya dan punya pasangan sempurna. Semua keinginan tadi kita bawa dalam doa. Kita bisikkan dengan penuh kekhusukan.
Banyak yang kecewa ketika harapannya tak terwujud. Sudah didoakan bertahun-tahun, anak tak kunjung datang. Rosario atau tahajud tanpa putus, pasangan tetap main tangan. Beramal dan berbagi pada orang miskin, rejeki tetap sulit. Lama-kelamaan, iman menipis dan hati mempertanyakan Tuhan.
Jika Tuhan memang baik, mengapa Ia tak mengulurkan tangan? Jika Tuhan memang ada, apakah penderitaanku tak menyentuh hati-Nya?
Kita mulai memalingkan diri pada kesenangan duniawi. Buat apa berdoa, kalau aku bisa dapat harta dengan memainkan angka? Untuk apa punya Tuhan, kalau aku bisa punya banyak pacar dengan bermulut manis? Mengikuti nafsu jadi pelampiasan dalam hidup yang sulit. Bahagia sesaat tak mengapa, ketimbang hidup lurus malah terus dicurangi, tak pernah dapat imbalan.
Begitu banyak orang yang tersesat karena selalu berharap semua doa-Nya didengarkan dan dijawab oleh Tuhan. Pernahkah Anda bayangkan sebuah dunia di mana Ia mengabulkan semua pinta manusia?
Orang-orang akan mati karena didoakan oleh musuhnya. Bisnis-bisnis tutup karena disumpahi pesaing. Pasangan-pasangan pisah karena orang ketiga yang iri. Politikus makin kaya-raya dan menyalahgunakan harta serta kuasanya. Dunia akan kacau karena permintaan-permintaan manusia bejat.
Lebih parah lagi, dalam sekejap dunia akan dipenuhi orang bengis. Mereka yang baik mungkin kena penyakit, tulah, dan berbagai kemalangan karena didoakan para penjahat. Semua mati, lalu tersisalah para penjahat yang menguasai bumi.
Untunglah Tuhan tidak seperti jin yang akan mengabulkan tiga permintaanmu. Ia lebih tahu apa yang baik untuk manusia. Dengan cobaan, kita diasah agar lebih kuat. Dengan kegagalan, kita diminta berjuang dan bersabar. Dengan tangisan, kita diingatkan boleh bersedih dan istirahat sejenak sebelum bangkit lagi.
Kebahagiaan dan hasil instan jelas bukan solusi yang baik. Seharusnya, dalam doa kita bukan hanya bicara, tapi berikrar dan berjuang semaksimalnya. Sisanya? Kita percayakan pada-Nya.
Berdoalah bukan agar semua harapmu terkabul, tetapi untuk kebijaksanaan. Mintalah panduan untuk mengambil keputusan, ketekunan untuk berjuang menggapai impian. Teruslah berdoa demi menjadi manusia yang lebih baik, bukan semacam menggosok lampu ajaib lalu merengek minta semua dikabulkan.
Semoga kita menjadi pendoa yang baik. Semoga doa-doa kita bukan hanya terucap, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Semoga harapan-harapan terwujud di waktu yang tepat ketika kita telah siap.
Hari sudah malam. Segeralah beristirahat. Buang pikiran jelek. Yang tidak penting, jangan terlalu dipikirkan. Tenangkan hati biar semuanya baik-baik saja. Kendalikan yang bisa dikendalikan. Berdoalah. Selalu berdoalah. 🙂
Aku ingin berdoa dengan jujur.
Tapi, itu terlalu kejam..
Aku ingin berdoa sesuai dengan apa yg aku mau..
Tapi, itu membuatku menjadi seperti iblis.
Inginku jelas.
Tapi, baiknya tidak aku katakan.
Kita harus berdoa yang baik kan?
25 april 2025
BERDOA secara Islam merupakan ibadah dan komunikasi langsung antara seorang muslim dengan Allah SWT, yang berupa permohonan, harapan, pujian
BERDOA secara Islam merupakan ibadah dan komunikasi langsung antara seorang muslim dengan Allah SWT, yang berupa permohonan, harapan, pujian, dan pengakuan kelemahan diri di hadapan-Nya.
Saat berdoa hendaknya seorang muslim memperhatikan adab agar setiap permohonan bisa dikabulkan oleh Allah SWT.
Dikutip dari laman Kementerian Agama, ada 10 adab berdoa secara Islam dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin (Beirut, Daru Ibn Hazm: 2005), juz I, halaman 361-364, yaitu:
1. Berdoa di Waktu Mulia
Agar doa bisa dikabulkan hendaknya seorang muslim berdoa di waktu mulia yang dinilai mustajab. Dari sekian banyak waktu, ada sejumlah waktu yang dinilai mustajab, di antaranya adalah hari Arafah dan bulan Ramadan untuk tahunan, hari Jum’at untuk mingguan, dan waktu sahur untuk harian. Rasulullah bersabda:
يَنْزِلُ اللَّهُ تَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْأَخِيرِ، فَيَقُولُ عَزَّ وَجَلَّ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ، مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ
Di langit yang sama.
Kita berada di bawah langit yang sama namun tak bersama. Bisa jadi kamu sedang dalam perjalanan menghampiriku dan aku tetap menunggu.
Kamu menengadahkan tangan saat akupun menengadahkan tangan di waktu subuh. Pada langit yang sama, do'a kami bertemu. Entah dengan siapa namun ternyata pertemuan itu begitu romantis.
Aku tersenyum kecil saat oranglain bilang "Mba,anakku udh hamil lo, mba gak pengen nyoba pijet disana? Anakku aja langsung hamil cocok disana, doaku kemarin bangun rumah langsung hamil, ucapanku terkabul" celoteh tetanggaku padaku beberapa bulan lalu setelah anaknya yang habis pulang kampung "isi" setelah pijat disini, sudah 9tahun anaknya menikah, beda 1 tahun dariku, yaa aku 10 tahun menikah ditahun ini. Padahal aku dan suamiku sudah pijat sana sini, promil ganti 5 dokter dibeda kota, ntah uang berapa yang telah kami keluarkan, bahkan kami pernah tertipu yang katanya "madu asli" dengan hrga ratusan ribu kami beli, jamu 2 botol bsr 1,5 liter dg hrga 300 ribu per 3hari kami komsumsi, pijat dengan tiap kali kesana ditarget bayar 150 ribu, terapi ke pak ustadz eh ternyata abal2, adzan maghrib rumahnya tertutup rapat ternyata mereka sedang tidur pulas didalam rumah, astaghfirullohhaladzim. Ntah berapa banyak juha vitamin dan obat2an dengan dosis tinggi untuk promil yang kami telan. Jamu2 yang pahit dan apapun ucapan orang kami coba, tapi semua masih nihil. Semua memang takdir Alloh seberapa besar usaha dan doaku jika Alloh belum berkehendak pastilah belum Alloh berikan kepadaku.
Orang memang tak pernah berfikir akankah oranglain itu merasa tersinggung sakit hati atau tidak dengan segala pertanyaan dan pernyataannya itu. Ya, memang orang selalu merasa bodoh amat dg apa yg mereka katakan selama mereka bahagia..merasa mereka "menang" dan "paling baik"
Tak jarang orang bilang bahwa yang belum punya anak itu yg salah yg wanitanya itu "mandul" atau yg wanitanya rahimnya gak sehat, semua serba wanitanya yg salah. Walaupun dijelaskan ke dokter berkali2 kalau gak ada masalah diantara suami istrinya yang artinya "sehat" tapi org selalu berfikir wanitanyalah yang tak sehat
Normalkah jika kami punya perasaan "Iri" terhadap orang2 yg beruntung disekitar kami?
Teman2 suami anaknya udah gede2 bahkan ada yang udah nikah dan udh ngasih cucu..teman2ku anaknya ada yg 1,2,3 dan 4..sedangkan suamiku dan aku belum
Anak2 kecil keponakan kami yg masih usia 7 tahun bahkan ada yg bertanya apakah kami ini belum menikah? Apakah kami ini masih pacaran? Kenapa kami belum punya anak?
Bagiku saat ditanya masalah anak, ya memang cukup lama 10tahun kami masih menanti, tapi bagiku 10 tahun menikah masih terasa sebentar, ntah kenapa terasa baru saja kenal suami padahal setiap hari kami lewati bersama sebisa mungkin kami isi hari2 kami dg canda tawa manja2 dan mencurahkan isi hati, kami juga "pillow talk" sampai2 adik ipar bilang katanya ngantuk tapi gak tidur2 malah ngobrol sampai malam, ya tapi itulah kebiasaan kami sebelum tidur, kami saling bertanya tadi apa aja yang dilakuin, terus cerita ngalor ngidul padahal aslinya suamiku seorang yang tipe2 kalau kamu gak tanya aku gak akan ngomong.
Katanya kalau belum punya anak bertahun2 dan masih bertahan itu beruntunglah kamu wahai wanita karena punya suami yang begitu sabar dan pengertian masyaAlloh memang begitulah yang aku rasakan. Aku bersyukur sekali diantara hinaan dan lain2 dari orang diluar sana aku punya suami yang begitu baik, ibuku dan orang2 yang aku sayangi disekitarku, mereka selalu kasih semangat dan doa untuk kami, masyaAlloh beruntungnya aku, harusnya aku selalu mensyukuri nikmat itu gak hanya menangis meratapi apa yang aku rasakan saat omongan2 orang yg begitu "pedas" menusuk ke hati. Maafkan aku ya Alloh karena ketika itu aku lupa untuk bersyukur 😢
Aku juga sering tanya ke suamiku
"Apakah aku akan ditinggalkan karena aku belum bisa berikan anak?"
Dan dijawab
"Gak akan..aku janji..udah percayalah aku gak akan kayak gitu"
Jawaban yg menyenengkan dan menenangkan hati itulah yang selalu inginku dengar masyaAlloh 🥹
Semoga semua pejuang garis 2 akan mendapatkan kabar bahagia ditahun ini.. mari kita pasrahkan kepada Alloh apapun yang diberikan pasti yang terbaik insyaAlloh
Tetap semangat ☺️
11 Mei 2024 19:57